cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Evaluasi Project Based Learning Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Sma Plus Melati Yuyun Haryanti; Sugeng Sugeng
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Project Based Learning dalam meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SMA Plus Melati. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan enam partisipan yang terdiri dari kepala sekolah, dua guru PAI, dan tiga siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain dan implementasi Project Based Learning dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan siswa secara aktif dalam proyek pembelajaran yang kontekstual. Model pembelajaran ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar PAI baik dari dimensi intrinsik maupun ekstrinsik, yang tercermin dari antusiasme siswa, keterlibatan aktif, dan peningkatan prestasi akademik. Faktor pendukung keberhasilan implementasi meliputi dukungan manajemen sekolah, kompetensi guru, ketersediaan fasilitas, dan kolaborasi antar stakeholder. Sementara itu, faktor penghambat yang diidentifikasi mencakup keterbatasan waktu pembelajaran, keberagaman kemampuan siswa, dan kesulitan integrasi konten agama dalam proyek. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan meliputi penyesuaian kurikulum, penguatan sistem pendampingan, peningkatan infrastruktur teknologi, dan pengembangan instrumen evaluasi yang komprehensif. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan pembelajaran PAI yang inovatif dan bermakna di tingkat sekolah menengah atas.
Integrative Review: Peran Subjective Well-Being dalam Mencegah Kenakalan Remaja Nurlaila Haspi; Haerani Nur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5886

Abstract

Kenakalan remaja merupakan masalah sosial global yang terus meningkat dan ditandai dengan perilaku menyimpang seperti kekerasan, pencurian, penyalahgunaan zat, dan tindakan antisosial lainnya. Fenomena ini mengancam stabilitas sosial dan kesejahteraan generasi muda. Meskipun berbagai program intervensi telah dilakukan, tingkat kenakalan remaja masih tetap tinggi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan alternatif yang komprehensif dan menekankan faktor-faktor protektif psikologis, khususnya kesejahteraan subjektif, yang selama ini sering terabaikan dalam penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai hasil penelitian mengenai peran kesejahteraan subjektif dalam mengatasi kenakalan remaja melalui pendekatan literatur naratif dengan menggunakan 15 artikel internasional yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa subjective well-being berperan penting sebagai faktor protektif psikologis dalam mencegah perilaku kenakalan remaja. Secara umum, remaja dengan tingkat kesejahteraan subjektif yang tinggi memperlihatkan kemampuan regulasi emosi yang lebih baik, rasa optimisme terhadap masa depan, serta orientasi hidup yang positif. Kondisi ini membuat mereka lebih mampu menahan dorongan untuk melakukan tindakan agresif atau menyimpang dari norma sosial. Temuan penelitian ini menggarisbawahi pentingnya integrasi promosi kesejahteraan subjektif dalam program pencegahan kenakalan remaja yang komprehensif, berbasis sekolah, keluarga, komunitas spiritual, dan kebijakan sosial. Pendekatan holistik ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dan berkelanjutan dalam mengatasi fenomena kenakalan remaja di era modern.
Analisis Motivasi, Faktor Sosial, Impulse Buying, Kepercayaan Merek, dan Word of Mouth: Studi Fenomenologis pada Seminar Manajemen Pemasaran Widyadhana Candraningtias; Krismonika Hidayat; Anjastanara Pasae
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5888

