cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 7,356 Documents
Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Poster terhadap Perubahan Perilaku tentang Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di UPT SD Negeri 064984 Kota Medan Rosdiana; Safrina Ramadhani; Tuty Hertati Purba; Friska Jamila Dawolo
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan menggunakan media poster terhadap perubahan perilaku tentang pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pre-experimental designs dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini adalah aanak kelas V sebanyak 30 orang dan anak kelas IV 30 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan statistk uji beda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai jawaban responden atau mean pengetahuan pretest 7,36 dan pengetahuan posttest sebesar 10,35 sementara untuk sikap pretest sebesar 38,02, untuk sikap posttest sebesar 45,15, dan untuk tindakan pretest 9,82, untuk tindakan posttest 12,05. Nilai probabilitas pengetahuan, sikap dan tindakan sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan menggunakan media poster dan yaitu (sig-p) 0,00 < 0,05. Artinya ada pengaruh promosi kesehatan menggunakan media poster terhadap perubahan perilaku tentang pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian ilmu promosi kesehatan serta memberikan implikasi praktis bagi siswa/i. Rekomendasi selanjutnya adalah peningkatan penyuluhan kesehatan kepada siswa/i, serta dapat melakukan pembaruan alat presentasi untuk memudahkan pemberian edukasi pada siswa/i untuk meningkatkan pengalaman pengetahuan pengguna secara keseluruhan.
TANGGUNG JAWAB HUKUM PEMILIK KLINIK KECANTIKAN NON-MEDIS TERHADAP KERUGIAN KONSUMEN AKIBAT GAGAL PRODUK ESTETIKA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Kasus Jasa Beauty Sharing di Kota Tembilahan) Antoni Antoni; Triyana Syafitri; Ali Azhar
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12897

Abstract

Perkembangan industri kecantikan di Indonesia telah melahirkan berbagai model bisnis baru, salah satunya adalah beauty sharing, yaitu praktik penjualan produk kosmetik melalui pengemasan ulang (share in jar). Praktik tersebut menawarkan harga yang lebih terjangkau, namun berpotensi menimbulkan kerugian bagi konsumen akibat tidak terpenuhinya standar keamanan, mutu, dan informasi produk. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tanggung jawab hukum pemilik klinik kecantikan non-medis terhadap kerugian konsumen akibat gagal produk estetika berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat penerapan tanggung jawab hukum, serta menganalisis bentuk perlindungan hukum dan penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh oleh konsumen. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap pelaku usaha, konsumen, serta instansi terkait di Kota Tembilahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab hukum pelaku usaha belum dilaksanakan secara optimal karena sebagian besar pelaku usaha belum memiliki izin usaha, belum memberikan informasi produk secara lengkap, serta belum memenuhi kewajiban pemberian ganti rugi sebagaimana diatur dalam Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hambatan utama berasal dari rendahnya kesadaran hukum pelaku usaha, lemahnya pengawasan pemerintah, transaksi melalui media sosial, serta rendahnya literasi hukum konsumen. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan pengawasan pemerintah, serta edukasi hukum kepada masyarakat guna mewujudkan perlindungan konsumen yang efektif.
Struktur Dan Dinamika Populasi Ternak Domba Serta Strategi Pengembangannya Di Kabupaten Rote Ndao Jenri Vikriyanus Lada; Ulrikus R. Lole; Morin M. Sol'uf
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui struktur populasi ternak domba di Kabupaten Rote Ndao, 2) mengetahui dinamika populasi ternak domba di Kabupaten Rote Ndao, dan 3) merumuskan strategi pemerintah dalam rangka pengembangan populasi ternak domba di Kabupaten Rote Ndao. Teknik pengambilan contoh dilakukan secara purposive sampling, diperoleh 2 desa contoh yaitu Desa Fatelilo dan Desa Pengodua. Selanjutnya penentuan responden contoh secara acak non proporsional, dimana setiap desa contoh diambil 40 peternak sebagai responden dan diperoleh 80 responden. Pengumpulan data menggunakan metode survei, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak domba di Kabupaten Rote Ndao tahun 2025 didominasi betina dewasa (45,28%) dengan total populasi menurun dari 1.625 menjadi 1.376 ekor, menunjukkan pertumbuhan negatif akibat tingginya angka kematian (6,89%) terutama pada fase anak (lamb), serta pengeluaran ternak melalui penjualan (3,05%), konsumsi (1,02%), dan kebutuhan adat. Analisis SWOT menunjukkan adanya kekuatan pada kemampuan peternak dan adaptasi ternak, namun terkendala sistem pemeliharaan tradisional, keterbatasan pakan, dan penyakit; dengan nilai IFE 0,30 dan EFE 0,42, pengembangan berada pada Kuadran I (strategi agresif/SO) melalui optimalisasi potensi genetik dan dukungan program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas. Untuk menekan angka kematian anak domba, disarankan anak domba dipelihara bersama induknya di kandang hingga cukup kuat sebelum digembalakan agar lebih terlindungi dari penyakit, cuaca ekstrim, dan predator.
Digital Finance dalam Perbankan Indonesia: Transformasi Digital, Inovasi Teknologi, dan Implikasinya terhadap Kinerja Perbankan Berkelanjutan Saputra Hadiwinarto; Bellanova Mexita Saffara Saputra; Riezky Army Riesha
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12899

