cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
+6285297738787
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ABDIMAS MUTIARA
ISSN : 27227758     EISSN : 27227758     DOI : -
Jurnal ABDIMAS MUTIARA diterbitkan oleh Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia di Medan sebagai media untuk menyalurkan pemahaman tentang asfek - asfek multidisiplin ilmu bidang Teknologi, Kesehatan dan Sosial berupa hasil pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dalam media lain dari dosen, peneliti, mahasiswa maupun praktisi dengan ketentuan penulisan seperti tercantum pada halaman belakang (petunjuk untuk penulis). Naskah yang masuk akan dievaluasi dan disunting untuk keseragaman format, istilah dan tata cara lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,017 Documents
PEMBERIAN KUKUSAN LABU SIAM PADA PENDERITA HIPERTENSI DI UPT PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA Sijabat, Flora; Panjaitan, Masriati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seseorang dapat mengidap hipertensi selama bertahun tanpa menyadari sampai terjadi kerusakan organ vital yang cukup berat dan berisiko kematian. Ada beberapa jenis terapi pengobatan hipertensi salah satunya non farmakologi, contohnya adalah dengan mengkosumsi kukusan labu siam. Kukusan labu siam merupakan salah satu cara untuk menurunkan hipertensi, dikarenakan labu siam yang kaya akan kalium (±3378,62 mg). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan kukusan labu siam dan menganalisis pengaruh kukusan labu siam dan mengurangi tekanan darah arteri penderita hipertensi. Pengabdian masyarakat ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan one group pre- post-test. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Upt Pelayanan Sosial Lanjut Usia Di Wilayah Binjai Tahun 2018. Sampel sebanyak 25 lansia dengan menggunakan Accidental sampling yaitu pengambilan sampel secara (accidental) dengan mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia di suatu tempat sesuai dengan konteks penelitian (Notoatmodjo, 2010). Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah sphygmomanometer. Hasil uji wilxocon diperoleh nilai probabilitas (p)= 0,001 (p<0,05) artinya ada perbedaan tekanan MAP orang yang belum diberi kukusan labu siam dengan tekanan MAP orang yang sudah diberi kukusan labu siam pada penderita hipertensi. Diharapkan perawat dapat melanjutkan pemberian kukusan labu siam tersebut untuk menurunkan tekanan darah arteri lansia, diharapkan hasil pengabdian masyarakat ini dapat dilanjutkan dalam perawatan lansia dengan kukusan labu siam yang berdampak pada pasien yang mengalami hipertensi sehingga mempermudah dalam penyembuhan hipertensi.
DESINFEKTAN RUMAH IBADAH DAN PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI GEREJA GBKP Jl. BUDI LUHUR LINGKUNGAN 1 Aruan, Dyna Grace Romatua; Purba, Ivan Elisabeth; Sinaga, Taruli Rohana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia kasus Covid-19 bertambah setiap hari. Kehadiran Covid-19 memiliki dampak kesehatan yang cukup besar bagi masyarakat. Penyebaran virus Covid-19 bisa terjadi bila bagian tubuh kita kontak langsung dengan seseorang yang terkena virus ini atau barang-barang yang telah tercemar virus Covid-19. Usaha pencegahan sangat perlu ditingkatkan tujuannya agar masyarakat tidak menganggap bahwa wabah ini bukan sekedar pandemi biasa. Salah satu upaya pencegahan yaitu menyemprotkan cairan desinfektan di lingkungan seperti di tempat rumah ibadah. Cairan desinfektan merupakan bahan kimia yang bisa membasmi mikroorganisme, bakteri/virus tanpa memerlukan bilasan air. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah menekan atau memperkecil terjadinya penyebaran penularan virus covid-19 dengan cara menyemprotkan cairan desinfektan kesetiap bagian tempat rumah ibadah seperti didalam ruangan, bagian bawah kursi, mimbar, ruang kantor, toilet, bagian halaman rumah ibadah. Selain itu mengingatkan dan mengedukasi pimpinan jemaat melihat bahaya covid-19 dan cara agar kita tidak tertular, serta cara bagaimana menekan angkat penyebaranan virus ini. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan kepada kepada desa dan pimpinan rumah ibadah GBKP Budi Luhur Jalan Budi Luhur Lk. 1 Medan untuk dilakukan penyemprotan cairan desinfektan. Mengingat keterbatasan tenaga penyemprot dan cairan desinfektan diperlukan komunikasi, informasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai covid-19 kepada pimpinan gereja untuk upaya pencegahan penularan dan penekanan penyebaran virus covid-19 sehingga pengetahun yang diperoleh dapat diinformasikan kepada keluarga dan masyarakat disekitar lingkungannya dalam upaya pencegahan penularan dan penekanan angka penyebaran virus Covid-19.
PROPOSAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN TERHADAP ADAPTASI KEBIASAAN BARU DIRUMAH SAKIT UMUM MUNYANG KUTE KABUPATEN BENER MERIAH Tarigan, Frida Lina; Ginting, Daniel; Sirait, Asima
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Aceh merilis penambahan 27 kasus baru positif virus corona. Dengan demikian, hingga Rabu (15/7) pukul 15.00 WIB, total positif COVID-19 di Aceh menjadi 137 kasus.. Kasus baru positif COVID-19 di Aceh hari ini bertambah 27 orang, termasuk tenaga medis dan kontak erat tenaga medis itu, juga kontak erat pasien sebelumnya. Dua orang di antaranya meninggal dunia.. Kasus-kasus baru tersebut merupakan hasil tracing terhadap orang-orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 sebelumnya, baik tenaga medis maupun keluarganya. Dari 27 kasus baru tersebut, 11 orang tenaga medis, 6 orang kontak erat pasien positif terinfeksi virus corona, 5 orang kontak erat Kasus 107, 2 orang kontak erat tenaga medis, 1 orang dosen, dan 2 orang meninggal dunia. (Aceh Terkini, 2020). Dari survey awal dilihat bahwa petugas kesehatan telah menggunakan alat pelindung diri (APD) khususnya masker selama bekerja, melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah melayani pasien. Tetapi pengunjung dan pasien serta pendamping pasien tidak menggunakan masker atau APD. Hampir semua pengunjung yang datang ke Rumah Sakit Umum Munyang Kute tidak ada mengindahkan peraturan yang dibuat oleh pihak manajemen, padahal jadwal berkunjung sudah ditiadakan. Pendamping pasien juga sudah disampaikan hanya diperbolehkan 1 (satu) orang saja tetapi masih banyak pasien yang didampingi lebih dari 1 orang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghasilkan simpulan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pembinaan dan pendampingan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 ini telah dilaksanakan dengan baik, dimana semua pihak yang terlibat sangat antusias dan berperan aktif dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitu persiapan kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. Luaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh informasi bahwa masyarakat telah menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan masyarakat, pendamping pasien mengunakan masker, tidak adanya jam bertamu/berkunjung dan hanya 1 orang saja pendamping pasien.
PENANGANAN PERTAMA PADA CEDERA KEPALA RINGAN Silvina Marbun, Agnes; Amila, Amila; Simanjuntak, Galvani Volta; Mislika, Mutia; Santri, Trisna Widya; Sahputra, Andi
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera kepala bisa menyebabkan otak mengalami benturan dengan tulang kepala bagian dalam yang memicu terjadinya perdarahan, memar jaringan, hingga terjadinya kerusakan pada serabut saraf. Pada beberapa kondisi trauma kepala ringan, darah bisa saja keluar dalam volume yang cukup banyak. Tulang tengkorak memiliki fungsi utama untuk melindungi otak dari kerusakan akibat cedera. Saat terjadi benturan yang menyebabkan cedera, fungsi otak akan mengalami gangguan tanpa diikuti dengan gejala yang bisa dilihat dari luar. Memberikan penanganan pertama untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin terjadi pada korban cedera kepala ringan, maka langkah pertama yang dilakukan adalah pemeriksaan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi jantung dan langkah kedua apabila masih bernapas dan detak jantungnya masih berada pada kondisi normal, tetapi kehilangan kesadaran, kamu bisa menstabilkan posisi kepala dan leher menggunakan tangan sebagai alas. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan penjelasan dan cara penanganan pertama pada cedera kepala ringan pada 15 orang dengan langkah pertama pemeriksaan jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi jantung. Tehnik ini sering disingkat menjadi teknik ABC, yaitu airways, breathing, dan circulation. Berdasarkan dari penjelasan dan beberapa kali dipandu melakukan tehnik tersebut, maka peserta mampu menjelaskan dan melakukan tehnik penanganan pertama pada cedera kepala ringan.
