cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,421 Documents
Pengaruh Kredibilitas Influencer terhadap Minat Beli: Studi Literatur Sistematik Tifani Dame Hasany; Dhanny Safitri; Dinis Cahyaningrum; Isra Dewi Kuntary Ibrahim; Ni Wayan Adelia Mutiara Asri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas influencer terhadap minat beli konsumen dalam konteks pemasaran digital di media sosial. Dengan menggunakan metode systematic literature review, sebanyak delapan studi empiris yang diterbitkan dalam rentang tahun 2022–2024 dianalisis secara kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa kredibilitas influencer, yang terdiri dari dimensi keahlian, kepercayaan, dan daya tarik, secara umum memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Namun, satu studi menunjukkan bahwa pengaruh tersebut tidak langsung, melainkan dimediasi oleh faktor seperti kepercayaan merek dan citra merek. Temuan ini menyoroti pentingnya konteks produk, platform media sosial, serta peran variabel mediasi dalam menentukan efektivitas strategi influencer marketing. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemasar perlu memilih influencer berdasarkan kredibilitas dan relevansi dengan target audiens, bukan semata-mata jumlah pengikut. Penelitian ini juga merekomendasikan kajian lanjutan mengenai peran nano-influencer dan pengaruh krisis reputasi terhadap minat beli konsumen.
Pakaian Melayu untuk Anak Usia Dini: Menanamkan Cinta Budaya Sejak Dini arbi arbi; Najwa Amelia; Nasywa Erika Miller; Nur Asiah Siregar; Puja Islamiah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1063

Abstract

Penanaman nilai-nilai budaya sejak usia dini sangat penting dalam membentuk karakter dan identitas anak. Salah satu bentuk budaya yang dapat diperkenalkan adalah pakaian adat Melayu. Pakaian ini bukan hanya sekadar pelindung tubuh, tetapi juga mengandung nilai-nilai sopan santun, kesopanan, dan penghormatan terhadap tradisi. Anak usia dini berada pada masa peka untuk menerima berbagai stimulasi, termasuk pengenalan budaya melalui cara berpakaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan fungsi pakaian Melayu serta bagaimana penerapannya dalam proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Metode yang digunakan adalah library research dengan menelaah berbagai sumber, termasuk manuskrip klasik Melayu dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pakaian Melayu dapat dimanfaatkan sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai budaya dan karakter anak secara menyenangkan dan kontekstual. Dengan memasukkan unsur budaya lokal ke dalam kegiatan pembelajaran di PAUD, seperti bermain peran, menggambar, atau mengenakan baju adat pada hari budaya, anak-anak dapat tumbuh dengan rasa cinta terhadap budaya sendiri serta mengenal jati dirinya sejak dini.
Integrasi Literasi Finansial dalam Pembelajaran IPS (Eksplorasi Praktik Penguatan Numerasi melalui Projek Kewirausahaan di SMP Negeri 2 Dawuan Subang) Gina Meilina Syarifah; Sapriya Sapriya; Yeni Kurniawati Sumantri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1064

Abstract

This study aims to explore the implementation of entrepreneurship projects based on local wisdom in Social Studies (IPS) learning as an effort to strengthen students’ financial literacy and numeracy skills. The research employed a descriptive qualitative approach with a case study design at SMP Negeri 2 Dawuan, Subang. The research subjects involved 32 eighth-grade students and two Social Studies teachers. Data were collected through participatory observation, document analysis, and semi-structured interviews, and analyzed using data reduction, data presentation, verification, and thematic analysis. The findings indicate that the implementation of traditional Sundanese food production projects effectively improved students' abilities in calculating cost of goods sold, determining profit margins, and analyzing sales data numerically. Furthermore, the integration of Social Studies learning successfully connected the disciplines of economics, geography, sociology, and history in an applied manner. The study also revealed that students developed an emotional connection to local culture, enhancing their pride in preserving traditional foods. The Project-Based Learning (PjBL) model based on local wisdom proved effective as a contextual learning approach that holistically strengthens students’ financial skills, numeracy, and cultural awareness.
Strategi Efektif dalam Manajemen Kesiswaan untuk Meningkatkan Disiplin dan Prestasi Siswa Adam Damiri; Siti Aimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi manajemen kesiswaan yang efektif dalam meningkatkan disiplin dan prestasi siswa di lingkungan sekolah. Fokus utama dari penelitian ini adalah bagaimana penerapan tata tertib yang konsisten, pembinaan karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler, serta sistem penghargaan dan sanksi yang proporsional dapat membentuk perilaku positif dan meningkatkan capaian akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang dilakukan di salah satu sekolah menengah pertama negeri yang dipilih secara purposive karena menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan kesiswaan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan berbagai pihak sekolah seperti kepala sekolah, guru BK, wali kelas, siswa, dan orang tua, serta dokumentasi terhadap program kesiswaan dan data prestasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsistensi penerapan aturan mampu menumbuhkan budaya disiplin, kegiatan ekstrakurikuler berkontribusi pada pembentukan karakter dan motivasi belajar, serta sistem penghargaan dan sanksi yang adil mampu menciptakan perubahan perilaku positif secara berkelanjutan. Ketiga strategi ini saling melengkapi dan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan membentuk siswa yang berkarakter serta berprestasi.
Urgensi Peran Manajemen Kesiswaan Dalam Mental Health Pelajar Yudi Sahara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1066

