cover
Contact Name
Fajar Hidayanto
Contact Email
fajarhidayanto94@gmail.com
Phone
+6285745886288
Journal Mail Official
jamp@unmerpas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan Jl. Ir. H. Juanda No.68, Tapaan, Kec. Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur 67129
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan
ISSN : 2581043X     EISSN : 25978683     DOI : http://dx.doi.org/10.51213/jamp.v6i1
This journal publish articles is a scientific journal that can contain scientific writings related to research in the field of Agrotechnology and Agricultural Science which includes the fields of genetics, plant breeding, seed technology, pests, weeds and diseases, cultivation of crops, plant biotechnology, plant microbiology, plant breeding, post harvest-handling, hydroponics system, soil science, soil fertility, evaluation and suitability of agricultural land
Articles 88 Documents
Penerapan Pupuk Organik Cair Ubur-ubur untuk Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Varietas Samhong King Basri, Hasan; Purnamasari, Retno Tri; Hidayanto, Fajar
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i1.97

Abstract

Pupuk organik cair ubur-ubur merupakan pupuk yang berasal dari tubuh hidup ubur-ubur yang diolah menggunakan proses fermentasi pengganti pupuk anorganik pada tanaman sawi varietas Samhong King. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi pupuk organik cair ubur-ubur dan pupuk urea yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil sawi Samhong King. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan, antara lain (1) P1 = 2x aplikasi Urea 25% + seminggu sekali untuk penanaman POC Ubur-ubur 75%, (2) P2 = 2x aplikasi Urea 50% + satu kali a. minggu penanaman POC Ubur-ubur 50 dan (3) P3 = 2x pemberian Urea 75% + seminggu sekali penanaman POC Ubur-ubur 25%, kemudian masing-masing perlakuan diulang sebanyak lima kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair ubur-ubur berpengaruh terhadap variabel pengamatan tinggi daun, panjang daun, bobot segar daun, dan bobot akar tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun. Pada pengamatan terakhir hasil tertinggi terdapat pada perlakuan pemberian 2x Urea 75% + seminggu sekali, penanaman POC Ubur-ubur 25% dengan tinggi tanaman 35 cm, panjang daun 35 cm, berat semak daun 2,003 g, dan akar segar berat 32 g. Sedangkan jumlah daun sebanyak 18 daun pada seluruh perlakuan menurut pengamatan terakhir.
Peran Biotek Gen Tanaman Pada Bidang Pangan dan Farmasi Sebagai Bahan Sediaan Pangan Fungsional, Bahan Aktif Obat dan Kosmetik Natural Rezaldi, Firman; Millah, Zahratul; Susiyanti, Susiyanti; Gumilar, Roni; Yenny, Ratna Fitry
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i1.93

Abstract

Kecenderungan masyarakat dalam meningkatkan taraf hidup yang sehat untuk memanfaatkan bahan herbal sebagai bahan aktif sediaan pangan fungsional, bahan aktif sediaan obat maupun kosmetik cenderung mengalami peningkatan yang berkolerasi secara positif dengan peningkatan jumlah penduduk. Fakta dilapangan yang sering terjadi dan membuat cemas para petani yaitu terjadinya penurunan suatu kualitas bahkan kuantitas dari setiap aktivitas budidaya, sehingga pemenuhan bahan pangan fungsional, bahan aktif obat maupun kosmetik menjadi semakin terhambat. Tantangan dan tanggung jawab seorang pemuliaan tanaman yang memiliki kemampuan pada bidang rekayasa genetika tanaman atau yang dikenal sebagai bioteknologi modern (teknologi DNA rekombinan) menjadi semakin meningkat untuk mengembangkan nya yaitu dengan metode rekayasa partenokarpi (buah tanpa biji), biofisika (radiasi), yang perlu dilakukan pengujian pada fasilitas uji lapangan terbatas, sehingga menjadi tanaman transgenik yang tahan simpan setelah diverivikasi melalui PCR dan divisualisasi gen (DNA) pemabawa partenokarpi hasil PCR melalui gel agarosa. Salah satu tanaman komoditas hortikultura yang dapat dikembangkan sebagai bahan sediaan pangan fungsional, obat, dan kosmetik yaitu tomat. Hasil penelitian terkini telah membuktikan bahwa kandungan tomat berupa likopen sebagai salah satu senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid dapat dikembangkan sebagai obat kumur, hipertensi, sebagai sediaan kosmetik berupa formulasi dan sediaan lip balm, dan sabun mandi cair yang bersifat antioksidan. Likopen yang terkandung pada buah tomat berperan penting sebagai sumber antioksidan dalam menangkal radikal bebas, sehingga dapat dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional, obat, dan kosmetik melalui jalur rekayasa metabolic (biokimia). jalur biosintesis flavonoid yang terdiri dari dua jalur yaitu jalur siklamat dan asam malonat.
Penerapan Manajemen Mutu pada UMKM Pengolahan Keripik Pisang Ichips Banana (PT. FORTUNA BOGA PERKASA) Rahman, Sindi Arista; Hopid, Hopid; Wahyuni, Purwati Ratna; Andiriyanto, Ach.
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i1.95

