cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,356 Documents
Analisis Tahapan Penagihan Pajak dalam Kasus Penyanderaan Penunggak Pajak Rp21,15 Miliar Tahun 2025 Melinda Ayu Andani; Desmitha Rachel Suyyina; Rahadyan Wegig Priyambodo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan penagihan pajak terhadap wajib pajak yang memiliki tunggakan pajak berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 1997 jo. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa serta menilai kesesuaian tindakan penyanderaan (gijzeling) terhadap penanggung pajak dalam kasus tunggakan pajak sebesar Rp21,15 miliar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penagihan pajak dilakukan secara bertahap melalui penerbitan Surat Teguran, Surat Paksa, penyitaan aset, pemblokiran rekening, pemindahbukuan saldo, pencegahan ke luar negeri, hingga tindakan penyanderaan sebagai upaya terakhir. Tahapan tersebut menunjukkan bahwa mekanisme penagihan pajak dilaksanakan berdasarkan prinsip kepastian hukum dan proporsionalitas. Selain itu, tindakan penyanderaan terhadap penanggung pajak dalam kasus tunggakan sebesar Rp21,15 miliar telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku, baik dari segi jumlah utang pajak, adanya indikasi tidak beritikad baik dalam melunasi kewajiban perpajakan, maupun pemenuhan prosedur yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, tindakan penyanderaan dapat dipandang sebagai instrumen administratif yang sah dalam mendukung efektivitas penagihan pajak dan optimalisasi penerimaan negara.
A COMPREHENSIVE EVALUATION MODEL FOR ISLAMIC VALUES EDUCATION IN SCHOOLS AND MADA’RIS Abdulatip Amilin kanjang
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12076

Abstract

Islamic Values Education plays a vital role in developing students' spiritual, moral, intellectual, and social character. However, many educational institutions continue to rely on conventional assessment approaches that primarily measure cognitive achievement while neglecting affective and behavioral dimensions of Islamic values. Despite the widespread implementation of Islamic Values Education, many institutions continue to face challenges in evaluating its effectiveness. Existing assessment approaches often focus on cognitive achievement while neglecting affective and behavioral outcomes. Consequently, there is a need for a comprehensive evaluation model that assesses the planning, implementation, outcomes, and sustainability of Islamic Values Education programs in schools and mada’ris. This study proposes a Comprehensive Evaluation Model for Islamic Values Education applicable to both formal schools and traditional and modern mada’ris. The model integrates curriculum evaluation, instructional practices, student character development, institutional culture, community involvement, and long-term behavioral outcomes. Employing a qualitative library research design, the study synthesizes contemporary educational evaluation theories and Islamic educational principles derived from the Qur’an, Sunnah, and classical Islamic scholarship. The findings reveal that effective Islamic values education requires multidimensional evaluation encompassing knowledge acquisition, value internalization, behavioral manifestation, and social impact. The proposed model offers a systematic framework for educators, administrators, policymakers, and researchers to assess and improve the implementation of Islamic values education across diverse educational settings.
Kurikulum Pendidikan Dasar di Indonesia: Tantangan, Inovasi, dan Implementasinya di Era Digital Romi Laspita; Cindy Fatika Sari; Hanifa Dzakiyya; Rifdah Afifah; Siti Rahma Mailani; Nurkauliah Aisyah; Rina Nurul Aisyah; Said Aziz; Azrah Syarifah Kamilla; Nadia Fahira Anggraini; Ratih Nurjannah Pohan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12077

