cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,419 Documents
Formulasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Sediaan Face Toner Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) Menggunakan Metode DPPH Rahmadini Rahmadini; Alfina Nurrahman; Kharisma Jayak Pratama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8211

Abstract

ABSTRACT Free radicals are unstable molecules that can damage cell membranes, DNA, and proteins, thereby triggering premature aging. Preventive efforts can be carried out through skin care using cosmetic products containing natural antioxidants, which are considered safer and capable of providing long-term protection. One cosmetic product that functions as a moisturizer is face toner. Fragrant pandan leaves (Pandanus amaryllifolius Roxb.) are known to contain antioxidant compounds, making them potential active ingredients in face toner formulations. This study aimed to formulate a face toner containing fragrant pandan leaf extract in three concentration variations, namely 1%, 2%, and 3%. Antioxidant activity was evaluated using the DPPH method to determine IC₅₀ values. Physical quality evaluations were also conducted, including organoleptic tests, homogeneity, pH, and viscosity. The results showed that formula 0 had an IC₅₀ value of 261.11 ppm (very weak), formula 1 had an IC₅₀ value of 51.95 ppm (strong), formula 2 had an IC₅₀ value of 40.32 ppm (very strong), and formula 3 had an IC₅₀ value of 32.91 ppm (very strong). In addition, all formulations (0%, 1%, 2%, and 3%) met the physical quality requirements for cosmetic preparations. Keywords: Antioxidant, Fragrant Pandan Leaves, Extract, Face toner
Formulasi dan Uji Mutu Fisik Sediaan Losion Kombinasi Infusa Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) dan Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Novita Silalahi; Annie Rahmatillah; Rahmat Hidayat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8212

Abstract

ABSTRACT Moringa leaves (Moringa oleifera Lam.) and butterfly pea flowers (Clitoria ternatea L.) contain flavonoid compounds that act as natural antioxidants capable of scavenging free radicals. This study aimed to formulate a lotion preparation containing a combination of moringa leaf and butterfly pea flower infusions and to evaluate the physical quality of the resulting formulation. Four lotion formulas were prepared, consisting of F0 as a positive control and F1–F3 with variations in the ratio of moringa leaf and butterfly pea flower infusions, namely F1 (2:2), F2 (3:1), and F3 (1:3). Physical quality evaluation included organoleptic test, pH measurement, spreadability, adhesiveness, viscosity, globule size, and centrifugation test. The results showed that all lotion formulas exhibited physical characteristics that met the quality requirements for topical preparations. Organoleptic evaluation indicated that F0 was white, F1 was bluish-green, F2 was green, and F3 was blue in color, with lotion form and strawberry odor. The pH values were 6.26 for F0, 6.37 for F1, 6.63 for F2, and 6.52 for F3. Spreadability ranged from 5–7 cm, adhesiveness was more than 4 seconds, and the average viscosity values were 4,024 cPs for F0, 2,124 cPs for F1, 2,921 cPs for F2, and 2,669 cPs for F3. The globule size was small and uniform, and the centrifugation test showed no phase separation. Keywords: Butterfly Pea Flowers, Moringa Leaves, Skin, Lotion, Physical Quality
Pengaruh Return On Assets (Roa), Current Ratio (Cr), Dan Debt To Equity Ratio (Der) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Sektor Healthcare Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2020 – 2024 Azzahra Oktavia; Kardinal Kardinal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8213

Abstract

Pertumbuhan laba merupakan indikator penting dalam menilai kinerja dan keberlanjutan perusahaan, khususnya pada sektor healthcare yang mengalami dinamika signifikan selama periode 2020–2024 akibat pandemi dan fase pemulihan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Assets (ROA), Current Ratio (CR), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan sektor healthcare yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan 23 perusahaan sektor healthcare selama periode 2020–2024 yang diperoleh dari BEI. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan CR dan DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba. Secara simultan, ROA, CR, dan DER terbukti berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba perusahaan sektor healthcare. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan perusahaan dalam mengelola profitabilitas, likuiditas, dan struktur permodalan secara seimbang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan laba yang berkelanjutan. Oleh karena itu, perusahaan sektor healthcare perlu mengoptimalkan pengelolaan aset, menjaga tingkat likuiditas yang efisien, serta mengendalikan struktur utang guna meningkatkan kinerja laba di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Aktivitas Tonikum Infusa Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) terhadap Mencit dengan Metode Natatory Exhaustion dan Induksi Tidur Eli Yuliana. H; Siwi Hastuti; Rahmat Hidayat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8214