Abstract

This study explores the underlying meanings of students’ experiences related to motivation, social factors, brand trust and image, and word of mouth in shaping impulse buying behavior in the digital era. Unlike most previous research employing quantitative methods, this study adopts a qualitative phenomenological approach supported by a Likert-scale perception instrument to elicit experiential narratives. The participants consisted of students enrolled in the Marketing Management Seminar course. Data were collected through Likert-scale questionnaires, short open-ended interviews, and field observations. Descriptive results show that motivation (mean = 4.25), brand trust and image (mean = 4.17), and word of mouth (mean = 4.01) fall into the high category, while social factors (mean = 3.73) and impulse buying (mean = 3.74) are moderately high. The qualitative findings highlight motivation as the primary driver of spontaneous purchasing, influenced by emotional needs, trends, and digital promotional stimuli. Word of mouth acts as an informational catalyst that accelerates decision-making, whereas social factors and brand trust provide psychological assurance in impulsive purchases. Overall, this study deepens understanding of student consumption dynamics and contributes to consumer behavior research within higher education contexts.  
Pengaruh Belanja Pegawai, Barang, Jasa, dan Modal terhadap Efisiensi Anggaran Pemerintah Daerah Nadila Atqia Khairiyah; Vivi Oktari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5890

Abstract

This research investigates the impact of employee expenditure, goods and services expenditure, and capital expenditure on budget efficiency in the Ministry of Religious Affairs of Tasikmalaya Regency. Employing quantitative associative methodology with multiple linear regression analysis on time series data from 2022-2024, the study employs Principal Component Analysis to resolve multicollinearity issues between goods and services and capital expenditure. Findings reveal that capital expenditure demonstrates the most significant positive influence on budget efficiency (β = 10.036; p = 0.000), followed by goods and services expenditure (β = 1.353; p = 0.000), while employee expenditure shows insignificant impact (p = 0.329). The Adjusted R Square of 0.997 indicates that these three expenditure components explain 99.7% of budget efficiency variation. The research proposes an expenditure structure-based efficiency approach, integrating the simultaneous relationship between expenditure types and filling the gap in existing literature that primarily examines components separately. Practical recommendations include restructuring budget allocation to reduce employee expenditure proportions, implementing performance-based budgeting, prioritizing capital investment, and strengthening monitoring systems for optimal fiscal management.
The journal Pengaruh Etika Bisnis Islam Terhadap Keberlanjutan Usaha UMKM Offline dan Online di Kabupaten Bojonegoro Ahmad Mustafa Lutfi; Akmal Bayu Aji; Anwar Saleh Hasibuan; Arif Al Anang; Moch. Nur Aziz Rifa’i
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5891

Abstract

This study aims to describe a conceptual model of the influence of Islamic Business Ethics (IBE) on the sustainability of MSMEs in Bojonegoro, comparing the dynamics of offline and online markets. The research uses a Descriptive Qualitative approach based on Systematic Literature Review and Document Analysis (policies and reports). Theoretically, IBE (through Amanah and Siddiq) is the foundation of sustainability through strengthening trust. Its impact mechanisms differ: in Offline, IBE encourages relational loyalty and social justice; in Online, IBE is crucial for mitigating gharar risks and digital reputation. This study recommends developing a specific digital Sharia ethics framework for MSMEs in Bojonegoro to ensure holistic sustainability.
Implementasi Bauran Pemasaran Produk dalam Meningkatkan Jumlah Permintaan Gerabah pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah di Desa Banyumulek Lombok Barat Dewi Rispawati; Suparlan Suparlan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5894

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Bauran Pemasaran Produk Dalam Meningkatkan Jumlah Permintaan Gerabah Pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah Di Desa Banyumulek Lombok Barat”. Penelitian ini bertujuan meningkatkan Jumlah Permintaan Gerabah pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah Di Desa Banyumulek Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis data dalam penelitian ini, menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif serta sumber data dalam penelitian ini, menggunakan data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan analisa teknik triangulasi melalui pemeriksaan keabsahan data.Berdasarkan hasil penelitian “Implementasi Bauran Pemasaran Produk Dalam Meningkatkan Jumlah Permintaan Gerabah Pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah Di Desa Banyumulek Lombok Barat” perlu diperhatikan Bauran Pemasaran Produk (4P) antara lain: Produk (Product), Harga (Price), Tempat atau Lokasi Usaha (Place), dan Promosi (Promotion).harus ditingkatkan untuk dapat meningkatkan jumlah permintaan Gerabah Pada Sentra Industri Kerajinan Gerabah Di Desa Banyumulek Lombok Barat.
Integrasi Norma Hukum Islam (Norma Syariah) ke dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Baru (KUHP Baru) Irsyad Noeri; Zainal Arifin Hoesein
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5895

