Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025"
:
19 Documents
clear
PELATIHAN PRAKTIS SISWA SMK UNTUK MEMASUKI INDUSTRI KREATIF YANG MENJANJIKAN
Albana, Ilham;
Sani, Syahrul;
Purnomo, Widya Tri;
Praharaningtyas Aji, Ranggi
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.62
Kebutuhan akan pelatihan praktis bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam bidang multimedia sangat penting untuk mempersiapkan mereka menghadapi industri kreatif yang menjanjikan. Tantangan yang dihadapi siswa, seperti kurangnya pengalaman praktis dan pengetahuan terkini tentang tren media sosial, seringkali menghambat daya saing mereka di pasar kerja. Program pelatihan dirancang untuk menjembatani kesenjangan ini, dengan fokus pada pengembangan keterampilan pembuatan konten, mulai dari pencarian ide hingga publikasi. Metode yang digunakan mencakup pendekatan terstruktur, termasuk persiapan, pengembangan modul, workshop, dan sesi pendampingan. Efektivitas pelatihan dievaluasi melalui penilaian sebelum dan sesudah pelatihan, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan siswa. Program pelatihan ini terbukti penting untuk membekali siswa dengan keterampilan dan kepercayaan diri yang diperlukan agar dapat berhasil di industri kreatif.
PELATIHAN PEMBUATAN BEDAK SALICYL (BEDAK GATAL) TERHADAP SISWA SMK IBRAHIMY SALAFIYAH SAFI'IYAH SUKOREJO
Ana Maria Ulfa
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.80
Kesehatan kulit merupakan kondisi kulit bagian tubuh yang sehat bersih dan tidak mengalami gejala yang menimbulkan ketidaknyamanan seperti rasa gatal dan sebagainya. (Erna & Nining 2014). Gatal adalah kondisi dimana kulit tidak nyaman ditandai dengan kondisi faal kulit berwarna merah dan timbul tonjolan yang bergelombang disekitar kulit (Odilia & Ariani 2021).Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatnya pemahaman terkait pemeliharaan Kesehatan kulit siswa SMK Ibrahimy dan meningkatkan. pengetahuan mengenai cara pengobatan gatal siswa SMK Ibrahimy. Metode yang digunakan untuk penyampaian pelatihan pembuatan bedak dengan cara memberikan demonstrasi dibantu mahasiswa. Hasil dari pelatihan pembuatan bedak gatal Siswa SMK mampu memahami bagaimana cara menjaga kondisi kulit yang baik sehingga mengurangi penyakit kulit. Siswa SMK mengetahui bagaimana cara pembutan bedak gatal yang baik.
PELATIHAN KETERAMPILAN PSIKOLOGIS SEBAGAI USAHA PREVENTIF DALAM HUBUNGAN PRIBADI-SOSIAL
Anggraini, Weni;
Setiawati, Rini;
Rosyidah, Hani'
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.84
Pendampingan psikologis merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pendidik untuk menjaga kesehatan mental peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan pembinaan psikologis kepada peserta didik agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan optimal. Keterampilan psikologis mencakup beragam kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki peserta didik. Keterampilan ini membantu individu untuk mengenali dan menggunakan potensi penuh diri, bertahan dalam situasi tekanan, menjadi produktif, berpartisipasi aktif dalam komunitas, mengatasi tantangan yang dihadapi, serta beradaptasi dengan lingkungan dengan tepat. Dalam konteks pengembangan dan pelatihan psikologis, keahlian dalam berhubungan dengan bidang pribadi sosial menjadi krusial bagi segala kehidupan. Tujuan dari pengabdiam masyarakat yaitu meningkatkan ketrampilan psikologis melalui pelatihan ketrampilan psikologis bagi peserta didik dalam hubungan pribadi-sosial. Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini berhasil meningkatkan komunikasi, empati, pengelolaan emosi, dan penyelesaian konflik siswa, serta memperkuat dukungan sosial. Program ini membantu siswa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan kehidupan.