Abstract

ABSTRACT Tonics are agents that can stimulate body activity, thereby delaying feelings of fatigue, lethargy, and exhaustion. This study aimed to determine the ability of butterfly pea flower infusion to increase swimming time and its potential effect on the sleep duration of mice, as well as to evaluate the relationship between dose variation and tonic effects. Butterfly pea flower contains secondary metabolites such as alkaloids and flavonoids, which are known to produce tonic effects. This experimental study used 25 mice as test animals, divided into five groups. The test groups consisted of a negative control (distilled water), a positive control (caffeine 100 mg), and butterfly pea flower infusion at doses of 10%, 20%, and 40%. The results showed that butterfly pea flower infusion exhibited tonic effects in both the natatory exhaustion and sleep induction methods. The 10% dose produced tonic effects of 38.99% ± 10.34% in the natatory exhaustion method and 17.72% ± 6.13% in the sleep induction method. The 20% dose resulted in tonic effects of 52.82% ± 7.39% and 39.38% ± 6.22%, respectively. The 40% dose produced the greatest tonic effect, with values of 79.53% ± 3.82% in the natatory exhaustion method and 59.55% ± 1.72% in the sleep induction method. Keywords: Butterfly Pea Flower, Infusion, Natatory Exhaustion, Sleep Induction, Tonic
Implementasi Kebijakan Triple Skilling Dalam Membangun Tenaga Kerja Terampil Dan Produktif Pada Balai Besar Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Medan Rafly Dwi Azhari Harahap; Zoraya Alfathin Rangkuti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Triple Skilling dalam membangun tenaga kerja yang terampil dan produktif pada Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Kebijakan Triple Skilling yang mencakup skilling, re-skilling, dan up-skilling merupakan strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna menjawab permasalahan ketenagakerjaan, khususnya ketidaksesuaian kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola BBPVP Medan, instruktur pelatihan, serta peserta pelatihan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Triple Skilling di BBPVP Medan telah berjalan cukup baik, terutama pada aspek komunikasi kebijakan dan struktur birokrasi yang jelas. Program pelatihan telah disesuaikan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan kebutuhan dunia industri. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan durasi pelatihan, kurangnya minat masyarakat pada beberapa kejuruan, serta perlunya peningkatan kompetensi instruktur. Secara keseluruhan, kebijakan Triple Skilling memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan tenaga kerja, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek sumber daya dan keberlanjutan program
Paparan Edukasi Seksual pada Masa Perkembangan Anak dan Remaja di Lingkungan Pendidikan Ikhwan El Akmal Pakpahan; Eric Wijaya; Alvin Alvin; Nadia Rahmadani; Fauzan Al Qori; Iqbal Iqbal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat paparan pendidikan seksual pada anak dan remaja serta hubungannya dengan perilaku seksual berisiko di lingkungan pendidikan. Masa remaja merupakan periode perkembangan yang krusial, ditandai dengan perubahan biologis dan psikologis yang meningkatkan rasa ingin tahu terhadap seksualitas. Namun, keterbatasan akses terhadap pendidikan seksual yang akurat sering mendorong remaja untuk mencari informasi dari sumber yang tidak terverifikasi, sehingga berpotensi memicu perilaku seksual berisiko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner sebagai instrumen utama pengumpulan data. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan Google Forms yang disebarkan kepada pelajar dan remaja berusia 14–23 tahun di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda. Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak 162 orang. Kuesioner mengukur tingkat paparan pendidikan seksual, sumber informasi yang diperoleh, serta intensitas perilaku seksual berisiko, termasuk konsumsi pornografi dan aktivitas seksual pranikah. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah menerima pendidikan seksual dari orang tua atau sekolah, dengan 55,0% tergolong memiliki tingkat paparan tinggi, 30,2% paparan sedang, dan 14,8% paparan rendah. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara tingkat paparan pendidikan seksual dan perilaku seksual berisiko. Remaja dengan tingkat pendidikan seksual yang lebih rendah cenderung memiliki kecenderungan lebih tinggi dalam mengakses konten pornografi serta terlibat dalam aktivitas seksual dini. Kesimpulan, pendidikan seksual memiliki peran penting dalam menurunkan perilaku seksual berisiko pada remaja. Pendidikan seksual yang memadai dan konsisten dapat berfungsi sebagai faktor protektif dalam proses perkembangan remaja, sedangkan paparan yang tidak mencukupi meningkatkan kerentanan terhadap perilaku seksual yang merugikan. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan program pendidikan seksual komprehensif baik di lingkungan keluarga maupun institusi pendidikan.
Implementasi Media Pembelajaran Adobe Flash Dan Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa Smpn Negeri 2 Baranti Zulkifli N; Syamsu T; Hasanuddin; Muhammad Hanafi; Sam Hermansyah; Handy Ferdiansyah; Irhamsyah Idris; Muhammad Wildan; Ananda Futri; Putri Chaerunnisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak implementasi media pembelajaran Adobe Flash terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa SMP Negeri 2 Baranti. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain posttest-only control design, yaitu membandingkan kelas eksperimen yang diberi perlakuan penggunaan media Adobe Flash dengan kelas kontrol yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling (dua kelas yang memiliki karakteristik relatif sebanding), kemudian ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t) untuk menguji perbedaan hasil belajar kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi media pembelajaran Adobe Flash memberikan dampak positif, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa selama pembelajaran serta hasil belajar Bahasa Inggris siswa pada kelas eksperimen yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol.
Pengaruh Model Pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) Berbantuan Mind Mapping Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Pada Materi Aljabar Desak Made Sasmita Rasmiani; I Made Sugiarta; I Made Ardana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8220

