cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,141 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 2,141 Documents clear
Perbandingan Perjanjian Perkawinan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Perkawinan, dan Hukum Islam di Indonesia Muhamad Rizki; Zainal Arifin Hoesein
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5897

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbandingan pengaturan mengenai perjanjian perkawinan dalam tiga rezim hukum utama di Indonesia, yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan beserta perubahannya, serta Hukum Islam sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Ketiganya memiliki perbedaan mendasar terkait filosofi pengaturan, konsep harta bersama, waktu pembuatan, serta ruang lingkup substansi perjanjian. Penelitian dilakukan melalui metode hukum doktrinal dengan pendekatan normatif-eksplanatoris melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHPerdata menekankan asas kebebasan berkontrak dan mengharuskan perjanjian dibuat sebelum perkawinan. UU Perkawinan memberikan fleksibilitas yang lebih luas, terutama setelah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 yang memperbolehkan pembuatan perjanjian sebelum, saat, atau selama perkawinan berlangsung. Sementara itu, KHI memposisikan perjanjian perkawinan sebagai bagian dari akad nikah dan membatasi substansi perjanjian sesuai prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi regulasi diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih pengaturan dan untuk memperkuat kepastian hukum. Edukasi kepada masyarakat juga penting untuk menghilangkan stigma negatif terhadap perjanjian perkawinan dan memperkuat pemahaman bahwa instrumen tersebut merupakan bentuk perlindungan hukum bagi suami dan istri dalam kerangka sistem hukum nasional.
Klasterisasi Pola Transaksi Online Retail Menggunakan Metode Self-Organizing Map Mohamad Faris Fadil; Hasbi Firmansyah; Wahyu Asriyani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5899

Abstract

Perkembangan perdagangan elektronik (e-commerce) mendorong peningkatan volume transaksi pada platform penjualan daring (online retail) yang menghasilkan data dalam jumlah besar dan kompleks. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam proses analisis data, khususnya untuk memahami pola pembelian konsumen yang tidak dapat diidentifikasi melalui analisis statistik konvensional. Oleh karena itu, diperlukan metode data mining yang mampu mengelompokkan data transaksi berdasarkan kemiripan karakteristik tanpa menggunakan label kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengklasterisasi pola transaksi pada dataset Online Retail menggunakan metode Self-Organizing Map (SOM). Dataset diperoleh dari UCI Machine Learning Repository dan terdiri dari lebih dari 500.000 data transaksi. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Quantity, UnitPrice, dan TotalBelanja yang dibentuk dari hasil perkalian Quantity dan UnitPrice. Proses penelitian meliputi tahapan praproses data, sampling data, normalisasi menggunakan Z-score, pemodelan SOM, visualisasi hasil menggunakan U-Matrix dan Component Plane, serta klasterisasi lanjutan untuk memperoleh kelompok transaksi yang lebih terdefinisi. Seluruh proses pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak RapidMiner Studio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SOM mampu memetakan struktur kemiripan data transaksi secara topologis, meskipun tidak membentuk batas klaster alami yang tegas. Klasterisasi lanjutan menghasilkan beberapa kelompok transaksi dengan karakteristik berbeda, di mana mayoritas transaksi bernilai kecil dan sebagian kecil transaksi memiliki nilai ekstrem yang dipengaruhi oleh harga produk. Temuan ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pola transaksi online retail dan berpotensi mendukung analisis perilaku konsumen serta deteksi transaksi tidak wajar pada sistem penjualan daring.
Dinamika Materialisme, Kontrol Diri, dan Pembelian Impulsif dalam Fenomena PayLater I Gusti Ayu Tirtayani; Gusti Ayu Aghivirwiati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5902

