cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 3,563 Documents
Proses Pembelajaran Marching Band Soul Squad pada Lagu Maju Tak Gentar di Kegiatan Ekstrakulikuler SMP Negeri 3 Palembang: Penelitian Syahira Lutfiah Azzahrah; Deria Sepdwiko; Rio Eka Putra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1401

Abstract

This study aims to describe the learning process of Marching Band Soul Squad on the song Maju Tak Gentar in extracurricular activities at SMP Negeri 3 Palembang. The background of this study is the importance of extracurricular activities as a medium for developing students' interests, talents, and character building, especially through musical arts and marching activities such as marching bands. The song Maju Tak Gentar was chosen because it contains patriotic values ​​that are in line with the spirit of nationalism and the goals of character education. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The study was conducted for two weeks involving trainers, marching band participants, and extracurricular instructors. The results of the study showed that the learning process ran systematically through the planning, implementation, and evaluation stages. The trainer used lecture, demonstration, and drill methods to deliver basic wind instrument, percussion, and visual formation techniques. Evaluations were carried out periodically to assess the progress of techniques, discipline, team cohesion, and student character values.
Pembelajaran Menulis Karya Ilmiah Berbasis Pendekatan Pembelajaran Kontekstual: Penelitian Febrianca Toloy; Sayama Malabar; Salam
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1464

Abstract

This study aims to describe the learning achievement of writing scientific papers with current social problems before and after the use of contextual learning approaches and the influence of this approach. The design and research used pre-experimental by impelementing one class pretest-posttest. The method in sampling is purposive sampling the technique in analyzing data using descriptive statistical techniques hyphothesis testing applies the results of the t-test. The results and this study prove that the average value before using the contextual learning approach is 30,4. Then the results and t-test state that the contextual learning approach has a very significant influence on the learning achievement of writing scientific papers with current social problems with a sig value (2-tailed) of 0,005. The conclusion is that Ho is rejected and Ha is accepted.
Pelatihan Akuntansi Dasar Bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Purwodadi Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Dina Rosmaneliana; Nikous Soter Sihombing; Togar Timoteus Gultom; Erbin Sitorus; Monetarist Butar Butar; Nowell Dewantara; Andrian Babtissay Simbolon
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1656

Abstract

Pelatihan dasar akuntansi adalah salah satu bentuk langkah strategis untuk meningkatkan keterampilan manajerial para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama dalam hal pengelolaan finansial. Kurangnya pemahaman tentang prinsip-prinsip dasar akuntansi menjadi salah satu hambatan utama yang membuat UMKM tidak bisa menyediakan laporan keuangan yang cukup, sehingga menyulitkan mereka dalam mengambil keputusan bisnis maupun mendapatkan akses pembiayaan. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keuangan para pelaku UMKM melalui pengenalan atas konsep dasar akuntansi, pencatatan transaksi finansial, dan penyusunan laporan sederhana seperti laporan laba rugi dan neraca. Metode pelatihan dilakukan secara interaktif dan aplikatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan dan mendorong mereka untuk mulai melakukan pencatatan keuangan yang lebih teratur dan sistematis. Dengan demikian, pelatihan dasar akuntansi terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM menuju usaha yang lebih kompetitif dan berkelanjutan
Pemberdayaan Ekonomi Keluarga melalui Pelatihan Pembuatan Deterjen Cair di Desa Purwodadi Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara: Penelitian Rebecca Evadine; Eva Solita Pasaribu; Petrus Loo; Marihot Manullang; Agam Sinaga; Junika Napitupulu; Susan G.V Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1657

Abstract

Keterbatasan dalam mendapatkan pekerjaan di sektor formal menyebabkan banyak keluarga di daerah perdesaan hanya memiliki satu sumber penghasilan, yang sering kali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan langkah-langkah pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dengan mengajarkan cara membuat deterjen cair sebagai salah satu usaha mikro yang berfokus pada kebutuhan harian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, praktik pembuatan produk, dan simulasi pemasaran. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Purwodadi dengan melibatkan 45 peserta, yang sebagian besar adalah ibu-ibu rumah tangga. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa peserta bisa memahami langkah-langkah produksi deterjen cair, mampu membuat produk secara mandiri, dan memiliki semangat untuk menjadikannya sebagai usaha sampingan. Kegiatan ini memberikan efek positif terhadap peningkatan keterampilan, kesadaran kewirausahaan, dan potensi peningkatan pendapatan keluarga. Pelatihan ini disarankan untuk dilaksanakan di desa-desa lain sebagai cara pemberdayaan ekonomi yang efisien, praktis, dan berkelanjutan.
Edukasi Tentang Praktik Personal Hygiene pada Wanita di PMB Nislawati Ridan Permai, Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar 2025: Penelitian Erma Kasumayanti; Endang Mayasari; Siti Hotna; Nislawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1659

