cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI PELAYANAN GEREJA GMIM PAULUS DALAM MEMBANGUN TOLERANSI di MASYARAKAT PLURALISME Indri Kawowode; Julita Yatahi; Gratia Sorongan; Gracella Kaemong; Nayla Kaharuddin; Stera Badoa
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Paulus dalam membangun dan memperkuat toleransi di tengah masyarakat yang pluralistik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi literatur atau kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GMIM Paulus memiliki peran strategis sebagai pemimpin opini dalam mengelola dan menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Manado. Berbagai kegiatan lintas agama yang bersifat insidentil telah dilakukan sebagai upaya nyata untuk mempertahankan kerukunan tersebut. Namun, dalam pelaksanaan program-program lintas agama tersebut, strategi komunikasi belum sepenuhnya dirancang secara matang, karena masih berfokus pada penyebaran informasi melalui media sosial. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adanya perencanaan komunikasi yang lebih sistematis dan berkelanjutan, termasuk pelatihan komunikasi lintas budaya bagi para pelayan gereja serta penguatan dialog antaragama secara rutin dan menyeluruh. Dengan demikian, GMIM Paulus diharapkan dapat semakin optimal dalam membangun toleransi, mempererat hubungan lintas iman, dan menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
BATASAN KEWENANGAN KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM PROVINSI BALI PASCA RESTRUKTURISASI KELEMBAGAAN PADA KEMENKUMHAM Putu Darmika Susilawati; Alodya Pramiswari Zaqy; I Gusti Ayu Adisya Putri Maheswari; I Wayan Danang Nurcahya; Muhammad Malik Wicaksono
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi restrukturisasi kelembagaan pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta batasan Kantor Wilayah Kementerian Hukum pasca restrukturisasi. Penelitian menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dan pendekatan Perundang-Undangan (statue approach). Hasil pembahasan menerangkan bahwa adanya restrukturisasi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menjadi beberapa kementerian meliputi Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan didasari atas adanya Peraturan Presiden Nomor 140 Tahun 2024 tentang Organisasi Kementerian Negara. Hal ini dilaksanakan dengan maksud mempermudah kementerian untuk fokus pada penyelesaian tugas masing-masing, serta sebagai bentuk pengurangan tumpang tindih kewenangan yang dapat memperlambat kinerja pemerintahan. Peraturan Menteri Hukum Nomor 1 Tahun 2024 membagi Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Hukum menjadi beberapa bagian dengan tugas dan fungsi di dalamnya. Sementara dalam lingkup daerah keberadaan Peraturan Menteri Hukum Nomor 2 tahun 2024 menjadi dasar pembagian tugas dan kewenangan Kantor Wilayah di daerah yang terdiri atas Divisi Pelayanan Hukum, Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, serta Bagian Tata Usaha dan Umum.
KRITIK SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA WARUNG COLITIK KARYA ZOHRY JUNEDI: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA Dinna Mafiroh; Joko Purwanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2494

Abstract

Sastra merupakan cerminan kehidupan yang tidak hanya menyajikan realitas, tetapi juga menyuarakan kritik terhadap ketimpangan yang terjadi di masyarakat. Salah satu genre sastra yang efektif dalam menyampaikan kritik sosial adalah drama. Naskah drama Warung Colitik karya Zohry Junedi merupakan contoh satir sosial-politik yang menampilkan berbagai bentuk penyimpangan moral, etika, dan hukum dalam kehidupan politik kontemporer Indonesia. Melalui tokoh-tokohnya yang mewakili figur elite politik dan masyarakat marjinal, drama ini menggambarkan rusaknya sistem kekuasaan dan dominasi kepentingan pribadi di atas kepentingan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kritik sosial dalam naskah tersebut dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Hasil analisis menunjukkan bahwa drama ini menyampaikan kritik tajam terhadap korupsi, kolusi, politik uang, kekerasan politik, manipulasi publik, serta degradasi moral elite. Drama ini juga memanfaatkan simbol, metafora, dan ironi sebagai perangkat artistik untuk memperkuat pesan kritik sosial. Dengan demikian, Warung Colitik berfungsi sebagai cermin sosial dan perlawanan kultural terhadap dominasi kekuasaan yang korup.
PENGENDALIAN INTERNAL ATAS ARUS KAS PADA PT. BP CABANG SURABAYA Ahmad Wahyudi; Munari
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2495

Abstract

Perusahaan harus dapat mengatasi segala permasalahan yang timbul dari kegiatan operasional, termasuk terkait pengelolaan aset diantaranya kas. Setiap perusahaan perlu memiliki sistem pengendalian yang efektif untuk dapat mencapai tujuan utama perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistem pengendalian internal atas alur kas (Cash flow) pada PT BP Cabang Surabaya sudah berjalan dengan baik. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan pengendalian internal atas arus kas PT BP Cabang Surabaya telah memenuhi komponen COSO, namun terdapat kekurangan yaitu adanya perangkapan tugas antara fungsi pencatatan dan fungsi kasir yang dikerjakan oleh satu sumber daya manusia yang sama. Terdapat juga temuan berupa selisih kas yang terjadi di setiap bulannya. Saran penulis bagi perusahaan kedepannya terdapat pemisahan tugas antara fungsi pencatatan dan fungsi kasir. Melakukan sampling atas transaksi yang telah diproses dan melakukan pengawasan secara berkala untuk mengoptimalkan pengendalian internal dan meminimalkan risiko kerugian.
ANALISIS REGULASI PERLINDUNGAN DATA PRIBADI TERHADAP KASUS KEBOCORAN DATA DI INDONESIA Arum Puspa Pradhipta; I Gusti Nyoman Krisnadi Yudiantara
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2496