Abstract

Penelitian ini mengungkap urgensi peran strategis manajemen kesiswaan dalam mendukung kesehatan mental pelajar di lingkungan sekolah menengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keterlibatan manajemen kesiswaan dalam menciptakan kultur sekolah yang sehat secara psikologis serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang responsif terhadap kebutuhan mental siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus yang dilakukan di MTs Islamiyah Bumi Agung, Lempuing, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakasek kesiswaan, guru BK, dan siswa; observasi partisipatif; dokumentasi kebijakan; serta analisis rekaman audio. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru BK masih terbatas secara struktural dan fungsional, pelatihan untuk wakasek kesiswaan terkait isu kesehatan mental belum tersedia, dan kultur sekolah sangat menentukan kondisi mental siswa. Program seperti “Teman Curhat”, “Sahabat Inklusi”, dan keterlibatan siswa dalam pengambilan keputusan terbukti memperkuat ketahanan psikologis pelajar. Dengan demikian, dibutuhkan integrasi menyeluruh antara manajemen kesiswaan dan layanan psikososial sekolah untuk menciptakan lingkungan yang sehat secara mental dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.
Analisis Persepsi Pemangku Kepentingan Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di RSUD Hendrik Fintay Kabupaten Sarmi Provinsi Papua Heriq Rony Paulus Twenti; Arius Togodly; Agus Zainuri; Sarce Makaba
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1069

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan indikator penting dalam pencapaian derajat kesehatan masyarakat, terutama di daerah terpencil seperti Kabupaten Sarmi. RSUD Hendrik Fintay sebagai rumah sakit rujukan daerah memiliki peran strategis dalam menyediakan pelayanan yang efektif, efisien, aman, terjangkau, dan memuaskan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan di RSUD Hendrik Fintay berdasarkan persepsi pemangku kepentingan dari lima dimensi utama, yaitu efektivitas, efisiensi, keamanan, keterjangkauan, dan kepuasan pasien. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci (pasien, keluarga pasien, dan tenaga kesehatan), observasi lapangan, serta telaah dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik berdasarkan model mutu Donabedian dan pendekatan teori SERVQUAL. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan di RSUD Hendrik Fintay cukup efektif dari sisi tenaga medis, namun terhambat oleh keterbatasan alat diagnostik dan spesialis. Efisiensi belum optimal karena sistem rujukan yang tidak terkoordinasi dengan baik dan keterlambatan pelayanan laboratorium. Aspek keamanan masih lemah pada kontrol infeksi, pencahayaan, dan keamanan lingkungan. Keterjangkauan layanan tinggi di wilayah kota, namun sangat terbatas di daerah pedalaman karena kendala transportasi dan biaya. Kepuasan pasien bersifat beragam; sikap tenaga medis dinilai positif, namun waktu tunggu, kebersihan, dan ketersediaan obat menjadi sumber keluhan. Kesimpulan: Mutu pelayanan kesehatan di RSUD Hendrik Fintay mencerminkan adanya upaya perbaikan, namun masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan sistemik. Diperlukan intervensi kebijakan yang menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat sistem rujukan dan transportasi, serta menjamin keselamatan dan kepuasan pasien secara berkelanjutan.
Pengaruh Investasi, Produksi, Dan Konsumsi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pada Usaha Padi (Studi Kasus Di Kecamatan Pangkoh, Pulang Pisau) Amelya Rosalina Siringoringo; Dicky Perwira Ompusunggu; Irene Syukur Niat Wati Harefa; Ririn Anggraeni; Siti Alma Arisanti; Suherman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1070

