cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Pluralitas Makhluk Dan Keesaan Khaliq: Telaah Kritis Konsepsi Para Sufi Mayani Mayani; Andi Aderus; Indo Santalia; Yasser Mulla Shadra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5940

Abstract

Artikel ini membahas konsep pluralitas makhluk dan keesaan Khaliq dalam perspektif tasawuf, dengan menyoroti perbedaan pemaknaan antara tasawuf falsafi dan tasawuf akhlaqi. Pluralitas makhluk dipahami sebagai kenyataan ontologis yang diakui oleh al-Qur’an, sementara keesaan Khaliq merupakan prinsip fundamental tauhid yang menjadi dasar seluruh bangunan teologi Islam. Kajian ini menunjukkan bahwa para sufi tidak menafikan keesaan Tuhan dalam memahami kemajemukan makhluk, melainkan berupaya menjelaskan relasi ontologis antara Yang Esa dan yang banyak melalui pendekatan spiritual dan metafisis. Tasawuf falsafi memaknai pluralitas sebagai manifestasi atau tajalli dari Wujud Tunggal, yang melahirkan konsep-konsep seperti fana’, baqa’, ittihad, hulul, wahdat al-wujud, serta doktrin Nur Muhammad sebagai asal mula kosmik. Sementara itu, tasawuf akhlaqi menegaskan perbedaan esensial antara Khaliq dan makhluk, dengan tetap mengakui pengalaman spiritual selama tidak bertentangan dengan prinsip tauhid dan syari‘ah. Melalui analisis komparatif, artikel ini menegaskan bahwa perbedaan tersebut lebih bersifat metodologis dan ekspresif, bukan pada penolakan terhadap tauhid. Dengan demikian, pemikiran sufistik tentang pluralitas makhluk dan keesaan Khaliq merupakan upaya intelektual-spiritual untuk memperdalam makna tauhid, bukan penyimpangan dari ajaran Islam.
Strategi Konten Kreatif Social Media untuk Komunikasi Publik Instagram @pusdiklatanri M Farhan; Burhanuddin Burhanuddin; Al - May Abyan Izzy Burhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5941

Abstract

Transformasi digital mendorong lembaga pemerintah untuk mengadaptasi strategi komunikasi publik yang lebih visual, interaktif, dan mudah diakses oleh masyarakat. Instagram, khususnya melalui fitur Reels, menjadi salah satu medium strategis dalam menyampaikan informasi publik karena memiliki jangkauan luas dan tingkat keterlibatan audiens yang tinggi. Penelitian ini membahas strategi konten kreatif pada akun Instagram @pusdiklatanri dengan fokus pada perancangan desain cover reels dan penerapan teknik editing video sebagai elemen utama komunikasi visual. Pembahasan diarahkan pada bagaimana konsistensi identitas visual, kesederhanaan pesan, serta pengelolaan alur visual video berkontribusi terhadap efektivitas penyampaian informasi publik dan penguatan citra kelembagaan. Analisis menunjukkan bahwa desain cover reels yang konsisten dengan identitas institusi, didukung tipografi yang jelas dan hierarki visual yang terstruktur, berperan sebagai pintu awal perhatian audiens. Sementara itu, teknik editing video yang ringkas, informatif, dan selaras dengan pola konsumsi konten digital mampu mengurangi kompleksitas informasi serta meningkatkan pemahaman audiens. Integrasi antara desain cover dan editing video membentuk narasi visual yang tidak hanya informatif, tetapi juga komunikatif dan kredibel. Dengan demikian, strategi konten kreatif berbasis visual pada Instagram Reels dapat dipahami sebagai instrumen penting dalam memperkuat komunikasi publik lembaga pemerintah di era digital.
Penerbitan Hak Guna Bangunan oleh Badan Hukum Pengembang Tanpa Akta Pelepasan Hak atas Tanah: Tinjauan terhadap Asas Kepastian Hukum Rizki Wahyudi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5942

Abstract

The study purpose was to examine the legal validity of the transition from Freehold Title to Building Rights Title in housing development projects, particularly when developers physically control the land but have not obtained juridical control due to the absence of a Land Rights Release Act. This study also aimed to analyze how this situation affects the principle of legal certainty under Indonesian national land law. The issue arises because Article 106 Section c of Law No. 1 of 2011 defines land rights transition as a sale-and-purchase process conducted only with parties who meet the requirements as legal holders of land rights. When such requirements are not met, the law mandates a land rights release by the holder to the state, which must then be followed by appropriate administrative procedures. Materials and methods. This study used a normative juridical approach by examining literature sources and secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials, including statutory regulations, doctrinal writings, and relevant administrative practices. A field study was also used to support the juridical analysis and understanding of practical issues faced in housing development transactions. Results. Findings indicate that the transition of unregistered land intended for housing development must be carried out through a Land Rights Release Act executed before a notary. This mechanism functions as an exception within the framework of national land law and differs from the usual authority granted to Land Deed Officials. The absence of such an act causes defects in the formal and administrative requirements for issuing Building Rights Title certificates. Conclusions. Building Rights Title issued without a Land Rights Release Act is considered administratively defective, leading to potential cancellation. Such cancellation may be requested from the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning or the Head of the Land Office.
Jiwa (Al-Nafs) dalam Perspeltif Pemikiran Islam Anwar Abu Bakar; Andi Aderus; Indo Santalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5943

