cover
Contact Name
Risky R. Sarapung
Contact Email
riskyrichlossarapung@gmail.com
Phone
+6285398915733
Journal Mail Official
riskyrichlossarapung@gmail.com
Editorial Address
Jln. Siswa Darame Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Pasifik Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2828125X     DOI : https://doi.org/10.51135/jukip
Core Subject : Education,
Cakupan dari Jurnal Pasifik Pendidikan meliputi : 1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2. Pendidikan Bahasa Inggris 3. Pendidikan Bahasa Indonesia 4. Pendidikan Matematika 5. Pendidikan Fisika 6. Pendidikan Biologi 7. Pendidikan Kimia 8. Pendidikan Geografi 9. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 10. Pendidikan IPA 11. Pendidikan IPS 12. Pendidikan Olahraga
Articles 79 Documents
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI SD NEGERI UNGGULAN 3 PULAU MOROTAI Jaguna, Fahmi
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.91

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan karakter di SD Negeri Unggulan 3 Pulau Morotai. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan deskripsi kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif yaitu bagaimana mendeskripsikan secara jelas dan terperinci serta memperoleh data yang mendalam dari fokus penelitian. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tentang Manajemen Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter di SD Negeri Unggulan 3 Pulau Morotai yaitu mennjukan, bahwa: 1) Perencanaan pendidikan karakter disusun dengan melibatkan kepala sekolah, guru-guru dalam merencanakan pendidikan karakter. 2) Guru mengimplementasikan pendidikan karakter sesuai dengan RPP dan menggunakan metode dan media pembelajaran aga nilai-nilai karakter dalam setiap pembelajaran tercapai. 3) Penilaian dilaksanakan pada akhir pembelajaran melalui dua tahap penelilain yaitu tahap proses dan hasil. Tahap proses penilaian dilakaukan saat siswa mengikuti pembelajaran, dan sedangkan untuk penilain hasil delakukan untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa.
PERSEPSI GURU TENTANG PENERAPAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SD NEGERI UNGGULAN 1 PULAU MOROTAI Kondihi, Oktopiyanus; Sabban, Irawati; Jaguna, Fahmi
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.92

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana Persepsi Guru Tentang Penerapan Profil Pelajar Pancasila Di SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai dan kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan P5. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai, memberikan persepsi positif terhadap konsep dan juga pelaksanaan Profil Pelajar Pancasila. Namun, masih terdapat beberapa guru SD Negeri Unggulan 1 Pulau Morotai yang belum memahami konsep dan pelaksanaan P5. Kemudian yang menjadi kendala dalam pelaksanaan P5 yaitu: 1). Kurangnya pemahaman guru tentang tahapan pelaksanaan dalam proses pembelajaran, 2). Kurangnya pelatihan yang didapatkan, 3). Kurangnya sarana prasarana seperti pedoman pelaksanaan, 4). Kurangnya dukungan orang tua. Sedangkan kelebihan dalam penerapan P5 diantaranya yaitu, 1) Menambahkan kepercayaan diri bagi peserta didik, 2) Meningkatkan kreativitas dan inovatif, 3) Menumbuhkan sifat kemandirian, dan 4) Dapat membentuk karakter dan moral siswa.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT ACTIVE LEARNING SISWA KELAS IV SD SABATAI TUA Abdul, Fatma; Jaguna, Fahmi; Papingka, Gullyt Karlos
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.93

Abstract

Penelelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Student Active Learning Siswa Kelas IV SD Sabatai Tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu mendeskripsikan setiap tahapan (siklus) yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model Student Active Learning pada siswa kelas IV SD Sabatai Tua meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa mengalami peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar menggunakan model pembelajaran Student Active Learning yang diterapkan. Pada siklus I, Diketahui terdapat 8 siswa (36,36%) yang dinyatakan tuntas, sementara sisanya 14 siswa (63,63%) belum mencapai ketuntasan dari jumlah keseluruhan 22 siswa. Namun pada siklus II terjadi peningkatan nilai diatas rata-rata (>70) atau diketahui 20 siswa (90,90%) yang dinyatakan tuntas, sementara diketahui jumlah siswa yang belum mencapai ketuntasan sebanyak 2 siswa(9%) dari jumlah keseluruhan 22 siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM BASED LEARING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GMIH BUHO-BUHO KECAMATAN MOROTAI TIMUR Punyia, Rut; Mahmud, Nurhani; Papingka, Gullyt Karlos
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.94