Abstract

Pertumbuhan ekonomi daerah merupakan hasil interaksi dari berbagai sektor produktif, salah satunya adalah sektor pertanian yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi, produksi, dan konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi pada usaha padi di Kecamatan Pangkoh, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan, variabel investasi, produksi, dan konsumsi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Investasi yang dilakukan petani, seperti pembelian alat pertanian dan penggunaan teknologi modern, terbukti meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha. Sementara itu, peningkatan produksi mendorong naiknya pendapatan petani dan konsumsi domestik, yang berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Temuan ini mengindikasikan pentingnya kebijakan yang mendukung penguatan investasi dan peningkatan produksi serta konsumsi hasil pertanian sebagai strategi pembangunan ekonomi berbasis sektor pertanian.
Pengaruh Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Kota Jambi Ratna Anggraini; Zulgani Zulgani; Jaya Kusuma Edy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan daerah terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Jambi selama periode 2001–2023. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan pendekatan data time series, serta menggunakan software Eviews 12 untuk memproses data sekunder dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan BPS Kota Jambi. Hasil menunjukkan bahwa Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal (RDDF) berpengaruh positif signifikan terhadap IPM, sedangkan Rasio Ketergantungan Keuangan Daerah (RKKD) berpengaruh negatif signifikan. Nilai Adjusted R-squared sebesar 68,3% menunjukkan bahwa variasi IPM Kota Jambi cukup tinggi dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulan menyatakan bahwa peningkatan kemandirian fiskal perlu menjadi prioritas guna mendukung pembangunan manusia secara berkelanjutan.
Pengaruh Persepsi Petani, Kualitas Pelayanan, Dan Peran Pemerintah Terhadap Efektivitas Penyaluran Pupuk Bersubsidi Melalui Kartu Tani Di Kabupaten Banjarnegara Arif Setyawan; Bambang Tri Harsanto; Slamet Rosyadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1072

Abstract

Subsidi pupuk merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam mendukung produktivitas sektor pertanian yang berkelanjutan. Namun, implementasi kebijakan ini di Kabupaten Banjarnegara masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam efektivitas penyaluran melalui kartu tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat efektivitas penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei terhadap petani yang tersebar di beberapa kecamatan. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat signifikansi tertentu dari populasi petani sebanyak 21.281 orang. Variabel yang dianalisis mencakup efektivitas penyaluran pupuk, persepsi petani terhadap kartu tani, kualitas pelayanan kios, dan persepsi terhadap peran pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program kartu tani memiliki tujuan baik dalam mengefektifkan distribusi pupuk bersubsidi, masih ditemukan kendala seperti keterbatasan sosialisasi, kesalahan data petani, ketidaktepatan waktu distribusi, serta rendahnya kualitas pelayanan di tingkat kios. Peran pemerintah sebagai regulator, fasilitator, dan katalisator dinilai masih belum optimal oleh sebagian besar petani. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem penyaluran pupuk bersubsidi dengan memperkuat sinergi antarlembaga, meningkatkan literasi petani terhadap program kartu tani, serta
Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Analisis Peran Pemerintah Daerah Dalam Memajukan Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Di Wamena Lazarus Suyatno Vianney; Debi Yoweni; Timotius Wakla; Yunus Wantik
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1073

Abstract

This study examines the influence of the role of local government on the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Wamena City, Papua Mountains Province. Using quantitative descriptive methods and simple linear regression analysis, the results of the study indicate that the role of government has a positive and significant influence on the development of MSMEs. The government's contribution through human resource training, provision of capital assistance, and easy access to licensing and technology has been proven to significantly increase the capacity and competitiveness of MSMEs. This finding emphasizes the importance of strategic support from local governments in strengthening the MSME ecosystem, especially in areas with challenging geographic and social conditions such as Wamena. Research recommendations emphasize the need for ongoing training programs, easy access to capital, development of technological infrastructure, and involvement of local communities in the planning and implementation of MSME development programs. Thus, local governments are expected to continue to improve the quality and welfare of the community through sustainable MSME empowerment based on local potential.