cover
Contact Name
Eka Deviany Widyawaty
Contact Email
renacipta49@gmail.com
Phone
+6282233325390
Journal Mail Official
renacipta49@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Arjowinangun Kedung Kandang Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Medicare
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 2828352X     DOI : -
Core Subject : Health,
Medicare Journal, ISSN 2828-352X (media online) contains writings taken from the results of research in obstetrics and nursing, pregnancy, childbirth, postpartum; baby; family plans; reproduction health; complementary midwifery care. This journal is published four times a year. Medicare Journal is published by CV. Rena Cipta Mandiri Malang City. Publication schedule: January, April, July, October
Articles 227 Documents
EFEK SUPLEMENTASI DHA TERHADAP STATUS NUTRISI DAN PERTUMBUHAN BAYI PADA PERIODE AWAL KEHIDUPAN Kholifatul Ummah; Rakhmalia Imeldawati; Ida Susila; Bilqis NurMustofa
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.328

Abstract

Background: The early life period of 0–6 months is a crucial phase in child growth and development, where infant nutritional needs are highly dependent on the quality of breast milk. Docosahexaenoic acid (DHA) plays a role in supporting infant growth and development, but evidence on the effect of DHA supplementation on infant growth is still variable. Objective: To analyze the effect of DHA supplementation in breastfeeding mothers on infant nutritional status and growth in early life. Methods: This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The subjects were breastfeeding mothers with infants aged 0–6 months. The intervention was performed by providing DHA supplementation to breastfeeding mothers. Infant nutritional status and growth were assessed based on body weight, body length, and z-scores for BB/A and PB/A according to WHO standards. Data were analyzed using paired statistical tests. Results: DHA supplementation in breastfeeding mothers showed a trend towards improved infant nutritional status and growth, characterized by increased body weight, body length, and improvements in anthropometric z-scores. Conclusion: DHA supplementation in breastfeeding mothers has the potential to support infant growth without disrupting exclusive breastfeeding practices and can be considered as a nutritional intervention in primary health care.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Malaria Pada Ibu Hamil Di RSUD Kwaingga Kabupaten Keerom Wahyuni, Sri; Martina Mogan; Heni Voni Rerey
Jurnal Medicare Vol. 4 No. 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v4i4.329

Abstract

Malaria in pregnant women is a health problem that remains prevalent in endemic areas, including Keerom Regency. Malaria infection during pregnancy can cause various complications for the mother and fetus. This study aimed to determine factors affecting the incidence of malaria in pregnant women at Kwaingga Regional Hospital, Keerom Regency. This study used a case-control design with 94 pregnant women participating: 47 with malaria (cases) and 47 without malaria (controls). The variables studied included gestational age, parity, education level, anemia level, adherence to antenatal care (ANC) visits, and adherence to bed net use. Data analysis was performed using the Chi-Square test with a significance level of α = 0.05. The results showed that all variables studied were significantly associated with malaria incidence in pregnant women, with a p-value <0.05. It was concluded that biological, behavioral, and social factors play a significant role in the incidence of malaria in pregnant women.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) DI SD NEGERI 243/VI BANGKO Lestari, Tri; Desvita S, Silvia Indah
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.330

Abstract

Latar belakang: Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) menjadi salah satu indikator dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehingga hal ini wajib untuk diketahui oleh Masyarakat luas khususnya Anak Pendidikan Sekolah Dasar.Tujuan dari pembangunan berkelanjutan (SDGs) adalah mengatasi permasalahan kesehatan yang masih ditemukan pada masyarakat saat ini. Yang mana salah satu indikator dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) yang merupakan sebuah perilaku mencuci tangan memakai sabun untuk mencegah berbagai penyakit menular yang memiliki risiko tinggi terjadi pada anak pendidikan sekolah dasar. Kebiasaan masyarakat Indonesia dalam CTPS masih tergolong rendah. Anak sekolah sebagai agen perubahan dapat menanamkan perilaku ini sejak dini supaya menjadi sebuah kebiasaan. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang CTPS pada anak di SD Negeri 253/VI Bangko. Hasil kajian menunjukkan ada nya hubungan signifikan antara pengetahuan,sikap dengan perilaku CTPS pada anak SD Negeri 253/VI Bangko.
PENGARUH TERAPI KOMPRES DINGIN (CRYOTHERAPY) TERHADAP SKALA NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI ABDOMEN Siskaningrum, Auliasari; Indrawati , Ucik; Virda Adimia Virnanda
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.331

