cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) UNTUK PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN OPTIK XYZ Ni Ketut Shantika Ardini; I Made Dwi Budiana Penindra; I Gusti Agung Kade Suriadi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/rehn4517

Abstract

Kepuasan pelanggan menjadi salah satu faktor krusial dalam mempertahankan loyalitas dan meningkatkan kualitas layanan di sektor ritel, termasuk bisnis optik. Optik XYZ menghadapi tantangan dalam memenuhi ekspektasi pelanggan secara konsisten, sehingga diperlukan analisis yang komprehensif untuk mengidentifikasi area layanan yang memerlukan perbaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan Optik XYZ menggunakan metode SERVQUAL serta menentukan prioritas perbaikan layanan melalui pendekatan Quality Function Deployment (QFD). Metode SERVQUAL digunakan untuk menilai persepsi pelanggan terhadap lima dimensi kualitas layanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi gap antara harapan dan persepsi pelanggan. Selanjutnya, metode QFD diterapkan untuk menerjemahkan kebutuhan pelanggan menjadi prioritas teknis yang dapat diimplementasikan oleh perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi responsiveness dan assurance menjadi area yang memiliki gap terbesar antara harapan dan persepsi pelanggan, sehingga memerlukan perhatian lebih dari manajemen. Berdasarkan analisis QFD, rekomendasi prioritas perbaikan mencakup peningkatan kecepatan dan ketepatan layanan serta penguatan kemampuan komunikasi dan pengetahuan staf dalam memberikan layanan yang profesional dan ramah. Kesimpulannya, penerapan metode SERVQUAL dan QFD memberikan panduan yang sistematis bagi Optik XYZ untuk meningkatkan kualitas layanan secara terukur, yang diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan secara signifikan.
IDEOLOGI BUDAYA MULTIKULTURAL DALAM  BUKU AJAR BAHASA INDONESIA Elok Dian Firdaus; Fina Zaidatul Istiqomah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/pxw24e82

Abstract

Indonesia sebagai negara multikultural memiliki keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, dan tradisi yang perlu dipahami serta dihargai melalui pendidikan. Buku ajar Bahasa Indonesia berperan strategis tidak hanya sebagai sarana pembelajaran bahasa, tetapi juga sebagai media ideologis dalam menanamkan nilai-nilai budaya multikultural kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis ideologi budaya multikultural yang terkandung dalam buku ajar Bahasa Indonesia, khususnya terkait representasi keragaman tradisi, identitas budaya, dan pelestarian budaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi dan analisis wacana kritis. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipan terhadap teks, ilustrasi, dan aktivitas pembelajaran dalam buku ajar Bahasa Indonesia tingkat sekolah menengah, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar Bahasa Indonesia merepresentasikan ideologi budaya multikultural secara kontekstual melalui penggambaran tradisi lokal, peneguhan identitas budaya, serta ajakan pelestarian kearifan lokal. Representasi tersebut berkontribusi dalam membangun kesadaran multikultural, sikap toleran, dan karakter kebangsaan peserta didik, meskipun masih diperlukan penguatan agar penyajiannya lebih seimbang dan kritis.
ANALISIS KASUS TERKAIT KEPRIBADIAN MENTAL GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SMAN 6 PARIAMAN Murni Safitri
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/myfy7e55

Abstract

Keadaan mental guru sangat memengagruhi kualitas pembelajaran di seklah. Guru yang memiliki kesehatan mental dan kepribadian yang stabil cenderung mampu membuat kelas yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelisiki kasus-kasus yang berkaitan dengan kepribadian mental guru saat melaksanakan pembelajaran di SMA Negeri 6 Pariaman. Studi ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Untuk mengumpulkan data, observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepribadian mental guru, yang mencakup kestabilan emosi, rasa percaya diri, empati, dan kemampuan mengelola stres, berpengaruh secara signifikan terhadap interaksi guru dengan siswa, pengelolaan kelas, dan efektivitas proses pembelajaran. Guru yang sehat mampu menangani tekanan kerja dan masalah kelas secara profesional, sementara guru yang stres cenderung menunjukkan sikap kurang sabar dan kurang optimal dalam menyampaikan materi. Jika sekolah ingin meningkatkan kualitas pembelajaran, penguatan kesehatan mental dan kepribadian guru harus menjadi prioritas utama sekolah, menurut penelitian ini. Oleh karena itu, pelatihan, pendampingan psikologis, dan lingkungan kerja yang sehat diperlukan untuk guru.
PESANTREN SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ALTERNATIF DI ERA MODERN Moch Alvinas Naufal Fernanda Adie; Muhammad Husni
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4scd6x73