Abstract

Basic education curriculum in Indonesia is undergoing a strategic transition through the institutionalization of the Merdeka Curriculum and the expansion of digital learning ecosystems. This article aims to analyze the main challenges, innovations, and implementation strategies of Indonesia’s basic education curriculum in the digital era. The study used a narrative literature review by synthesizing policy documents, national statistics, international assessment reports, and recent scholarly publications published mainly within the last ten years. The findings indicate that curriculum reform is driven by three urgent needs: strengthening foundational literacy and numeracy, improving teacher capacity for differentiated and project-based learning, and reducing digital inequality among schools and regions. The Merdeka Curriculum provides innovation through competency-based learning outcomes, flexible teaching modules, diagnostic assessment, and the Pancasila Student Profile Strengthening Project. However, implementation remains uneven because teacher readiness, school infrastructure, digital access, and data-based school management differ significantly across contexts. Digital technology can support personalization, collaboration, and multimodal learning, but it must be used pedagogically, ethically, and inclusively. The article concludes that curriculum implementation in basic education should prioritize teacher professional development, equitable digital infrastructure, contextual school curriculum development, and continuous evaluation based on learning outcomes rather than administrative compliance.
ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN: STUDI PADA CAFE SELURUH WILAYAH BREBES Windi Sri Hastuti; Finaya Puji Astuti; Bagas Sanubari; Mei Rani Amalia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada kafe di seluruh wilayah Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan kafe yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS melalui uji reliabilitas, analisis korelasi, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,392 dan tingkat signifikansi 0,011. Motivasi kerja juga memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,624 dan tingkat signifikansi 0,000. Selain itu, lingkungan kerja dan motivasi kerja secara simultan mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 39,0% (R Square = 0,390), sedangkan sisanya sebesar 61,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja merupakan faktor yang lebih dominan dibandingkan lingkungan kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena itu, pengelola kafe perlu menciptakan lingkungan kerja yang nyaman serta meningkatkan motivasi kerja karyawan guna mendukung peningkatan kinerja dan keberlangsungan usaha.
Reformasi Pasar dan Tata Kelola Ekonomi Nabi Muhammad di Madinah: Telaah Historis dalam Perspektif Sejarah Peradaban Islam Muhammad Hanif Alghiffari; Muhammad Maulana
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12079

