cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Pengaruh EMA Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Suatu Kajian Literatur Review Purani Purani; Trinandari Prasetya Nugrahanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara Environmental Management Accounting (EMA) dan kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mengingat bahwa temuan empiris sebelumnya masih menunjukkan ketidak konsistenan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis, di mana artikel-artikel dicari melalui basis data akademik dengan menggunakan kata kunci yang relevan. Dari 101 artikel awal yang teridentifikasi, menemukan 10 jurnal utama yang dianalisis, yang diterbitkan antara tahun 2011 hingga 2023 di jurnal internasional bereputasi (Scopus Q1–Q3) serta jurnal nasional terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa EMA memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi energi, inovasi hijau, kepuasan karyawan, loyalitas pelanggan, reputasi, dan legitimasi sosial, yang pada akhirnya memperkuat kinerja keuangan UMKM. Namun, pengaruh ini tidak selalu bersifat langsung; dimediasi oleh orientasi kewirausahaan, kepuasan karyawan, dan loyalitas pelanggan, serta dimoderasi oleh faktor eksternal seperti regulasi pemerintah, biaya implementasi, dan tekanan pasar. Dengan demikian, EMA bukan hanya sekadar alat akuntansi, tetapi juga merupakan strategi bisnis berkelanjutan yang dapat meningkatkan daya saing UMKM dan mendukung pencapaian ekonomi hijau. Kajian ini juga menekankan pentingnya pendekatan integratif yang melibatkan Teori Pemangku Kepentingan, Teori Legitimasi, Teori Institusional, dan Pandangan Berbasis Sumber Daya untuk memahami hubungan kompleks antara EMA dan kinerja keuangan.
Hubungan Tingkat Stres Akademik Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Tingkat 3 Di ITKES Wiyata Husada Samarinda Elenanda Parandika; Gita Masyita; Ida Hayati; Sucita Tripertiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3860

Abstract

Stres akademik merupakan respons fisiologis dan psikologis yang muncul akibat tuntutan akademik yang dirasakan melebihi kemampuan individu untuk mengatasinya. Stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi fungsi sistem reproduksi melalui gangguan hormonal, sehingga berpotensi menyebabkan ketidakteraturan siklus menstruasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat 3 di ITKES Wiyata Husada Samarinda. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik Proportional Random Sampling yang melibatkan 140 responden. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner tingkat stres akademik dan kuesioner siklus menstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden megalami stress berat yaitu 79 responden (61,7%), stress ringan 49 responden (38,3%), sedangkan siklus menstruasi sebagian besar tidak teratur yaitu 100 responden (78,1%), dan teratur 28 responden (21,9%). Analisis bivariat dengan uji Chi-Square di peroleh ρ = 0,752 (>0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres akademik dengan siklus menstruasi. Simpulan: tingkat stres akademik tidak berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi Saran: Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen stres akademik melalui strategi koping yang efektif untuk menjaga kesehatan mental dan reproduksi mahasiswi.
Peran Supervisi Pendidikan Dalam Pengembangan Profesionalisme Guru PAI Di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan Irda Suriani; Sahdin Tambunan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3864

Abstract

Educational supervision is one of the strategic efforts to improve the quality of learning and teacher professionalism. The background of this research arises from the fact that Islamic Religious Education (PAI) teachers at SMP Negeri 1 Padangsidimpuan still face challenges in mastering learning strategies, utilizing media, and developing themselves continuously. The main problem examined in this study is the extent to which educational supervision plays a role in encouraging the professional development of PAI teachers at the school. This research aims to identify the role of educational supervision in the aspects of planning, implementation, and evaluation of learning, as well as its impact on improving the professional competence of PAI teachers. The research method used is descriptive qualitative, with data collected through observation, interviews, and documentation. The findings show that educational supervision conducted by the principal and supervisors plays an important role in guiding PAI teachers. Collaborative and communicative supervision improves teachers’ abilities in designing lesson plans, managing classrooms, and applying various teaching methods according to students’ needs. In addition, supervision also encourages teachers to be more active in self- development activities, such as training programs and Teacher Working Group (MGMP) forums. The conclusion of this study is that educational supervision not only functions as monitoring but also as effective professional mentoring. Through well-directed supervision, PAI teachers at SMP Negeri 1 Padangsidimpuan experience improvements in pedagogical, professional, and social competencies, which positively affect the quality of Islamic Religious Education learning at the school.
Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Keterlibatan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Di XYZ Sri Winda Hardiyanti Damanik; Novianti Chaerunissa Nabila; Siti Yayah Rohayah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3870

Abstract

Penelitian ini bermaksud memahami bagaimana pengaruh Kepuasan Kerja dan Keterlibatan Kerja Terhadap Motivasi Kerja di XYZ. Sampel kajian ini ada 86 karyawan memakai teknik Non Probability Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dipakai untuk mendapat jawaban partisipan mengenai variable X1 (Kepuasan Kerja), variable X2 (Keterlibatan Kerja), serta variabel Y (Efektivitas Kerja). Data dianalisa memakai analisis regresi linier berganda berbantuan program SPSS versi 25 menguji hipotesis kajian. Hasil kajian memperlihatkan bahwasanya ada dampak positif antar Kepuasan Kerja serta Keterlibatan Kerja kepada Motivasi Kerja karyawan. Nilai koefisien korelasi (r) 0,663 memperlihatkan korelasi yang kuat dengan kontribusi 66,3% terhadap peningkatan Motivasi Kerja, sisanya 34% diberi pengaruh oleh aspek lain diluar studi ini. Dengan demikian, penting bagi XYZ untuk meningkatan kepuasan kerja melalui iklim kerja yang nyaman, serta keterlibatan kerja melalui dukungan serta motivasi pimpinan, bisa menjadi strategi efektif dalam menambah motivasi serta produktivitas karyawan
Peran Wawasan Kewirausahaan dalam Membentuk Mindset Enterpreneurial Generasi Muda Andi Rinda Oktariani; Gary Leonard Hendrik; Nur Fadilah Ayu Hendrik; Sudirman Sudirman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wawasan kewirausahaan dalam membentuk entrepreneurial mindset generasi muda di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya jumlah wirausaha muda di Indonesia yang menurut BPS (2024) hanya mencapai 3,47% dari total penduduk produktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Informan penelitian terdiri dari 12 generasi muda berusia 20–29 tahun yang terlibat dalam pendidikan maupun praktik kewirausahaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawasan kewirausahaan berperan signifikan dalam mengubah pola pikir generasi muda dari orientasi mencari pekerjaan menjadi pencipta lapangan kerja. Wawasan tersebut mendorong lahirnya karakter berani mengambil risiko, kreatif, inovatif, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan modal, dukungan keluarga, dan akses jaringan, namun dapat diatasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan wawasan kewirausahaan, baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan nonformal, merupakan faktor kunci dalam pembentukan entrepreneurial mindset generasi muda, dengan dukungan ekosistem kewirausahaan yang lebih terintegrasi.  
Harga, Lokasi, Kualitas dan Kepuasan Terhadap Loyalitas pada Coffe Shop di Lamongan Siti Musarofah; Ainul Afif; Muhammad David; Didik Puji Wahyono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3887

Abstract

Penelitian ini bermaksud menganalisa pengaruh variabel harga, lokasi, kualitas, serta kepuasan terhadap loyalitas. Objek penelitian adalah pelanggan Coffee Shop di Lamongan yang meliputi Blangkon Coffee, Berlian Coffee, dan Lik Coffee, Sampel 100 orang. Temuan di penelitian, loyalitas dipengaruhi oleh harga. Demikian pula, lokasi, kualitas pelayanan, dan kepuasan konsumen terbukti memberikan kontribusi positif terhadap loyalitas. Selain itu, secara simultan harga, lokasi, kualitas, dan kepuasan berpengaruh signifikan keloyalitas pelanggan. Secara keseluruhan, temuan penelitian menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan perlu menjadi prioritas untuk memperkuat loyalitas konsumen.
Strategi Manajemen Data dan Knowledge Management dalam Meningkatkan Efektivitas Organisasi: Studi Kualitatif Pada Instansi Pemerintah di Kota Padang Barmitoni Barmitoni; Jhon Veri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3889

Abstract

This study aims to review the literature and bring up the implementation of data management and knowledge management strategies in supporting data-based decision making Materials and methods. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews with key informants, such as structural officials, data management staff, and staff involved in the information management and decision-making process.. Results. The main obstacles include low digital literacy, limited infrastructure, and the absence of formal policies. However, employees show a positive perception of the importance of data and knowledge, but are not supported by an adequate system. This study recommends the development of a cloud-based information system, data literacy training, and formal policies for sharing knowledge and strengthening a knowledge-based culture. Conclusions. These results provide importance for the digitalization strategy of the public sector bureaucracy
Semiotika Pesan Dakwah Kekinian Gen-Z dalam Saluran Whatsapp Ustadz Hanan Attaki Sri Tsulatsiah Putri Nabilah Ginting; Faridah Faridah; Tengku Walisyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3892

Abstract

Pendahuluan. Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mengubah cara penyampaian pesan dakwah. Media sosial seperti Whatsapp memiliki peranan penting dalam penyampaian dakwah yang efektif terutama kepada gen-Z. Penelitian ini bertujuan untuk melihat visualisasi konten pesan dakwah tema Akhlak yang terdapat di dalam saluran Whatsapp Ustadz Hanan Attaki dan juga untuk mengetahui Makna denotasi, konotasi dan mitos yang terdapat di dalam saluran Whatsapp Ustadz Hanan Attaki. Metode. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif pendekatan analisis konten berbasis Semiotika Roland Barthes. Dengan menggunakan dua teknik pengumpulan data yaitu Observasi dan Studi Dokumentasi, data dalam penelitian ini diperoleh dari dokumentasi isi saluran WhatsApp resmi Ustadz Hanan Attaki, yang kemudian dianalisis melalui tiga tahapan makna. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Visualisasi konten pesan dakwah dalam Saluran Whatsapp Ustadz Hanan Attaki yang terdiri dari sembilan konten yang menjadi fokus penelitian ini dapat diterima dan mampu dipahami oleh gen-Z. Kemudian makna konten pesan dakwah pada level denotasi pesan dakwah tampil dalam bentuk visual dan teks yang sederhana, akrab, dan menggunakan bahasa gaul, kemudian pada level konotasi gaya tersebut mengandung makna kedekatan emosional, penguatan identitas religius yang inklusif, dan representasi bahwa Islam dapat dirangkul tanpa meninggalkan gaya hidup modern. Sementara pada level mitos, dakwah Hanan Attaki membentuk narasi ideologis bahwa hijrah dan keislaman tidak bertentangan dengan kehidupan urban, melainkan bagian integral dari identitas spiritual generasi muda. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi dakwah Ustadz Hanan Attaki melalui saluran WhatsApp efektif dalam menjangkau Generasi Z. Visualisasi konten bertema akhlak mampu menarik perhatian sekaligus memudahkan pemahaman pesan. Analisis denotasi, konotasi, dan mitos menunjukkan bahwa penggunaan simbol dan bahasa yang dekat dengan budaya audiens membuat pesan dakwah lebih relevan, mudah diterima, dan berdampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, saluran WhatsApp tidak hanya menjadi media dakwah, tetapi juga sarana membangun komunikasi interaktif dan pembelajaran berkelanjutan bagi generasi muda.
Perjalanan Kewirausahaan Mahasiswa dengan Usaha Sampingan: Sebuah Kajian Fenomenologis tentang Motivasi dan Praktik Pemasaran Nurul Haeriyah Ridwan; Damas Gianlugi Alrizqi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3904

Abstract

Kewirausahaan di kalangan mahasiswa semakin mendapat perhatian akademik, terutama ketika usaha sampingan muncul sebagai strategi ketahanan dan pengembangan diri. Penelitian ini menelaah pengalaman hidup mahasiswa yang memiliki usaha sampingan, dengan fokus pada motivasi mereka menjalankan kewirausahaan serta praktik pemasaran yang menopangnya. Pendekatan fenomenologis kualitatif digunakan untuk menangkap perspektif partisipan melalui wawancara mendalam secara purposive dengan mahasiswa yang aktif berwirausaha. Analisis data dilakukan dengan teknik tematik guna mengidentifikasi pola motivasi, tantangan, dan strategi pemasaran. Temuan menunjukkan tiga pendorong utama: kemandirian finansial, aktualisasi diri, dan pengembangan keterampilan. Mahasiswa banyak mengandalkan alat pemasaran digital, jaringan sebaya, dan media sosial untuk mengatasi keterbatasan sumber daya serta menjangkau audiens. Meski menghadapi hambatan seperti manajemen waktu, keterbatasan modal, dan tekanan akademik, partisipan menunjukkan resiliensi dan strategi adaptif yang memperkaya perjalanan kewirausahaan. Penelitian ini berkontribusi dengan menyoroti integrasi kehidupan akademik dan bisnis, serta memberikan implikasi bagi pendidikan dan dukungan kewirausahaan di perguruan tinggi.
The Constitutionality of Forest Protection in the Era of Decentralization: A Juridical Analysis of the Weaknesses in Anti-Illegal Logging Enforcement Amirullah Amirullah; Sri Rahayu; Jenny Ermalinda; Mardiana Hasbullah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3905

Abstract

This study analyzes the constitutionality of Indonesia’s forest protection within the decentralization regime by combining normative and empirical approaches. Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution guarantees every person the right to a good and healthy environment; however, data from 2019-2025 reveal a significant gap between constitutional norms and practice: 2,133 cases of illegal logging in Sulawesi, 22,000 hectares of forest fires in Riau, Sonokeling logging in TTU valued at IDR 600 million, and the smuggling of 55 containers of illegal timber through sea routes. The study finds that fragmented authority due to decentralization, weak inter-agency coordination, and limited enforcement capacity have created an enforcement gap that results in violations of citizens’ constitutional rights. Using the frameworks of environmental constitutionalism, multi-level governance, and the rule of law, this research argues that the state’s failure to fulfill its obligations in forest management under Articles 28H and 33 of the 1945 Constitution constitutes a denial of the public trust doctrine. The main recommendations include establishing a “Green Constitutional Authority,” creating cross-provincial task forces, harmonizing central–regional regulations, and implementing a model of constitutional-based forest governance to ensure forest protection as a constitutional commons that is ecologically just and sustainable.