cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Pengaruh Kredibilitas Influencer dan Citra Merek terhadap Niat Pembelian melalui Kepercayaan Konsumen terhadap Skincare Lokal Fina Amelia Sari; Regina Deka Sofia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3649

Abstract

Industri skincare lokal saat ini telah berkembang pesat dengan tingkat persaingan yang tinggi. Sehingga banyak skincare lokal yang sekarang berkolaborasi dengan influencer untuk mendekati target audiensnya Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antar variabel kredibilitas influencer, citra merek, dan kepercayaan konsumen terhadap niat pembelian. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 180 responden yang menggunakan skincare lokal di wilayah Jabodetabek. Analisis data menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil analisis menunjukan bahwa H1, H2, H3, H4, H5, H6, dan H7 dapat diterima ini berarti bahwa kredibilitas influencer dan citra merek secara signifikan dapat mempengaruhi niat pembelian secara langsung maupun melalui kepercayaan konsumen. Keterbatasan penelitian ini antara lain belum mengikutsertakan variabel lainnya yang berpotensi memengaruhi niat pembelian dan hanya berfokus pada konsumen skincare lokal di wilayah Jabodetabek. Penelitian selanjutnya disarankan untuk untuk menggunakan atau menambahkan variabel lain yang juga penting dalam proses keputusan pembelian, memperluas cakupan geografis responden dan menggunakan skincare atau perawatan tubuh lainnya. Perusahaan skincare lokal perlu berkolaborasi dengan influencer yang memiliki kredibilitas tinggi sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, serta membangun dan menjaga citra merek yang positif.
Pengaruh Pemberian Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Untuk Mempersiapkan Masa Pubertas Pada Anak Di Sd Negeri 2 Gunung Tiga Lampung Timur Okta Shelvia; Wulan Dari; Komalasari Komalasari; Inggit Primadevi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3657

Abstract

Masa pubertas merupakan periode perkembangan penting dalam kehidupan seorang anak, ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang signifikan. Permasalahan yang paling utama adalah rendahnya pengetahuan kesehatan reproduksi remaja. Dengan adanya persoalan kesehatan reproduksi tersebut, maka pemberian informasi, layanan dan pendidikan kesehatan reproduksi menjadi sangat penting. Permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi karena kurangnya informasi dan pemahaman. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui adakah Pengaruh Pemberian Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Untuk Mempersiapkan Masa Pubertas Pada Anak di SD Negeri 2 Gunung Tiga Lampung Timur Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperiment one group Pre-test – Post-test.  Sampel dalam penelitian ini adalah siswa-siswi Kelas V dan VI yang berjumlah 45 orang, dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang Masa pubertas, dianalisis menggunakan  uji statistik paired T-Test karena data berdistribusi normal. Hasil penelitian di dapatkan rata-rata sebelum pemberian edukasi minimum 27, maximum 43 mean 34.53 dan std deviation 3.935 dan Sesudah pemberian edukasi minimum 36, maximum 51 mean 41.44 dan std deviation 3.159. Uji statistik  menunjukan p-value 0,000 <0.05 yang berarti ada pengaruh pemberian edukasi  kesehatan terhadap pengetahuan. Saran untuk Sd Negeri 2 Gunung Tiga diharapkan dapat menjadikan media leafleat sebagai edukasi rutin di sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan mempersiapkan masa pubertas.
Faktor Determinan Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara Intan Maharani; Masayu Dian Khairani; Mayesti Akhriani; Dian Arif Wahyudi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3659

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi kronis terhambatnya pertumbuhan karena mengalami malnutrisi dalam jangka waktu yang lama. Anak di diagnosis mengalami stunting apabila Panjang Badan menurut Umur (PB/U) atau Tinggi Badan menurut Umur (TB/U) dengan nilai z-score -3 SD sampai dengan <-2 SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan apa saja yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara. Setelah menerima etichal clearance dari Universitas Aisyah Pringsewu kemudian dilaksanakan penelitian dengan metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif menggunakan desain Cross-Sectional. Total Populasi 132 Balita, sampel 65 Balita dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 6 Januari sampai 27 Januari. Tempat penelitian dilakukan di Puskesmas Ketapang. Instrument yang digunakan adalah Microtois, buku foto makanan, formulir food recall 2x24 jam dan kuisioner. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji Gamma. Berdasarkan hasil recall 2x24 jam didapatkan rata-rata tingkat kecukupan energi 60%, protein 126%, lemak 76% dan karbohidrat 46%. Hasil uji statistik menggunakan uji korelasi gamma diperoleh tingkat kecukupan energi dengan nilai (P-value=0,003 dan r=0,602) ), tingkat kecukupan protein (P-value=0,028 dan r=0,435), tingkat kecukupan lemak (P-value=0,002 dan r=0,489), tingkat kecukupan karbohidrat (P-value=0,021 dan r=0,681).Berdasarkan hasil uji korelasi gamma dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara tingkat kecukupan zat gizi makro dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara dengan nilai P-value (< 0,05). Diharapkan bagi ibu balita supaya menerapkan gizi seimbang sesuai dengan kebutuhan balita serta akses bahan makanan yang tepat, lebih memperhatikan mengenai tingkat kecukupan zat gizi energi dan karbohidrat pada balita, agar gizi balita dapat terpenuhi dan mencegah terjadinya kekurangan gizi kronis.
Uji Aktivitas Daya Hambat Kombinasi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Dan Daun Pepaya (Carica papaya L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococus aureus Fani Rahmawati; Riza Dwiningrum; Afi Sania Rosanti; Wina Safutri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3660

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen penyebab berbagai infeksi, yang saat ini menunjukkan peningkatan resistensi terhadap beberapa antibiotik. Salah satu upaya untuk mengatasi resistensi ini adalah pemanfaatan bahan alam yang memiliki potensi antibakteri, seperti daun pepaya (Carica papaya L.) dan daun jambu biji (Psidium guajava L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas daya hambat kombinasi ekstrak etanol daun pepaya dan daun jambu biji terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium menggunakan metode difusi cakram dengan variasi konsentrasi kombinasi ekstrak 25% dan 30% pada perbandingan (1:1), (1:2),  (2:1), dan (3:2). Parameter yang diamati adalah diameter zona hambat pertumbuhan bakteri. Hasil diameter zona hambat penelitian ini yaitu kontrol positif (21,27±1,07 mm) kategori sangat kuat, perlakuan 1 dengan perbandingan 1:1 (9,41±1,10 mm) kategori sedang, perlakuan 2 dengan perbandingan 1:2 (9,80±1,16mm) kategori sedang, perlakuan 3 dengan perbandingan 2:1 (8,94±2,21 mm) kategori sedang, perlakuan 4 dengan perbandingan 3:2 (8,55±0,97 mm) kategori sedang. Analisis data menggunakan uji ANOVA menghasilkan nilai signifikansi p=0.835 (p < 0,05) yang menunjukkan tidan ada perbedaan bermakna.  
Studi Etnomedisin Tumbuhan Berkhasiat Sebagai Antidiare Di Pekon Sukoharjo IV Kabupaten Pringsewu Dina Rahmawati; Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Nopi Anggista Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3661

Abstract

Etnomedisin merupakan salah satu pendekatan yang dapat dimanfaatkan untuk menggali penggunaan tumbuhan berkhasiat obat. Etnomedisin bertujuan mengungkap pengetahuan masyarakat mengenai cara-cara menjaga kesehatan, mencegah, dan mengobati berbagai penyakit, termasuk diare. Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian cukup tinggi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pringsewu. Masyarakat Pekon Sukoharjo IV masih banyak memanfaatkan tanaman obat sebagai pilihan utama dalam mengatasi diare karena dianggap lebih aman, terjangkau, dan diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan berkhasiat sebagai Antidiare di Pekon Sukoharjo IV. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan metode wawancara terstruktur dan observasi. Sampel penelitian berjumlah 24 responden yang dipilih secara purposive sampling,masyarakat yang memiliki pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman obat untuk mengatasi diare. Data dianalisis secara deskriptif dan ditabulasi dalam bentuk tabel dan diagram. Hasil penelitian terdapat 9 jenis tumbuhan di antaranya jambu biji (Psidium guajava L.) (34%), kunyit (Curcuma longa L.) (28%), ciplukan (Physalis angulata L.) (3%), sambiloto (Andrographis paniculata) (15%), jahe (Zingiber officinale Rosc) (3%), salam (Syzygium polyanthum) (5%), cincau (Cyclea barbata) (3%), brotowali (Tinospora crispa L.) (5%), temulawak (Curcuma zanthorrhiza) (3%). Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun (53%), rimpang (30%) dan batang (16%). Cara pengolahan yang paling umum adalah direbus (67%) dan dikunyah (33%). Cara penggunaannya paling banyak dengan diminum (68%) dan dimakan (32%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengetahuan etnomedisin masyarakat Pekon Sukoharjo IV masih terjaga dengan baik dan berpotensi menjadi sumber data penting untuk pengembangan obat tradisional berbasis tanaman lokal.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Kapal Bagan Di Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan Rahmi Hilatul Hayat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan nelayan kapal bagan di Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel penelitian adalah 86 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal, jam kerja, dan hasil tangkapan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan, sedangkan variabel alat tangkap tidak berpengaruh signifikan. Implikasi penelitian ini memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan nelayan melalui dukungan modal usaha dan peningkatan produktivitas.
Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Menjaga Kelestarian Hutan Mangrove Di Cagar Alam Maubesi (Studi Kasus Desa Kletek Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka) Angela Yunita Kehi; Nixon Rammang; Fadlan Pramatana; Pamona Silvia Sinaga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3749

Abstract

Indonesia is one of the archipelagic countries that possesses rich marine and coastal resources, both biological and non-biological, one of which is the mangrove forest ecosystem. One of the regencies that has a distribution of mangrove forest ecosystems in East Nusa Tenggara (NTT) is Malaka Regency, specifically in the Maubesi Mangrove Forest Nature Reserve. Theft and logging occurring in the area, particularly involving the santigi mangrove species, can damage the mangrove ecosystem. These issues arise due to the lack of government oversight and limited community participation in protecting the area. Therefore, community involvement is necessary to preserve the mangrove forest. This study aims to determine the level of community participation in Kletek Village in preserving the mangrove forest. Data collection was conducted through field observation, interviews, and documentation using a qualitative descriptive analysis method. Sampling was carried out using purposive sampling. The results of the study indicate that the participation of the Kletek Village community in preserving the mangrove forest is divided into three stages: the planning stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The planning stage showed a moderate level of participation at 65.42%, the implementation stage showed a high level of participation at 83.75%, and the evaluation stage showed a moderate level of participation at 63.37%. Factors influencing the level of community participation in preserving the mangrove forest include the level of education, livelihood influences, and the level of public awareness.
Pengaruh Sales Promotion, Shopping Lifestyle, Hedonic Shopping Value, Brand Image Terhadap Impluse Buying Pada Produk Skincare Skintific di Media Sosial Tiktok Tri Fanny Sanjaya; Abdurrahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sales Promotion, Shopping Lifestyle, Hedonic Shopping Value, dan Brand Image terhadap Impulse Buying pada konsumen produk skincare Skintific di media sosial TikTok. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya fenomena Impulse Buying di kalangan konsumen muda akibat maraknya promosi dan konten visual yang menarik di platform digital, khususnya TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden wanita berusia 17–25 tahun yang pernah membeli produk Skintific melalui TikTok. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, Sales Promotion, Shopping Lifestyle, Hedonic Shopping Value, dan Brand Image berpengaruh signifikan terhadap Impulse Buying. Namun secara parsial, hanya Sales Promotion dan Hedonic Shopping Value yang berpengaruh positif dan signifikan. Sementara itu, Shopping Lifestyle dan Brand Image tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Impulse Buying. Temuan ini menunjukkan bahwa dorongan emosional selama proses belanja dan promosi yang menarik merupakan pemicu utama dalam perilaku Impulse Buying, sedangkan Shopping Lifestyle dan persepsi terhadap brand image cenderung memerlukan pertimbangan rasional, khususnya dalam konteks produk skincare.
Analisis Pengendalian Emosi Pada Kisah Nabi Ayyub As Dalam Menghadapi Ujian Sakit Muhammad Fitri; Abdur Razzaq; Sri Hertimi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3753

Abstract

Manusia merupakan ciptaan Allah SWT yang istimewa dan unik. Secara garis besar, manusia terdiri atas jasmani dan ruhani, serta memiliki akal dan hati. Dalam Islam, hati disebut qalb, yang secara rohani dipahami sebagai kondisi perasaan atau emosional seseorang yang senantiasa berubah, seperti rasa takut, gembira, senang, marah, sedih, dan lain sebagainya.  Aspek emosi menjadi bagian penting dalam diri .manusia.[1] Oleh itu, Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki jasmani, ruhani, akal, dan hati yang saling melengkapi. Emosi dalam hati menjadi aspek penting yang memengaruhi kondisi rohani dan perilaku manusia.
Pemberdayaan Perempuan Melalui Batik di Tapanuli Selatan Christine Pepah; Rohani Simbolon; Nurlailah Nurlailah; Mirna Wati; Amira Harahap
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3756

Abstract

Industri batik di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan bahan baku, kapasitas sumber daya manusia, isu lingkungan, hingga pemasaran. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Agincourt Resources (PTAR) berupaya memberdayakan perempuan di Tapanuli Selatan melalui pengembangan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Tapanuli Selatan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian UMKM batik lokal dengan pendekatan Plan-Do-Check-Action (PDCA) dan Logical Framework Analysis (LFA). Berbagai kegiatan telah dilakukan, antara lain pelatihan membatik, manajemen usaha, inovasi produk, hingga studi banding pengelolaan limbah. Hasilnya, KUB Batik Tapsel dan KUB Bator Craft mampu menghasilkan motif dan produk turunan batik yang berdaya saing serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Selain memberikan kontribusi pada peningkatan pendapatan rumah tangga, program ini juga mendorong partisipasi perempuan dalam ekonomi kreatif, memperkuat jejaring usaha lokal, serta mendukung pencapaian beberapa tujuan SDGs, khususnya kesetaraan gender, pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, dan pelestarian budaya. Dengan demikian, program ini menjadi model pemberdayaan berbasis komunitas yang efektif untuk mengembangkan industri kreatif sekaligus memperkuat posisi perempuan dalam pembangunan ekonomi lokal.