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN DAN TEKNOLOGI UNTUK GENERASI ALPHA
Zulfa, Ghefira Zahira;
Yuliana, Lingga;
Raditya, Ananda Alif;
Muftikhali, Qilbaaini Effendi;
Novyta, Novyta;
Tsabita, Malika Khansa;
Rosyad, Abdul Ghani
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.86
Pelatihan ini bertujuan agar generasi alpha dapat mengimplementasikan kepemimpinan serta adaptif dalam memanfaatkan teknologi secara bijak. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode observasi partisipatif dan penyuluhan edukatif. Tahapan pelatihan dimulai dengan penyusunan materi presentasi interaktif mengenai kepemimpinan dan teknologi yang sesuai dengan usia siswa Sekolah Dasar. Materi mencakup visualisasi sederhana, permainan interaktif, dan simulasi peran untuk menggambarkan konsep kepemimpinan digital. Peserta pelatihan adalah siswa Sekolah Dasar kelas 3 hingga kelas 6 yang berada dalam rentang usia 8–12 tahun sebanyak 10 orang. Kelompok usia ini dipilih karena mereka telah memiliki interaksi cukup aktif dengan teknologi seperti penggunaan gawai, media sosial anak, game edukatif, namun juga masih berada dalam masa pembentukan karakter dan nilai-nilai kepemimpinan dasar. pelatihan ini berjalan dengan lancar sesuai dari tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini. Hal ini mengacu pada indikator keberhasilan yang diperoleh antara lain, pseserta mampu memahami konsep dasar kepemimpinan dan hubungannya dengan teknologi. Partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan simulasi menunjukkan bahwa materi relevan dan menarik bagi mereka. Adanya peningkatan kesadaran bahwa teknologi bisa digunakan untuk tujuan yang lebih produktif dan kepemimpinan serta antusiasme tinggi selama sesi menunjukkan bahwa metode penyampaian sesuai dengan karakteristik Generasi Alpha.
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER
Navita, Puti Azzahra;
Yuliana, Lingga;
Aulia , Naila Najmi;
Muftikhali, Qilbaaini Effendi;
Perkasa, Didin Hikmah;
Diyanti, Indira Nada;
Prasetya, Kartika Febrianti
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.87
Tujuan pelatihan ini adalah menanamkan nilai-nilai kepemimpinan sejak usia sekolah dasar melalui kegiatan yang edukatif dan menyenangkan. Manfaat dari kegiatan pelatihan ini, siswa memiliki jiwa kepemimpinan, dapat bekerja sama secara tim dan arif dalam pengambilan keputusan. Lokasi kegiatan ini berlangsung di SD Negeri Cakung Timur 09 dan kegiatan berlangsung pada Jumat, 23 Mei 2025. Peserta yang terlibat sebanyak 96 siswa yang terdiri dari siswa-siswi kelas 5A, 5B dan 5C dengan kisaran usia 10 hingga 11 tahun. Pemilihan ini didasarkan pertimbangan usia, tingkat pemahaman, dan kesiapan mereka untuk mengikuti kegiatan yang bersifat partisipatif dan reflektif. Selain itu, pada pemilihan peserta ini didasarkan pada fase perkembangan sosial dan emosional yang signifikan sehingga peserta yang berjumlah 96 ini dapat dinilai tepat untuk penanaman nilai kepemimpinan dasar. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan bahwa siswa tidak hanya memahami nilai-nilai kepemimpinan tetapi juga mampu untuk mengaitkannya dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari seperti dalam sesi berbagi pengalaman kepemimpinan siswa, cara para siswa merespons terhadap permainan edukatif hingga hasil dari dream board yang telah ditulis. Dari seluruh rangkaian kegiatan diperoleh kesimpulan bahwa kombinasi topik yang relevan, aktivitas yang interaktif, serta penyusunan dream board menjadi susunan kombinasi yang efektif dalam menyalakan semangat, nilai-nilai percaya diri, keberanian, dan kerja sama.
