cover
Contact Name
Frizqa Ervina
Contact Email
jurnal.maras@gmail.com
Phone
+6281918012232
Journal Mail Official
jurnal.maras@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnal.maras@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 2987811x     EISSN : 2987811x     DOI : https://doi.org/10.60126/maras
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Dampak Teknologi Pendidikan Terhadap Kemandirian Siswa Febrianasari, Dewi; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.595

Abstract

Penelitian ini menyoroti dampak teknologi pendidikan terhadap kemandirian belajar siswa berdasarkan tinjauan literatur dari lima tahun terakhir di Indonesia. Teknologi pendidikan, seperti pembelajaran daring, aplikasi interaktif, dan media digital, memberikan manfaat signifikan, termasuk akses luas ke sumber belajar, peningkatan keterampilan berpikir kritis, motivasi, dan personalisasi pembelajaran. Teknologi juga mendukung siswa dalam mengelola waktu dan memahami materi dengan lebih baik, sejalan dengan konsep self-regulated learning, yang mendorong perencanaan, pemantauan, dan evaluasi pembelajaran secara mandiri. Namun, penelitian ini mengidentifikasi tantangan besar, seperti kesenjangan akses teknologi di berbagai wilayah, kurangnya pelatihan bagi guru untuk memanfaatkan teknologi secara optimal, serta risiko distraksi akibat penggunaan teknologi yang tidak terkontrol. Infrastruktur yang tidak merata menjadi kendala utama, yang memperlambat penerapan teknologi pendidikan secara efektif. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor swasta untuk memperluas akses teknologi dan memberikan pelatihan kepada guru. Dengan pendekatan ini, dampak positif teknologi pendidikan terhadap kemandirian belajar siswa dapat dioptimalkan. Artikel ini diharapkan menjadi panduan berharga bagi pendidik dan pembuat kebijakan untuk mengembangkan inovasi pendidikan yang mendukung kemandirian siswa secara berkelanjutan.
Studi Literatur Pengaruh Intensitas Pemakaian Gadget Terhadap Kemampuan Literasi pada Anak Usia Sekolah Dasar (6 – 12 Tahun) Nurhaliza, Resty; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.599

Abstract

Gadget hadir sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern, termasuk dalam dunia anak. Di satu sisi, gadget menawarkan berbagai manfaat dalam mendukung pembelajaran dan pengembangan keterampilan. Di sisi lain, penggunaan gadget yang berlebihan dapat menghambat perkembangan kemampuan literasi anak. Penggunaan gadget oleh anak usia sekolah dasar semakin meluas, namun demikian, dampaknya terhadap kemampuan literasi masih menjadi perdebatan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh gadget terhadap kemampuan literasi membaca, menulis, dan berpikir kritis pada anak usia 6-12 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi dokumen. Data penelitian dikumpulkan melalui analisis dokumen. Subjek penelitian adalah anak sekolah dasar dengan kisaran umur 6-12 tahun yang aktif menggunakan gadget dalam kesehariannya. Penelitian ini menemukan bahwa, dengan adanya ketergantungan pemakaian gadget pada anak 6-12 tahun, cenderung lebih banyak menimbulkan dampak negatif daripada dampak positif, karena pada usia ini, penggunaan yang berlebihan dapat menghambat perkembangan alamiah motorik manusia terhadap kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu dampak lebih lanjut penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar.
Tantangan Bertani di Lahan Gambut Desa Kayu Bawang Munir, Muhammad Misbahul; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.600

Abstract

Lahan gambut di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ekosistem dan keseimbangan lingkungan. Namun, bertani di lahan gambut menghadapi tantangan yang cukup kompleks, seperti kondisi tanah yang asam, rawan kerusakan, dan pengelolaan air yang sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi petani di Desa Kayu Bawang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, serta mencari solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian di lahan gambut. Metode penelitian melibatkan observasi langsung, wawancara dengan petani, serta analisis data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi tanah gambut cenderung masam dan kurang subur, dengan tantangan utama berupa pengelolaan air yang sulit akibat tingginya permukaan air. Petani menggunakan varietas padi seperti Siam Mayang dan Siam Sekumpul yang lebih sesuai dengan karakteristik tanah gambut. Selain itu, penggunaan pupuk seperti NPK 16 Mutiara membantu menjaga kesuburan tanah selama masa tanam. Meskipun petani telah berusaha beradaptasi dengan berbagai metode pengelolaan, tantangan seperti hanya satu kali panen dalam setahun masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, strategi yang lebih berkelanjutan, seperti pengelolaan air yang efektif dan penerapan teknologi yang mendukung, sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di lahan gambut secara berkelanjutan.
Efektivitas Media Teknologi Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SD Aisyah; Azizah, Nadia; Zubaidah, Syifa Layli; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.601

