cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi Dan Teknologi Informasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan Pabrik Gula Krebet Kabupaten Malang) Ayu Kurnia Ratna Sari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan teknologi informasi terhadap kinerja karyawan pada karyawan Pabrik Gula Krebet di Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan Pabrik Gula Krebet dengan sampel sebanyak 80 responden, dan menerapkan metode pengambilan sampel jenuh. Sumber data yang diperoleh berasal dari penyebaran kuesioner dan pengolahan data menggunakan media analisis SPSS versi 25.0. Hasil analisis dan pengujian menunjukkan secara simultan dan parsial bahwa Kepemimpinan Transformasional (X1), Budaya Organisasi (X2), dan Teknologi Informasi (X3) memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan (Y).
Analysis New Public Service: Case study on the TNI Manunggal Building a Village (TMMD) Dedyk Wahyu Widodo; Bintoro Wardiyanto; Erna Setijaningrum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6752

Abstract

This study aims to analyze the application of New Public Management (NPM) principles in the implementation of the TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) program by the Indonesian Army and to examine the dynamics and challenges of public service values through the perspective of New Public Service (NPS). This study uses a qualitative approach with a case study on the implementation of TMMD in Kedondong Village, Sidoarjo Regency. Data was collected through analysis of TMMD activity reports and interviews with officials from Kodim 0816/Sidoarjo, village officials, and community members who benefited from the program. The results of the study show that NPM principles, such as structured planning, organizational discipline, results orientation, and activity control, play an important role in ensuring the effectiveness of TMMD implementation in the context of a hierarchical military organization. However, the success of the program is not only determined by the achievement of outputs, but also by public service values that are in line with the NPS paradigm, such as community participation, orientation towards public interests, strengthening civic values, service and assistance practices, and the social impact felt by the community. These findings indicate that TMMD governance reflects a hybrid model between NPM and NPS, in which organizational efficiency and performance are complemented by values of service to citizens. This study contributes to the development of public administration studies by enriching the understanding of the application of public management paradigms in the context of civil-military relations.
Program Pelatihan Mengaji Bersertifikasi dalam Meningkatkan Kompetensi Qur’ani dan Kesiapan Mengajar Siswa MA Nurul Huda Safira Martania Putri; Vina Maulidatul Lailiyah; Savira Nur Azzahro; Dzakiyatul Fuada; Salwa Atika Salsabila; Laila Badriyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6753

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Qur'ani dan kesiapan mengajar siswa MA Nurul Huda Sedati melalui pelatihan mengaji bersertifikasi. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan pelatihan berbasis kompetensi, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan pelatihan (melalui drill, demonstrasi, microteaching), evaluasi dan sertifikasi, serta pendampingan pasca-pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid dan makhraj, serta peningkatan kesiapan pedagogis siswa sebagai calon guru Al-Qur'an. Program ini juga menghasilkan pemberian sertifikat kompetensi kepada peserta yang lulus, yang dapat digunakan sebagai legitimasi keahlian dalam mengajar Al-Qur'an. Dengan demikian, program pelatihan mengaji bersertifikasi ini terbukti efektif dalam membangun sumber daya manusia Qur'ani yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pendidikan Al-Qur'an di masyarakat.
Project Based Learning (PjBL) sebagai Model Pembelajaran untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Siswa di Sekolah Dasar Kurniati Kurniati; Amin Basri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa kelas V UPT SD Negeri 07 Durian melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, dengan instrumen berupa lembar observasi kemampuan komunikasi siswa yang mencakup indikator keberanian menyampaikan pendapat, kejelasan berbicara, kemampuan bertanya dan menjawab, kemampuan mendengarkan pendapat, serta partisipasi dalam diskusi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi siswa secara signifikan. Pada tahap pra-siklus, rata-rata kemampuan komunikasi siswa mencapai 55,00% dengan kategori cukup. Setelah penerapan PjBL pada siklus I, kemampuan komunikasi meningkat menjadi 73,50% dengan kategori baik, dan pada siklus II meningkat kembali menjadi 89,00% dengan kategori sangat baik. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi siswa sekolah dasar. Dengan demikian, PjBL dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan komunikatif.
Pengangguran di Kalangan Sarjana: Telaah Literatur tentang Tantangan Dunia Pendidikan Tinggi Aulia Khairunnisa; Dhifa Aulia Ibrahim; Naela Dwi Febridiant; Hanif Khoiriyah; Muh. Subhan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6761