Abstract

Transformasi digital telah menjadi pendorong utama perubahan industri perbankan di Indonesia. Integrasi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data Analytics, Cloud Computing, Blockchain, Application Programming Interface (API), serta sistem pembayaran digital telah mengubah model bisnis perbankan menuju layanan yang lebih efisien, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Di sisi lain, percepatan digitalisasi juga meningkatkan tantangan terkait keamanan siber, perlindungan data pribadi, manajemen risiko digital, serta kesiapan regulasi. Artikel ini bertujuan menganalisis perkembangan digital finance dalam industri perbankan Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong transformasi digital, serta mengevaluasi implikasinya terhadap kinerja perbankan yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui sintesis kritis terhadap literatur ilmiah internasional, regulasi, dan laporan resmi lembaga keuangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital finance berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional, kualitas layanan, inklusi keuangan, dan daya saing industri perbankan. Namun, keberhasilan transformasi digital sangat dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur teknologi, tata kelola perusahaan, penguatan keamanan siber, kualitas sumber daya manusia, dan harmonisasi kebijakan regulator. Kebaruan artikel ini terletak pada integrasi perspektif transformasi digital, tata kelola, dan keberlanjutan (sustainability) sebagai satu kerangka analisis untuk menjelaskan perkembangan digital finance di Indonesia. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan, praktik industri, dan penelitian lanjutan mengenai sistem keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana terhadap Pelaku Penyalahgunaan Data Pribadi dalam Transaksi Elektronik di Indonesia M. Resko; Siti Rahmah; Bambang Sasmita Adi Putra
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growth of digital technology has increased the risk of personal data misuse in electronic transactions, creating significant legal challenges in Indonesia. This study aims to analyze criminal liability for perpetrators of personal data misuse, examine the application of the lex specialis derogat legi generali principle between the Personal Data Protection Law and the Electronic Information and Transactions Law, and identify obstacles to law enforcement. This research employed a normative juridical method using statutory, conceptual, and case approaches. Legal materials consisted of primary, secondary, and tertiary legal sources analyzed qualitatively through a prescriptive approach. The findings indicate that criminal liability may be imposed on both individuals and corporations that unlawfully obtain, disclose, or misuse personal data. Although the Personal Data Protection Law provides a more specific legal framework, practical implementation still encounters regulatory overlap, limited institutional capacity, digital evidence challenges, and inadequate cyber law expertise among law enforcement officers. Therefore, harmonization of regulations, institutional strengthening, and enhancement of digital forensic capabilities are essential to ensure effective legal protection and legal certainty.
Etika Bisnis Dalam Praktik Pemasaran Influencer Di Era Digital Nabila Noktaviani; Sania Lutfianisa; Ocha Oktavia
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan yang signifikan dalam strategi pemasaran, terutama melalui pemanfaatan influencer sebagai media promosi yang efektif. Influencer mampu membangun hubungan yang erat dengan para pengikutnya sehingga memiliki pengaruh besar terhadap keputusan pembelian konsumen. Di sisi lain, praktik pemasaran influencer juga memunculkan berbagai persoalan etika bisnis, seperti kurangnya transparansi dalam konten berbayar, penyampaian informasi yang berlebihan, klaim produk yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta potensi manipulasi opini publik demi kepentingan komersial. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pemasaran digital tidak hanya ditentukan oleh efektivitas promosi, tetapi juga oleh penerapan prinsip-prinsip etika bisnis. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya etika bisnis dalam praktik pemasaran influencer di era digital serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh influencer, pelaku usaha, dan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai literatur ilmiah, regulasi, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pemasaran digital dan etika bisnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip kejujuran, transparansi, tanggung jawab, keadilan, dan akuntabilitas menjadi fondasi utama dalam menciptakan praktik pemasaran yang etis. Penerapan prinsip tersebut tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga mendukung keberlanjutan hubungan antara perusahaan, influencer, dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen seluruh pihak untuk menerapkan standar etika yang jelas agar pemasaran influencer tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga mengedepankan integritas, perlindungan konsumen, dan tanggung jawab sosial.