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD GMIH BUHO-BUHO dengan menerapkan pendekatan Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD GMIH Buho-buho yang berjumlah 18 siswa. Pendekatan yang diterapakan pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah pendekatan Problem Based Learning (PBL). Dalam penelitian ini Teknik pengumluan data yang dilakukan, yaitu Observasi, tes dam dokumentasi kegiatan pembelajaran. Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan di GMIH Buho-buho dengan materi tentang balok dilaksanakan dengan II siklus dapat dilihat bahwa hasil belajar siswa terjadi peningkatan. Hal ini dapat diketahui dari hasil belajar. Hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 22,78 terjadi peningkatan hasil belajar yang signifikan pada siklus II yaitu 88,89%. Secara klasikal dengan ketuntasan memenuhi KKM 65.
UPAYA GURU UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CLASROOM READING PROGRAM KELAS IV-B SDN UNGGULAN III PULAU MOROTAI Mursalin, Sultilawati; Sabban, Irawati; Lessy, Ledy Yanti
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Upaya Guru Meningkatkan Minat Baca Menggunakan Model Pembelajaran Clasroom Reading Program Kelas IV-B SDN Unggulan III Pulau Morotai. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu mendeskripsikan setiap tahapan (siklus) yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model Clasroom Reading Program pada siswa kelas IVB SDN Unggulan III Pulau Morotai meningkatkan minat baca. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa mengalami peningkatan minat baca menggunakan model pembelajaran Clasroom Reading Program yang diterapkan. Pada siklus I, Diketahui terdapat 8 siswa (36,36%) yang dinyatakan tuntas, sementara sisanya 14 siswa (63,63%) belum mencapai ketuntasan dari jumlah keseluruhan 22 siswa. Namun pada siklus II terjadi peningkatan nilai diatas rata-rata (70%) atau diketahui 18 siswa(81,81%) yang dinyatakan tuntas, sementara diketahui jumlah siswa yang belum mencapai ketuntasan sebanyak 4 siswa(18,18%) dari jumlah keseluruhan 22 siswa.
Relevansikah Sistem Pendidikan Alkhairaat dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Gaus, Djulaiha
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.98

Abstract

Penelitian ini mengkonfirmasi tentang apakah sistem pendidikan Alkhairaat relevan dengan program pemerintah yakni projek penguatan profil pancasila.. Metode penelitian yang dipakai yakni kajian literature dengan menganalisis berbagai data yang ditemukan ditambahkan dengan mewawancarai beberapa murid langsung dari Guru Tua. Hasil temuan menunjukkan bahwa sistem pendidikan di Alkhairaat sanggat relevan dengan program pemerintah saat ini, bahkan sebelum program P5 dijalankan oleh pemerintah Guru Tua telah lebih dulu mengaktualisasikannya namun dengan tren yang berbeda seperti konsep Halaqah atau tutor sebaya (peer teaching), bakuratul khairaat (guru penggerak), melahirkan slogan Indonesia mengajar, kemudian diversifikasi pendidikan atau membuka jenis dan jenjang pendidikan yang berbeda.
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN DASAR UNTUK MENGEMBANGKAN KEPRIBADIAN POSITIF ANAK hi Abdullah, Hesti; Sumardi, Nurmaidaria; Baba, Dini; Boleu, Rianti; Safar, Walda; Pratiwi, Febriana
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v4i1.99