Abstract

Pengangguran di kalangan sarjana merupakan persoalan krusial yang masih dihadapi oleh dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Pendidikan tinggi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas kesempatan kerja, dalam praktiknya belum sepenuhnya mampu menjamin terserapnya lulusan di pasar kerja. Artikel ini bertujuan untuk menelaah pengangguran di kalangan sarjana melalui kajian literatur dengan menyoroti tantangan dunia pendidikan tinggi dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data diperoleh dari buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional, serta laporan kebijakan yang relevan dengan tema pengangguran sarjana dan pendidikan tinggi. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan temuan utama dari berbagai sumber pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran sarjana dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, kurikulum pendidikan tinggi yang kurang responsif, dampak perubahan struktur ekonomi dan teknologi, orientasi lulusan terhadap pekerjaan formal, serta tantangan tata kelola pendidikan tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa pengangguran sarjana tidak dapat dipahami sebagai kegagalan individu semata, melainkan sebagai persoalan struktural dalam sistem pendidikan tinggi. Oleh karena itu, diperlukan transformasi pendidikan tinggi melalui pembaruan kurikulum, penguatan keterampilan abad ke-21, peningkatan kolaborasi dengan dunia kerja, serta perbaikan tata kelola pendidikan tinggi agar lulusan lebih adaptif dan berdaya saing.
The Impact of Fingerprints on BPJS Patient Registration Speed and Identity Accuracy Ma Clara Yureka W I; Joan Puspita Tanumihardja; Falentina Faustin Ngode; Martina Klaudia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6765

Abstract

Outpatient services are a service unit with a high volume of visits, thus demanding a fast and accurate registration system. Manual registration still often results in long queues, service delays, and the risk of patient identification errors, potentially opening up opportunities for fraud in BPJS Kesehatan services. As an effort to improve service effectiveness, the BLUD RSUD dr. T.C. Hillers Maumere has implemented a fingerprint biometric verification system in all outpatient polyclinics since 2021. This study aims to assess the impact of fingerprint use on service speed and identity accuracy of outpatient BPJS patients. The study used a descriptive quantitative design with a population of all outpatient BPJS patients and a sample of 154 respondents determined using the Slovin formula. The sampling technique was accidental sampling. The research instrument was a Guttman scale questionnaire that measured registration speed, ease of use, and perceptions of identity accuracy. Data analysis was conducted descriptively using frequency distributions and percentages. The results showed that 96 percent of respondents stated that fingerprints accelerated the registration process, 97 percent considered this system to prevent identity errors, and 91 percent felt it reduced queues. The majority of users were from the productive age group and housewives, indicating good acceptance of the technology among non-digital natives. Thus, fingerprints have proven to be an effective innovation in supporting the acceleration of services and increasing the accuracy of outpatient BPJS patient administration.
Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Reframing Dalam Mengurangi Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Siti Muhibah; Arga Satrio Prabowo; Husnul Kotimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6766

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik reframing dalam mengurangi kecemasan berbicara di depan umum pada siswa kelas X SMK Nurul Huda Baros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperiment pre-test post-test nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini merupakan siswa kelas X sebanyak 108 siswa, adapun teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan mendapatkan 14 siswa yang memiliki skor tinggi dari hasil angket kecemasan berbicara di depan umum. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan masing-masing sebanyak 7 siswa yang diambil dari hasil pre-test dengan skor tertinggi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket kecemasan berbicara di depan umum yang dikembangkan oleh peneliti, terdiri dari tiga aspek yaitu aspek fisik, proses mental dan emosional. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan tingkat kecemasan yang signifikan setelah diberikan treatment berupa layanan konseling kelompok teknik reframing pada kelompok eksperimen, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 100,6 (kategori tinggi) dan rata-rata nilai posttest sebesar 53,0 (kategori rendah). Selain itu, dilakukan uji hipotesis dengan analisis uji Mann-Whitney, diketahui nilai signifikansi Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, konseling kelompok teknik reframing berpengaruh dalam mengurangi kecemasan berbicara di depan umum pada siswa kelas X SMK Nurul Huda Baros.
Peran Orang Tua di Pedesaan Dalam Melestarikan Bahasa Aceh Sebagai Warisan Budaya di Kalangan Generasi Z (Studi di Desa Linggong Sagoe, Kec. Simpang Tiga, Kab. Pidie) Fifi Alayda; Syukri Syamaun; Taufik Taufik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6767