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki akar historis kuat dalam masyarakat Indonesia. Memasuki era modern, pesantren menghadapi tantangan besar berupa globalisasi, modernisasi pendidikan, digitalisasi, dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pesantren sebagai lembaga pendidikan alternatif di era modern serta strategi adaptasinya dalam merespons perubahan sosial, budaya, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap buku dan artikel jurnal ilmiah terbitan lima tahun terakhir (2020–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren tetap relevan sebagai lembaga pendidikan alternatif karena kemampuannya mengintegrasikan pendidikan keagamaan, pendidikan formal, penguatan karakter, serta pengembangan keterampilan hidup (life skills). Pesantren modern tidak hanya berfungsi sebagai pusat transmisi ilmu keislaman, tetapi juga sebagai agen transformasi sosial yang berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren memiliki potensi strategis dalam sistem pendidikan nasional di era modern.
PENGARUH STRUKTUR AKTIVA, PENGHINDARAN PAJAK DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP STRUKTUR MODAL Reghina Rintan Hariyanto; Desi Jelanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/acz97f23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh struktur aktiva, penghindaran pajak, dan pertumbuhan penjualan terhadap struktur modal pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024.. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan perbankan yang diperoleh dari situs resmi BEI. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER), sedangkan variabel independen meliputi struktur aktiva, penghindaran pajak, dan pertumbuhan penjualan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan struktur aktiva, penghindaran pajak, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh terhadap struktur modal. Namun, secara parsial struktur aktiva dan pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal, sedangkan penghindaran pajak tidak berpengaruh terhadap struktur modal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu akuntansi keuangan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam pengambilan keputusan pendanaan.
PERBANDINGAN TINGKAT STRES MAHASISWA SEMESTER 5 PRODI TADRIS MATEMATIKA DAN PRODI TADRIS ILMU PENGETAHUAN ALAM Zuraidah; Laili Nuur Qomariyah; Diva Maharani; Suhita Anjani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/aztc9s61

Abstract

Stres akademik merupakan fenomena yang umum dialami mahasiswa pendidikan tinggi, khususnya pada semester pertengahan yang menjadi fase transisi kritis menuju penyelesaian studi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan tingkat stres akademik antara mahasiswa semester 5 Program Studi Tadris Matematika dan Tadris Ilmu Pengetahuan Alam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 48 mahasiswa (24 Tadris Matematika dan 24 Tadris IPA) yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner stres akademik dengan 14 item menggunakan skala Likert 1–5. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Independent Samples t-Test dengan taraf signifikansi α = 0,05. Rata-rata skor stres mahasiswa Tadris Matematika sebesar 50,79 (SD = 9,03) dan Tadris IPA sebesar 52,04 (SD = 6,82). Mayoritas mahasiswa (87,5% TM dan 95,9% TIPA) berada pada kategori stres tinggi dan sangat tinggi. Hasil uji t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua program studi (t(46) = -0,5412; p = 0,5910 > 0,05) dengan ukuran efek kecil (Cohen’s d = -0,1562). Faktor utama penyebab stres meliputi beban tugas yang berat, deadline yang padat, tuntutan dosen, dan kesulitan manajemen waktu. Mahasiswa semester 5 dari kedua program studi mengalami tingkat stres akademik yang tinggi dan relatif sama. Diperlukan intervensi komprehensif dari institusi pendidikan berupa layanan konseling, program manajemen stres, dan sistem dukungan akademik yang terstruktur.
ASPEK HUKUM PERDATA DALAM PENANGANAN SENGKETA PASAR UANG OLEH OTORITAS JASA KEUANGAN I Gusti Ayu Kanaya Sandhya Pitaloka; Ida Bagus Yoga Raditya
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/h9ygyw79

Abstract

Penelitian ini menganalisis aspek hukum perdata dalam penanganan sengketa pasar uang oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya mengenai batas kewenangan dan mekanisme penyelesaian sengketa. Kajian difokuskan pada peran OJK dalam memfasilitasi penyelesaian sengketa yang bersumber dari hubungan hukum kontraktual antar pihak. Kajian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan mengacu pada pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analisis kritis, dengan menelaah peraturan perundang-undangan, literatur hukum yang relevan, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sengketa pasar uang merupakan sengketa keperdataan yang berlandaskan asas kebebasan berkontrak dan itikad baik. OJK tidak memiliki kewenangan untuk memutus sengketa, melainkan berperan dalam pengaturan, pengawasan, serta fasilitasi penyelesaian sengketa nonlitigasi melalui LAPS SJK. Namun, mekanisme tersebut belum sepenuhnya menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak keperdataan yang optimal. Penelitian menemukan adanya celah dalam koordinasi antarlembaga dan lemahnya daya ikat putusan alternatif penyelesaian sengketa, sehingga diperlukan penguatan regulasi, harmonisasi norma hukum, dan peningkatan efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa untuk mewujudkan keadilan dan perlindungan konsumen yang lebih baik dalam sektor jasa keuangan.
PENDIDIKAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN TENTANG SELF-CARE MANAJEMEN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMANSARI Lilis Lismayanti; Nina Pamela Sari; Miftahul Falah; Alamsyah Firdaus; Allysa Putri Dierayani; Tri Setiawan
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/yzn7v426

