cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 4,187 Documents
Hubungan Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah dengan Keseimbangan Dinamis Pasien Stroke Non-Hemoragic RS Hermina : Penelitian Ni Wayan Kusuma Sari; Dwi Ratna Sari; Zeth Boroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot ekstremitas bawah dengan keseimbangan dinamis pada pasien stroke non-hemoragik usia di bawah 60 tahun di RS Hermina Bekasi tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran kekuatan otot ekstremitas bawah dilakukan menggunakan Manual Muscle Testing (MMT), sedangkan keseimbangan dinamis diukur menggunakan Timed Up and Go Test (TUG). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kekuatan otot pada kategori cukup (50,0%) dan keseimbangan dinamis dalam kategori buruk (86,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,696 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot ekstremitas bawah dengan keseimbangan dinamis. Disimpulkan bahwa keseimbangan dinamis pada pasien stroke non-hemoragik tidak hanya dipengaruhi oleh kekuatan otot, tetapi juga oleh faktor lain seperti kontrol postural dan integrasi sensorik.
Desain Kreatif dan Terjangkau: Optimalisasi Canva untuk Inovasi Kemasan dan Peningkatan Nilai Jual Produk di UMKM Desa Bandar Kumbul: Pengabdian Siti Rodiyah Nasution; Mulkan Ritonga; Yuniman Zebua
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5971

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi berbagai kendala terutama pada aspek branding dan desain kemasan produk. Permasalahan ini juga ditemukan pada UMKM di Desa Bandar Kumbul yang sebagian besar masih menggunakan kemasan sederhana tanpa identitas visual yang jelas sehingga kurang menarik bagi konsumen. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pelaku UMKM dalam mendesain kemasan produk secara kreatif melalui pemanfaatan aplikasi Canva. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan melalui observasi dan analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa sosialisasi, pelatihan, serta praktik langsung pembuatan desain kemasan, dan tahap evaluasi hasil kegiatan. Program ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM yang bergerak di bidang olahan makanan dan hasil pertanian di Desa Bandar Kumbul. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membuat desain label produk secara mandiri menggunakan Canva. Desain kemasan yang dihasilkan menjadi lebih menarik, informatif, dan memiliki identitas visual yang lebih jelas sehingga berpotensi meningkatkan daya tarik serta nilai jual produk UMKM. Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in the economy, yet they still face various challenges, particularly in branding and product packaging design. This problem was also found among MSMEs in Bandar Kumbul Village, where most products still used simple packaging without a clear visual identity, making them less attractive to consumers. This community service activity aimed to improve the skills of MSME actors in designing creative product packaging through the use of the Canva application. The implementation method included preparation through observation and needs analysis, implementation through socialization, training, and hands-on practice in packaging design, and evaluation of the activity results. The program involved 30 MSME participants engaged in processed food and agricultural products in Bandar Kumbul Village. The results showed an improvement in participants’ understanding and skills in creating product label designs independently using Canva. The packaging designs produced were more attractive and informative, which potentially increased the attractiveness and selling value of MSME products.
Sistem Whistleblowing: Perisai Terhadap Fraud atau Penyebab Kebungkaman yang Berisiko? Ryena Rizqi Amalia Gusman; Mukhtaruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5975