Abstract

Personal hygiene is an important aspect in maintaining health, especially for mothers who are in the reproductive phase or who have toddlers. Good hygiene practices not only contribute to an individual's health, but significantly impact the health of their children. One of the key factors influencing personal hygiene practices is the mother's knowledge about the importance of cleanliness. The aim of health education regarding personal hygiene practices is; to increase mothers' knowledge about personal hygiene, prevent disease and infection, increase independence and self-confidence, encourage behavior change and build social support. Community Service activities are carried out using lecture and demonstration methods. Based on the results of the evaluation of this service activity, it is known that of the 20 mothers classified as Women of Childbearing Age, 90% really understood the material presented. The activity participants were very enthusiastic about the material provided. Participants were able to answer questions during the evaluation after the health education activities were carried out. It is hoped that mothers can improve their personal hygiene practices so that they have a positive impact on the health of individuals and their families.
Tax Sanctions as a Moderating Variable of the Influence of E-Filling on Taxpayer Compliance: Penelitian Bobby Ferly; Rieneke Ryke Kalalo; Loso Judijanto; Agnes Soukotta; Elvina Safitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1660

Abstract

This research is a quantitative study with an explanatory approach, namely an approach that inspires previous research and modifies the research being carried out by adding new variations in the form of moderating variables. The data used in this study are primary data that researchers obtained from fifty tax officials and fifty taxpayers spread throughout Indonesia. The data obtained by the researcher was analyzed using the smart LS 4.0 analysis tool. The result in this article show all hypotheses used in this study can be accepted and proven. In the first hypothesis, the E-Filling variable can have a positive relationship direction and a significant influence on the Taxpayer Compliance variable. This is because the P-Values ​​are positive and below the significance level of 0.05, namely 0.008. This means that the implementation of E-Filling can make someone know more precisely how much tax should be paid and immediately decide to pay tax. This, of course, can increase Taxpayer Compliance. In the next hypothesis, the Tax Sanctions variable can also moderate the influence of the e-Filling variable on the Taxpayer Compliance variable because the P-Values ​​are positive and below the significance level of 0.05, namely 0.000, which is more significant than direct testing.
Hiperrealitas Musik dalam Peluang Pedagogis di Era Disrupsi : Penelitian Bayu Aji Wicaksono; Setyo Yanuartuti; Warih Handayaningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1379

Abstract

This article examines the transformation of music's meaning and function in the digital disruption era through the lens of Jean Baudrillard’s hyperreality framework. Algorithmically curated digital music such as "Focus Mode" or "Lo-fi to Study To" playlists has shifted from being an aesthetic expression to becoming a simulated affective instrument designed to regulate mood and productivity. This phenomenon not only reflects the decline of artistic depth but also opens new pedagogical opportunities. Using a qualitative-critical approach based on literature review and discourse analysis, the study explores how simulated music can function as a pedagogical tool, both as a means to shape learning atmospheres and as an object of cultural critique. The findings reveal that, when used reflectively, digital music can enhance affective awareness, media literacy, and aesthetic meaning among learners in an age dominated by signs and algorithms. In this context, music is no longer merely background sound but a contested space between simulation and consciousness. Therefore, music education in the digital era must be designed not just for convenience but to cultivate critical reflection on how sound mediates learning experiences and shapes the subjectivity of the digital generation.
Sosialisasi Dampak Bullying dan Pencegahannya di SDN 005 Samarinda Utara: Pengabdian Gamar, Gamar Al Haddar; Eka Selvi Handayani; Nurul Hikmah; Risda Aldayanti; Rina Ramadana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1466