PELATIHAN MANAJEMEN STRESS UNTUK SISWA PKL MANDIRI DIGITAL UNIVERSE
Ervan, Bonfilio;
Yuliana, Lingga;
Clarichie, Clavin;
Hidayat, Djibran Nova;
Novyta, Novyta;
Mabil, Syahrul Putra
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.88
Tujuan dari pelatihan ini untuk mengimplementasikan manajemen stress yang sesuai untuk siswa-siswi yang melakukan PKL di Mandiri Digital Universe. Sehingga kegiatan ini memberikan manfaat diantaranya mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakan tentang pentingnya mengelola stress secara efektif. Tahapan pelatihan dimulai dengan penyusunan materi presentasi interaktif mengenai definisi, penyebab serta dampak stress yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Materi mencakup visualisasi sederhana serta materi presentasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelatihan. Peserta pelatihan adalah siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang sedang melakukan PKL di Mandiri Digital Universe sebanyak 20 peserta. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini berjalan dengan lancar sesuai dari tujuan dari pelaksanaan pelatihan ini. Hal ini mengacu pada indikator keberhasilan yang diperoleh antara lain, peserta mampu memahami konsep dasar manajemen stress, pemicu serta dampaknya. Partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan simulasi menunjukkan bahwa materi relevan dan menarik bagi mereka. Adanya peningkatan kesadaran bahwa diri setiap individu berharga apapun situasi serta kondisinya serta antusiasme tinggi selama sesi menunjukkan bahwa metode penyampaian sesuai dengan karakteristik Generasi z yang merupakan siswa SMK.
PERAN WANITA DALAM PENGELOLAAN LIMBAH SAMPAH RUMAH TANGGA DI BALAI DESA BALUNIJUK, KABUPATEN BANGKA
Lubis, Dinda Mardiani;
Putri, Lizha Dwi Mulya;
Desiga, Hanifa Intan;
Ajrina, Fadiah Izzah;
Meraldha, Arsha Riyantikha;
Indrayati, Tri
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.89
Saat ini masih banyak masyarakat yang acuh terhadap kebersihan lingkungan sehingga memerlukan peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola sampah yang baik. Wanita memiliki peran penting dalam mengelola kebersihan lingkungan, terutama karena terlibat langsung dalam aktivitas rumah tangga yang menghasilkan limbah setiap hari. Berdasarkan masalah tersebut, dilaksanakanlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan peran wanita dalam pengelolaan limbah sampah rumah tangga di Desa Balunijuk. Kegiatan ini dilakukan melalui sosialisasi mengenai peran dan tanggung jawab wanita di rumah, sampah, menganalisis dampak positif pengelolaan sampah dan memberikan rekomendasi praktis pengelolaan sampah rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran dan minat peserta dalam mengelola sampah rumah tangga. Peserta pada kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Desa Balunijuk. Kegiatan pengabdian ini hanya sosialisasi dan diskusi dengan peserta sehingga tim pengabdian mengharapkan adanya kegiatan lanjutan seperti pelatihan dan praktik langsung pengelolaan sampah rumah tangga.
PENYULUHAN SELF AWARENESS : REFLEKSI DARI TOKOH INSPIRASIONAL
Wirayudha, Raditya;
Yuliana, Lingga;
Putra, Muhammad Rasya Kurniawan;
Muftikhali, Qilbaaini Effendi;
Novyta, Novyta;
Primayudha, Alvin Dito;
Fathiana, Faliha Ersa;
Handayani, Senia Lestari
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.90
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman akan pentingnya kesadaran diri bagi siswa melalui kisah inspirasional dari beberapa tokoh yang dibawakan penulis. Materi diimplementasi berdasarkan pemikiran tokoh-tokoh kontemporer yang dikenal melalui platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Kegiatan ini memberikan manfaat agar siswa mampu memahami dirinya serta menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta percaya diri. Kegiatan dilaksanakan pada minggu keempat bulan Mei 2025 dengan target peserta yang merupakan Siswa SMA di Jakarta National Senior High School 2, yang sebagian besar berusia 15–17 tahun. Hasil dari kegiatan ini memberikan dampak dengan self awareness yang baik, siswa akan lebih mampu membuat pilihan berdasarkan pemahaman yang utuh tentang diri mereka sendiri, bukan sekadar mengikuti tren atau desakan lingkungan. Ini sangat penting terutama dalam konteks perencanaan pendidikan dan karier. Ketika self awareness menjadi bagian dari budaya sekolah, maka akan tercipta lingkungan yang lebih empatik, terbuka, dan mendukung perkembangan holistik peserta didik. Guru dan siswa dapat saling menghargai, saling memahami, dan tumbuh bersama sebagai komunitas pembelajar.
