cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Strategi Mengoptimalkan Pengelolaan Dana Bagi Hasil Kelapa Sawit Melalui Penguatan Kelembagaan Dan Sumber Daya Manusia Dalam Pengelolaan DBH Sawit Nur Ayin Tuna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1039

Abstract

Kelapa Sawit merupakan salah satu komoditas utama yang menyumbang signifikan terhadap perkonomian indonesia. Itu sebabnya daerah-daerah telah berkembang menjadi perkebunan sawit termasuk di Provinsi Gorontalo. Untuk menanggulangi eksternalitas negatif yang ditimbulkan oleh sawit maka salah satu strategi pemerintah pusat adalah pemberian Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit kepada daerah penghasil sawit. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2023 Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialokasikan berdasarkan persentase atas pendapatan tertentu APBN dan kinerja tertentu. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketimpangan fiskal antara pusat dan daerah serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah penghasil dan pelintasan sawit.
Merawat Leluhur, Merawat Budaya: Teori Sinkretisme Clifford Geertz dan Kaitannya dengan Tradisi Nyadran pada Masyarakat Jawa di Desa Marga Manunggal Jaya Resti Budiarti; Pujiati Pujiati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1040

Abstract

Tradisi Nyadran merupakan salah satu bentuk praktik budaya masyarakat Jawa yang mencerminkan akulturasi antara kepercayaan lokal, Hindu-Buddha, dan Islam. Tradisi ini juga menjadi salah satu warisan budaya masyarakat Jawa yang masih bertahan dan berkembang, termasuk di wilayah transmigrasi seperti Desa Marga Manunggal Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi Nyadran dalam bingkai teori sinkretisme budaya yang dikemukakan oleh Clifford Geertz. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif dan wawancara, penelitian ini menemukan bahwa tradisi Nyadran di desa tersebut memadukan unsur Islam, kepercayaan lokal dan budaya agraris Jawa. Melalui thick description, simbol-simbol seperti makam, air kembang dan praktik gotong royong diinterpretasikan sebagai wujud dari nilai-nilai spriritual, sosial, dan identitas budaya yang melekat kuat dalam masyarakat. Tradisi Nyadran tidak hanya menjadi media penghormatan terhadap leluhur, tetapi juga sarana merawat dan mentransmisikan budaya lokal di tengah perubahan zaman. Dengan demikian, tradisi ini mencerminkan sinkretisme sebagai strategi budaya untuk mempertahankan nilai-nilai lokal dalam ruang kehidupan masyarakat modern.
Collaborative Governance dalam Digitalisasi Pelayanan Publik “Si-Apel” pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Malang Muhammad Zacky Arifudin; Putri Jade Yusuf; Flaringga Laura Finta; Tutur Waskito; Rachel Ria Tambunan; Prisca Kiki Wulandari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1041

Abstract

Layanan publik berbasis digital menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi, salah satunya melalui sistem Si-Apel yang diterapkan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Malang. Implementasi digitalisasi ini membutuhkan kerjasama yang kuat dari berbagai aktor yang terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Collaborative Governance dalam digitalisasi layanan publik Si-Apel di Kota Malang, serta memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan kebijakan pelayanan publik berbasis digital Si-Apel. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk dapat menggali secara lebih mendalam terkait implementasi Collaborative Governance dalam digitalisasi pelayanan publik melalui aplikasi Si-Apel oleh Disdukcapil Kota Malang. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk dapat memahami bagaimana dinamika kolaboratif antar aktor yang terlibat, serta juga bagaimana inovasi dari digitalisasi pelayanan publik tersebut yang nantinya dapat memperkuat kualitas pelayanan publik melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah terkait implementasi dari penerapan Collaborative Governance yang dilakukan oleh aktor yang terlibat di dalamnya, yaitu Disdukcapil Kota Malang, masyarakat Kota Malang, dan stakeholder atau swasta dalam proses digitalisasi pelayanan publik melalui website Si-Apel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengimplementasian Collaborative Governance dalam digitalisasi pelayanan publik Si-Apel telah berjalan dengan baik dan melibatkan seluruh aktor yang terkait sehingga website Si-Apel dapat sesuai dan memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Malang yang lebih efektif dan efisien.
HUBUNGAN PERUBAHAN BUDAYA MASYARAKAT DENGAN PROFESIONALISME GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA MODERN J. Nabiel Aha Putra Nabiel; Nabiilah Naurah Febriani; Robiatul Masduqiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1043