Abstract

Perkembangan layanan kredit digital seperti PayLater telah mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya di kalangan pengguna e-commerce. Kemudahan akses kredit ini tidak hanya memfasilitasi pemenuhan kebutuhan, tetapi juga berpotensi mendorong perilaku konsumtif dan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh materialisme terhadap perilaku impulsive buying pada pengguna PayLater di e-commerce, serta menguji peran self-control sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada pengguna PayLater. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa materialisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Sementara itu, self-control memiliki arah pengaruh negatif dalam memoderasi hubungan antara materialisme dan impulsive buying, namun efek tersebut tidak signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan pengendalian diri individu belum cukup kuat untuk meredam dorongan konsumtif yang bersumber dari orientasi materialistis, khususnya ketika didukung oleh kemudahan penggunaan PayLater. Nilai R Square sebesar 0,297 menunjukkan bahwa model penelitian ini menjelaskan 29,7% variasi perilaku impulsive buying, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi konsumen, platform e-commerce, serta penyedia layanan PayLater dalam memahami risiko perilaku konsumtif di era kredit digital.
Inovasi Menu Nabati dan Kesadaran Gaya Hidup Sehat Sebagai Determinan Minat Konsumsi Makanan Sehat Nabilah Azzah Aisyah; Eryd Saputra; Miratia Afriani; Rosie Oktavia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi menu nabati dan kesadaran gaya hidup sehat terhadap minat konsumsi makanan sehat di Kota Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 240 responden yang memiliki pengalaman dalam mengonsumsi makanan sehat. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi menu nabati dan kesadaran gaya hidup sehat berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap minat konsumsi makanan sehat. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,431 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 43,1% variasi minat konsumsi makanan sehat. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi kuliner dan peningkatan kesadaran konsumen untuk mendorong pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pelaku usaha kuliner di Batam untuk merancang strategi inovasi menu dan edukasi konsumen guna meningkatkan minat terhadap makanan sehat berbasis nabati.
Mendiagnosis Kegagalan Reformasi Kepolisian Melalui Perspektif Tata Kelola Reflektif: Bukti Dari Kepolisian Nasional Indonesia Yakob Noho Nani; Muchlis Akuba; Alfiah Agussalim; Yuliyanti Mozin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5907

Abstract

Studi ini mendiagnosis kegagalan reformasi kepolisian yang terus-menerus di Indonesia melalui lensa tata kelola reflektif dan pembelajaran kelembagaan. Terlepas dari reformasi regulasi, organisasi, dan teknologi yang ekstensif sejak pemisahan kepolisian dari militer, pola penggunaan kekerasan berlebihan, impunitas, dan menurunnya kepercayaan publik terus berulang. Melalui desain reflektif kualitatif, analisis dokumen sistematis dan tinjauan literatur empiris, studi ini meneliti dokumen kelembagaan, laporan pengawasan, dan studi empiris sebelumnya untuk mengidentifikasi kegagalan tata kelola yang mendasarinya. Analisis tersebut mengungkapkan empat defisit reflektif yang saling terkait: disfungsi moral, fragmentasi epistemik, bias analitis dalam pengambilan keputusan, dan tidak adanya mekanisme pembelajaran kelembagaan yang efektif. Kegagalan ini mencegah organisasi kepolisian untuk mengubah kesalahan dan pelanggaran menjadi sumber pembelajaran kolektif, yang mengakibatkan reformasi simbolis daripada reformasi substantif. Temuan studi ini berkontribusi secara konseptual dengan mengintegrasikan tata kelola reflektif dengan pembelajaran kelembagaan untuk menyediakan kerangka diagnostik untuk memahami kegagalan reformasi di lembaga publik yang bersifat koersif. Secara praktis, menawarkan landasan berbasis bukti untuk merancang strategi reformasi kepolisian yang lebih adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada pembelajaran.
Pengaruh Tinggi Pemotongan Terhadap Kandungan Mineral Kalsium (Ca), Fosfor (P), Kalium (K) Rumput Gajah Mini (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) Panen Kedua Antonius E. Armin; Dominggus B. Osa; Stefanus Tany Temu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi pemotongan terhadap kandungan mineral kalsium, fosfor dan kalium rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) panen kedua. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga di peroleh 15 unit percobaan. Perlakuan terdiri dari T1= 5 cm dari atas permukaan tanah, T2= 10 cm, T3= 15 cm, T4= 20 cm, dan T5= 25 cm. Variabel yang diteliti yaitu mineral kalsium, fosfor dan kalium. Data yang peroleh dianalisis dengan sidik ragam, dan uji jarak berganda Duncan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan kalsium, fosfor dan kalium. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan antara T5:T4 berbeda sangat nyata (P<0,01), dan perlakuan T1:T2:T3 berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap kandungan mineral kalsium. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tinggi pemotongan yang berbeda dapat meningkatkan kandungan mineral kalsium, fosfor, dan kalium tanaman rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) pada panen kedua. Sehingga tinggi pemotongan 5 cm rumput gajah mini dapat menghasilkan kandungan mineral yang tertinggi dengan kandungan kalsium 0,98%, fosfor 0,62%, dan kalium 1,19%
The Meaning Of Freedom And Death In The Poetry Book “Kertas Basah" By Dea Anugrah Jonathan Susilo Effendi; Dimas Galih Prayogo; Yanti Rosalinah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5913