Abstract

Analisis ini berfokus pada evaluasi efektivitas regulasi perlindungan data pribadi yang berlaku di Indonesia, khususnya dalam menangani isu-isu krusial terkait kebocoran data. Tujuan utamanya adalah untuk mengkaji sejauh mana kerangka hukum yang ada mampu memberikan perlindungan yang memadai terhadap data pribadi individu, serta mengidentifikasi dan menilai peran pemerintah dalam mengatasi dan merespons permasalahan kebocoran data yang semakin marak terjadi di Indonesia. Metodologi yang diterapkan dalam penulisan ini adalah hukum normatif. Dalam pendekatan ini, permasalahan hukum dianalisis secara mendalam berdasarkan pada teori-teori hukum yang telah mapan dan penyelesaian masalah hukum dijalankan sesuai dengan kaidah-kaidah hukum yang berlaku. Pendekatan utama yang menjadi acuan penulis dalam menjawab rumusan masalah adalah pendekatan undang-undang dan pendekatan analisis. Temuan dari analisis ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang komprehensif tentang efektivitas regulasi perlindungan hukum data pribadi di Indonesia. Selain itu, studi ini juga akan memberikan rekomendasi konkret untuk peningkatan regulasi perlindungan data yang lebih komprehensif dan adaptif, dengan mempertimbangkan dan membangun dari regulasi yang sudah ada guna memastikan perlindungan data yang lebih kuat dan responsif di masa depan.
PEMIDANAAN CYBERCRIME MELALUI PERSPEKTIF HUKUM PIDANA DI INDONESIA Aradea Murti Basunjaya; I Gusti Nyoman Krisnadi Yudiantara
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2497

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk pemidanaan yang efektif terhadap pelaku tindak pidana siber (cybercrime) di Indonesia, sebuah isu krusial di era digital yang terus berkembang. Dengan metode penelitian hukum normatif, kajian ini secara mendalam menyelami permasalahan hukum yang timbul, berlandaskan teori hukum normatif serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pendekatan undang-undang (statute approach) digunakan untuk mengkaji regulasi spesifik yang relevan, sementara pendekatan analisis (analytical approach) diterapkan untuk mengurai dan memahami kompleksitas serta dinamika isu pemidanaan siber, termasuk tantangan dalam penegakannya. Kombinasi kedua pendekatan ini diharapkan dapat memberikan jawaban komprehensif terhadap rumusan masalah yang diajukan. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum untuk pemidanaan siber telah jelas secara normatif, implementasinya di lapangan, terutama dalam aspek pembuktian, masih menghadapi tantangan signifikan yang menghambat efektivitas penegakan hukum. Hambatan ini sering kali bersinggungan dengan isu hak asasi manusia seperti privasi data dan yurisdiksi, menyoroti urgensi pembaruan hukum di Indonesia guna menyesuaikan diri dengan karakteristik unik dan dinamika kejahatan siber yang terus berkembang demi terciptanya keadilan.
PENGARUH CIRCLE PERTEMANAN TERHADAP KERPIBADIAN SISWA KELAS 12 DI MA MAHASINA BEKASI Iffa Rizqiyah Umaira; Rahardyan Abdul Fatah; Syauqi Syahla Ibtisamah; Muhammad Fatkhur Roziqi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh circle pertemanan terhadap kepribadian siswa kelas 12 di MA Mahasina Bekasi.  Menggunakan metode penelitian korelasional dengan analisis regresi linear berganda, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar kepada 30 siswa.  Instrumen penelitian, yang meliputi 30 butir pernyataan (15 untuk variabel 'lingkaran pertemanan' dan 15 untuk variabel 'kepribadian siswa'), diuji validitas dan reliabilitasnya.  Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,707, mengindikasikan reliabilitas yang cukup baik.  Setelah dilakukan uji validitas, 26 butir pernyataan dinyatakan valid dan digunakan dalam analisis selanjutnya. Analisis regresi linear berganda menunjukkan adanya korelasi positif dan signifikan (R = 0,617; R² = 0,381; p < 0,05) antara lingkaran pertemanan dan kepribadian siswa.  Hal ini menunjukkan bahwa lingkaran pertemanan menjelaskan 38,1% variasi dalam kepribadian siswa, dengan koefisien regresi sebesar 0,588.  Temuan ini sejalan dengan teori dukungan sosial dan pembelajaran sosial kognitif, yang menjelaskan bagaimana interaksi dalam lingkaran pertemanan dapat mempengaruhi pembentukan kepribadian.  Meskipun circle pertemanan memiliki pengaruh yang signifikan, penelitian ini menyoroti pentingnya faktor lain yang juga berkontribusi pada pembentukan kepribadian.  Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor sosial yang mempengaruhi perkembangan kepribadian remaja dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia, khususnya di lingkungan madrasah aliyah.  Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi potensi dampak negatif dari circle pertemanan dan untuk menyelidiki pengaruh lingkaran pertemanan pada aspek kepribadian yang lebih spesifik.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI BRANDING DIGITAL BAGI UMKM DI WILAYAH KEREK Marita Wati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2504