Abstract

Artikel ini mengkaji kebijakan reformasi pasar dan tata kelola ekonomi Nabi Muhammad SAW di Madinah pasca-Hijrah tahun 622 M sebagai telaah historis dalam perspektif sejarah peradaban Islam. Latar belakang penelitian ini adalah kondisi ekonomi yang timpang di Madinah, di mana kelompok Yahudi khususnya Banu Qaynuqa, Banu Nadir, dan Banu Qurayzah mendominasi sektor perdagangan, keuangan, dan pertanian melalui praktik riba, monopoli, dan penimbunan (ikhtikar), sementara kaum Muhajirin menghadapi krisis ekonomi akibat meninggalkan seluruh aset mereka di Mekah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis strategi serta kebijakan Nabi Muhammad SAW dalam membangun tatanan pasar yang berkeadilan di tengah masyarakat Madinah yang heterogen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif-kepustakaan (library research) dengan pendekatan kajian historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW menempuh sejumlah kebijakan strategis: (1) mendirikan pasar Islam pertama, Suqul Ansar, yang bebas dari sewa, pajak, dan pungutan; (2) menerapkan regulasi harga berbasis mekanisme pasar yang etis dengan melarang monopoli dan manipulasi harga; (3) melarang secara tegas praktik-praktik eksploitatif berupa ikhtikar, riba, gharar, najash, dan talaqqi al-rukban; (4) menetapkan standar takaran dan timbangan yang adil; serta (5) membentuk lembaga hisbah dengan muhtasib sebagai pengawas dan penegak etika pasar. Kebijakan-kebijakan ini terbukti berdampak signifikan pada stabilitas harga, perlindungan konsumen, pengurangan ketimpangan ekonomi, dan peningkatan kohesi sosial komunitas Muslim awal. Penelitian ini menegaskan bahwa pasar Madinah bukan sekadar institusi ekonomi, melainkan juga instrumen sosial dan keagamaan dalam membangun peradaban Islam yang adil dan berkelanjutan.
Etika Kerja Internasional dan Kerangka Moral Islam: Analisis Komprehensif dalam Manajemen Pendidikan Islam Maimunah Maimunah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi sektor pendidikan yang berlangsung cepat menuntut adanya kerangka kerja etika kerja yang terstandardisasi secara universal, khususnya bagi institusi yang berakar kuat pada paradigma agama tertentu. Manajemen Pendidikan Islam (MPI) saat ini menghadapi tantangan ganda yang kompleks untuk memenuhi tolok ukur kualitas internasional yang ketat sembari tetap mematuhi prinsip-prinsip dasar agama. Penelitian ini memberikan analisis komprehensif mengenai persimpangan antara etika profesional internasional kontemporer dan nilai-nilai moral Islam, guna menyelaraskan tuntutan global dengan kepatuhan beragama. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini berpusat pada Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) yang dipandu oleh pedoman PRISMA. Kami menyaring secara ketat 50 artikel awal menjadi 27 sumber akademik yang sangat relevan dan mencakup bidang ekonomi, manajemen, hukum, dan pendidikan. Analisis ini secara sistematis mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip inti Islam—khususnya Amanah (kepercayaan dan akuntabilitas), Itqan (upaya terus-menerus mencapai keunggulan), dan Adl (keadilan dan meritokrasi)—berfungsi sebagai fondasi teologis mendalam yang sejalan dengan standar kualitas internasional modern. Temuan penelitian secara empiris menunjukkan bahwa etika Islam memberikan motivasi internal yang jauh lebih kuat bagi para profesional dibandingkan dengan regulasi yang murni sekuler. Dengan menginternalisasi pekerjaan sebagai bentuk ibadah, para pendidik dan manajer didorong oleh rasa pertanggungjawaban kepada Tuhan (Taqwa), yang secara efektif menetralkan perilaku tidak etis dan inefisiensi institusional. Lebih jauh, penelitian ini menyoroti perlunya kepemimpinan etis (Uswah Hasanah) dan tanggung jawab digital (Tabayyun) dalam mengelola kompleksitas pendidikan modern. Pada akhirnya, penelitian ini menawarkan model teoretis yang terstruktur dan panduan praktis bagi para praktisi MPI. Penelitian ini menegaskan bahwa keyakinan agama tidak menghambat integrasi global; sebaliknya, hal tersebut merupakan faktor esensial untuk mencapai keunggulan profesional, memungkinkan institusi pendidikan Islam untuk bersaing dan unggul dalam kompetisi global yang ketat tanpa harus mengorbankan integritas spiritual.
Perancangan Website Tempat Pemakaman Umum Terintegrasi di Kota Padang (Studi Kasus: TPU Tunggul Hitam, TPU Air Dingin, dan TPU Bungus Teluk Kabung) Nina Dwi Ariani; Delvi Asmara; Ahmaddul Hadi; Syafrijon Syafrijon
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) terintegrasi guna mendukung digitalisasi pengelolaan data pemakaman dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kota Padang. Pengelolaan TPU pada TPU Tunggul Hitam, TPU Air Dingin, dan TPU Bungus Teluk Kabung masih menghadapi kendala berupa pendataan yang belum terpusat, kesulitan pencarian data, dan keterlambatan penyusunan laporan administrasi. Penelitian dilakukan pada ketiga TPU tersebut di bawah koordinasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengembangan sistem menggunakan metode Prototype yang meliputi tahapan listen to customer, build and revise mock-up, dan customer test drives mock-up. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan pendekatan Model-View-Controller (MVC) serta menerapkan konsep rule-based prioritization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu menyediakan fitur pengelolaan data jenazah dan makam, layanan permohonan, verifikasi pengajuan, penyajian statistik, serta penyusunan laporan secara digital dan terpusat. Implementasi sistem diharapkan dapat meningkatkan efisiensi administrasi, mengurangi duplikasi data, mempercepat pencarian informasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan pemakaman kepada masyarakat di Kota Padang.
Memahami Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam Transaksi E-commerce Muhammad Rafi Wijdan Hibatullah; Muhammad Ichwan Ardianto; Rahadyan Wijang Priambodo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12083