Abstract

Sistem whistleblowing merupakan instrumen pengendalian internal yang dirancang untuk mendeteksi dan mencegah kecurangan di dalam organisasi. Sistem ini menyediakan saluran aman bagi individu untuk melaporkan dugaan pelanggaran. Artikel ini menganalisis peran sistem whistleblowing dalam pencegahan kecurangan serta mengidentifikasi risiko yang timbul jika sistem tersebut tidak diimplementasikan secara efektif. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis 35 artikel dari jurnal nasional dan internasional tentang whistleblowing dan kecurangan, yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem whistleblowing sangat bergantung pada faktor utama, yaitu budaya organisasi, komitmen manajemen, dan kekuatan mekanisme perlindungan bagi pelapor. Sistem ini dapat menjadi perisai efektif melawan kecurangan jika didukung oleh tata kelola yang baik, kebijakan yang jelas, serta komitmen nyata dari pimpinan. The whistleblowing system is an internal control instrument designed to detect and prevent fraud within organizations. This system offers a secure channel for individuals to report suspected violations. This article examines the role of the whistleblowing system in fraud prevention and identifies the risks that emerge when the system is not effectively implemented. This study employs a literature review method, analyzing 35 articles from national and international journals on whistleblowing and fraud, published from 2020 to 2026. The research findings reveal that the effectiveness of the whistleblowing system is significantly determined by key factors, including the prevailing organizational culture, the level of commitment from management, and the robustness of protection mechanisms provided to those who report violations. The whistleblowing system functions as an effective shield against fraud when supported by good governance, clear policies, and genuine commitment from leadership.
Analisis Pembiasaan Budaya 5s (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun) Terhadap Pembentukan Karakter Disiplin Siswa di Mi Al-Hikmah Palembang : Penelitian Riska Febrianti; Midya Botty; Ines Tasya Jadidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya konsistensi siswa dalam menerapkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) sebagai upaya pembentukan karakter disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan karakter disiplin siswa melalui pembiasaan budaya 5S di MI Al-Hikmah Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan budaya 5S telah diterapkan secara rutin dalam kegiatan sehari-hari di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut membantu menumbuhkan sikap sopan santun serta membentuk karakter disiplin siswa, seperti datang tepat waktu, mematuhi tata tertib sekolah, dan bersikap santun kepada guru maupun teman. Pelaksanaan budaya 5S didukung oleh keteladanan guru dan lingkungan sekolah yang kondusif, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya kesadaran sebagian siswa.
Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Self-Talk Untuk Mengurangi Insecure Pada Remaja Di Desa Benua Keling Kota Pagaralam: Penelitian Wahyu Eka Satria; Neni Noviza; Lena Marianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat insecure pada remaja sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik self talk serta untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik self talk dalam mengurangi insecure pada remaja di Desa Benua Keling Kota Pagaralam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket (kuesioner) dan dokumentasi. Sampel penelitian berjumlah 57 remaja yang memiliki tingkat insecure sedang hingga tinggi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi, analisis regresi linear sederhana, serta uji t menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat insecure pada remaja sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik self talk. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi < 0,05 yang menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik self talk berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan tingkat insecure pada remaja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self talk efektif digunakan untuk membantu mengurangi rasa insecure pada remaja di Desa Benua Keling Kota Pagaralam.
Pengembangan Media Articulate Storyline untuk Meningkatkan Kualitas Praktik Mesin Frais Siswa SMK : Penelitian Nanda Satria Catur Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6008

Abstract

Pengembangan media pembelajaran interaktif semakin dibutuhkan dalam pendidikan vokasi, terutama pada mata pelajaran praktik yang membutuhkan visualisasi yang jelas dan pemahaman langkah demi langkah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline untuk meningkatkan kualitas praktik mesin frais bagi siswa kelas XI Teknik Mesin di SMK Negeri 1 Driyorejo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan tahapan termasuk analisis kebutuhan pembelajaran, desain media, pengembangan, validasi, dan uji coba terbatas pada siswa. Media yang dikembangkan berisi materi pembelajaran, video praktik mesin frais, simulasi interaktif, dan fitur evaluasi untuk mendukung pemahaman siswa selama kegiatan praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif yang dikembangkan menggunakan Articulate Storyline valid dan sesuai untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu, penggunaan media ini dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam praktik mesin frais. Oleh karena itu, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline dapat digunakan sebagai alat pembelajaran yang efektif di sekolah vokasi, terutama pada mata pelajaran praktik yang berkaitan dengan proses permesinan.
Keprofesionalan Guru dalam Praktik Pendidikan di SMAK Monte Carmelo: Penelitian Siti Zuraidah; Kartini Rahman Nisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6013