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi makna kebebasan dan kematian dalam buku puisi Kertas Basah karya Dea Anugrah. Puisi sebagai bentuk sastra yang padat dan simbolik sering menjadi medium untuk mengekspresikan krisis eksistensial dan ketegangan sosial-politik. Dalam Kertas Basah, kebebasan digambarkan sebagai kondisi yang rapuh dan terkungkung, sementara kematian muncul sebagai motif yang merefleksikan keputusasaan, perlawanan, dan pencarian otonomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pembacaan dekat (close reading). Analisis dilakukan melalui pendekatan struktural dan semiotik, khususnya teori semiotika puisi Michael Riffaterre serta perspektif eksistensialisme Jean-Paul Sartre dan Martin Heidegger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan dan kematian tidak diposisikan sebagai tema yang terpisah, melainkan saling berkaitan, di mana kematian sering dimaknai sebagai bentuk kebebasan terakhir ketika tekanan sosial, psikologis, dan politis tidak lagi tertahankan. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian sastra Indonesia kontemporer, khususnya dalam memahami suara puitik dan kritik eksistensial Dea Anugrah.
Evaluasi dan Implementasi Kurikulum Bahasa Arab dalam Perspektif Organisasi dan Pengembangan Pendidikan abdurahman abdurahman; Muhammad Zuhdi; Suparto Suparto; Maswani Maswani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5916

Abstract

Penelitian ini membahas evaluasi dan implementasi kurikulum Bahasa Arab dalam perspektif organisasi dan pengembangan pendidikan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka. Fokus kajian diarahkan pada konseptualisasi organisasi kurikulum, praktik implementasi pembelajaran, evaluasi kurikulum, serta implikasinya bagi pengembangan mutu pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum Bahasa Arab tidak dapat dipahami sebagai dokumen administratif semata, melainkan sebagai instrumen strategis yang menentukan arah, isi, dan kualitas pembelajaran. Organisasi kurikulum yang sistematis dan kontekstual menjadi prasyarat utama bagi terciptanya pembelajaran Bahasa Arab yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan perkembangan pendidikan. Implementasi kurikulum menuntut keterlibatan aktif guru, penggunaan pendekatan pembelajaran berbasis kompetensi, serta dukungan kelembagaan yang memadai agar tujuan pembelajaran dapat diwujudkan secara optimal. Sementara itu, evaluasi kurikulum dalam perspektif organisasi berfungsi sebagai mekanisme reflektif untuk menilai keselarasan antara tujuan, proses, dan hasil pembelajaran, sekaligus sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan kurikulum. Artikel ini menegaskan bahwa evaluasi dan implementasi kurikulum Bahasa Arab yang dilakukan secara berkelanjutan akan berkontribusi pada penguatan mutu pendidikan, peningkatan profesionalisme pendidik, serta pembentukan peserta didik yang kompeten secara linguistik, berkarakter, dan berakar pada nilai-nilai keilmuan dan keislaman.
Evaluasi Program Tahfidz dan Tahsin Di Markaz Dirasah Qur’an Menggunakan Model Countenance Stake Afifah Rachman; Adibatusshobihat Adibatusshobihat; Muhammad Yasheer Gunawan; Mohammad Zikri Anugrah. A; Syarif Jalaluddin; Hesti Kusumaningrum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5918