PENGUATAN KADER DAN WARGA DALAM PENANGGULANGAN TUBERCULOSIS Sianturi, Sondang Ratnauli; Kusumaningsih, Chatarina Indriati; Redjeki, Gerardina Sri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah Tuberculosis menjadi prioritas dalam melakukan strategi peningkatan kesehatan. Untuk mewujudkan masyarakat bebas tuberculosis, dibutuhkan tingkat pengetahuan yang baik sehingga masyarakat dapat berperilaku sesuai dengan pencegahan dan penanganan masalah tuberculosis. Penyegaran kader dan edukasi pada warga menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat. Strategi ini dilakukan mulai dari identifikasi masalah yang terjadi pada masyarakat RW, menentukan masalah, strategi penyelesaian dan pelaksanaan. Metode pelaksanaan terdiri dari dialog bersama kader, penyegaran dan edukasi kepada warga dengan menggunakan conference dan leaflet yang dibagikan melalui whatsapp. Kegiatan ini memberikan dampak positif pada Puskesmas yaitu dengan semakin tinggi pengetahuan warga dan kader maka temuan kasus tuberculosis dapat ditangani dengan lebih cepat dan perilaku warga terhadap factor resiko terjadinya tuberculosis akan berkurang. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan perilaku hidup yang positif dari warga dan kader.
MEKANISME DAN PERSYARATAN BEASISWA DAERAH Laia, Asa’aro; Telaumbanua, Nurhayati; Nainggolan, Maria Friska
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beasiwa adalah bantuan yang diberikan oleh pihak-pihak tertentu (Pemerintah dan Non Pemerintah) kepada mahasiswa sebagai reward atas prestasi atau sebagai bantuan bagi mereka yang kurang mampu dalam menyediakan biaya pendidikan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, dan perubahan perilaku mahasiswa tentang mekanisme dan persyaratan beasiswa daerah. Sasaran khalayak dari pengabdian ini adalah mahasiswa YPT Nias Selatan. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan proses ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi kegiatan berupa Tanya jawab. Disarankan kepada mahasiswa untuk melakukan komunikasi secara berkala dan prodi melakukan dialog kepada Pemerintah Daerah untuk memantau perkembangan serta perubahan-perbahan kebijakan Daerah melalui Dinas Pendidikan.
PENERAPAN SENAM KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG Syapitri, Henny; Yonlafado, Edriyani; Hutajulu, Johansen; Siregar, Laura; AIPNI, Pengurus
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami masalah kaki karena gangguan pembuluh darah menyebabkan sirkulasi darah kaki dari tungkai menurun, gangguan saraf menyebabkan kemampuan kedua kaki untuk merasakan berkurang, serta berkurangnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Lebih dari 50% amputasi yang dialami oleh penderita DM dianggap dapat dicegah dengan mengajarkan perawatan kaki dan melakukan latihan fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penderita diabetes mellitus untuk melaksanakan senam kaki diabetes yang sasarannya adalah penderita diabetes mellitus di wilayah kerja puskesmas Siburu- Biru kabupaten Deli Serdang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 60 orang dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan senam kaki diabetes ini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Biru-Biru berdasarkan karakteristik responden menemukan sebagian besar responden berusia 58-71 tahun sebanyak 63.5% sedangkan pada jenis kelamin sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan yaitu 62.8% dan pada karakteristik lama menderita DM adalah 3 -5 tahun sebanyak 56.5%. Senam kaki yang dilakukan oleh pasien DM di Puskesmas Biru-Biru secara sistematis mengakibatkan aliran darah di ektremitas bawah akan lancar dan manifestasi komplikasi kaki berupa kesemutan tidak terjadi. Disarankan kepada lansia sebaiknya Senam Kaki Diabetic dilaksanakan oleh pasien DM di rumah sebagai upaya memperbaiki sirkulasi darah dan mencegah terjadinya neuropati diabetik.
SOSIALISASI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL UNTUK PENGEMBANGAN USAHA DAN PENEGAKAN HUKUMNYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP IBU-IBU ANGGOTA IKATAN MASYARAKAT KOTO TANGAH (IMKT) MEDAN Erma, Zetria; Yuanita, Yuanita; Tulim, Anto
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya Virus Corona (Covid-19) membawa dampak yang sangat besar terhadap kegiatan UMKM yang dilakukan oleh masyarakat di kota Medan. Kelompok yang menjadi mitra PKM ini adalah Ibu-ibu anggota Ikatan Masyarakat Koto Tangah (IMKT) Medan yang mempunyai usaha menjual makanan dan minuman yang mengalamai penurunan pendapatan yang sangat drastis akibat berkembangnya Virus Corona. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra PKM adalah belum mengerti dan memahami tentang 1) manajemen pemasaran di masa Covid-19 dengan memanfaatkan media sosial, 2) cara penggunaan media sosial untuk mengembangkan usaha dan 3) penegakan hukum terhadap pelanggaran penggunaan media sosial. Kegiatan sosialisasi dilakukan terhadap 12 orang ibu-ibu anggota IMKT Medan dalam bentuk penyuluhan dengan pemberian materi dalam bentuk modul yang berisi tentang manajemen pemasaran dengan memanfaatkan media sosial dan penegakan hukum terhadap pelanggaran penggunaan media sosial. Selain itu, dilakukan juga pelatihan tentang cara menggunakan media sosial untuk pengembangan usaha. Kegiatan sosialisasi diharapkan akan menambah pemahaman, wawasan dan keterampilan mitra PKM sehingga bisa lebih mengembangkan atau menambah pendapatan dari usaha yang mereka kelola selama berjangkitnya wabah Covid-19.