Abstract

Jurnal ini membahas efektivitas dari penggunaan media teknologi sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya siswa sekolah dasar. Seperti yang kita ketahui perkembangan teknologi telah membawa perubahan yang signifikan termasuk dalam dunia pendidikan. Ilmu pengetahuan yang semakin berkembang mendukung terciptanya teknologi-teknologi baru yang menandai adanya kemajuan zaman hingga kini. Maka dari itu peneliti melakukan pengkajian dari beberapa literatur untuk melihat sejauh mana pengaruh teknologi terhadap siswa saat ini terutama untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dari penggunaan teknologi pada bidang pendidikan pun beragam seperti untuk memudahkan guru dalam memberikan materi pembelajaran yang efektif dan inovatif. Jenis penelitian ini adalah studi literatur atau tinjauan pustaka dengan cara pengumpulan data. Artikel penelitian yang berkaitan dengan media pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar dicatat dan diperiksa. Data ini diperoleh dari database Google Scholar, dan terdapat lima kajian artikel yang digunakan. Dari hasil analisis, penggunaan media berbasis teknologi dalam proses pembelajaran di sekolah dasar memiliki dampak positif terhadap motivasi belajar siswa dengan berbagai macam teknologi yang digunakan, pembelajaran akan lebih menarik dan inovatif juga membuat siswa memahami materi dengan lebih baik.
Status Hukum Peralihan Hak Atas Tanah Ditilik dari PP Nomor 24 Tahun 1997 yang Dilakukan Melalui Jual Beli Susantini, Dian
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.630

Abstract

Seperti yang dipahami dalam PP Nomor 24 Tahun 1997 di Indonesia, terdapat peraturan yang mengatur tata cara pendaftaran tanah, khususnya dalam proses penjualan atau pembelian properti. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami cara Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 dalam menjamin kejelasan hukum jual beli tanah. Untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber hukum, termasuk undang-undang, peraturan, keputusan pengadilan, dan literatur hukum tambahan, dilakukan tinjauan literatur. Segala transaksi real estate, termasuk akuisisi dan penjualan, wajib memenuhi persyaratan dan tahapan tata cara pendaftaran tanah, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 24 Tahun 1997. Perlu adanya peralihan hak milik yang bebas dari segala ketidakpastian hukum agar dapat memenuhi syarat perlindungan kepentingan baik pemilik tanah maupun pihak-pihak yang ikut serta dalam jual beli tanah. Undang-Undang Perlindungan Properti (PP) Nomor 24 Tahun 1997, yang memberikan kerangka hukum yang eksplisit dan metodis, memastikan bahwa transaksi pengalihan hak atas tanah dilakukan dengan kepastian hukum. Di antara berbagai potensi tantangan yang terungkap dalam kajian ini terkait dengan pelaksanaan PP Nomor 24 Tahun 1997, beberapa permasalahan yang menjadi sorotan antara lain konflik hak dan penyalahgunaan prosedur pendaftaran. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memiliki sistem penyelesaian sengketa yang kuat serta penegakan hukum yang ketat untuk menjaga pengalihan hak milik di bawah pengawasan hukum yang signifikan. Temuan penelitian ini harus membantu memperjelas pentingnya kepastian hukum berdasarkan PP Nomor 24 Tahun 1997 dalam peralihan hak atas tanah yang terjadi melalui jual beli, dan juga harus mengarahkan pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut ke arah peraturan perundang-undangan terkait yang diwajibkan untuk dipatuhi.
Menganalisis Model Pembelajaran yang Digunakan Guru dalam Meningkatkan Keterampilan Menyimak Siswa Kelas Tinggi SDN Pengambangan 8 Azzahra, Putri Natasya; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.632

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran yang digunakan guru dalam meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas tinggi di SDN Pengambangan 8. Salah satu aspek penting dalam literasi yaitu keterampilan menyimak yang menjadi dasar pengembangan kemampuan   berbahasa seperti berbicara, membaca, dan menulis. Namun, kondisi di SDN Pengambangan 8 menunjukkan bahwa siswa merasakan kesulitan dalam menyimak sehingga perlu penggunaan model pembelajaran yang efektif untuk dapat meningkatkan keterampilan menyimak. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi yang menggunakan 3 tahapan analisis dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek atau informan pada penelitian ini adalah guru wali kelas 5 dan 6 di SDN Pengambangan 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran  yang digunakan untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas tinggi  yaitu talking stick, PBL (Problem Based Learning), dan STAD (Student  Teams Achievement Division).
Analisis Literature Review : Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Rahmah, Siti; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.633