Abstract

Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi alat yang sangat efektif untuk membangun merek, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Studi ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana UMKM di wilayah Kerek memanfaatkan media sosial sebagai strategi untuk memperkuat identitas merek dan daya saing mereka. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman dan strategi branding digital yang dilakukan UMKM melalui platform populer seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya membantu meningkatkan visibilitas bisnis, tetapi juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan konsumen, memungkinkan keterlibatan dan umpan balik yang lebih baik. Selain itu, media sosial memperluas jangkauan pasar secara efisien dan hemat biaya, sehingga UMKM dapat bersaing dengan perusahaan yang lebih besar. Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial yang tepat dapat menjadi strategi branding digital yang efektif untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM di era modern, serta membantu mereka beradaptasi dengan tren pasar dan perilaku konsumen yang cepat berubah.
PERAN KEJAKSAAN DALAM PENGAMBILAN ASET TERPIDANA KORUPSI SEBAGAI BENTUK PEMULIHAN ASET NEGARA DALAM PERADILAN PIDANA Albert Theo Andar Pandapotan Sinaga; Amelia Wiriani Maria Da Silva; Catherine; Ferlindi Ferliana; Fortuna Nur Paramita; Komang Ariwani; Scholastica Primadewi Laetitia Madhuswara Gunanto; Ida Bagus Yoga Raditya
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2506

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peran Kejaksaan dalam pengembalian aset guna memulihkan keuangan negara dalam proses peradilan pidana, khususnya dalam perkara tindak pidana korupsi sebagaimana termuat dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 2964 K/Pid.Sus/2016. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang bersumber dari peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi serta Undang-Undang tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kejaksaan merupakan elemen kunci dalam pemulihan aset negara sebagaimana diatur dalam Pasal 30A Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Dalam pelaksanaan tugasnya, Kejaksaan memiliki kewenangan untuk melakukan penelusuran, penyitaan, dan perampasan aset milik terpidana korupsi sebagai upaya pengembalian kerugian negara. Penyitaan dilakukan dalam berbagai bentuk sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Peran Kejaksaan dalam proses ini sangat penting, tidak hanya sebagai penuntut umum, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam mengembalikan kerugian keuangan negara yang timbul akibat tindak pidana korupsi.
KAJIAN INTERTEKSTUAL DALAM NASKAH DRAMA LARUNGAN KARYA PUTRI BUNGA WATI DAN SEMAR MENCARI RAGA KARYA SRI KUNCORO Iqbal Lukman Hakim
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2507

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan intertekstual antara dua naskah drama Indonesia, Larungan karya Putri Bunga Wati dan Semar Mencari Raga karya Sri Kuncoro. Mengungkap keterkaitan unsur-unsur intrinsik dari kedua karya melalui pendekatan intertekstual menurut perspektif Julia Kristeva. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis unsur-unsur intrinsik yang menunjukkan hubungan intertekstual antara kedua naskah, seperti tema, penokohan, alur, setting, sudut pandang, dan pesan moral. Metode yang digunakan pada penelitian adalah baca-catat, dengan menganalisis kutipan-kutipan dari kedua naskah sebagai data utama. Hasil kajian menunjukkan adanya keterkaitan yang cukup signifikan dalam tema kebudayaan di daerah pada waktu tertentu, kemiripan penyajian karakter tokoh warga yang mendapatkan dampaknya karena ritual kebudayaan tersebut, setting yang menghadirkan kecemasan dan kekhawatiran pada beberapa tokoh dalam naskah tersebut, alur cerita yang digunakan pada naskah Larungan karya Putri Bunga Wati dan Semar Mencari Raga karya Sri Kuncoro sama-sama menggunakan alur maju. Sehingga pada kedua naskah drama tersebut memiliki kesamaan pada alur ceritanya, penggunaan sudut pandang orang ketiga objektif, memuat pesan moral bahwa mejaga tradisi kebudayaan itu baik, namun jangan sampai tradisi tersebut berdampak sesat. Melalui analisis ini, ditemukan bahwa naskah drama Larungan merefleksikan dan memodifikasi struktur makna yang terdapat dalam Semar Mencari Raga menunjukkan bahwa karya sastra tidak lahir dalam ruang kosong, melainkan terhubung dan berinteraksi dengan teks-teks lain sebelumnya.

Filter by Year

2023 2026