Abstract

Pengembangan UMKM bukan hanya bisa menjadi sumber pendapatan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Para pelaku usaha bisa terus mengembangkan kreatifitas dan potensi usaha dengan menggunakan fasilitas yang sudah diberikan oleh pemerintah. Salah satu UMKM di Kabupaten Sumenep adalah PT. Fortuna Boga Perkasa yang bergerak dibidang pengolahan keripik pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen mutu produk pembuatan ICHIPS Banana. Sumber data bersumber dari dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengendalian mutu sangat diperlukan dalam pembuatan ICHIPS Banana meliputi penggunaan bahan utama dan bahan pendukung, Evaluasi Mutu Produk ICHIPS Banana, SOP Produksi dan evaluasi SOP.
Kajian Konsentrasi Pemberian Air Limbah Cucian Beras pada Pertumbuhan, Hasil dan Kualitas Sawi Pagoda (Brassica Narinosa L.) Syaimah, Siti Nur; Purnamasari, Retno Tri
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i1.94

Abstract

Pertumbuhan sawi pagoda dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kesuburan tanah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pupuk organik cair (POC) sebagai sumber utama yaitu air limbah pencucian beras. Penelitian dilakukan di Desa Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok non faktorial dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan P0: 0% tanaman-1; P1: 20% tanaman-1; P2: 40% tanaman-1; P3: 60% tanaman-1; P4: 80% tanaman-1; P5: 100% tanaman-1. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman bagian atas, berat segar tanaman bagian bawah, berat segar tanaman total, berat tanaman-1 saat panen dan kadar gula. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa penerapan air cucian beras POC pada budidaya sawi pagoda dapat meningkatkan pertumbuhan, hasil dan kualitas sawi pagoda tersebut. Perlakuan dengan konsentrasi 100% memberikan hasil yang lebih tinggi pada semua parameter yang diamati.
Kajian Model Aplikasi Pupuk Organik Cair Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong (Solanum melongena L.) Haryanta, Dwi; Thohiron, Moch.
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i1.96

Abstract

Kajian tentang pengaruh bahan baku dan konsentrasi pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sudah banyak diteliti. Penelitian bertujuan untuk mencari teknik aplikasi pupuk organik cair yang efektif berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong. Percobaan faktorial dengan perlakuan faktor satu adalah bahan baku pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang terdiri dari 8 level yaitu P1 = diberi POC dari campuran 6 bahan baku, P2 = diberi POC dari limbah sayuran, P3 = diberi POC dari limbah buah, P4 = diberi POC dari limbah kecambah, P5 = diberi POC dari limbah makanan (catering), P6 = diberi POC dari limbah ikan lele (jerohan), dan P7 = diberi POC dari limbah potong hewan (darah). Perlakuan Faktor dua adalah cara pemberian POC yang terdiri dari disemprot (B1), disiram atau dikocor (B2), dan disemprot dan disiram (B3). Pemberian POC dengan cara disiram atau dikocor berpengaruh paling bagus terhadap hasil tanaman terong ditunjukkan pada variabel jumlah buah 13,95 buah per tanaman dan berat buah 1.621,32 g per tanaman berbeda nyata dengan pemberian dengan cara disemprot jumlah buahnya 8,64 buah per tanaman dan berat buah 982,09 g pert tanaman. Pengembangan tanaman sayuran dalam sistem urban farming direkomendasikan memakai POC dari limbah makanan catering yang selama ini tersedia banyak di masyarakat dan aplikasinya dengan cara disiram atau dikocor.
Pengaruh Dosis Pupuk Kohe Ayam dan Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraceae var. Alboglabra) Zhafirah, Larissa Zerlinda; Haryanta, Dwi; Sa’adah, Tatuk Tojibatus
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i2.102