Abstract

Reformasi hukum pidana nasional Indonesia melalui pengesahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP Baru) merupakan tonggak penting dalam perjalanan sistem hukum nasional. KUHP Baru tidak hanya menggantikan warisan kolonial Wetboek van Strafrecht (WvS), tetapi juga menandai upaya untuk menghadirkan hukum pidana yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, kepribadian bangsa, serta spiritualitas masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Salah satu aspek penting dari pembaruan ini ialah upaya integrasi norma-norma hukum Islam (syariah) ke dalam struktur hukum pidana nasional. Artikel ini bertujuan menelaah bentuk, ruang lingkup, dan kedalaman integrasi norma syariah dalam KUHP Baru dengan melakukan perbandingan terhadap prinsip-prinsip hukum pidana Islam (fiqh jinayah). Analisis dilakukan terhadap pasal-pasal yang relevan, seperti ketentuan mengenai zina, penodaan agama, pidana mati, pencurian, korupsi, dan kesusilaan, yang memperlihatkan pengaruh nilai-nilai Islam baik secara substantif maupun moral. Pendekatan yang digunakan ialah yuridis-normatif dan komparatif dengan menggunakan kerangka maqāṣid al-syarī‘ah sebagai dasar evaluatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi norma syariah dalam KUHP Baru bersifat substantif-normatif, bukan tekstual-formal. Pasal-pasal tersebut menampilkan nilai-nilai Islam dalam bentuk moral publik, perlindungan martabat manusia, keadilan sosial, serta pencegahan kerusakan (mafsadah). Pembaruan ini menunjukkan adanya titik temu antara prinsip-prinsip syariah dan nilai-nilai Pancasila dalam kerangka restorative justice dan human dignity. Dengan demikian, KUHP Baru dapat dipandang sebagai upaya harmonisasi hukum antara hukum positif, nilai agama, dan prinsip kemanusiaan universal.
Penanganan Sengketa Tanah dalam Kajian Kebutuhan Pengadilan Khusus Pertanahan di Indonesia Widya Wahyu Utami; Zainal Arifin Hoesein
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5896

Abstract

Penanganan sengketa yang lambat, berlarut-larut, dan sering kali tidak konsisten oleh peradilan umum telah menimbulkan ketidakpastian hukum terhadap hak-hak pertanahan. Kondisi ini menunjukkan perlunya mekanisme penyelesaian sengketa yang lebih terarah dan responsif. Pengadilan khusus pertanahan atau agraria dipandang sebagai solusi yang mampu menghadirkan proses penyelesaian yang lebih spesifik, cepat, dan sesuai dengan karakteristik perkara pertanahan. Penelitian ini berfokus pada evaluasi penanganan sengketa pertanahan yang saat ini ditangani melalui peradilan umum, analisis terhadap urgensi normatif pembentukan pengadilan khusus pertanahan, serta perumusan desain ideal pengadilan khusus tersebut dalam sistem peradilan Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan bertumpu pada studi kepustakaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa pertanahan melalui Peradilan Umum masih sangat tidak efektif dan bersifat fragmentatif. Ketidakefektifan tersebut tercermin dari absennya spesialisasi hakim di bidang agraria serta adanya konflik yurisdiksi antara peradilan umum dan peradilan tata usaha negara, yang pada akhirnya menimbulkan ketidakpastian hukum dan proses penyelesaian yang berlarut-larut. Karena itu, pembentukan Pengadilan Khusus Pertanahan menjadi urgensi kelembagaan yang penting untuk mendukung keberhasilan Reforma Agraria. Desain ideal pengadilan khusus ini perlu mengadopsi model konsolidasi yurisdiksi, dilengkapi majelis hakim yang memiliki spesialisasi agraria, serta didukung oleh hukum acara yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kompleksitas perkara pertanahan. Dengan demikian, reformasi peradilan dalam penyelesaian sengketa pertanahan bertujuan untuk menciptakan mekanisme peradilan yang cepat, sederhana, dan berkeadilan substantif, sekaligus memperkuat kewenangan eksekusi demi menjamin perlindungan yang efektif terhadap hak-hak pertanahan masyarakat.
Perbandingan Perjanjian Perkawinan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, Undang-Undang Perkawinan, dan Hukum Islam di Indonesia Muhamad Rizki; Zainal Arifin Hoesein
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5897