Abstract

The rapid development of digital technology has fundamentally transformed economic transaction patterns in society, particularly through the widespread adoption of e-commerce that operates across borders and without physical presence. This condition poses new challenges to Indonesia's taxation system, especially in the imposition of Value Added Tax (VAT) which was originally designed to accommodate conventional transactions. This study aims to juridically analyze the regulation of VAT objects on e-commerce transactions, their collection mechanisms, and the various implementation challenges faced in Indonesia's tax practice. The method employed is normative juridical legal research using statutory, conceptual, and analytical approaches, drawing on primary, secondary, and tertiary legal sources. The findings indicate that juridically, VAT imposition on e-commerce transactions is not distinguished from conventional transactions, as affirmed through various regulations ranging from SE-62/PJ/2013 to the Tax Harmonization Law Number 7 of 2021. Nevertheless, its implementation still faces serious challenges, including difficulties in determining tax jurisdiction, the irrelevance of the Permanent Establishment (PE) concept to digital business actors, and low tax compliance among digital SMEs. In response, the government has implemented the AI-, big data-, and blockchain-based Coretax DJP system, effective January 1, 2025, to strengthen digital tax administration. This study concludes that VAT imposition in e-commerce serves as a crucial instrument not only for optimizing state revenue, but also for realizing fiscal justice between digital and conventional business actors.
Implementasi Hukum Pidana terhadap Pelaku Kekerasan di Kota Bandung Murshal Senjaya; Berna Sudjana Ermaya; Yudi Prihartanto Soleh; Rika Kurniasari A
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12084

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi hukum pidana terhadap pelaku kekerasan di Kota Bandung, dengan fokus pada penerapan aturan pidana, proses penegakan hukum, serta kendala yang dihadapi aparat penegak hukum dalam menangani tindak kekerasan. Kekerasan merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang dapat menimbulkan kerugian fisik, psikis, maupun sosial bagi korban, sehingga diperlukan penanganan hukum yang tegas dan berkeadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris, dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku serta praktik penegakan hukum di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum pidana terhadap pelaku kekerasan di Kota Bandung telah mengacu pada ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan peraturan hukum terkait lainnya. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa hambatan, seperti kurangnya keberanian korban untuk melapor, keterbatasan alat bukti, proses penyidikan yang memerlukan waktu, serta masih adanya penyelesaian secara kekeluargaan pada kasus tertentu. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan peran aparat penegak hukum, perlindungan terhadap korban, serta kesadaran masyarakat untuk melaporkan setiap bentuk kekerasan agar proses hukum dapat berjalan secara optimal.
Tinjauan Yuridis terhadap Kasus Pencurian di Wilayah Hukum Kota Bandung Murshal Senjaya; Rika Kurniasari A; Yudi Prihartanto Soleh; Berna Sudjana Ermaya
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12085

Abstract

Penelitian ini membahas tinjauan yuridis terhadap kasus pencurian di wilayah hukum Kota Bandung. Pencurian merupakan salah satu tindak pidana terhadap harta benda yang sering terjadi di masyarakat dan menimbulkan kerugian bagi korban, baik secara materiil maupun psikologis. Selain itu, tindak pidana pencurian juga dapat mengganggu ketertiban umum serta menurunkan rasa aman masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan kajian hukum untuk mengetahui bagaimana pengaturan tindak pidana pencurian, penerapan sanksi pidana terhadap pelaku, serta faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya pencurian di wilayah hukum Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, meliputi bahan hukum primer seperti Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta bahan hukum sekunder berupa jurnal, buku, dan literatur hukum lainnya. Data tersebut dianalisis secara kualitatif untuk menjelaskan ketentuan hukum pidana yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tindak pidana pencurian diatur dalam Pasal 362 KUHP sebagai pencurian biasa, serta dapat berkembang menjadi pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 363 KUHP atau pencurian dengan kekerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 365 KUHP. Penerapan sanksi pidana terhadap pelaku harus disesuaikan dengan unsur-unsur perbuatan, cara pencurian dilakukan, serta keadaan yang memberatkan maupun meringankan. Faktor penyebab pencurian di wilayah hukum Kota Bandung antara lain faktor ekonomi, lingkungan, kesempatan, rendahnya kesadaran hukum, dan lemahnya pengawasan. Dengan demikian, penanggulangan tindak pidana pencurian memerlukan penegakan hukum yang tegas serta upaya pencegahan melalui kerja sama antara aparat penegak hukum dan masyarakat.