Abstract

Nyeri pasca operasi abdomen sering terjadi dan dapat menghambat pemulihan. Terapi kompres dingin (cryotherapy) merupakan metode nonfarmakologis yang berpotensi menurunkan nyeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi kompres dingin terhadap skala nyeri pada pasien pasca operasi abdomen. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain pretest–posttest dan kelompok kontrol pada 38 pasien. Skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), dan data dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan penurunan nyeri bermakna pada kelompok intervensi dan perbedaan signifikan dibandingkan kontrol (p < 0,001). Terapi kompres dingin efektif untuk manajemen nyeri pasca operasi abdomen. .
PENGARUH DEEP BACK MASSAGE TERHADAP PENURUNAN SKALA KECEMASAN PERSALINAN KALA I DI PUSKESMAS TIMIKA Abimulyani, Yumi; Wahyuni, Sri; Siregar, Neny San Agustina; Mansyur, Tri Novianty
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.332

Abstract

Kecemasan pada ibu bersalin kala I dapat berdampak negatif terhadap proses persalinan dan kesejahteraan ibu. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah Deep Back Massage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Deep Back Massage terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala I di Puskesmas Timika. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Jumlah responden sebanyak 36 ibu bersalin kala I yang dipilih dengan teknik total sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Intervensi Deep Back Massage diberikan selama 15–20 menit pada fase aktif kala I persalinan. Analisis data menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rerata skor kecemasan dari sebelum intervensi sebesar 31,24 menjadi 24,15 setelah intervensi (p= 0,000). Deep Back Massage terbukti efektif menurunkan kecemasan ibu bersalin kala I dan dapat dijadikan sebagai bagian dari asuhan kebidanan.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN STATUS GIZI REMAJA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP AHMAD SYARIFUDIN Linda Al Ixsda Yahya; Zakiyyah, Muthmainnah
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.335

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan antara masa anak-anak dan masa dewasa, pada masa ini khususnya remaja putri lebih beresiko mengalami anemia dibandingkan remaja putra, karena setiap bulannya mengalami menstruasi. Anemia yang terjadi kepada remaja putri adalah salah satu dari permasalahan kesehatan yang menjadi fokus pemerintah. Sampai saat ini permasalahan anemia masih belum memperlihatkan titik terang di dalam keberhasilan penanggulangannya. Anemia pada remaja berdampak menurunkan konsentrasi belajar, penurunan kebugaran jasmani, menurunkan daya tahan tubuh serta dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan dan berat badan tidak mencapai normal (Juniarti, 2021). Hipotesis dalam penelitian ini adalah Ada Hubungan antara pengetahuan status gizi remaja dengan kejadian anemia pada remaja putri. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 responden, dengan jumlah sampel sebanyak 35 remaja dengan menggunakan tehnik sampling jenuh. Sedangkan desain penelitian adalah korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana subjek diobservasi satu kali saja melalui pengukuran dan pengamatan secara bersamaan untuk mengetahui hubungan antara variable independen dan variable dependen. Tehnik analisa data uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan status gizi remaja dengan kejadian anemia, dengan nilai p-value yang signifikan yaitu 0,000 < 0,005.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN GAWAI TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK PRASEKOLAH Ramadhani, Aulia Rizqi
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.338

Abstract

Penggunaan gawai telah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Penggunanya pun tidak mengenal usia, tak terkecuali anak-anak. Anak-anak cenderung tidak dapat mengontrol dan membatasi penggunaan gawai. Mereka akan terfokus pada gawai dalam waktu yang cukup lama, sehingga kegiatan dan rutinitas sehari-hari akan terabaikan. Mereka berkembang melalui pengamatan terhadap lingkungan sekitar, sehingga menstimulasi perkembangan anak paling tepat dilakukan pada periode emas ini. Mengetahui hubungan intensitas penggunaan gawai terhadap perkembangan anak prasekolah di Taman Kanak-Kanak Batik PPBI Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional dengan sampel sebanyak 92 murid TK Batik PPBI Yogyakarta beserta ibu mereka. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data diperoleh dari pengisian Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan atau KPSP dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dan formulir karakteristik intensitas penggunaan gawai. Analisis data menggunakan Uji Chi-square (nilai α= 0,05). Penelitian menunjukan bahwa 56,8% siswa memiliki perkembangan yang sesuai dengan intensitas penggunaan gawai normal. Namun, sebanyak 13,6% siswa memiliki perkembangan yang menyimpang dan meragukan dengan intensitas penggunaan gawai tinggi. Terdapat hubungan yang bermakna antara intensitas penggunaan gawai dengan perkembangan anak prasekolah di Taman Kanak-kanak Batik PPBI Yogyakarta (p-value= 0,014).
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI PUSKESMAS GULUK-GULUK, KABUPATEN SUMENEP Primi, Lianita; Wati, Yunita Kholilaili Saras; Aidillah, Nurvy Alief; Purmahardini, Nova
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.341