Abstract

Diskursus penelitian ini membahas Hubungan Perubahan Budaya Masyarakat Dengan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Di Era Modern. Kebudayaan mencerminkan kemampuan berpikir dan berkarya manusia yang terus mengalami perubahan. Tidak ada masyarakat yang benar-benar statis; bahkan masyarakat desa pun telah mengalami transformasi melalui perdagangan, teknologi transportasi, dan akses informasi. Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam untuk memahami dinamika budaya secara menyeluruh. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka (literature review). Perubahan sosial-budaya merupakan realitas yang tidak terelakkan dan dipengaruhi oleh faktor internal seperti nilai dan norma, serta faktor eksternal seperti globalisasi dan kemajuan teknologi. Masyarakat modern ditandai dengan rasionalitas, individualisme, dan keterbukaan terhadap inovasi, yang berdampak pada pola pikir serta nilai-nilai pendidikan. Guru PAI dihadapkan pada tantangan besar dalam menjaga profesionalisme di tengah perubahan tersebut, terutama dalam penguasaan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Di era digital, guru PAI harus mampu merespons tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta persoalan etika dan teologis akibat pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan. Hubungan antara budaya dan pendidikan menunjukkan bahwa nilai budaya memengaruhi sistem pendidikan, sikap individu, dan metode pembelajaran. Dalam konteks keagamaan, perubahan budaya berdampak pada bagaimana nilai-nilai Islam diinterpretasikan dan diimplementasikan. Meskipun perubahan budaya dapat memperkaya wawasan dan mendorong kemajuan, tantangan konservatisme dan resistensi terhadap inovasi menjadi penghambat utama dalam transformasi budaya Islam. Oleh karena itu, guru PAI dituntut untuk menjadi agen perubahan yang mampu mengharmonisasikan nilai-nilai Islam dengan dinamika sosial modern secara bijak dan kontekstual. Artikel ini merekomendasikan pentingnya penguatan kapasitas guru serta integrasi nilai keislaman dengan pendekatan pedagogis yang adaptif dan inovatif.
Pengaruh Media Interaktif Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Wachid Hasyim 2 Taman Dwi Yuliana Pertiwi; Siti Kholidatur Rodiyah; Nailul Ulah Al- chumaira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1044

Abstract

Penelitian ini mengkaji media interaktif terhadap hasil belajar siswa diselidiki dalam penelitian ini. Berbicara dengan jujur ​​dan jelas untuk mengekspresikan keinginan, harapan, pikiran, dan perasaan kita dikenal sebagai komunikasi asertif, sedangkan penggunaan sumber belajar interaktif dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa untuk belajar. Untuk menilai sejauh mana media pembelajaran interaktif mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, Fokus utama Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji untuk menyelidiki bagaimana media pembelajaran interaktif mempengaruhi hasil belajar siswa di SMA Wachid Hasyim 2 Taman. Ada 102 siswa kelas X di SMA Wachid Hasyi 2 taman menjadi sampel penelitian. Metode pengumpulan data Kuesioner yang diolah dengan SPSS versi 26 digunakan dalam prosedur pengumpulan data untuk menguji berbagai tes, termasuk uji statistik, instrumen, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar (nilai 0,000). Diharapkan bahwa hasil penelitian ini akan membantu memajukan pendidikan dengan meningkatkan siswa untuk terlibat lebih aktif, berpartisipasi penuh dalam proses belajar mengajar, dan memahami materi dengan lebih baik, yang akan sangat meningkatkan hasil belajar siswa.
Implementasi Prinsip-Prinsip Etika Bisnis Islam Dalam Pemasaran Produk Dan Layanan Di BMT UGT NUSANTARA Wahyu Ilmi; Lilit Biati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1045

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip-prinsip etika bisnis Islam dalam pemasaran produk dan layanan di BMT UGT Nusantara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai utama dalam etika bisnis Islam, seperti kejujuran (shiddiq), amanah, dan keadilan diterapkan dalam strategi pemasaran serta dampaknya terhadap kepercayaan dan loyalitas nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada BMT UGT Nusantara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip shiddiq diterapkan melalui komunikasi pemasaran yang jujur dan transparan, sedangkan prinsip amanah diwujudkan dalam tanggung jawab pelayanan dan pemenuhan janji kepada anggota. Nilai-nilai etika Islam juga dijadikan strategi diferensiasi yang memperkuat citra positif BMT di mata masyarakat. Penerapan etika bisnis Islam ini tidak hanya menjadi pondasi moral lembaga, tetapi juga terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan, loyalitas, dan hubungan jangka panjang dengan nasabah. Temuan ini menunjukkan bahwa etika bisnis Islam dapat menjadi kekuatan strategis dalam pengelolaan dan pemasaran lembaga keuangan syariah secara berkelanjutan dan kompetitif.
Interpretasi Hadis Jihad di Era Digital oleh Kelompok Islamis Aldi Prasetiyo; Shobarun Jamil; Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1046

Abstract

Di era digital saat ini, media sosial menjadi ruang utama bagi berbagai kelompok untuk menyebarkan pemahaman keagamaan, termasuk interpretasi hadis jihad oleh kelompok Islamis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara rinci bagaimana kelompok Islamis menafsirkan dan menyebarkan pemahaman mengenai hadis jihad melalui berbagai platform digital. Fokus utama adalah memahami narasi dan strategi komunikasi yang mereka gunakan, serta dampaknya terhadap pemahaman masyarakat, terutama para generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis, serta mengumpulkan data melalui dokumentasi konten media sosial, observasi online, dan wawancara mendalam dengan para ahli dan praktisi di bidangnya. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan, disertai verifikasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil studi menunjukkan bahwa kelompok Islamis memanfaatkan media digital untuk menyebarkan pemahaman jihad yang sering kali dipersempit menjadi tindakan kekerasan, tanpa menampilkan makna spiritual dan etis yang lengkap. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aktif otoritas keagamaan dan institusi pendidikan dalam menyajikan narasi yang lebih tepat dan kontekstual. Kontribusi penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana komunikasi keagamaan berkembang di dunia digital dan dampaknya terhadap dinamika sosial budaya terkait interpretasi hadis jihad.
Kontribusi Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Perumusan Visi Misi terhadap Capaian Akademik dengan Kepuasan Siswa sebagai Mediator Samsul Bahri; Mutoharoh Mutoharoh; Andriani Sariwardani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1048