Analisis Praktik Penyaluran Zakat Fitrah Di Desa Trimulya Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam Acok Pujiono; Haeran Haeran; Zeni Sunarti; Daud Daud; Kuswanto Kuswanto; Erwina Kartika Devi; Ahmad Hidayat
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the actual mechanisms of zakat fitrah distribution in Trimulya Village and to analyze the practice's conformity with Islamic law and prevailing positive law in Indonesia. A descriptive qualitative method with a normative-empirical legal approach was employed. Primary data were gathered through field observations and in-depth interviews with informants selected via purposive sampling—including the village midwife, religious leaders, official zakat administrators, village officials, and community members acting as zakat payers. Secondary data were obtained through literature reviews, documentary research, and an analysis of relevant legislation. Data analysis utilized the Miles and Huberman interactive model, comprising three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The study yielded two key findings: First, the mechanism of distributing zakat fitrah to the village midwife in Trimulya is driven by strong emotional ties rooted in local tradition and a community sense of indebtedness; zakat is handed directly to the midwife's residence, after which she redistributes it to her own internal family network. Second, from the perspective of Islamic law, this practice is categorized as an invalid normative deviation. The village midwife is financially capable; thus, she is legally prohibited from receiving zakat and falls outside the eight categories of zakat recipients—a classification that is absolute and defined in Surah At-Taubah, verse 60. Because the requirement regarding the correct recipient was not met, the status of the zakat assets shifted to that of a hibah, meaning the muzaki have not yet fulfilled their Sharia obligation to pay zakat fitrah.
Analisis Yuridis Hak Subjektif Para Pihak Dalam Perkara Perdata Nomor 116/PDT/2019/PT KPG. Louisa Helena Arini Punuf; Helsina Fransiska Pello; Husni Kusuma Dinata
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the legal reasoning of the panel of judges in protecting the subjective rights of the litigating parties and to examine the legal consequences of subjective rights in Decision Number 116/PDT/2019/PT KPG concerning a land ownership dispute. The research employed a normative legal research method using statutory and case approaches. Legal materials were collected through library research consisting of primary, secondary, and tertiary legal sources and were analyzed using descriptive qualitative methods. The findings reveal that the judges' legal considerations were consistent with the Indonesian Civil Code, the Rechtsreglement voor de Buitengewesten (RBg), the Basic Agrarian Law, and the principles of justice governing evidentiary assessment. The court relied on witness testimony, on-site judicial inspection, physical evidence, and customary legal values recognized within the local community in determining the plaintiff as the lawful owner of the disputed land. Nevertheless, despite the judgment having obtained permanent legal force, the plaintiff's subjective rights have not been effectively realized due to obstacles in the execution process. This situation has resulted in legal uncertainty, ineffective legal protection for the successful party, diminished judicial authority, and potential human rights violations, along with other legal consequences. Therefore, strengthening the judicial execution mechanism is essential to ensure legal certainty, justice, and legal effectiveness
Peranan Lembaga Kepolisian Dalam Pemberantasan Penyalahgunaan Minuman Beralkohol Di Kalangan Pemuda Yang Mengganggu Ketertiban Umum ( Studi Kasus Di Wilayah Hukum Kepolisian Sektor Maulafa ) Theresia Dwierlangga Rosari Mole; Rudepel Petrus Leo; Ngongo Dede
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12918