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Sosialisasi Dampak Bullying dan Pencegahannya bagi Siswa Sekolah Dasar” dilaksanakan pada hari Kamis, 12 Juni 2025, di aula SDN 005 Samarinda Ulu. Kegiatan ini melibatkan 70 siswa dari kelas IV hingga VI yang secara aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman siswa tentang berbagai bentuk bullying, dampaknya bagi korban, serta langkah-langkah pencegahannya yang bisa dilakukan di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat partisipatif dan interaktif, seperti pemutaran video edukatif, diskusi santai, permainan kelompok, serta simulasi peran (role play). Pendekatan ini dipilih agar siswa tidak hanya memahami konsep bullying secara teori, tetapi juga bisa merasakan langsung posisi korban maupun penolong dalam situasi yang sebenarnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa banyak siswa yang sebelumnya belum memahami bahwa tindakan seperti mengejek, mengucilkan, atau memberi julukan kasar termasuk dalam kategori bullying. Setelah mengikuti kegiatan ini, siswa mulai menunjukkan perubahan sikap, menumbuhkan empati, dan membuat komitmen pribadi untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah dan aman. Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat, pendidikan karakter dapat ditanamkan sejak dini secara menyenangkan dan bermakna. Sosialisasi seperti ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membuka ruang bagi siswa untuk berbicara, mendengar, dan tumbuh bersama dalam semangat saling menjaga.
Exploring Teacher’s Perception on Implementing Technology-Mediated Task Based Languange Teaching (TMTBLT) in SMPN 2 Singaraja: Penelitian Ni Putu Cendani Jelita Ruparti; I Putu Indra Kusuma; Luh Gede Eka Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1473

Abstract

Strategi pengajaran yang dimediasi oleh teknologi telah menjadi sangat populer dalam pelajaran bahasa Inggris. Namun, keberhasilan penerapannya di kelas sangat bergantung pada persepsi guru, terutama dalam konteks pembelajaran di tingkat sekolah menengah pertama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perspektif guru bahasa Inggris kelas sembilan tentang implementasi Pengajaran Bahasa Berbasis Tugas yang Dimediasi Teknologi (TMTBLT) di SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara dengan tiga orang guru bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para guru secara umum memiliki pandangan positif terhadap TM-TBLT, terutama dalam hal meningkatkan keterlibatan, kolaborasi, dan kemandirian siswa. Namun, beberapa tantangan juga diidentifikasi, seperti keterbatasan infrastruktur, keterbatasan waktu dalam merancang pelajaran, dan kurangnya pelatihan profesional. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya dukungan institusional dan program pengembangan kompetensi guru untuk memastikan keberhasilan integrasi TM-TBLT dalam praktik pembelajaran bahasa.
Edukasi Latihan Keseimbangan Sebagai Upaya Meningkatkan Kestabilan Tubuh Pada Lansia: Pengabdian Gracia Herni Pertiwi; Yovita Erin Sastrini
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1485

Abstract

Pada orang yang telah berusia lanjut secara alami mengalami proses penuaan dan penurunan massa otot hingga 30-40%. Penurunan massa otot ini berhubungan dengan kelemahan, defisit keseimbangan dan gaya berjalan yang tidak stabil yang menyebabkan jatuh. Lansia perlu memperhatikan latihan yang sesuai dengan kemampuan mobilitasnya karena pada umumnya latihan kekuatan seperti latihan aerobik dengan mobilitas yang tinggi akan menyulitkan para lansia untuk mengikuti gerakan-gerakannya. Latihan keseimbangan merupakan latihan yang disarankan untuk membantu menjaga kestabilan tubuh, meningkatkan kekuatan otot tungkai bawah, meningkatkan ketangkasan dan kecepatan serta memperbaiki koordinasi kaki, tangan dan mata sehingga risiko jatuh dapat dicegah. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi latihan keseimbangan sebagai upaya meningkatkan kestabilan tubuh pada lansia. Metode pelaksamaannya adalah menggunakan kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah edukasi tentang latihan keseimbangan. Hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan sebesar 50% dalam kategori baik, 31% cukup dan 19% dalam kategori kurang. Terdapat peningkatan pemahaman peserta tentang latihan keseimbangan untuk lansia

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue