cover
Contact Name
Risky R. Sarapung
Contact Email
riskyrichlossarapung@gmail.com
Phone
+6285398915733
Journal Mail Official
riskyrichlossarapung@gmail.com
Editorial Address
Jln. Siswa Darame Kec. Morotai Selatan Kab. Pulau Morotai
Location
Kab. pulau morotai,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Pasifik Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2828125X     DOI : https://doi.org/10.51135/jukip
Core Subject : Education,
Cakupan dari Jurnal Pasifik Pendidikan meliputi : 1. Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2. Pendidikan Bahasa Inggris 3. Pendidikan Bahasa Indonesia 4. Pendidikan Matematika 5. Pendidikan Fisika 6. Pendidikan Biologi 7. Pendidikan Kimia 8. Pendidikan Geografi 9. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 10. Pendidikan IPA 11. Pendidikan IPS 12. Pendidikan Olahraga
Articles 79 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK MELALUI SENI MELIPAT ORIGAMI PADA SISWA KELAS I SD GMIH DAEO KABUPATEN PULAU MOROTAI Lessy, Ledy Yanti; Mahmud, Nurhani; Kainama, Marta
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i2.73

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu mengetahui upaya meningkatkan kemampuan motorik melalui seni melipat origami pada siswa kelas I SD GMIH DAEO. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas yang kita kenal dengan sebutan PTK (Classroom Action Research), Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan secara garis besar, terdapat empat tahapan yaitu (1) perencanaan (planning), (2) pelaksanaan (acting), (3) pengamatan (observing), dan (4) refleksi (reflecting). Berdasarkan analisis data dan pembahasan, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah dapat diketahui siswa yang mencapai standar penilaian berkembang sesuai harapan ada 2 siswa (13% ), mulai berkembang ada 5 siswa (33%) belum berkembang 8 siswa (54%) dari semua siswa yang berjumlah 15 siswa. Kemudian pada siklus 1 siswa yang memiliki kemampuan motorik halus siswa dengan standar penilaian berkembang sesuai harapan meningkatkan menjadi 6 siswa (40%), mulai berkembang 3 siswa (20%), belum berkembang 6 siswa (40%) dan pada siklus II berkembang sesuai harapan 7 siswa (47%), mulai berkembang 5 siswa (33%) belum berkembang 3 siswa (20%).
STUDENTS VOCABULARY MASTERY AND READING COMPREHENSION AT SMA NEGERI 1 PULAU MOROTAI Basri, Megawati; Martora, Jasmal
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i2.74

Abstract

This research examines the correlation between students’ vocabulary mastery and reading comprehension of SMA Negeri 1 Pulau Morotai. There are 94 students in class XI, quota sampling is a technique for determining a sample size; the sample is 70 students of a total number of second-grade students. The method of this research is quantitative, the researcher used 50 test questions to find students' vocabulary mastery and reading comprehension which was divided into 30 multiple-choice questions, 10 match word questions and 10 puzzle questions. All data obtained were evaluated using the Pearson Product Moment Correlation, additionally supported by the IBM SPSS Statistic SPSS 22.0 software for Windows programs. This is demonstrated by the value r-xy = 0.539 > r-table = 0.202 at a 5% significance level, which means the Moderate category, means the students who want to get high reading comprehension should have high vocabulary mastery are two inextricably linked items.
Exploring Speaking Anxiety in Debate Competitions: Students' Perspectives Martora, Jasmal; Budidarma, Dwi
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i2.75

Abstract

Debate competitions are integral to university life, fostering critical thinking and public speaking skills among students. However, they also present significant psychological challenges, notably speaking anxiety, which can hinder performance and personal growth. This qualitative study investigates the experiences of speaking anxiety among student debaters at Universitas Pasifik Morotai, focusing on triggers, manifestations, coping strategies, and the evolution of anxiety over time. Ten students of Univrsitas Pasifik Morotai who have previously taken part in National University Debating Championship (NUDC) and Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) were selected to participate in semi-structured interviews, and their responses were illustrated through thematic analysis. The findings revealed that anxiety triggers such as fear of forgetting arguments, pressure to perform, and the competitive environment were amongst the factors contributing to the students’ anxiety. Physical symptoms (e.g., rapid heartbeat), emotional distress (e.g., fear), and cognitive challenges (e.g., difficulty concentrating) were common manifestations that they experienced. Students’ anxiety coping strategies include thorough preparation, social support, and gradual exposure, leading to increased confidence and improved coping over time. These findings contribute nuanced insights into managing speaking anxiety in competitive academic settings, informing support mechanisms and educational practices.
First-year Indonesian EFL University Students’ Reflections about Peer Feedback and Teacher Feedback in Paragraph Writing Course Sutrisno, Dwi Budidarma; Martora, Jasmal
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i2.76

Abstract

Peer feedback and teacher feedback have been discussed in many scholarly works among researchers of second and foreign language (L2) writing field. This qualitative study aims to explore first-year students’ reflections toward peer feedback and teacher feedback activity in paragraph writing course in Indonesian university. This current research focusing on answer two research questions; 1) How are the students’ reflections of peer feedback in paragraph writing course (2) How are the students’ reflections towards the implementation of teacher feedback in paragraph writing course. The findings show that students have complex opinion about peer feedback because they see it as opportunity to improve their writing through feedback from peers but also perceive it negatively due to how they receive the feedback. However, when it comes to teacher feedback students tend to share positive attitudes and experience as well as tend to prefer teacher feedback compared to peer feedback to some extent.
PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DI SD NEGERI UNGGULAN 1 PULAU MOROTAI Rakim, Sefri; Sabban, Irawati; Mahmud, Nurhani
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i2.77

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Keterampilan Mengajar guru dalam Penerapan Kurikulum merdeka belajar dan kesiapan SD Unggulan 1 Kabupaten Pulau Morotai dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini adalah Guru SD Unggulan 1 kabupaten Pulau Morotai yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana prasarana. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Keterampilan Mengajar Guru di SDN Unggulan 1 Pulau Morotai lebih menekanankan pembelajaran yang di rancang sesuai dengan metode yaitu tahap demi tahap artinya setelah siswa menguasai materi lalu dilanjutkan dengan praktek sehingga siswa cepat memahami materi yang disampaikan. Diakhir pembelajaran guru selalu melakukan evaluasi lewat kegiatan remedial sebagai tindak lanjut setelah selesai. 2) Kesiapan sekolah dalam penerapan kurikulum merdeka belajar lebih kepada pemahaman guru terkait kurikulum merdeka yakni belum semua yang dipahami. Namun, guru sangat berperan dalam penerapan kebijakan merdeka belajar di sekolah. Sedangkan hambatan yang dialami sekolah adalah ketersediaan buku-buku penunjang. Dengan adanya hambatan, pihak sekolah melaksanakan evaluasi berkala sesuai dengan kondisi yang terjadi sebagai tindak lanjut dari penerapan kurikulum merdeka. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pihak sekolah sudah siap menjalankan program merdeka belajar.
EXAMINING THE EFFECTS OF ENGLISH CAMP ON EFL STUDENTS’ SPEAKING SKILL Martora, Jasmal; Basri, Megawati; Hasan, Sukarman
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i2.78

Abstract

This research investigates the effectiveness of English camps in facilitating learning without the pressure to ask questions and in delivering instructional material, as well as their potential to enhance students’ speaking skills. The study employed a qualitative research approach, involving 45 students enrolled in the English education program at Universitas Pasifik. The findings indicate that English camps significantly contribute to improving pronunciation skills and create a conducive environment for enhancing overall English proficiency. These camps leverage interactive activities such as games, discussions, presentations, and speaking practices, which collectively foster a supportive atmosphere conducive to language learning and skill development. The implications suggest that English camps hold promise as a supplementary educational tool for enhancing students’ language competencies, particularly in speaking.
PENDIDIKAN JASMANI DALAM KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Pratiwi, Febriana; Sibua, Sarman; Hayun, Subhan
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i2.79

Abstract

Pendidikan jasmani memiliki peran penting dalam perkembangan fisik, mental, dan sosial siswa di sekolah dasar. Artikel ini mengkaji karakteristik pembelajaran pendidikan jasmani yang efektif di tingkat sekolah dasar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis metode pengajaran, materi kurikulum, serta peran guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan jasmani yang baik melibatkan pendekatan yang holistik, dimana siswa tidak hanya belajar tentang aktivitas fisik, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan nilai-nilai positif seperti kerjasama, disiplin, dan sportivitas. Selain itu, pentingnya adaptasi kurikulum terhadap kebutuhan dan kemampuan siswa juga menjadi sorotan utama. Dengan demikian, pendidikan jasmani dapat berkontribusi secara signifikan terhadap pembentukan karakter siswa sejak dini.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SD MUHAMMADIYAH 1 PULAU MOROTAI Jaguna, Fahmi
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 2 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i2.80

Abstract

Dengan diberlakunya otonomi pemerintahan daerah tahun 1999/2000, yang mana berdampak besar terhadap pendidikan. Dalam konteks itu, maka kebijakan pendidikan juga mampu di implementasi salah satunya Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dapat dijalankan pada seluruh warga sekolah dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif untuk meningkatkan mutu pendidikan. Karena Manajemen Berbsis Sekolah (MBS) merupakan sebuah strategi dalam memajukan pendidikan dengan mentransfer, keputusan penting memberikan otoritas dari negara dan pemerintah daerah kepada individu pelaksana sekolah. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Muhammadiyah 1 Pulau Morotai. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang dipakai adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan terkait dengan Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Muhammadiyah 1 Pulau Morotai yang meliputi manajemen kurikulum dan pengajaran, tenaga pendidikan, hubungan sekolah dengan masyarakat, serta layanan khusus telah berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan yaitu mampu meningkatkan melaksanakan Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SD Muhammdiyah 1 Pulau Morotai yang lebih baik.
PENERAPAN MEDIA ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 6 KABUPATEN PULAU MOROTAI Hi Kulaba, Nurul Indah; Jaguna, Fahmi; Sarapung, Risky Richlos
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui penggunaan media alat peraga dengan topik "Panca Indera Manusia." Dilaksanakan di kelas IV SD Muhammadiyah 6 Pulau Morotai tahun ajaran 2022/2023, penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan tes evaluasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat dan hasil belajar siswa, ditandai dengan ketuntasan klasikal dari 58,3% pada siklus I menjadi 68,3% pada siklus II, serta kenaikan ketuntasan individu dari 87% menjadi 90%. Berdasarkan temuan ini, penggunaan media alat peraga dalam pembelajaran IPA mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa secara efektif. Penelitian ini merekomendasikan agar guru lebih aktif dan kreatif dalam memanfaatkan alat peraga guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
PENERAPAN METODE MENGHAFAL AL-QUR'AN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI SISWA DI MTSN 3 TIDORE Abdullah, Nurjani M.; Adam, Adiyana; Musa, Maktum Hi.
JURNAL PASIFIK PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/jukip.v3i3.90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode menghafal Al-Qur'an terhadap peningkatan prestasi siswa di MTsN 3 Tidore. Menghafal Al-Qur'an bukan hanya menjadi salah satu bentuk ibadah, tetapi juga diyakini dapat membantu pengembangan kemampuan kognitif siswa, seperti daya ingat, konsentrasi, dan disiplin belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan hasil tes akademik dari 30 siswa yang mengikuti program tahfidzul Qur'an dan dibandingkan dengan siswa yang tidak mengikuti program tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam program tahfidzul Qur'an memiliki prestasi akademik yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak mengikuti program. Siswa yang menghafal Al-Qur'an juga melaporkan adanya peningkatan dalam konsentrasi, daya ingat, serta motivasi belajar. Analisis data menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara metode menghafal Al-Qur'an dan prestasi akademik siswa, dengan hasil uji t-test yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok siswa.