Abstract

Rendahnya capaian siswa dalam mengonstruksi solusi matematis menunjukkan bahwa pembelajaran matematika, khususnya pada topik aljabar di tingkat Sekolah Menengah Pertama, masih menyisakan permasalahan serius. Untuk merespons kondisi tersebut, penelitian ini menelaah efektivitas penerapan pendekatan Project-Based Learning (PjBL) yang dikombinasikan dengan strategi visual berupa mind mapping dalam memperkuat kapasitas pemecahan masalah matematika peserta didik. Penelitian dilaksanakan dengan metode kuantitatif melalui rancangan quasi experimental menggunakan pola post-test only control group design. Penentuan subjek dilakukan dengan teknik cluster random sampling terhadap dua kelas VII di SMP Negeri 2 Sawan, yang selanjutnya dibedakan menjadi kelompok perlakuan yang mengikuti pembelajaran PjBL berbantuan mind mapping dan kelompok pembanding yang memperoleh pembelajaran konvensional berbasis Problem-Based Learning. Instrumen pengumpulan data berupa tes pemecahan masalah matematika, sedangkan analisis data dilakukan melalui pengujian prasyarat dan uji perbedaan rata-rata menggunakan independent samples t-test. Temuan penelitian memperlihatkan adanya selisih capaian yang bermakna secara statistik, di mana kelompok perlakuan menunjukkan performa pemecahan masalah yang lebih unggul dibandingkan kelompok pembanding (p < 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa sinergi antara PjBL dan mind mapping mampu membangun lingkungan belajar yang partisipatif, terarah, dan bernilai konseptual, karena melibatkan siswa secara aktif dalam proses perancangan, implementasi, hingga refleksi terhadap proyek pembelajaran.
Pengaruh Motivasi Belajar Dan Disiplin Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Setingkat Smp Didit Darmawan; Nurika Yuni Safara; Ajeng Putri Wulandari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8223

Abstract

Pendidikan di era modern ini sering menghadapi berbagai tantangan dan perubahan besar, seperti transformasi digital yang merevolusi metode pembelajaran hingga masalah kesenjangan dalam Pendidikan yang tetap menjadi persoalan utama dibanyak daerah. Studi literatur ini mengkaji tentang motivasi belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa setingkat SMP. Penelitian ini menggnakan metode kualitatif dengan pendekatan literatur review yang difokuskan untuk meneliti pengaruh motivasi belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa setingkat SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan disiplin belajar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikin, menunjukkan bahwa motivasi belajar dan disiplin belajar yang kuat dapat menjadi pilar utama untuk mendukung pencapaian hasil belajar siswa yang baik.
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Gula Darah Sewaktu Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Kelapa Gading Jakarta Utara Yenni Romauli; Sofwan Sofwan; Astrid Astrid; Pandan Enggarwati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8224

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat dan berkaitan erat dengan indeks massa tubuh. Indeks Massa Tubuh (IMT) sering digunakan sebagai indikator status gizi dan diketahui berhubungan dengan resistensi insulin serta peningkatan kadar glukosa darah. Mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan kadar gula darah sewaktu (GDS) pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 75 pasien DM tipe 2 dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan metode systematic random sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan untuk menentukan IMT, serta pemeriksaan gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dan GDS dengan nilai p = 0,003 (p < 0,05) dan koefisien korelasi r = 0,339 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang. Semakin tinggi IMT, semakin tinggi pula kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2. Berat badan yang diukur melalui IMT berhubungan secara signifikan dengan kadar gula darah sewaktu pada pasien DM tipe 2. Pengendalian berat badan melalui pengaturan pola makan dan gaya hidup sehat penting untuk membantu pengendalian glukosa darah.