Abstract

Jihad Al-nafs adalah perjuangan sungguh-sungguh melawan keinginan buruk,amarah, imajinasi negatif dan hawa nafsu agar jiwa tunduk pada akal da iman demi ketaatan kepada Allah, toko penting dalam hal ini ialah Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulum Al-Din dan Ibn Qayyim dalam Zad Al-Ma’ad mengkategorikannya sebagai jihad fundamental bahkan yang paling utama. Inm Qayyim membaginya menjadi empat; jihad melawan diri (al-nafs), melawan syaitan, melawan orang kafir/munafik dan melawan kezaliman /kemungkaran. Metode yang dilakukan dengan pengendalian diri (sedikit makan,tidur, bicara) kesabaran mempelajari agama, mengamalkan ilmu dan berdakwah serta bisa membentuk jihad fisik (perang) ketika diperlukan membela agama dan kaum tertindas. Tujuannya ialah membersihkan jiwa (tazkiyah nafs), menegakkan agama Allah, memperoleh rahmat surga serta membangun sistem islam secara menyeluruh. Jihad ini bersifat universal dan berkelanjutan, tidak terbatas waktu dan tempat serta esensial bagi kesempurnaan individu Muslim.
Relasi Sunni, Syiah dan Salafi: Genealogi Konflik, Kontestasi Otoritas, dan Peluang Rekonsiliasi Anis Abd Rahman; Andi Aderus; Indo Santalia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5944

Abstract

Hubungan antara Sunni, Syiah, dan Salafi merupakan isu paling kompleks dalam khazanah Islam kontemporer. Ketegangan antarkelompok ini sering dipahami sebagai konflik teologis, padahal penelitian menunjukkan bahwa akar masalah lebih bersifat multidimensi yang mencakup sejarah, politik, epistemologi, dan dinamika sosial modern. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar persoalan hubungan ketiga kelompok tersebut melalui kajian pustaka (library research) terhadap literatur klasik dan kontemporer, artikel jurnal internasional, serta analisis wacana sektarian di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tidak bersifat esensial, melainkan diproduksi oleh kontestasi otoritas politik, konstruksi identitas keagamaan yang rigid, perbedaan paradigma keilmuan, dan reproduksi narasi provokatif melalui media sosial. Penelitian ini menawarkan pendekatan berbasis maqāṣid al-syarī‘ah, dialog fikih antar mazhab, dan pendidikan Islam inklusif sebagai strategi rekonsiliasi. Studi ini diharapkan berkontribusi dalam memperkuat kerangka akademik yang komprehensif untuk memahami relasi intra-agama Islam dan menyediakan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi negara, lembaga keagamaan, dan masyarakat.
Merawat Kedaulatan Bahasa melalui Standarisasi Kompetensi: Signifikansi Kebijakan UKBI dalam Perspektif Tata Kelola Nasional Adri Patria; Mohd. Tasar; Muammar Qadafi; Fina Meilinar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5945

Abstract

Artikel ini menganalisis signifikansi kebijakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka dalam konteks tata kelola nasional dan upaya penguatan kedaulatan linguistik. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed-methods), menggabungkan analisis konten normatif terhadap regulasi (Permendikbud No. 70/2016; Permendikbudristek No. 29/2023; Permendikbudristek No. 18/2024) dengan analisis kuantitatif deskriptif data implementasi dan distribusi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan UKBI telah mencapai keberhasilan signifikan dalam mobilisasi massa, melampaui target partisipasi tahunan sebesar 275% dan mengumpulkan lebih dari 1 juta peserta kumulatif (Badan Bahasa, 2025). Secara teknis, rigor pengujian terkonfirmasi, dengan predikat tertinggi (Istimewa) yang mensyaratkan kemahiran untuk keperluan keilmiahan, sangat sulit dicapai, bahkan oleh Warga Negara Asing yang teruji. UKBI adalah instrumen ideologis dan strategis yang vital bagi pembentukan modal intelektual bangsa, tetapi memerlukan pemutakhiran regulasi dan penguatan institusional yang koheren untuk mewujudkan kedaulatan bahasa sepenuhnya.
Penanaman Nilai-Nilai Akhlak Dalam Pendidikan Islam Nurhalimah Nurhalimah; Hasanuddin Hasanuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5946

Abstract

The instillation of moral values ​​is at the heart of Islamic education, emphasizing the development of a holistic human personality characterized by faith, piety, and noble character. In the modern context, Islamic education is not only oriented toward intellectual aspects but also spiritual and moral dimensions. This paper conceptually examines morals in Islam, the urgency of instilling moral values, strategies for developing morals, factors influencing the instillation of moral values, and the challenges of instilling moral values ​​in the modern era. The method used is library research with a descriptive-analytical approach to primary and secondary sources. The results of the study indicate that the formation of noble morals requires integration between formal education, family, and society. Islamic education plays a crucial role in instilling values ​​such as responsibility, honesty, compassion, and trustworthiness through role models, habituation, and a religious humanist approach.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Digital Bermuatan STEAM untuk Meningkatkan Literasi Multidisiplin Peserta Didik Kelas 3 Sekolah Dasar Nur Alifatus Zahroh; Wahyu Sukartiningsih; Zulfin Rachma Mufidah; Ulhaq Zuhdi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5947