ENAM LANGKAH MENCUCI TANGAN YANG BENAR DALAM PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID 19 Purba, Ivan Elisabeth; Munthe, Seri Asnawati; Bangun, Henny Arwina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus virus corona di Indonesia sudah berlangsung hampir satu tahun sejak diumumkan pertama kali oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Maret 2020. Covid-19 (coronavirus disease 2019) adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019. Covid-19 ini dapat menimbulkan gejala gangguan pernafasan akut seperti demam diatas 38°C, batuk dan sesak nafas bagi manusia. Selain itu dapat disertai dengan lemas, nyeri otot, dan diare. Pada penderita Covid-19 yang berat, dapat menimbulkan pneumonia, sindroma pernafasan akut, gagal ginjal bahkan sampai kematian.Covid-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak erat dan droplet (percikan cairan pada saat bersin dan batuk), tidak melalui udara (Kemenkes, 2020). Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan RI, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sampai dengan 17 Februari 2021 sudah menembus angka lebih dari 1,2 juta atau sebanyak 1.243.646 orang, total yang meninggal dunia sebanyak 33.788 orang dengan angka kesembuhan sebanyak 1.047.676 orang (Kemenkes RI, 2021). Pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2021. Tempat kegiatan pengabdian ini adalah di kantin asrama Bri-Mob Medan, Jalan K.H.Wahid Hasyim no.3 Kelurahan Babura, Kec. Medan Baru Kota Medan. Hasil kegiatan edukasi tentang manfaat dan prosedur langkah – langkah mencuci tangan yang benar diharapkan dapat membantu memberikan pengetahuan bagi masyarakat dan diharapkan dapat membantu suksesnya upaya pencegahan penularan virus Covid 19.
BUDAYAKAN PROTOKOL KESEHATAN DEMI INDONESIA BEBAS COVID-19 DESA RAMBUNG KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG Nababan, Donal; Sitorus, Mido Ester; Manurung, Jasmen
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi virus SARS-Cov2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2) atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 (Corona virus disease) dengan gejala pneumonia yang misterius pertama kali dilaporkan pada bulan Desember 2019 di kota Wuhan, provinsi Hubei. Virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia dan telah menyebar secara luas di Cina dan lebih dari 190 negara dan teritori lainnya. Di Indonesia sendiri, kasus covid-19 pertama kali diketahui pada tanggal 2 Maret 2020. Melihat kondisi pertambahan yang terus menerus meningkat, maka pemerintah pusat melalui gugus tugas percepatan penanganan covid-19 membuat strategi yang diharapkan akan dilaksanakan secara konsisten demi mengatasi pandemi virus covid-19. Untuk mengatasi virus covid-19, maka kita harus bagaimana cara penularan dari virus tersebut. Sesuai dengan cara transmisi atau penularan infeksi virus corona yang sudah disebutkan sebelumnya, maka pemerintah pusat bersama dengan WHO mendeklarasikan usaha promotif dan preventif yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko masyarakat terinfeksi virus covid-19 yaitu berupa penerapan dan pelaksanaan protokol kesehatan yang meliputi 3M (memakai masker, menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang di sekitar, mencuci tangan pakai sabun). Hal tersebut menjadi penyebab perlunya dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang akan dilakukan di Desa Rambung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni 2021 di Balai Desa, Desa Rambung Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang. Hasil Pengabdian ini bahwa Pemberian giveaway kepada masyarakat yang mampu mengikuti tantangan dari pemateri yaitu memperagakan kembali cara mencuci tangan yang baik menurut WHO. Masyarakat Desa Rambung dapat terus konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan untuk menghindari infeksi covid-19 sehingga pandemi ini dapat segera berakhir. Diharapkan seluruh masyarakat tersebut dapat konsisten dalam melaksanakan protokol kesehatan dan bisa saling memberikan motivasi kepada semua sanak saudara yang belum memperoleh kesempatan untuk mendapatkan informasi mengenai protokol kesehatan tersebut sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat ikut berpartisipasi untuk menurunkan angka penularan dan kesakitan infeksi covid-19 tersebut.

Page 10 of 102 | Total Record : 1017