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di tingkat SD. Penelitian ini dilakukan karena pentingnya inovasi dalam metode pembelajaran untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi siswa dalam memahami konsep matematika, seperti kurangnya motivasi belajar dan kesulitan menghubungkan teori dengan aplikasi nyata. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 15 jurnal penelitian yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa PBL memberikan dampak positif secara konsisten terhadap hasil belajar siswa. Peningkatan ini tampak dari berbagai aspek, seperti kenaikan ketuntasan belajar siswa, peningkatan rata-rata nilai kelas dari kondisi awal yang rendah menjadi jauh lebih baik, serta pengembangan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Selain itu, PBL juga terbukti meningkatkan keterampilan berpikir kritis, keterlibatan aktif, dan pemahaman siswa terhadap konsep matematika yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan hasil yang konsisten dan dampak positif yang signifikan, PBL direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di SD.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Identitas Diri pada Generasi Z Ananda, Mutya; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.634

Abstract

Pengaruh media sosial terhadap persepsi diri dan pembentukan identitas merupakan topik kompleks yang menghasilkan dampak beragam tergantung pada konteks dan individu yang terlibat. Media sosial dapat memberikan pengaruh positif dengan memperkuat identitas dan memberdayakan individu, seperti menyuarakan nilai, minat, dan kepercayaan mereka, serta meningkatkan kepercayaan diri melalui berbagi pengalaman dan pencapaian. Bagi generasi Z (lahir 1997–2012), faktor pembentuk identitas diri mereka sangat dipengaruhi aspek sosial, teknologi, dan budaya, yang menciptakan karakteristik unik dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, media sosial juga memicu perbandingan sosial, sehingga menimbulkan tekanan untuk memenuhi standar kecantikan, gaya hidup, atau prestasi tertentu. Hal ini dapat memengaruhi cara anak muda memandang diri mereka sendiri, bahkan mendorong mereka untuk mengubah karakter atau penampilan demi menyesuaikan dengan ekspektasi ideal masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, khususnya studi kepustakaan, dengan berfokus pada analisis data sekunder berupa teks atau sumber-sumber yang tersedia. Data yang digunakan bersifat siap pakai, tanpa pengumpulan data langsung dari lapangan. Pendekatan ini memberikan wawasan mendalam mengenai pengaruh media sosial dalam membentuk identitas diri, terutama bagi generasi muda, serta implikasinya terhadap persepsi diri di era digital.
Peran Guru dalam Menciptakan Proses Belajar yang Menyenangkan Andini, Mina; Ramdhani, Susanty; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.637

Abstract

Keberhasilan pembelajaran di kelas sangat dipengaruhi oleh peran guru dalam mengajar dan mengelola kelas. Pentingnya menciptakan proses belajar yang menyenangkan sebagai kunci keberhasilan pendidikan, penyampaian materi yang menarik dan interaktif, serta pengelolaan kelas yang menciptakan suasana kondusif, menjadi faktor penting dalam meningkatkan antusiasme dan minat belajar siswa. Guru diharapkan dapat membangun hubungan akrab dengan siswa, mendorong partisipasi aktif, dan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi untuk menghindari kebosanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam menciptakan proses belajar yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan beberapa publikasi yang berkaitan dengan topik penelitian yang bersumber dari artikel atau jurnal nasional/ internasional yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru perlu mengelola kelas dengan baik untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, memberikan motivasi kepada siswa, serta menerapkan strategi pembelajaran yang variatif dan inovatif.
Meningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) di Sekolah Dasar Syarifudin, Ahmad; Suriansyah, Ahmad; Rafianti, Wahdah Refia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Desember 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v2i4.638

Abstract

Model PJBL adalah metode pembelajaran yang mengintegrasikan aktivitas nyata untuk mendorong keterlibatan aktif siswa melalui eksplorasi, kerja sama, dan pemecahan masalah. Dalam kajian literatur ini, berbagai temuan penelitian terkait implementasi PJBL di pendidikan dasar dikumpulkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tinjauan pustaka yang menggunakan strategi penelitian yang melibatkan pengumpulan, pemeriksaan, dan juga sintesis dari beberapa sumber literatur yang relevan dengan masalah atau subjek studi tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa PJBL berpotensi meningkatkan motivasi, kemampuan bernalar analitis dan kapasitas kerja sama peserta didik. Selain itu, siswa yang terlibat dalam proyek lebih cenderung memahami materi pelajaran secara lebih mendalam karena keterlibatan langsung dalam proses belajar. Walaupun demikian, penerapan PJBL membutuhkan persiapan yang matang, termasuk dalam hal sumber daya, waktu, dan pelatihan bagi pengajar. Sebagai kesimpulan, penerapan model PJBL di Pendidikan dasar mungkin berperan sebagai pendekatan yang efisien dalam upaya memaksimalkan pencapaian pembelajaran peserta didik, asalkan didukung dengan pengelolaan yang baik dan keterlibatan semua pihak terkait.