Abstract

Program Tahfidz dan Tahsin adalah langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman Al-Qur’an, tetapi implementasinya di berbagai lembaga seringkali menemui hambatan seperti motivasi yang rendah, disiplin yang kurang, serta metode pembelajaran yang tidak selalu cocok dengan kebutuhan para peserta. Secara rasional, program ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk menanggapi tingginya angka buta huruf Al-Qur’an di Indonesia, sehingga lembaga seperti MDQ berupaya menyediakan lingkungan belajar yang terarah, sistematis, dan mampu menjembatani kesenjangan kemampuan membaca serta menghafal Al-Qur’an pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif Program Tahfidz dan Tahsin di Markaz Dirasah Qur’an (MDQ) dengan menggunakan Model Countenance Stake yang mengevaluasi tiga komponen penting, yaitu antecedents, transactions, dan outcomes. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yang meliputi observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen dengan melibatkan pemimpin lembaga, guru, siswa, dan orang tua murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam aspek antecedents, MDQ memiliki kualifikasi pengajar yang memadai, kurikulum yang terstruktur, serta metode pengajaran yang fleksibel, meskipun terdapat keterbatasan fasilitas akibat status bangunan yang belum sepenuhnya diwakafkan. Di bagian transactions, proses pembelajaran berlangsung terorganisir melalui tahsin, pratahfidz, dan tahfidz, disertai evaluasi rutin seperti mutaba’ah, tasmi’, dan ujian semester. Tantangan utama yang dihadapi mencakup ketidakkonsistenan kehadiran, motivasi siswa, serta bentrok jadwal dengan pendidikan formal. Dalam aspek outcomes, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan penghafalan dan mutu bacaan siswa, bahkan banyak peserta yang melebihi target hafalan minimal tiga juz, serta menunjukkan perubahan positif dalam kedisiplinan ibadah dan sikap religius. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan fasilitas, strategi motivasi yang lebih beragam, memperkuat kolaborasi dengan orang tua murid, serta penambahan jumlah tenaga pengajar agar pelaksanaan program dapat lebih optimal dan berkelanjutan.
Transformatif Pendidikan Islam Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam: pendidikan dalam kajian filsafat Mohammad Rosi; Maria Ulfa; Tobi Tobi; Djoko Hartono4
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5921

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi pendidikan Islam melalui perspektif filsafat pendidikan Islam dengan tujuan mengembangkan kerangka pendidikan yang transformatif, holistik, dan relevan dengan tantangan abad ke-21. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan, menganalisis karya-karya Dr. Yusuf Hanafi, Achmad Sultoni, dan Prof. Dr. H. Muh. Huda, serta literatur terkait untuk memahami konsep pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, tarbiyah, ta’lim, dan tazkiyah dalam berbagai disiplin ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam meliputi metafisika, aksiologi, dan pragmatisme menjadi landasan penting dalam membangun pendidikan yang membentuk karakter, kecerdasan spiritual, dan kemampuan adaptif peserta didik. Transformasi kurikulum melalui revitalisasi tradisi lokal seperti Mapalus dan penerapan Kurikulum Merdeka di madrasah memungkinkan integrasi pendidikan agama dan nilai sosial-kultural, meskipun menghadapi tantangan kesiapan guru dan sumber daya. Dari aspek pedagogis, penggunaan teknologi imersif seperti VR, AR, dan AI, serta pembelajaran kooperatif berbasis nilai Islam, terbukti meningkatkan motivasi, hasil belajar, dan perkembangan moral siswa. Strategi pendidikan transformatif yang menekankan refleksi kritis, pengalaman autentik, dan pemahaman multidimensional dapat melahirkan peserta didik yang religius, kreatif, kritis, dan kompetitif secara global. Penelitian ini juga menyoroti peluang pendidikan Islam untuk mengintegrasikan nilai-nilai global, kewarganegaraan, dan inklusivitas dalam model pendidikan holistik. Rekomendasi meliputi pengembangan kurikulum berbasis integrasi nilai Islam, optimalisasi teknologi pembelajaran, pelatihan guru, revitalisasi tradisi lokal, serta penelitian komparatif dan longitudinal untuk memastikan relevansi dan efektivitas pendidikan Islam dalam membentuk generasi yang beretika, adaptif, dan siap menghadapi dinamika masyarakat modern.