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (a) mengetahui interaksi antara pupuk kohe ayam dan pupuk POC Nasa, (b) mengetahui apakah pupuk kohe ayam dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman kailan serta (c) mengetahui apakah POC Nasa dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman kailan.  Penelitian dilakukan di Rooftop lantai 8 Green Tower 2 Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada Bulan Maret hingga Mei 2024.  Penelitian menggunakan RAL Faktorial yang terdiri dari dua faktor dengan 3 kali ulangan, yaitu faktor pupuk kohe ayam (A) sebanyak 4 taraf terdiri dari 0 gr/polybag (A0), 105 gr/polybag (A1), 210 gr/polybag (A2) dan 315 gr/polybag (A3) serta faktor POC Nasa (B) sebanyak 3 taraf terdiri dari 0 ml/l air (B0), 3 ml/l air (B1) dan 6 ml/l air (B2).  Hasil penelitian menunjukkan tidak ada interaksi yang nyata antara perlakuan pupuk kohe ayam dan POC Nasa pada semua parameter pengamatan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kohe ayam memberikan pengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman,jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman dan berat konsumsi kailan dengan dosis terbaik yaitu 105 gr/polybag (A1).  Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh nyata pada perlakuan POC Nasa terhadap semua parameter pengamatan.
Pengaruh Penambahan Air Kelapa Terhadap Mutu dan Kualiatas Hasil Pembuatan Eco Enzyme Syamsuddin, Muhammad Lucky; Arifin, A. Zainul; Mahfudz, Ridwan Isnaeni
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i2.103

Abstract

Di desa Puspo sampah organik bisa berasal dari limbah rumah tangga, maupun sisa hasil panen sayuran sangat berlimpah yang menjadikan timbunan sampah rutin setiap harinya, salah satu pemanfaatannya yaitu sebagai bahan baku pembuatan eco enzyme. Penelitian dilakukan di Desa Pupo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap satu faktorial dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan E0: sampah organik sayuran tanpa penambahan air kelapa; E1: Sampah organik sayuran dengan penambahan air kelapa; E3: sampah organik buah buahan tanpa penambahan air kelapa; E4: Sampah organik buah buahan dengan penambahan air kelapa. Parameter pengamatannya yaitu suhu, pH/derajat keasaman, warna, aroma, unsur hara C-Organik, N, P, K,  CaO, MgO, Na, Fe, Zn, Cu dan uji organoleptik hedonik. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa penambahan air kelapa dalam proses fermentasi pembuatan eco enzyme memberikan pengaruh terhadap kualitas beberapa kandungan unsur hara eco enzyme pada limbah buah.
Pengaruh Pemberian Dekomposer Yang Berbeda Terhadap Kualitas Kompos Dari Klobot Jagung Priyono, Aryudi Eko; Arifin, A. Zainul; Pratiwi, Sri Hariningsih
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i2.105