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbandingan pengaturan mengenai perjanjian perkawinan dalam tiga rezim hukum utama di Indonesia, yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan beserta perubahannya, serta Hukum Islam sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Ketiganya memiliki perbedaan mendasar terkait filosofi pengaturan, konsep harta bersama, waktu pembuatan, serta ruang lingkup substansi perjanjian. Penelitian dilakukan melalui metode hukum doktrinal dengan pendekatan normatif-eksplanatoris melalui analisis terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHPerdata menekankan asas kebebasan berkontrak dan mengharuskan perjanjian dibuat sebelum perkawinan. UU Perkawinan memberikan fleksibilitas yang lebih luas, terutama setelah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XIII/2015 yang memperbolehkan pembuatan perjanjian sebelum, saat, atau selama perkawinan berlangsung. Sementara itu, KHI memposisikan perjanjian perkawinan sebagai bagian dari akad nikah dan membatasi substansi perjanjian sesuai prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi regulasi diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih pengaturan dan untuk memperkuat kepastian hukum. Edukasi kepada masyarakat juga penting untuk menghilangkan stigma negatif terhadap perjanjian perkawinan dan memperkuat pemahaman bahwa instrumen tersebut merupakan bentuk perlindungan hukum bagi suami dan istri dalam kerangka sistem hukum nasional.
Klasterisasi Pola Transaksi Online Retail Menggunakan Metode Self-Organizing Map Mohamad Faris Fadil; Hasbi Firmansyah; Wahyu Asriyani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5899

Abstract

Perkembangan perdagangan elektronik (e-commerce) mendorong peningkatan volume transaksi pada platform penjualan daring (online retail) yang menghasilkan data dalam jumlah besar dan kompleks. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam proses analisis data, khususnya untuk memahami pola pembelian konsumen yang tidak dapat diidentifikasi melalui analisis statistik konvensional. Oleh karena itu, diperlukan metode data mining yang mampu mengelompokkan data transaksi berdasarkan kemiripan karakteristik tanpa menggunakan label kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengklasterisasi pola transaksi pada dataset Online Retail menggunakan metode Self-Organizing Map (SOM). Dataset diperoleh dari UCI Machine Learning Repository dan terdiri dari lebih dari 500.000 data transaksi. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Quantity, UnitPrice, dan TotalBelanja yang dibentuk dari hasil perkalian Quantity dan UnitPrice. Proses penelitian meliputi tahapan praproses data, sampling data, normalisasi menggunakan Z-score, pemodelan SOM, visualisasi hasil menggunakan U-Matrix dan Component Plane, serta klasterisasi lanjutan untuk memperoleh kelompok transaksi yang lebih terdefinisi. Seluruh proses pengolahan dan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak RapidMiner Studio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SOM mampu memetakan struktur kemiripan data transaksi secara topologis, meskipun tidak membentuk batas klaster alami yang tegas. Klasterisasi lanjutan menghasilkan beberapa kelompok transaksi dengan karakteristik berbeda, di mana mayoritas transaksi bernilai kecil dan sebagian kecil transaksi memiliki nilai ekstrem yang dipengaruhi oleh harga produk. Temuan ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai pola transaksi online retail dan berpotensi mendukung analisis perilaku konsumen serta deteksi transaksi tidak wajar pada sistem penjualan daring.