Abstract

Pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam kurikulum pendidikan dasar untuk membentuk kepribadian positif anak. Penelitian ini mengeksplorasi integrasi pendidikan karakter di sekolah dasar dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Studi dilakukan di MIN 2 Kabupaten Pulau Morotai, melibatkan guru, kepala sekolah, siswa, dan orang tua sebagai partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat diintegrasikan melalui pembelajaran tematik, berbasis proyek, dan kegiatan ekstrakurikuler. Guru memainkan peran kunci dalam mengajarkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, kerja sama, dan toleransi, dengan dukungan fleksibilitas kurikulum. Namun, keberhasilan implementasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pelatihan guru, kurangnya keterlibatan orang tua, dan minimnya fasilitas pendukung. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan, kolaborasi dengan orang tua, serta evaluasi dan pengembangan fasilitas sekolah. Studi ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan karakter untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga bermoral dan berakhlak mulia.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR ANAK DI SEKOLAH DASAR Mananti, Mona Enjela; Sukri, Serlita; Koco, Nursela; Kastanya, Maharani B.; Tenang, Rifda; Pratiwi, Febriana
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v4i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan motivasi belajar anak di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan wawancara terstruktur sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan tujuh responden yang terdiri dari dua orang tua siswa, tiga siswa, dan satu guru wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar anak. Pola asuh demokratis, yang memberikan kebebasan dengan pengawasan, dan pola asuh otoriter, yang lebih menekankan kontrol, keduanya dapat meningkatkan motivasi belajar anak, meskipun dengan pendekatan yang berbeda. Orang tua yang aktif dalam mendukung pembelajaran anak, baik melalui dorongan emosional maupun pengaturan lingkungan belajar, memiliki peran penting dalam memotivasi anak untuk belajar. Selain pola asuh, faktor-faktor lain seperti lingkungan sekolah, kualitas guru, kesehatan jasmani dan mental anak, serta metode pembelajaran yang menarik juga turut mempengaruhi motivasi belajar siswa. Perbedaan motivasi belajar antara siswa perempuan dan laki-laki juga ditemukan, di mana siswa perempuan cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam menciptakan kondisi yang mendukung bagi perkembangan motivasi belajar anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi para pendidik dan orang tua dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
DIGITALISASI DAN PELESTARIAN NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH Wangkanusa, Sefni E.; Him, Fifi; Sukamto, Yasni; Kodobo, Ramlia; Pratiwi, Febriana
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v4i1.101

Abstract

Digitalisasi memiliki potensi besar dalam pelestarian nilai-nilai kearifan lokal untuk pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini menganalisis peran digitalisasi dalam mendukung pelestarian nilai budaya lokal di SMA Negeri 1 Pulau Morotai. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa digitalisasi dapat menjadi solusi untuk mendokumentasikan dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal, seperti tradisi Tide-Tide dan Masohi, ke dalam kurikulum pendidikan karakter. Tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman siswa dan guru terhadap budaya lokal serta minimnya sumber daya teknologi. Strategi berbasis teknologi yang partisipatif dan inklusif direkomendasikan untuk membangun generasi muda yang berkarakter kuat dan bangga terhadap budaya lokal mereka.
POTRET KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DI SD GMIH LOC PULAU MOROTAI Pono, Suntia; Pina, Nurlaila; Rahmati, Restos; Runsude, Resky; Turege, Ashari; Pratiwi, Febriana
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 4 No 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v4i1.102

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SD GMIH LOC Pulau Morotai bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan relevan dengan tantangan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk memahami implementasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah ini masih dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada kelas 3, 5, dan 6. Kendala utama yang dihadapi mencakup keterbatasan fasilitas, minimnya bahan ajar, serta kurangnya pelatihan bagi guru. Meski demikian, pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan dalam kurikulum ini berhasil meningkatkan motivasi siswa, kreativitas, serta keterlibatan mereka dalam proses belajar. Guru juga diberi kebebasan untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih inovatif dengan memanfaatkan bahan ajar lokal. Strategi implementasi kurikulum mencakup observasi, berbagi pengalaman antar guru, serta kolaborasi dengan sekolah lain. Kesimpulannya, meskipun terdapat tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka, pendekatan berbasis proyek dan integrasi kearifan lokal terbukti mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta mempersiapkan siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang lebih relevan dan adaptif.