Abstract

Konsumsi jagung terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk industri pengolahan jagung. Dengan bertambahnya produksi tanaman jagung maka jumlah sisa tanaman yang dihasilkan, seperti jerami jagung, batang jagung, tongkol jagung, klobot jagung, dan rambut jagung semakin banyak. Salah satu bentuk pemanfaatan klobot jagung yaitu untuk kompos. Penelitian dilakukan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Pasrepan, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan P1: Klobot Jagung 7.5 kg+ Kotoran sapi 2.5 kg + 20 ml Petrogladiator; P2: Klobot Jagung 7.5 kg+ Kotoran sapi 2.5 kg + 20 ml EM-4; P3: Klobot Jagung 7.5 kg+ Kotoran sapi 2.5 kg + 20 ml M-21; E4: Klobot Jagung 7.5 kg+ Kotoran sapi 2.5 kg + 20 ml Mol Rayap. Parameter pengamatannya yaitu suhu kompos, pH (potensial Hidrogen), kelembaban, penyusutan, warna kompos, unsur hara C-Organik, C/N rasio, kadar air, nitrogen, P2O5, K2O, Fe, Mn, dan bahan ikutan. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa kandungan kompos yang menggunakan dekomposer petrogladiator menunjukkan hasil parameter penelitian yang lebih banyak memenuhi kriteria sesuai yang ditetapkan dalam SNI 7763-2018 untuk pupuk organik padat. Dimana menghasilkan C-Organik 7,5%, C/N 4,29%, Nitrogen 1,75% , P2O5 0,24%,  dan K2O 3,77% serta Fe 3.339 ppm dan Mn 368 ppm.
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Pakcoy Terhadap Pemberian Pupuk Hayati Enero (Energi Agro Nusantara) Dan Pupuk Nitrogen Kumalasari, Riska Erlina; Sulistyawati, Sulistyawati; Purnamasari, Retno Tri
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i2.104

Abstract

Peningkatan produksi tanaman pakcoy juga dapat dilakukan dengan pemberian input pupuk organik. Salah satu jenis pupuk organik yang dapat digunakan untuk pemupukan tanaman pakcoy adalah pupuk hayati enero. Penelitian dilakukan di Dusun Lajuk RT 02/RW 04 Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok non faktorial dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan P0: urea 150 kg ha-1; P1: pupuk hayati enero 5 ml/l + Urea 150 kg ha-1; P2: pupuk hayati enero 10 ml/l + Urea 150 kg ha-1; P3: pupuk hayati enero 15 ml/l + Urea 150 kg ha-1. Parameter pengamatannya yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering tanaman bagian atas, bobot kering tanaman bagian bawah, bobot kering total tanaman, indeks luas daun, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan tanaman, bobot segar bagian ekonomis tanaman-1 dan bobot segar bagian ekonomis petak-1 saat panen. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa penerapan POC Enero pada budidaya pakcoy dapat meningkatkan pertumbuhan dan juga hasil pakcoy. Perlakuan dengan konsentrasi 15ml/L memberikan hasil yang lebih tinggi pada semua parameter yang diamati.
Pengaruh Konsentrasi Giberelin Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Mawar (Rosa gallica L.) Pada Berbagai Komposisi Media Tanam Yuliana, Rika; Zuyasna, Zuyasna; Hayati, Erita
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 8, No 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v8i2.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan konsentrasi giberelin serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan bibit tanaman mawar. Penelitian ini dilaksanakan di kampung Arullatong, kecamatan Bies, kabupaten Aceh Tengah, dari bulan Februari 2024 hingga April 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 3 diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah komposisi media tanam terdiri dari lima taraf yaitu M1 (tanah + kompos 1:1), M2 (tanah + arang sekam 1:1), M3 (tanah + kulit kopi 1:1), M4 (tanah + kompos + arang sekam 1:1:1), dan M5 (tanah + kompos+ kulit kopi 1:1:1). Faktor kedua adalah konsentrasi giberelin terdiri atas tiga taraf yaitu G1 (200 ppm), G2 (400 ppm) dan G3 (600 ppm). Parameter yang diamati antara lain tinggi tanaman, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, jumlah akar, dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman pada umur 60 Hari Setelah Tanam (HST), panjang tunas pada umur 50, 60, dan 70 HST, jumlah akar pada umur 70 HST, dan panjang akar pada umur 70. Konsentrasi giberelin berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter. Terdapat interaksi yang berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun pada umur 40 HST.