cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Pengaruh Fearing of Missing Out (FOMO) Penggunaan Media Sosial terhadap Psychological Well-Being pada Pemuda-Pemudi GMIM di Wilayah Manado Selatan Mario William Egeten; Mozes M. Wullur; Marssel M. Sengkey
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5124

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) penggunaan media sosial terhadap Psychological Well-Being pada pemuda-pemudi GMIM di Wilayah Manado Selatan. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya penggunaan media sosial dan kekhawatiran akan dampaknya terhadap kesejahteraan mental generasi muda. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sebanyak 182 pemuda dari empat jemaat GMIM, dengan sampel 65 responden menggunakan Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan Skala Likert, dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan SPSS 25.0. Hasil penelitian menunjukkan nilai konstanta 51,096 dan koefisien regresi 0,654 dengan signifikansi 0,000, membuktikan pengaruh signifikan FoMO terhadap Psychological Well-Being. Nilai R Square 0,661 menunjukkan FoMO menjelaskan 66,1 persen varians Psychological Well-Being, sementara 33,9 persen dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, FoMO penggunaan media sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Psychological Well-Being pemuda-pemudi gereja, memerlukan intervensi kesehatan mental berbasis komunitas.
Analisis Hukum Perjanjian dalam Transaksi Jual Beli Secara Online berdasarkan KUHperdata Naufal Pasya Lingga Ariaza; Ashfia Rosyalina Ariaza; Fendi Setyawan; Firman Floranta Adonara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5129

Abstract

Perkembangan pesat teknologi informasi telah mengubah pola transaksi ekonomi, termasuk mekanisme jual beli yang tidak lagi terbatas pada tatap muka melainkan melalui platform daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hukum perjanjian jual beli online berdasarkan KUHPerdata dan keterkaitannya dengan regulasi lain yang relevan. Penelitian hukum normatif menggunakan pendekatan yuridis doktrinal yang berfokus pada studi literatur, teks hukum, dan jurnal akademik periode 2021-2025. Populasi penelitian meliputi sumber hukum primer dan sekunder terkait perjanjian jual beli online. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan hubungan kausal dan konseptual antar norma hukum dan praktik bisnis. Hasil penelitian menunjukkan transaksi jual beli online harus memenuhi empat syarat sah perjanjian menurut Pasal 1320 KUHPerdata: kesepakatan, kecakapan hukum, objek tertentu, dan sebab yang sah. Perlindungan hukum konsumen diperkuat oleh undang-undang perlindungan konsumen dan mekanisme penyelesaian sengketa e-commerce. Kesimpulan menekankan perlunya penguatan regulasi dan edukasi hukum untuk menjamin transaksi daring yang aman dan adil. Temuan ini menjadi dasar untuk meningkatkan kepastian hukum pada sektor e-commerce Indonesia yang berkembang pesat.
Integrating Maqāṣid Al-Sharīʿah Into Islamic Fintech: An Ethical Framework For Sustainable Digital Finance in the Era Of Industry 4.0 Andi Martina Kamaruddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5131

Abstract

The rapid expansion of financial technology (fintech) in the Fourth Industrial Revolution and Society 5.0 era has fundamentally reshaped the global financial ecosystem, including the Islamic finance sector. As digital innovation enhances inclusivity and efficiency, it also introduces ethical and legal challenges to Sharia compliance. This study explores the integration of maqāṣid al-sharīʿah—the higher objectives of Islamic law—into the development of Sharia-compliant fintech in Indonesia. Using a qualitative library-based approach, the paper analyzes classical and contemporary Islamic scholarship, regulatory frameworks of the Financial Services Authority (OJK) and the National Sharia Council (DSN-MUI), and current technological innovations such as artificial intelligence (AI), blockchain, and QRIS Syariah. The findings reveal that the five core objectives of maqāṣid—ḥifẓ al-dīn (protection of religion), ḥifẓ al-nafs (life), ḥifẓ al-ʿaql(intellect), ḥifẓ al-nasl (progeny), and ḥifẓ al-māl (wealth)—serve as a normative and ethical compass for shaping digital finance grounded in justice, transparency, and social welfare. The study proposes a conceptual framework linking Sharia principles, digital ethics, and technological innovation, ensuring that fintech not only advances economic efficiency but also embodies moral and spiritual well-being in line with maqāṣid al-sharīʿah.
Collective Liability in Corporate Crimes: A Conceptual Framework of Criminal Law Madinah MokobombangInstitut
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5135

