Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Focus and Scope of Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2020)"
:
10 Documents
clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN WHOLE LANGUAGE DENGAN SETTING LESSON STUDY
I Ketut Suparya
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.926
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa melalui pendekatan whole language dengan setting lesson study pada anak kelompok B TK Widya Kumara Sidhi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan siklus lesson study. Penelitian ini dilakukan di anak kelompok B TK Widya Kumara Sidhi dengan jumlah sebanyak 22 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui teknik observasi. Indikator keberhasilan yang ingin dicapai dalam penelitian ini jika persentase rerata perkembangan bahasa anak mencapai 76% atau berada pada kategori berkembang sangat baik.Hasil penelitian yang didapat terjadi peningkatan kemampuan berbahasa untuk semua indikator, yaitu kemampuan memahami bahasa pada pre siklus sebesar 63,64% (kategori berkembang sesuai harapan), meningkat menjadi 75% (kategori berkembang sesuai harapan) pada siklus I dan 88, 63% (kategori berkembang sangat baik) pada siklus II. Kemampuan mengungkapkan bahasa pada pre siklus sebesar 64,77% (kategori berkembang sesuai harapan), meningkat menjadi 75% (kategori berkembang sesuai harapan) pada siklus I dan 84,09% (kategori berkembang sangat baik) pada siklus II.Kata kunci: perkembangan bahasa, whole language, lesson study
SOCIOCULTURAL-REVOLUTION ALA VYGOTSKY DALAM KONTEKS PEMBELAJARAN
I Putu Suardipa
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.931
AbstrakTeori belajar Vygotsky merupakan salah satu teori belajar sosial sehingga sangat sesuai dengan model pembelajaran kooperatif karena dalam model pembelajaran kooperatif terjadi interaktif sosial yaitu interaksi antara siswa dengan siswa dan antara siswa dengan guru, dalam usaha menemukan konsep-konsep dan pemecahan masalah. Selama proses interaksi ini terjadi pemagangan kognitif (cognitive apprenticeship), yaitu proses di mana seseorang yang sedang belajar tahap demi tahap memperoleh keahlian melalui interaksinya dengan pakar. Teori Vygotsky mengakomodasi sociocultural-revolutionyangberanggapan bahwa pembelajaran terjadi apabila anak-anak bekerja atau belajar menangani tugas-tugas yang belum dipelajari namun tugas-tugas itu masih berada dalam jangkauan kemampuannya, atau tugas-tugas itu berada dalam zone of proximal development. Zone of proximal development adalah perkembangan kemampuan siswa sedikit di atas kemampuan yang sudah dimilikinya.Vygotsky lebih menekankan scaffolding, yaitu memberikan bantuan penuh kepada anak dalam tahap-tahap awal pembelajaran yang kemudian berangsur-angsur dikurangi dan memberikan kesempatan kepada anak untuk mengambil alih tanggung jawab semakin besar segera setelah ia dapat melakukannya.Kata Kunci:Sociocultural-Revolution, Teori Vygotsky , Pembelajaran.
PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI DI SEKOLAH INSAN PRESTASI SCHOOL
Ida Ayu Dwidyaniti Wira;
Ni Luh Putu Trisdyani
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.927
ABSTRAKPendidikan anak usia dinipada hakekatnya adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh.Pembentukan karakter harus dimulai sejak anak usia dini, karena anak usia dini merupakan periode perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Anak TK yang seharusnya belajar memahami dunia pendidikan dengan bermain, kini anak TK sudah dibebani dengan pelajaran menghitung. Jika ditinjau kembali tidak seharusnya anak TK dibebani pelajaran menghitung. Salah satu sekolah PAUD yang tanpa sadar telah memberikan calistung adalah Insan Prestasi School.Melalui permasalahan yang terjadi di masyarakat antara ketentuan menteri pendidikan dan kebudayaan yang melarang calistung pada anak usia dini dengan praktik dilapangan. Membuat peneliti tertarik untuk meneliti pembentukan karakter pada anak usia dini di sekolah Insan Prestasi School. Penelitian ini berbentuk penelitian kualitatif. Data dikumpulkan dengan tiga teknik, observasi, wawancara dan studi dokumen. Setelah data terkumpul, data dianalisis kualitatif berbentuk naratif dengan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut:(1) model pembelajaran yang digunakan oleh Insan Prestasi School adalah model pembelajaran klasikal, model pembelajaran sental,dan model pembelajaran tematik, (2) proses pembentukan karakter pada anak usia dini Insan Prestasi School dilakukan dengan tiga tahapan kegitan yaitu pada kegiatan awal atau pembukaan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Selain itu pembentukan karakter pada anak usia dini juga dilakukan dalam kegiatan pembiasaan, yaitu kegiatan rutin, spontan dan keteladanan.Kata Kunci: Pembentukan karakter, Anak Usia Dini
PENDIDIKAN JASMANI DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH DAN PROFESIONALISME GURU
Gusti Ngurah Arya Yudaparmita;
Komang Surya Adnyana
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.932