Abstract

Alcohol abuse among young people has become one of the major factors contributing to public order disturbances and criminal offences within the jurisdiction of the Maulafa Sector Police, Kupang City. This condition requires the police to play an active role in maintaining public security and order through effective countermeasures. This study aims to analyze the effectiveness of the measures implemented by the Maulafa Sector Police in maintaining public order related to alcohol abuse among youths and to identify the obstacles encountered in their implementation. This research employed an empirical legal method with a qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, documentation, and literature studies, and were analyzed using descriptive qualitative methods. The findings reveal that the Maulafa Sector Police have implemented pre-emptive measures through legal counseling and public education, preventive measures through routine patrols, inspections of illegal alcoholic beverages, and monitoring of vulnerable locations, as well as repressive measures through law enforcement against offenders whose crimes were associated with alcohol abuse. These efforts have been reasonably effective in reducing public order disturbances; however, their effectiveness has not yet reached an optimal level due to limited personnel and facilities, low public legal awareness, and socio-cultural factors that continue to tolerate alcohol consumption. Therefore, stronger collaboration among the police, local government, community leaders, families, and the public is essential to improve the prevention of alcohol abuse among young people.
Edukasi Bahaya Merokok terhadap Kesehatan pada Siswa SMAN 5 Madiun Riska Ratnawati; Adittiya Putri Herlinna; Merlyana Arvyka Selvy Atmaja; Meutia Hielza Naura Ayudya; Nabila Dinda Pratiwi; Shellen Bilbina Yorist
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.12919

Abstract

Kebiasaan merokok tergolong sebagai salah satu penyebab utama munculnya berbagaipenyakit tidak menular yang turut menyumbang tingginya angka kesakitan dan kematian secaraglobal. Asap rokok mengandung ribuan senyawa kimia berbahaya yang dapat menimbulkankerusakan pada berbagai organ tubuh, terutama sistem pernapasan dan sistem kardiovaskular.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak merokok terhadap kesehatan berdasarkanberbagai literatur ilmiah. Pendekatan yang digunakan adalah tinjauan pustaka (literaturereview), yaitu dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah baik dari dalam maupun luar negeriyang diterbitkan sepanjang sepuluh tahun terakhir. Temuan dari kajian ini memperlihatkanbahwa di dalam asap rokok terdapat lebih dari 4.000 macam senyawa kimia, di antaranyasekitar 60 zat bersifat karsinogenik yang mampu merusak silia, bronkus, dan alveolus,menurunkan kapasitas darah dalam mengangkut oksigen akibat paparan gas karbonmonoksida, serta memperbesar peluang terjadinya penyakit paru obstruktif kronis (PPOK),kanker paru-paru, penyakit jantung koroner, stroke, hingga gangguan perkembangan janin.Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan secara berkelanjutan serta upaya pengendaliankonsumsi rokok untuk menurunkan prevalensi merokok dan mencegah terjadinya penyakitakibat rokok.