Abstract

This study examines the concept of collective responsibility in corporate crime through a comprehensive legal analysis that integrates a conceptual approach and a juridical-normative method within a library research framework. The research aims to construct a coherent theoretical model of corporate criminal liability that captures the complexity of modern organizational structures, decision-making processes, and the diffusion of mens rea within corporate environments. Conceptually, this study analyzes key theories such as identification theory, aggregation theory, corporate fault, vicarious liability, and organizational mens rea to explain how collective actions and systemic corporate cultures shape liability. Normatively, the study evaluates Indonesian positive law governing corporate criminal liability, identifies legal gaps related to collective responsibility, and examines court decisions as normative evidence. A comparative analysis with global practices further highlights best-practice models that may inform Indonesia’s legal reform. The findings indicate that Indonesia’s current framework remains fragmented and insufficient to address collective wrongdoing within corporations, requiring a more integrated conceptual model that combines structural, cultural, and normative elements of organizational behavior. This study concludes by proposing a conceptual framework to strengthen corporate criminal accountability and guide future legal policy development in Indonesia.
Hubungan Picky Eater Dan Pengetahuan Gizi Terhadap Status Gizi Remaja Di SMP Al-Ihsan Mulia Medan Agnes Sry Vera Nababan; Samaria Daeli; Eka Nenni Jairani; Yulita Yulita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5139

Abstract

Pendahuluan: Status gizi merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan, terutama pada masa remaja yang ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan pesat. Faktor yang dapat memengaruhi status gizi remaja antara lain perilaku picky eater dan tingkat pengetahuan gizi. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara perilaku picky eater dan pengetahuan gizi dengan status gizi remaja di SMP Al-Ihsan Mulia. Metode: menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan deskriptif analitik. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik probability sampling jenis simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil: penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara perilaku picky eater dengan status gizi remaja (p = 0,031) serta hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan gizi dengan status gizi remaja (p = 0,028). Hal ini membuktikan bahwa kedua faktor tersebut berpengaruh terhadap status gizi remaja. Kesimpulan: perilaku picky eater dan pengetahuan gizi memiliki hubungan yang bermakna dengan status gizi remaja. Oleh karena itu, upaya peningkatan pengetahuan gizi melalui edukasi, penyuluhan, serta pembiasaan pola makan beragam dan seimbang sangat diperlukan agar remaja mampu menjaga status gizinya dengan baik.
Analisis Hubungan Aktivitas Fisik Dan Konsumsi Pangan Ultra-Proses Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia Di Puskesmas Tanah 600 Eka Nenni Jairani; Athira Demitri; Monika Putri; Yulita Yulita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5140

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Peningkatan prevalensi hipertensi banyak ditemukan pada kelompok pra lansia (usia 45–59 tahun) yang mulai mengalami perubahan fisiologis dan penurunan elastisitas pembuluh darah. Faktor gaya hidup seperti aktivitas fisik yang rendah serta kebiasaan konsumsi pangan ultra-proses diketahui berperan penting dalam meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Pangan ultra-proses umumnya mengandung kadar garam, gula, dan lemak tinggi yang dapat memengaruhi tekanan darah melalui mekanisme retensi natrium dan resistensi insulin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dan kebiasaan konsumsi pangan ultra-proses dengan kejadian hipertensi pada pra lansia di Puskesmas Tanah 600 Marelan. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian diperoleh melalui teknik probability sampling dengan metode proportionate random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kejadian hipertensi (p-value = 0,034 < 0,05). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi pangan ultra-proses dan kejadian hipertensi (p-value = 0,013 < 0,05). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas fisik dan kebiasaan konsumsi pangan ultra-proses berhubungan secara signifikan dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Oleh karena itu, disarankan agar masyarakat, khususnya kelompok pra lansia, aktif mengikuti kegiatan posyandu, meningkatkan aktivitas fisik secara teratur, serta menerapkan pola makan sehat dengan membatasi konsumsi pangan ultra-proses guna menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Perawat Dalam Melakukan Tindakan Medis Pada Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas Ratna Kamilah; Supriadi Supriadi; Bona Parlidungan; Melda Amelia; Andri Herman Amelia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4745

Abstract

Legal protection constitutes the protection of dignity and recognition of human rights possessed by legal subjects in accordance with legal provisions. Health represents one of the most important factors supporting human life in order to achieve a happy and prosperous existence. Health is also recognized as one of the fundamental human rights as stipulated in Article 28H paragraph (1) of the Constitution of the Republic of Indonesia of 1945, which states that every person has the right to obtain health services. In Law No. 17 of 2023 Concerning Health, health is defined as a state of physical, mental, and social well-being that enables every person to live productively in both social and economic terms. In order to realize such health, the Government must undertake efforts that can guarantee equitable access to health services for all segments of society in a structured and planned manner. The implementation of health improvement efforts can only be carried out by healthcare professionals, whether physicians or nurses, who possess the requisite competence and authority, which constitute one of the determining factors for public health services alongside behavioral, hereditary, and environmental factors. This research employs a normative juridical legal research methodology utilizing a descriptive-analytical approach to examine legislation (statutory approach) and conceptual approach. The findings of this research demonstrate that in providing health services to the community at primary health centers (puskesmas), legal protection for nurses in delivering health services is necessary, as established under the Regulation of the Minister of Health No. 26 of 2019 Concerning the Implementation Regulations of Law No. 38 of 2014 Concerning Nursing.
Analisis Perlindungan Hukum Terhadap Debitor Dengan Jaminan Fidusia Atas Kendaraan Bermotor Di Indonesia Abdul Muin; Iwan Hermawan; Tamin Tisna; Firman Nurdiyansyah Sunandar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4912

Abstract

Financial institutions, both banks and non-banks, play a strategic role in business transactions in today's modern era. Almost no business activity today requires the services of financial institutions and banks, as the current transaction system is slowly shifting from manual transactions to digital transaction systems using electronic devices and internet connections. This reality is triggered by several reasons, including the fact that digital transaction systems are seen as providing greater convenience, speed, and practicality because they can be done anytime and anywhere without being limited by space and time. In providing credit, there is certainly an agreement and also a guarantee. One well-known guarantee institution is "Fiducia". The government has implemented credit policies through financial institutions, both government-owned and private, which can provide credit with low interest rates and easy requirements and other things. Fiducia itself is an old term that is already known in Indonesian. According to Law Number 42 of 1999 concerning Fiducia Guarantees, this is also called the term "transfer of ownership rights in trust." This study aims to analyze the settlement of debtor defaults in financing agreements with fiduciary collateral for four-wheeled vehicles based on the provisions of Law Number 42 of 1999 concerning Fiduciary Guarantees. This study uses a normative juridical method with a statutory and conceptual approach. The results indicate that default settlement can be carried out through the execution of the fiduciary collateral object based on a Fiduciary Guarantee Certificate, which has executorial power as stipulated in Article 29 of the Fiduciary Guarantee Law.
Implementasi Asas Kepastian Hukum Dalam Pelaksanaan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Dalam Praktek Hubungan Industrial Abdul Gofar Ar Rasyid; Ai Jauhari; Akhmad Cahrudin Carsa; I Ketut Margayasa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5022

Abstract

A Fixed-Term Employment Agreement (PKWT) is a legal instrument used to regulate employment relationships for a specific period based on the needs of a particular type of work. However, in industrial relations practice in Indonesia, the implementation of PKWT often raises problems, particularly related to violations of formal requirements, unclear types of work, and the misuse of PKWT for permanent work. This condition indicates that the principle of legal certainty, as one of the fundamental principles in labor law, is often not optimally implemented. This study aims to analyze the implementation of the principle of legal certainty in the implementation of PKWT and examine various factors that cause disorder in its implementation. This research uses a normative juridical method with a statutory and conceptual approach. The results show that although regulations regarding fixed-term employment contracts (PKWT) are detailed in the Manpower Law and Government Regulation Number 35 of 2021, non-compliance by employers, minimal labor oversight, and imbalanced bargaining power result in the ineffective realization of the principle of legal certainty. This study recommends strengthening oversight, increasing employer compliance, and harmonizing regulations to ensure the implementation of the principle of legal certainty in PKWTs in accordance with their stated objectives.
Efektivitas Promosi Kesehatan Menggunakan Media Leaflet terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Cara Menyikat Gigi yang Benar di MAN 1 Medan Gedung 2 Rosdiana; Neni Ekowati Januariana; Marlina
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas promosi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar di MAN 1 Medan Gedung 2. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental designs dengan rancangan penelitian yang digunakan one group pretest-posttest dan memakai teknik pengumpulan data. Sampel terdiri dari 30 siswa/i. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Shapiro wilk dan paired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mean pengetahuan pretest 4,16 dan pengetahuan posttest sebesar 8,94 sementara sikap pretest sebesar 4,48, sikap posttest sebesar 10,06. Nilai probabilitas pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan menggunakan media leaflet yaitu (sig-p) 0,00 < 0,05. Artinya ada efektivitas promosi kesehatan menggunakan media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang cara menyikat gigi yang benar. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian ilmu promosi kesehatan serta memberikan implikasi praktis bagi siswa/i. Rekomendasi selanjutnya adalah peningkatan penyuluhan kesehatan kepada siswa/i, serta dapat melakukan pembaruan alat presentasi untuk memudahkan pemberian edukasi pada siswa/I untuk meningkatkan pengalaman pengetahuan pengguna secara keseluruhan.