Abstract

The Acehnese language is an important part of Acehnese society, as it is through this language that values, customs, and traditions are passed down from generation to generation. However, many young people, especially Generation Z, are now rarely using the Acehnese language in their daily lives. They more often use Indonesian, even mixing it with slang or language from social media. As a result, the Acehnese language is becoming less used, especially at home and in the surrounding environment. This study was conducted in Linggong Sagoe village, Simpang Tiga District, Pidie Regency, to examine the role of parents in preserving and maintaining the Acehnese language among rural youth. The study employed a qualitative method, involving direct interviews with a number of parents, generasi Z individuals, and village officials. The results indicate that parents play a significant role in instilling the habit of speaking Acehnese at home. Therefore, parents who consistently speak Acehnese with their children ensure that their children become accustomed to and do not forget their regional language. However, there are also those who prefer to use Indonesian because they feel that their children understand it more easily, or because of the influence of schools and social media, which mostly use Indonesian. From these results, it can be concluded that the preservation of the Acehnese language needs to be done collectively. It is not enough for only parents to play a role; support from schools and the community is also needed.
Komunikasi Public Relations Digital Pada Instagram Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Perception: Studi Akun @Pathischocolade Olivia Ayu Wandari; Khairunisa Khairunisa; Rina Pebriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6768

Abstract

Instagram kini menjadi media strategis bagi brand dalam membangun citra dan memengaruhi persepsi publik, terutama bagi brand lokal seperti Pathis Chocolade. Namun keberhasilan pembentukan persepsi positif tidak terjadi secara instan, melainkan bergantung pada konsistensi interaksi, kualitas konten, dan penyampaian pesan emosional yang relevan dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana akun Instagram @pathischocolade menampilkan citra merek melalui pengelolaan konten visual, narasi, dan interaksi digital sebagai bagian dari strategi Public Relations. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi konten Instagram, wawancara mendalam dengan pengelola akun, serta wawancara tambahan dengan audiens sebagai pengguna aktif media sosial. Analisis data mengacu pada teori Impression Management dari Goffman yang menekankan bagaimana individu maupun organisasi berupaya mengatur kesan yang diterima publik melalui tampilan visual, gaya bahasa, konsistensi penyampaian pesan, dan pola interaksi yang dibangun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pathis Chocolade berhasil membentuk persepsi positif melalui penyajian visual produk yang konsisten, storytelling yang emosional, serta interaksi responsif dengan pengikut. Strategi PR digital tersebut memperkuat identitas brand, meningkatkan kedekatan dengan audiens, dan mendorong kepercayaan publik.
Persepsi Masyarakat Terhadap Pemberitaan Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis Melalui Konten Tiktok Untung Makbul; Widi Yanti; Rina Pebriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap pemberitaan kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis yang disebarkan melalui konten TikTok. Fenomena ini penting dikaji karena TikTok menjadi salah satu platform yang paling berpengaruh dalam membentuk opini publik melalui penyebaran informasi secara cepat, kreatif, dan masif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi konten, wawancara dengan pengguna aktif TikTok, serta analisis komentar warganet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dipengaruhi oleh gaya penyajian informasi, kredibilitas kreator, serta intensitas paparan konten. Sebagian besar responden menunjukkan reaksi emosional terhadap pemberitaan, sedangkan sebagian lainnya menyoroti isu akurasi dan framing informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok memiliki peran signifikan dalam membentuk persepsi publik terhadap isu kesehatan dan program pemerintah, namun potensi misinformasi tetap tinggi sehingga diperlukan peningkatan literasi digital.