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pengendalian berkelanjutan, termasuk melalui pemberdayaan kader kesehatan di tingkat komunitas. Kader kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung kepatuhan pengobatan dan penerapan Self-Care manajemen tuberkulosis pada pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan perubahan pengetahuan kader kesehatan mengenai Self-Care manajemen tuberkulosis setelah diberikan pendidikan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tamansari, Kota Tasikmalaya, dengan melibatkan 21 kader kesehatan. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan melalui ceramah dengan dukungan media presentasi dan diskusi, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader kesehatan setelah diberikan pendidikan kesehatan, yang ditandai dengan meningkatnya nilai pengetahuan dan homogenitas pemahaman kader. Pendidikan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader kesehatan, sehingga diharapkan dapat memperkuat peran kader dalam mendukung pengendalian tuberkulosis berbasis komunitas.
ANALISA HUBUNGAN POSTUR DUDUK SAAT PEMBELAJARAN DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA SISWA KELAS 12 DI SMA NEGERI 10 KOTA BOGOR Emanuel Witu; Firdausiyah Amallia Kedua; Dwi. Ratna S. Handayani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wr2jg243

Abstract

Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering dialami remaja dan berkaitan dengan postur duduk yang tidak ergonomis selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur duduk saat pembelajaran dengan keluhan nyeri punggung bawah pada siswa kelas XII di SMA Negeri 10 Kota Bogor tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 292 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Postur duduk dinilai menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA), sedangkan keluhan nyeri punggung bawah diukur menggunakan Modified Oswestry Low Back Pain Disability Questionnaire (ODI). Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara postur duduk dan keluhan nyeri punggung bawah (p = 0,037), di mana semakin tinggi risiko postur duduk, semakin besar keluhan NPB yang dialami siswa. Edukasi postur ergonomis dan perbaikan fasilitas belajar disarankan untuk menurunkan risiko nyeri punggung bawah pada siswa.
PERAN KRIMINOLOGI DALAM MEMAHAMI FENOMENA KEJAHATAN TERORGANISIR LINTAS NEGARA Ni Luh Suciari Aryanti; Diah Ratna Sari Hariyanto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ptqphz80

Abstract

Kejahatan Terorganisir lintas negara berkembang seiring dengan globalisasi,kemajuan teknologi,dan meningkatnya mobilitas internasional.kejahatan ini tidak hanya melanggar peraturan pidana,tetapi juga memiliki hubungan dengan faktor social,ekonomi,dan politik yang membentuk jaringan criminal bersekala internasional.Seringkali pendekatan hukum positif yang berpusat pada penerapan norma dan sanksi tidak dapat menjelaskan mengapa kejahatan muncul,bertahan,dan terus berkembang.Oleh karena itu kriminologi memainkan peran penting sebagai ilmu yang membantu hukum pidana dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena kejahatan yang terjadi di luar satu negara. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk mempelajari fungsi kriminologi dan pengaruhnya dalam memahami kejahatan terorganisir lintas negara,serta untuk mengidenfikasi komponen yang memengaruhi perkembangan kejahatan dari sudut pandang hukum normatif.Dalam penelitian hukum normatif ini,pendekatan deskriptif analitis digunakan. Bahan hukum primer dan sekunder yang relavan dipelajari melalui studi kepustakaan.Kajian menunjukan bahwa kriminologi berfungsi secara strategis untuk mengungkap motif pelaku,pola jaringan kejahatan,dan keterbatasan norma hukum pidana dalam menangani kejahatan terorganisir lintas negara selain itu,elemen struktual,sosial,teknologi,dan kelemahan sistem hukum memengaruhi peningkatan kejahatan tersebut. Penelitian ini menunjukan bahwa penanggulangan kejahatan terorganisir lintas negara memerlukan strategi preventif dan rehabilatatif yang didasarkan pada kriminologi,bukan hanya represif.

Filter by Year

2023 2026