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi status gizi adalah pengetahuan ibu dalam pengelolaan makanan dan pola asuh gizi di tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 33 responden yang dipilih menggunakan teknik Teknik Sampling menggunakan teknik Cluster   Random   Sampling. Data pengetahuan ibu dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan data status gizi diukur berdasarkan indeks BB/U (Berat Badan menurut Umur). Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu memiliki pengetahuan cukup (15 orang) dan mayoritas balita memiliki status gizi cukup (20 orang). Analisis bivariat menunjukkan bahwa dari 8 ibu berpengetahuan kurang, 50% balitanya memiliki gizi kurang. Sedangkan pada ibu berpengetahuan baik (10 orang), tidak ditemukan balita dengan gizi kurang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,014 (p < 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita di Puskesmas Guluk-guluk Kabupaten sumenep. Diharapkan bagi petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan edukasi gizi secara intensif kepada ibu balita, terutama yang memiliki tingkat pengetahuan kurang, guna mencegah terjadinya masalah gizi pada anak.
HUBUNGAN ANTARA PERNIKAHAN DINI TERHADAP KUALITAS PERAWATAN BAYI DI PUSKESMAS PEMBANTU BRABE Sholihah, Almaraatus; Nur Endah Sary, Yessy; Hidayati, Tutik
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.343

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang terjadi pada usia di bawah 19 tahun dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama faktor ekonomi dan rendahnya tingkat pendidikan. Orang tua dengan keterbatasan ekonomi cenderung menikahkan anaknya lebih awal karena tidak mampu melanjutkan pendidikan anak. Selain itu, kehamilan pada usia remaja akibat perilaku seksual berisiko juga menjadi salah satu penyebab terjadinya pernikahan dini. Pernikahan dini dapat berdampak pada kesiapan ibu dalam menjalankan peran pengasuhan, khususnya dalam perawatan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pernikahan dini dengan kualitas perawatan bayi di Puskesmas Pembantu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 38 responden yang memiliki riwayat pernikahan dini. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk menilai kualitas perawatan bayi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pernikahan dini dengan kualitas perawatan bayi, dengan nilai p < 0,002 (p < 0,05). Ibu yang menikah pada usia dini cenderung memiliki kematangan emosional dan finansial yang lebih rendah sehingga berpotensi memengaruhi kualitas perawatan bayi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pernikahan dini berhubungan secara signifikan dengan kualitas perawatan bayi.
PENGARUH MEDIA EDUKASI MELALUI KOMIK BERBASIS DIGITAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG RISIKO PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA Dwiyanti, Ni Kadek; Wati, Ni Made Nopita; Ni Luh Gede Intan Saraswati
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.344

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada remaja masih menjadi masalah kesehatan serius. Upaya edukasi memerlukan media yang menarik dan mudah dipahami, mengingat remaja lebih tertarik pada tampilan visual yang memicu rasa ingin tahu dan membantu mereka mengingat pesan edukatif dengan lebih baik. Komik digital menjadi salah satu alternatif yang dinilai efektif untuk menyampaikan informasi dengan cara yang interaktif. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Eksperimental dengan Pendekatan Pretest-Postest Control Group Design. Sampel terdiri dari 30 remaja yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol, masing-masing 15 orang. Kelompok intervensi diberikan edukasi melalui komik digital, sedangkan kelompok kontrol menerima leaflet. Pengetahuan data diukur menggunakan kuesioner terstandar dan dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney Test. Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan komik digital (p=0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan (p=0,083). Mayoritas remaja pada kelompok intervensi mencapai kategori pengetahuan baik setelah intervensi, yang menunjukkan bahwa komik berbasis digital lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Media komik berbasis digital terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai risiko penyalahgunaan narkoba. Media ini dapat dijadikan alternatif menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh kelompok usia remaja.