Abstract

Keprofesionalan guru merupakan salah satu faktor kunci dalam menentukan kualitas pendidikan di satuan pendidikan. Guru profesional tidak hanya dituntut menguasai materi pembelajaran, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional sebagaimana diamanatkan dalam regulasi pendidikan di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis keprofesionalan guru berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di SMAK Monte Carmelo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara sebagai sumber data utama. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa guru-guru di SMAK Monte Carmelo telah menunjukkan sikap profesional melalui perencanaan pembelajaran yang sistematis, pelaksanaan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, serta evaluasi yang berkelanjutan. Selain itu, komitmen moral, kedisiplinan, dan tanggung jawab guru menjadi cerminan profesionalisme dalam konteks pendidikan berbasis nilai. Artikel ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang implementasi keprofesionalan guru di lingkungan sekolah menengah atas.
Penguatan Kompetensi Guru melalui Workshop Kurikulum Berbasis Deep Learning Pada SMAN 1 Cikancung Kabupaten Bandung : Pengabdian Intan Indah Megasari; Rika Sartika; Kokom Komalasari; Dadang Sundawa; Iim Siti Masyitoh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6017

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut guru memiliki kemampuan merancang pembelajaran bermakna yang mengembangkan kompetensi holistik peserta didik. Berdasarkan observasi awal di SMAN 1 Cikancung Kabupaten Bandung, mayoritas guru belum memahami penerapan kurikulum berbasis deep learning. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui workshop interaktif dan partisipatif yang dilaksanakan pada April 2025 dengan melibatkan 21 guru dari berbagai mata pelajaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep dasar deep learning, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, dan pendampingan perancangan Modul Ajar kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan 90,5 persen guru memberikan apresiasi maksimal terhadap relevansi materi, 81 persen telah mengimplementasikan di kelas dengan respon positif dari 94,1 persen siswa yang menunjukkan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif. Seluruh guru menyatakan kegiatan ini memberikan perubahan positif fundamental dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna, reflektif, dan berpusat pada peserta didik, serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dengan perguruan tinggi. Kegiatan ini membuktikan bahwa workshop deep learning merupakan strategi efektif untuk penguatan kompetensi pedagogik guru dalam mendukung implementasi kurikulum adaptif terhadap tantangan pendidikan kontemporer.
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kecemasan Pada Lansia di Posyandu Harapan Bunda Jakarta Tahun 2026 : Penelitian Rahel Lamtiur; Robiatun Amalia Ranti; Dwi Ratna Sari Handayani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6023

Abstract

Peningkatan jumlah lansia berdampak pada meningkatnya permasalahan kesehatan, termasuk kesehatan mental seperti kecemasan. Aktivitas fisik diketahui memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan fisik dan psikologis lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat kecemasan pada lansia di Posyandu Lansia Harapan Bunda Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 109 lansia yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) untuk mengukur aktivitas fisik dan Geriatric Anxiety Scale (GAS) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik rendah dan tingkat kecemasan tinggi. Terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dan tingkat kecemasan dengan nilai p = 0,01 (p < 0,05) dan koefisien korelasi r = -0,481 yang menunjukkan hubungan negatif dengan kekuatan sedang. Hal ini berarti semakin rendah aktivitas fisik maka semakin tinggi tingkat kecemasan pada lansia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menurunkan tingkat kecemasan pada lansia, sehingga diperlukan upaya peningkatan aktivitas fisik melalui program berbasis komunitas sebagai langkah promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
Analisis Yuridis Normatif terhadap Keabsahan Pemberhentian ASN karena Tindak Pidana Jabatan dan Implikasinya terhadap Hak Kepegawaian: Penelitian Lila Graciella Yuwono; Gunardi Lie
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6026

Abstract

Pemberhentian Aparatur Sipil Negara (ASN) karena tindak pidana jabatan merupakan salah satu bentuk sanksi administratif yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Namun, dalam prakteknya sering muncul persoalan terkait prosedur pemberhentian, waktu berlakunya keputusan, serta dampaknya terhadap hak kepegawaian ASN yang bersangkutan. Langkah tegas ini diambil pemerintah guna mempercepat pembersihan birokrasi dari aparatur yang terlibat korupsi sesuai dengan semangat reformasi birokrasi 1Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan pemberhentian ASN karena tindak pidana jabatan serta implikasinya terhadap hak kepegawaian berdasarkan Putusan Nomor 45/G/2020/PTUN-MDN dan Putusan Nomor 143 K/TUN/2021. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberhentian ASN yang telah dipidana dengan putusan berkekuatan hukum tetap adalah sah secara hukum. Namun, penerapan keputusan yang berlaku surut dapat menimbulkan persoalan kepastian hukum. Pemberhentian tersebut berdampak langsung pada hilangnya status dan hak kepegawaian ASN.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue