cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Implementasi Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah di Kabupaten Morowali Utara Ruben Gusran Willem; Slamet Riadi; Intam Kurnia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5444

Abstract

The study purpose was to analyze the implementation of the policy on announcing the General Procurement Plan (RUP) through the Electronic General Procurement Plan Information System (SIRUP) in North Morowali Regency and to identify supporting and inhibiting factors that influence policy effectiveness. The study also aimed to assess the gap between regulatory expectations and actual practices within regional government work units. Materials and methods. This research used a qualitative descriptive approach. Primary data were collected through in-depth interviews with PA, KPA, PPK, RUP operators, and officials at the Procurement of Goods/Services Unit (BPBJ). Secondary data were derived from RUP documents, government regulations (Perpres 16/2018, Perpres 46/2025, and LKPP Regulation No. 11/2021), as well as circular letters issued by the local government. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model covering data condensation, data display, and conclusion drawing. Data validity was maintained through source triangulation, technical triangulation, and document verification. Results. The findings show that although the implementation of the RUP announcement policy generally aligns with national regulations, its execution in North Morowali Regency has not been fully optimal. Communication from BPBJ was clear yet unevenly distributed. The most dominant obstacle was resource limitations, including unstable internet networks, limited technical competence, multitasking workloads, and frequent operator turnover. Disposition among implementors varied, with some demonstrating strong commitment while others lacked awareness of deadlines. The bureaucratic structure provided SOPs but lacked enforcement mechanisms, particularly local sanctions, resulting in inconsistent compliance. Conclusions. The study concludes that a policy implementation gap exists due to imbalances across four key variables: communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. Strengthening operator capacity, improving technological infrastructure, increasing supervision, and establishing local regulatory sanctions are essential steps to ensure more effective and timely implementation of the RUP announcement policy in North Morowali Regency.
Dampak Kepemimpinan Transformasional Dan Psychological Capital Dimediasi Oleh Sikap Sinisme Pegawai Pemerintah Terhadap Inisiatif Perubahan Kerja Akibat UU Cipta Kerja Erycha Budiana Sari; Cholichul Hadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kepemimpinan transformasional dan psychological capital yang dimediasi oleh sikap sinisme pegawai pemerintah dalam konteks implementasi Undang-Undang Cipta Kerja. Perubahan besar yang diusung oleh UU Cipta Kerja memunculkan tantangan signifikan, terutama dalam hal adaptasi pegawai terhadap fleksibilitas hubungan kerja, digitalisasi layanan, dan penyederhanaan birokrasi. Kepemimpinan transformasional diidentifikasi sebagai pendekatan yang efektif untuk mengurangi resistensi dengan membangun visi bersama, memberikan motivasi inspirasional, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung perubahan. Psychological capital, yang mencakup harapan, kepercayaan diri, ketahanan, dan optimisme, juga berperan penting dalam membantu pegawai menghadapi ketidakpastian akibat perubahan regulasi. Namun, sikap sinisme sering kali menjadi penghalang utama dalam proses ini. Sinisme muncul ketika ada ketidaksesuaian antara ekspektasi dan realitas kebijakan, kurangnya transparansi, atau perubahan yang terjadi terlalu cepat tanpa persiapan memadai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam terhadap sejumlah pegawai pemerintah yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kepemimpinan transformasional dan psychological capital dapat meningkatkan kesiapan individu dalam menghadapi perubahan. Namun, keberhasilannya bergantung pada kemampuan pemimpin untuk mengelola sinisme secara proaktif melalui komunikasi yang jelas dan pelibatan pegawai. Harmonisasi ketiga faktor ini menjadi kunci keberhasilan implementasi perubahan organisasi.
Strategi Green Marketing The Body Shop dalam Meningkatkan Brand Awareness Melalui Key Opinion Leader (KOL) di Instagram Bella Pratiwi Rachman; Suci Indah Sya’baniah; Salsabila Sucita; Zwita Nur Azizah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5492

Abstract

The research intends to analyze how The Body Shop implements green marketing strategies through Key Opinion Leaders (KOLs) on Instagram to strengthen brand awareness in the competitive cosmetic industry. The research focused on examining the integration of green awareness, eco-label, and eco-brand elements with the VisCAP model as the foundation of KOL selection. This study used a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, observation of Instagram content, and documentation from the official accounts @thebodyshopindo and @thebodyshopindo.impact. Purposive sampling was applied to select six informants, consisting of The Body Shop consumers and followers of relevant KOLs. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model involving reduction, presentation, and conclusion drawing, with validity ensured through triangulation of techniques and sources. The findings reveal that The Body Shop’s green marketing strategy is effectively communicated through Instagram-based KOL collaborations that consistently emphasize sustainability. KOL content integrates elements of green awareness, eco-label, and eco-brand through visual cues, educational narratives, and transparency regarding natural ingredients and cruelty-free practices. The VisCAP model (Visibility, Credibility, Attraction, Power) strongly guides the selection of KOLs such as @sustainable_suzy, whose environmental expertise enhances message authenticity. This collaboration significantly increases brand awareness across four indicators: recall, recognition, purchase intention, and consumption demonstrated through consumer engagement, increased interest in refill programs, and positive responses to sustainability campaigns. The study concludes that green marketing through KOL collaboration on Instagram effectively enhances The Body Shop’s brand awareness by harmonizing sustainability messages with credible influencer communication. Future research should compare micro- and macro-KOL effectiveness across different platforms such as TikTok to explore variations in strategic outcomes.
Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Penggunaan QRIS Sebagai Alat Pembayaran Digital di Kota Padang Sari Handayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5493

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap sistem pembayaran di Indonesia, salah satunya melalui implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Meski penggunaannya semakin meluas, tingkat adopsi QRIS di Sumatera Barat, termasuk Kota Padang, masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital, mencakup persepsi konsumen dan pelaku usaha mengenai manfaat, kemudahan, hambatan, serta faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan mereka terhadap inovasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada 20 responden yang terdiri dari 10 konsumen dan 10 pedagang di 11 kecamatan Kota Padang. Analisis dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum masyarakat Kota Padang memiliki persepsi positif terhadap QRIS. Sebagian besar responden menilai QRIS sebagai media pembayaran yang mudah, cepat, efisien, higienis, dan aman. Namun, sejumlah kendala juga ditemukan, seperti keterbatasan jaringan internet, potensi kegagalan transaksi, rendahnya literasi digital pada kelompok usia tertentu, serta kekhawatiran pedagang terhadap biaya MDR (Merchant Discount Rate). Meskipun demikian, QRIS dipandang sebagai solusi strategis dalam mendukung digitalisasi ekonomi dan peningkatan efisiensi transaksi di masyarakat. 
Analisis Perkembangan Bisnis UMKM dengan Menggunakan Aplikasi Pesan - Antar Makanan Online Sebagai Media Penjualan di Kota Padang Elva Susanti; Sari Handayani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5494

Abstract

Layanan pesan-antar makanan online telah menjadi industri yang berkembang pesat, memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk memesan makanan dari restoran favorit mereka dan mengirimkannya ke rumah. UMKM dikota Padang, Sumatera Barat, telah lama menjadi favorit di kalangan masyarakat dalam pemesanan makanan secara online. Di Padang, Sumatera Barat tersedia banyak aplikasi pesan antar makanan online seperti Go-Food, dan Grabfood. Peningkatan minat pembeli menggunakan aplikasi online ini membuat peneliti tertarik menganalisis perkembangan bisnis pada UMKM yang menggunakan aplikasi pesan antar makanan online sebagai media penjualan di kota Padang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah bersifat kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan ialah dengan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah dengan menggunakan pendekatan deskriptif, dimana data yang peneliti temukan akan peneliti uraikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pesan antar makanan online Go- Food dan Grabfood dapat membantu perkembangan bisnis UMKM dikota Padang dalam meningkatkan omset penjualan, menambah pelanggan baru dan adanya repeat order, sekaligus memberikan kontribusi empiris dalam memperkaya kajian mengenai peran platform digital terhadap peningkatan omzet, perluasan pelanggan, dan keberlanjutan usaha UMKM di sektor kuliner.
Communication Strategy In SPKT Services At The Central Kalimantan Regional Polda Doni Sosilo; Lisnawati Lisnawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi dalam pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) di Polda Kalimantan Tengah. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana petugas SPKT membangun komunikasi yang efektif, responsif, dan humanis dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi terhadap proses pelayanan serta interaksi antara petugas dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan oleh SPKT Polda Kalimantan Tengah didasarkan pada prinsip keterbukaan, kejelasan informasi, dan empati. Petugas menggabungkan komunikasi verbal dan nonverbal, menyesuaikan gaya bahasa dengan latar belakang sosial budaya masyarakat, serta mengedepankan komunikasi dua arah agar masyarakat memahami setiap prosedur pelayanan. Selain itu, penerapan teknologi digital seperti sistem antrean elektronik dan aplikasi pengaduan daring turut mendukung transparansi informasi dan mempercepat proses pelayanan. Hambatan komunikasi yang muncul, seperti perbedaan persepsi dan kondisi emosional pelapor, diatasi melalui klarifikasi berulang dan pendekatan personal yang menenangkan. Secara umum, strategi komunikasi di SPKT Polda Kalimantan Tengah menunjukkan adanya sinergi antara profesionalitas institusi dan pendekatan humanis yang memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Implementasi Konsep Good Governance Pada Layanan Call Center 110 Di SPKT Polda Kalimantan Tengah Lusiana Tampubolon
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5512

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep Good Governance pada layanan Call Center 110 di SPKT Polda Kalimantan Tengah sebagai bentuk pelayanan publik berbasis sistem panggilan darurat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini menggambarkan praktik transparansi, akuntabilitas, responsivitas, efektivitas, serta pelaksanaan SOP dalam proses penanganan laporan masyarakat. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan dua petugas utama yang terlibat langsung dalam operasional layanan, yaitu IPDA Arif Budianto dan BRIPTU Ramadhan Setya Dwi Nugraha, serta diperkuat observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Good Governance telah berjalan melalui pencatatan laporan yang terstruktur, pengawasan internal melalui rekaman panggilan, pemanfaatan teknologi komunikasi, serta integrasi sistem pelimpahan otomatis ke satuan wilayah terkait. Meskipun demikian, berbagai tantangan masih muncul, seperti ketidakseimbangan kapasitas tiap Polres, kendala geografis, keterbatasan infrastruktur, variasi kompetensi operator, serta tingginya frekuensi panggilan tidak valid. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan SDM, pembaruan sistem teknologi, serta perluasan mekanisme umpan balik publik menjadi kebutuhan untuk membangun pelayanan yang lebih stabil dan konsisten.
Persepsi Keadilan Pajak sebagai Faktor Moderasi antara Persepsi Tarif Final dan Minat Membayar Pajak UMKM I Nyoman Sunarta; Komang Trisna Ning Padmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5516

Abstract

This study addresses the perception of final tax rates and tax fairness as factors influencing MSMEs' willingness to pay taxes. The purpose is to empirically examine the moderating role of tax fairness perception on the relationship between final tax rate perception and tax payment intention. Using a quantitative correlational descriptive approach, data were collected from 355 purposively sampled active university students in Central Java Indonesia. A validated Likert scale questionnaire was employed, and data were analyzed with descriptive statistics and multiple linear regression utilizing SEM-PLS. Results show that perception of the final tax rate positively and significantly influences tax payment intention. However, tax fairness perception did not significantly moderate this relationship. These findings highlight the important role of tax rate perception in encouraging compliance but suggest further investigation into tax fairness as a moderating factor. The study concludes that simple, transparent, and preferential tax rate policies increase MSMEs’ willingness to pay taxes. Further research is recommended with mixed methods and broader samples. Governments are encouraged to enhance transparency, fairness, and simplicity in tax policies to improve voluntary compliance.
Efek Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Achmad Syahlani; Desy Setyorini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5534

Abstract

Salah satu penyebab yang menentukan keputusan pembeli pelanggan yakni produsen melakukan promosi pada pelanggan. Tujuan pengkajian berikut yakni guna memverifikasi signifikansi korelasi serta membangun dan juga memverifikasi linieritas serta signifikansi persamaan regresi linier antara promosi bersama keputusan pembelian. Pengkajian ini menerapkan non probability sampling mengaplikasikan teknik purpossive sampling. Pengkajian dilakukan kepada 100 konsumen salah satu merek produk tisu di Jakarta. Pengkajian ini menerapkan prosedur survei kausal. Sampling penelitian diseleksi dengan menerapkan instrumen penelitian dalam bentuk kuesioner menerapkan skala Likert 5 tingkatan, selanjutnya diproses serta diselidiki menggunakan teknik analisis regresi serta korelasi linier sederhana dan juga menerapkan aplikasi SPSS. Perolehan pengkajian ini mendeskripsikan bahwasanya adanya hubungan positif antara promosi dengan keputusan pembelian, dimana 34,6% dari naik/turunnya keputusan pembelian merupakan efek dari promosi yang dilakukan, serta dapat dibentuk dalam suatu persamaan regresi linier Y = 5,798 + 0,687X, yang relevan guna membuktikan hubungan tersebut.
Kritik Yuridis Atas Proses Pembentukan Uu Tindak Pidana Kekerasan Seksual : Antara Legitimasi Partisipasi Publik Dan Desakan Perlindungan Hak Asasi Manusia Kaharuddin Kaharuddin; Kayla Mahiya Putri Wibowo; Karina Salma Nurlaila; Dinda Azka Aulia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5543

Abstract

Sexual violence in Indonesia has increased significantly, prompting the government to enact Law No. 12 of 2022 on Sexual Violence Crimes (UU TPKS) to provide legal protection for victims. This study critically examines the law’s formation process with a focus on public participation legitimacy and human rights fulfillment. Using a qualitative normative juridical approach, the research analyzes legal documents, legislative records, and related literature from 2021 to 2025. The population includes all relevant legal and academic sources, with purposive sampling applied. Data were analyzed thematically through descriptive and analytical techniques. The findings reveal that while public participation involving women activists and civil organizations strengthened procedural legitimacy, inclusivity and substantive influence in legislation content remain limited due to political pressures and ideological conflicts. The study concludes that despite advancing gender-based legal protection, challenges remain in implementation and ensuring equitable representation. It recommends enhancing transparency, continuous public engagement, and capacity building among law enforcement. This research contributes to understanding legislative processes in human rights protection contexts.