PENGENALAN DAN PENGELOLAAN STRES PADA ANAK PANTI ASUHAN : EDUKASI DI PANTI ASUHAN HAIRUN NISSA
Sasmaya, Elsadian Hana;
Yuliana, Lingga;
Alfiansyah, Aan;
Muftikhali, Qilbaaini Effendi;
Novyta, Novyta;
Rhamdany, Fathya Talitha;
Fadhila, Naufal
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.91
Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang stres kepada mereka agar mampu mengenali dan mengelola kondisi tersebut secara positif. Edukasi ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis tentang apa itu stres, penyebabnya, serta dampaknya, tetapi juga mengajarkan teknik-teknik dasar dalam mengelola stres seperti relaksasi, berpikir positif, serta pentingnya dukungan sosial. Kegiatan edukasi mengenai stres yang dilaksanakan di Panti Asuhan Hairun Nissa yang berlokasi di Kota Jakarta Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada minggu ke empat Bulan Mei 2025. Sebanyak 15 peserta yang berusia 12-15 tahun. Pelatihan ini menciptakan keterlibatan serta keaktifan peserta yang didominasi oleh ana-anak mengenai konsep serta dampak stress. Sejak dini, anak-anak perlu dikenali terkait pengelolaan stress yang tepat. Pengalaman ini menggarisbawahi betapa krusialnya memiliki empati dan menjalin komunikasi yang efektif ketika berinteraksi dengan anak-anak. Harapannya, kegiatan ini menjadi pondasi penting untuk menghadapi tantangan sosial di masa mendatang, serta pelaksanaan kegiatan serupa dapat diimplementasikan pada komunitas tertentu seperti komunitas olahraga, karang taruna, perkumpulan remaja, dan lainnya.
EDUKASI MANAJEMEN STRES PADA SMAN 25 JAKARTA
Shafwan, Muhammad;
Yuliana, Lingga;
Silfia, Vivi;
Muftikhali, Qilbaaini Effendi;
Novyta, Novyta;
Revaldito, Sayyidina Adha;
Alamsyah, Fadli
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Prime Identity Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36728/scsej.v3i2.92
Tujuan dari kegiatan ini memberikan pemahaman serta edukasi bagi siswa terkait manajemen stres yang dapat diimplementasikan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2025 dengan target peserta yang merupakan Siswa SMAN 25 Jakarta, yang sebagian besar berusia 15–17 tahun. Kelompok usia ini dipilih karena mereka telah memiliki interaksi cukup aktif dengan teknologi seperti penggunaan gawai, media sosial juga masih berada dalam masa pembentukan karakter. Materi dipersiapkan dalam bentuk power point. Materi disampaikan dengan pendekatan interaktif, reflektif, dan kontekstual, Kegiatan ini dirancang secara khusus untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep stress serta strategi praktis dalam mengidentifikasi stress pada kalangan remaja. Hasil dari kegiatan kegiatan edukasi manajemen stres yang dilakukan terhadap siswa SMAN 25 Jakarta memberikan dampak yang sangat positif dalam meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya mengenali dan mengelola stres secara sehat. Melalui pendekatan yang komunikatif dan partisipatif, siswa tidak hanya memahami konsep stres dari sisi teori, tetapi juga mampu mengidentifikasi penyebab, gejala, dan strategi praktis yang bisa dilakukan dalam keseharian mereka. Keterlibatan aktif para siswa selama sesi menunjukkan bahwa topik ini sangat relevan dengan kondisi mereka. Kegiatan edukasi terkait kesehatan mental, khususnya manajemen stres, dapat dijadikan sebagai bagian dari program pengembangan diri yang terstruktur dan berkelanjutan.