Abstract

Studi ini berfokus pada pengembangan Komik Digital Bermuatan STEAM untuk memfasilitasi kebutuhan media pembelajaran, terutama dalam meningkatkan kemampuan literasi multidisiplin peserta didik kelas 3 Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan menggunakan model pengembangan ADDIE, meliputi Analyze, Design, Develop, Implementation, Evaluate. Pada tahap pengembangan, media Komik Digital Bermuatan STEAM dinilai valid berdasarkan penilaian ahli media, diperoleh persentase skor sebesar 92,5%, sedangkan berdasarkan penilaian ahli materi diperoleh persentase sebesar 90,8%. Selain itu juga dilakukan tinjauan pada instrumen penelitian dengan hasil penilaian sebesar 88,3% untuk modul ajar, LKPD 90,9%, soal pretest-posttest 93,75%, serta angket penelitian 90,6%. Kepraktisan media dinilai berdasarkan respon pengguna, diperoleh hasil respon pengguna diperoleh skor 94,2% untuk respon guru, dan 88,6% untuk respon peserta didik. Pada tahap implementasi, diperoleh hasil peningkatan kemampuan peserta didik yang dihitung dengan menggunakan rumus N-gain dan diperoleh skor persentase sebesar 63%, mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar dan kemampuan literasi multidisiplin peserta didik dan keefektifan media. Hasil tersebut menunjukan bahwa media Komik Digital Bermuatan STEAM sangat valid, sangat praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran, terutama konsep literasi mutidisiplin. Hasil dari penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan dasar bagi penelitian selanjutnya untuk berinovasi dalam meningkatkan pemahaman peserta didik dalam konteks multidisiplin.
Telaah Kompetensi Numerasi Siswa Kelas V Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum Di SDN Teong, Riung Barat Yohanes Vianey Sayangan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5948

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan numerasi siswa dalam menyelasaikan soal Asesemen Kompetensi Minimum (AKM) dikelas V SDN Teong. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SDN Lanamai, Riung Barat. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V dengan jumlah siswa 6 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis AKM numerasi menunjukan adanya peningkatan pada hasil post test. Rata-rata skor pre teat yang diperoleh yaitu 40%. Sedangkan Rata-rata skor pada hasil post test ini yaitu 75%. Penjabaran skor tersebut didapatkan dari 20 indikator. Perbandingan skor yang sama antara pre test dan post test yaitu terdapat pada indikator 10 dan 12, Dimana indikator 10 memperoleh skor 50% dan indikator 12 memperoleh skor 65%. Dapat disimpulakan bahwa kemampuan siswa dalam melaksanakan AKM numerasi di SDN Teong tergolong sedang. Sehingga perlu adanya perbaikan dan peninhkatan kemampuan siswa yang didukung dari Lembaga Pendidikan.
Strategi Pengembangan Keterampilan Kitabah (Bahasa Arab) Akademik Hasanuddin Hasanuddin; Nurhalimah Nurhalimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5949

Abstract

Keterampilan menulis akademik (kitabah) dalam bahasa Arab merupakan kompetensi tertinggi yang harus dikuasai mahasiswa di perguruan tinggi, namun realitas menunjukkan bahwa banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan signifikan dalam menghasilkan tulisan ilmiah berbahasa Arab yang memenuhi standar akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi-strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan kitabah akademik mahasiswa melalui pendekatan komprehensif dan sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah meliputi buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta laporan penelitian yang relevan dengan pembelajaran menulis bahasa Arab. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian sistematis, dan penarikan kesimpulan tematik untuk mengidentifikasi pola dan konsep strategi pembelajaran. Hasil penelitian mengidentifikasi enam strategi utama yang terbukti efektif: (1) Strategi berbasis proses (process writing) yang menekankan tahapan sistematis dari brainstorming hingga editing, (2) Pemanfaatan model teks (text-based instruction) menggunakan contoh teks akademik autentik sebagai acuan struktur dan gaya bahasa, (3) Pembelajaran kolaboratif melalui diskusi kelompok dan peer review untuk meningkatkan kualitas tulisan, (4) Integrasi teknologi dengan memanfaatkan aplikasi digital, LMS, dan kecerdasan buatan untuk memperkaya pembelajaran, (5) Penguatan kosakata akademik dan tata bahasa (nahwu-sharf) terapan untuk meningkatkan akurasi linguistik, serta (6) Pengembangan literasi akademik melalui pembacaan jurnal Arab dan teks ilmiah untuk memperluas wawasan retorika. Keenam strategi ini saling melengkapi dan dapat diintegrasikan sesuai konteks, kebutuhan, dan karakteristik mahasiswa.