AbstrakPembelajaran jarak jauh menjadi tantangan tersendiri terutama untuk guru mata pelajaran Penjas. Guru Penjas dituntut untuk mampu menampilkan profesionalismemya yang meliputi kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dengan mengadaptasi perkembangan ilmu pengetahuan dan tekonologi. Pembelajaran Penjas dengan sistem pembelajaran jarak jauh tentunya harus mampu untuk meningkatkan tarap kebugaran siswa, keterampilan motorik dan nilai-nilai yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan sosial. Tulisan ini bertujuan untuk menawarkan gagasan mengenai guru Penjas dan tantangan pembelajaran jarak jauh yang berdampak pada terjadinya perubahan-perubahan pada aspek pembelajaran. Penguasaan dan pembaharuan materi pembelajaran, inovasi pembelajaran, kecakapan bersosialisasi, dan sikap pribadi luhur diaktualisasikan dalam tugas pembelajaran dengan menyesuaikan dengan tuntutan perkembangan sistem pembelajaran jarak jauh. Guru Penjas sebagai bagian integral dari guru mata pelajaran lain, mempunyai tanggung jawab profesi sekaligus tanggung jawab moral dalam menyiapkan generasi muda bangsa yang berwawasan-intelektual, bernilai karakter, dan cakap-terampil sebagai guru yang tangguh dalam mengemban profesionalisme di masa pandemin covid-19.Kata Kunci:Pembelajaran Penjas, Profesionalisme Guru, Pembelajaran Jarak Jauh
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASAANAK DI TK
Komang Agus Budhi Arya Pramana
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.928
AbstrakPenelitian pada siswa TK di Kelurahan Banjar Tegal ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inside Outside Circle terhadap kemampuan berbahasa anak. Penelitian ini merupakan quasi experiment yang berbentukpost test only with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa TK di Kelurahan Banjar Tegal, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 2 TK di Kelurahan Banjar Tegal. Data dalam penelitian dikumpulkan melalui pencatatan dokumen dan observasi. Analisis data dalam penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik analisis uji-t. Hasil penelitian pada siswa TK di Kelurahan Banjar Tegal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Inside Outside Circle dengan terhadap kemampuan berbahasa anak(thitung = 5,02> ttabel = 2,00). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa yang dicapai oleh kelompok anak yang mengikuti pembelajaran dengan model IOC lebih baik dibandingkan dengan kelompok anak yang mengikuti pembelajaran tidak dengan model IOC. Kata kunci: berbahasa, inside outside circle, TK
PENGELOLAAN LINGKUNGAN BELAJAROUTDOOR SEBAGAI PENUNJANG AKTIVITAS BERMAIN DI TK
I Gd. Arya Wiradnyana
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.933
ABSTRAKLingkungan belajar anak di TK umumnya diklasifikasi menjadi lingkungan belajar Indoor dan lingkungan belajar Outdoor. Pengelolaan kedua lingkungan belajar ini memiliki peran yang sangat strategis untuk menunjang aktivitas bermain anak. Bahkan dalam konteks bermain, pengelolaan lingkungan belajar Indoor diyakini memiliki peran yang lebih sentral dibandingkan dengan lingkungan belajar Outdoor. Walaupun demikian, nyatanya masih banyak TK di Kecamatan Buleleng yang belum mampu menyediakan lingkungan bermainoutdoorkhususnya dalam hal saranabermain. Kondisi ini tentu akan mempengaruhi aktivas bermain anak di TK. Berkenaan dengan kondisi tersebut, maka penelitian membahas lebih lanjut berkaitan dengan: (1) peranpengelolaan lingkungan outdoorsebagai penunjang aktivitas bermain anak, (2) hambatan dalam penyediaan lingkungan outdoor, dan (3) strategi meningkatkan penyediaan lingkungan outdoorkhususnya dalam hal sarana sebagai penunjang aktivitas bermain anak di TK. Untuk mengumpulkan data, maka dalam penelitian ini digunakanmetode pencatatan dokumen, observasi, dan wawancara. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis melalui beberapa tahapan, yaitu: (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan ditemukan bahwa (1) ketersediaan lingkungan outdoorkhususnya sarana bermainsangat berperan dalam mendukung aktivitas bermain anak di TK, (2) hambatan dalam penyediaan sarana bermain outdoor bersumber dari faktor internal dan eksternal, dan (3) untuk dapat meningkatkan penyediaan lingkungan outdoorkhususnya dalam hal sarana sebagai penunjang aktivitas bermain anak, maka pihak TK telah mengupayakan pengadaan sarana bermain outdoorsetiap tahun melalui anggaran sekolah maupun SPP yang dibayarkan orang tua siswa maupun dengan bekerjasama dengan orang tua siswa dalam menyediakan sarana bermain outdoor.Kata kunci: bermain, lingkungan belajar outdoor, TK
PERAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN LITERASI DINI PADA ANAK
Kadek Hengki Primayana;
Putu Yulia Angga Dewi;
I Gede Dharman Gunawan
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.929
Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang ada dalam tatanan masyarakat. Proses sosialisasi pertama kali dilakukan dalam keluarga, dimulai dengan proses belajar adaptasi dan mengikuti setiap hal yang diajarkan oleh orang-orang di dalam lingkungan keluarga. Keluarga merupakan tempat pertama kali anak mendapatkan pendidikan, baik secara langsung, maupun tidak langsung. peran orang tua dalam meningkatkan literasi anak dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk keterlibatan orangtua dapat dilihat dari: a) Penyediaaan fasilitas, yakni berupa buku yang bervariasi, tempat yang nyaman sesuai dengan criteria anak. b) Interaksi dengan anak, interaksi dalam meningkatkan literasi pada anak yakni melalui membacakan buku cerita, bermain peran, mengajak bercerita, dan bernyanyi. c) Kebiasaan orang tua, dalam hal ini orang tua menjadi contoh atau terlebih dahulu membiasakan membaca. Sehingga secara tidak langsung dapat mempengaruhi minat anak dalam kegiatan literasi.Kata kunci: literasi, keluarga, anak, buku, membaca
PENGENALAN LIFE SCIENCE BAGI ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA FLASHCARD BERKONTEN LOKAL
I Made Ari Winangun
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.934
AbstrakSains merupakan pengetahuan yang harus dikenalkan kepada anak, diawali dari berbagai kejadian dan keadaan alam sekitarnya menuju hal yang lebih kompleks sesuai perkembangan kognitif baik dalam bentuk sains sebagai sikap, proses, dan produk. Pengenalan sains pada anak khususnya anak usia dini dapat diawali dengan pengenalan sains kehidupan atau life science yaitu pengenalan berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Proses pengenalan ini sangat baik dilaksanakan dengan media yang mampu menarik perhatian anak dalam belajar, yaitu media flashcard berkonten lokal. Flashcard berkonten lokal merupakan pengembangan jenis flashcard pada umumnya yang mengutamakan konten lokal berupa foto hewan dan tumbuhan yang ada disekitarnya sehingga menunjukkan citra yang konkret dan memperkenalkan tiga bahasa, salah satunya bahasa lokal yakni Bahasa Bali. Konten lokal dalam flashcard ini mampu meningkatkan perkembangan kognitif anak karena mampu mengetahui berbagai jenis hewan dan tumbuhan sekitar melalui proses pengenalan menggunakan flashcard dan terkonfirmasi kembali saat anak melaksanakan observasi di lingkungan sekitar tentang hewan dan tumbuhan.Kata kunci: life science, flashcard berkonten lokal
NILAI EDUKATIF SATUA I UBUH SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN KARAKTER ANAK
A. A. Pt. Suari;
I Gusti Agung Rai Jayawangsa
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.930
ABSTRAKPenelitian ini mendeskripsikan nilai-nilai edukatif dalam Satua I Ubuh sebagai sumber pendidikan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam salah satu cerpen Bali (Satua Bali), yakni Satua I Ubuh. Kajian nilai-nilai edukatif yang terdapat dalam cerita tersebut dianalisis dengan teori pragmatik. Pendekatan pragmatik memberikan perhatian utama terhadap pembaca serta mempertimbangkan implikasi pembaca melalui berbagai kompetensinya. Masalah-masalah yang dapat dipecahkan dengan pendekatan pragmatik seperti tanggapan masyarakat terhadap sebuah karya sastra, baik sebagai pembaca eksplisit maupun implisit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perpustakaan karena teks yang diteliti telah didokumentasikan dalam bentuk buku, yaitu kumpulan buku cerpen Bali karya Suparta berjudul Satua Bali. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terdapat tujuh nilai edukatif yang diperoleh dalam Satua I Ubuh, yaitu nilai tanggung jawab, nilai rasa ingin tahu, nilai kreativitas, nilai kerja keras, nilai kejujuran, dan nilai menghargai prestasi. Nilai-nilai tersebut bersifat universal sehingga dapat digunakan sebagai sumber pendidikan anak agar memiliki karakter yang kuat.Kata Kunci: cerita rakyat Bali, nilai edukatif, pendidikan karakter anak
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK MELAUI SATUA I CEMPAKA MAS
I Nengah Adi Widana;
I Nengah Arimbawa
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55115/widyakumara.v1i2.935
ABSTRAKKesusastraan Bali sarat akan nilai pendidikan, yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan ini. Untuk menanamkan nilai pendidikan karakter dan agama yang sesuai usia anak leluhur masyarakat bali menggunakan media berupa satua. Satua merupakan salah satu karya sastra Bali tradisional, yang dibangun oleh struktur dalam sebuah karya sastra. Selain dibangun oleh struktur, di dalam satua juga terkandung nilai pendidikan karakter yang bisa dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan individu maupun kelompok. Salah satu satua yang berkemabang dalam masyarakat Bali adalah Satua I Cempaka Mas. Untuk mengetahui nilai pendidikan karakter perlu menggunakan metode yang tepat, dimana dalam penelitian ini menggunakan metode diskriptif kuantitatif. Nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Satua I Cempaka Mas yang dapat ditanamkan kepada anak yaitu nilai susila atau etika, nilai yadnya atau upacara, dan nilai sosial.Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Satua I Cempaka Emas