Abstract

Penelitian ini menganalisis kontribusi kepemimpinan kepala sekolah dan perumusan visi misi terhadap capaian akademik siswa, dengan kepuasan siswa sebagai variabel mediator. Menggunakan metode kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari 77 siswa kelas V dan VI di SD Negeri Kelapian 2, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Banten, melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi nilai akademik. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah (koefisien jalur = 0,45; p < 0,01) dan perumusan visi misi (koefisien jalur = 0,40; p < 0,01) secara positif dan signifikan memengaruhi kepuasan siswa. Selain itu, kepemimpinan kepala sekolah (koefisien jalur = 0,30; p < 0,05) dan visi misi (koefisien jalur = 0,25; p < 0,05) juga berpengaruh langsung terhadap capaian akademik. Pentingnya, kepuasan siswa terbukti memediasi hubungan tersebut, di mana pengaruh tidak langsung kepemimpinan kepala sekolah (koefisien mediasi = 0,18; p < 0,05) dan perumusan visi misi (koefisien mediasi = 0,16; p < 0,05) terhadap capaian akademik melalui kepuasan siswa adalah signifikan. Kesimpulan menunjukkan bahwa sinergi antara kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, visi misi yang jelas, dan kepuasan siswa merupakan kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi akademik.
Inovasi Kurikulum Pai Berbasis Teknologi Digital Untuk Membangun Jiwa Kewirausahaan Islami Muhammad Aufa Muis; Amiddana Silfia; Vivi Juliana; Neviani Neviani; Nabila Nabila
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi digital. Latar belakang penelitian ini berfokus pada perubahan signifikan yang terjadi dalam dunia pendidikan akibat digitalisasi, yang tidak hanya mempermudah akses materi pembelajaran, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana integrasi nilai-nilai kewirausahaan Islami dalam kurikulum PAI dapat membekali siswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia usaha. Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik, pengambil kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung inovasi kurikulum yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum PAI berbasis teknologi digital dapat membangun karakter kewirausahaan yang kuat dan adaptif di kalangan siswa, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan resistensi terhadap perubahan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pemangku kepentingan untuk mendukung inovasi ini, sehingga pendidikan agama Islam dapat berperan lebih efektif dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga mandiri dan berdaya saing di era global. Pengembangan kurikulum PAI yang inovatif dan berbasis teknologi digital menjadi kebutuhan mendesak yang harus segera direspon untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik dan relevan dengan perkembangan zaman.
Analisis Penerapan Kebijakan BPJS Kesehatan Tentang Biometrik Fingerprint Dan Face Recognition (FRISTA) Di Era Digitalisasi Pendaftaran Pasien Rawat Jalan RS X Noviana Sari; Intan Pujilestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1050

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan merupakan komponen penting dalam sistem kesehatan nasional yang berfungsi sebagai penyedia utama layanan kesehatan yang komprehensif bagi masyarakat. Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan tingkat lanjut semakin mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan kualitas, kecepatan, dan ketepatan layanan. Sejalan dengan hal tersebut, BPJS Kesehatan telah menerapkan kebijakan penggunaan teknologi biometrik, khususnya sistem fingerprint dan face recognition (FRISTA), untuk meningkatkan verifikasi identitas pasien, mengurangi kecurangan, serta memastikan akurasi data pada proses pendaftaran pasien rawat jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kebijakan biometrik BPJS Kesehatan dalam pendaftaran pasien rawat jalan di RS X, dengan fokus pada penggunaan teknologi fingerprint dan FRISTA, penerimaan pasien, serta tantangan operasional yang dihadapi oleh petugas dan pasien. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan petugas rumah sakit dan pasien, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi biometrik telah meningkatkan efisiensi pendaftaran dan akurasi verifikasi identitas pasien, namun terdapat kendala seperti masalah teknis, keterbatasan pelatihan petugas, dan kesulitan pasien lanjut usia dalam menggunakan sistem. Pasien umumnya memberikan respons positif terhadap inovasi ini namun membutuhkan bimbingan selama proses pendaftaran. Rekomendasi penelitian ini meliputi peningkatan pelatihan petugas, edukasi pasien, dan dukungan teknis guna mengoptimalkan pelaksanaan kebijakan biometrik. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi BPJS Kesehatan dan manajemen rumah sakit dalam meningkatkan layanan kesehatan digital agar lebih efektif dan mudah diakses oleh seluruh pasien.