cover
Contact Name
Frizqa Ervina
Contact Email
jurnal.maras@gmail.com
Phone
+6281918012232
Journal Mail Official
jurnal.maras@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnal.maras@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 2987811x     EISSN : 2987811x     DOI : https://doi.org/10.60126/maras
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 483 Documents
Pemberdayaan Sosial dalam Upaya Meningkatkan Toleransi Distress pada Pemulung Wulandari, Apriani; Razanah, Aulia; Abidah, Avisha Nur; Prasetyo, Fajar aditiya; Fidzikriyah, La Tania; Rosmawati, Siti; Abdillah, Rijal
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.655

Abstract

Pemulung sering kali menghadapi tekanan psikologis yang tinggi akibat kondisi kehidupan yang penuh tantangan, seperti stigma sosial, ketidakstabilan ekonomi, dan beban kerja fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemberdayaan sosial dalam meningkatkan toleransi distress pada pemulung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan sosial yang melibatkan pelatihan keterampilan, pendampingan psikologis, dan pembentukan kelompok dukungan komunitas mampu meningkatkan kemampuan pemulung dalam menghadapi tekanan hidup. Pemulung yang terlibat dalam program ini melaporkan peningkatan rasa percaya diri, keterampilan adaptif, dan hubungan sosial yang lebih kuat. Penelitian ini memberikan implikasi penting, baik secara teoritis maupun praktis. Temuan ini mendukung teori sosial-ekologis yang menekankan pentingnya dukungan sosial dalam membangun resiliensi individu, sekaligus memberikan panduan bagi pengembangan program pemberdayaan sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program dan mengurangi stigma terhadap pemulung. Dengan pendekatan yang terintegrasi, pemberdayaan sosial dapat menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis dan sosial kelompok masyarakat rentan.
Analisis Pelaksanaan Pendidikan Inklusi ABK Autisme di SDN Sungai Andai 3 Amaliah, Nahdiatun; Aripin, Salwa Salsabil Nur; Aminah, Siti; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.656

Abstract

Penelitian berjudul "Analisis Pelaksanaan Pendidikan Inklusi ABK Autisme di SDN Sungai Andai 3 Banjarmasin" bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis implementasi pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan spektrum autisme di sekolah dasar tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas layanan pendidikan inklusif yang membutuhkan pendekatan komprehensif dan sistematis dalam mendukung kebutuhan belajar siswa autisme. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas, koordinator guru pendamping khusus, guru pendamping khusus, dan siswa autisme. Analisis data dilakukan secara induktif dengan mengidentifikasi pola, tema, dan kategorisasi yang muncul selama proses penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan pendidikan inklusi sesuai dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 dan Permendiknas No. 70 tahun 2009. SDN Sungai Andai 3 memiliki 33 Guru Pendamping Khusus (GPK) yang mendampingi 3-4 anak berkebutuhan khusus di setiap kelas. Sekolah menyediakan sarana prasarana khusus seperti ruang inklusi untuk penanganan tantrum dan jalur khusus disabilitas. Program pembelajaran dirancang secara adaptif, termasuk program pengembangan motorik yang dilaksanakan setiap pekan, program bina diri untuk keterampilan sosial-emosional, dan program literasi. Penelitian ini juga mengungkapkan pentingnya kolaborasi internal antara wali kelas dengan GPK, serta kolaborasi eksternal dengan Dinas Pendidikan dan orang tua dalam memantau perkembangan anak. Implementasi pendidikan inklusi di sekolah ini menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung bagi semua siswa.
Tantangan dan Solusi Implementasi Pembelajaran Tematik di SDN Gunung Batu Rifky, Muhammad; Darmawan, Muhammad Rifky; Tahir, Muhammad; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.657

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan dan solusi dalam implementasi pembelajaran tematik di SDN Gunung Batu. Pembelajaran tematik merupakan pendekatan yang mengintegrasikan berbagai mata pelajaran dalam satu tema yang relevan dengan kehidupan peserta didik. Namun, dalam praktiknya, pendidik menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sesuai, tantangan dalam mengintegrasikan kompetensi dasar dari berbagai mata pelajaran, serta kesulitan dalam menyesuaikan tema dengan kearifan lokal peserta didik. Implementasi kurikulum tematik di sekolah dasar merupakan terobosan pendidikan yang bertujuan mengintegrasikan berbagai mata pelajaran melalui tema-tema tertentu. Pendekatan ini dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih holistik dan bermakna bagi peserta didik. Namun, dalam praktiknya, konsep tematik menghadapi sejumlah tantangan kompleks, mulai dari keterbatasan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran terintegrasi, minimnya infrastruktur pendukung, hingga kesulitan metodologis dalam mensinergikan berbagai mata pelajaran secara alamiah. Penelitian ini mengidentifikasi solusi yang diterapkan oleh pendidik melalui wawancara dan kuisioner kepada guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, pembelajaran tematik di SDN Gunung Batu dapat dilaksanakan secara efektif dengan pendekatan yang tepat. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan pengelola sekolah dalam mengatasi kendala yang dihadapi dalam implementasi pembelajaran tematik.
Pentingnya Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar untuk Membangun Generasi Berkualitas Ramadhani, Octavia; Marsanda, Annisa; Damayanti, Putri Dwiyana; Suriansyah, Ahmad; Cinantya, Celia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.659

Abstract

Pendidikan karakter di sekolah dasar memegang peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga bermoral dan berintegritas. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi pendidikan karakter di Yayasan Dharmasoka, Banjarmasin, yang mengadopsi pendekatan holistik dan inklusif, tanpa terikat pada satu agama tertentu. Pendidikan karakter diterapkan melalui meditasi, literasi, dan pembiasaan nilai-nilai positif seperti cinta kasih, empati, dan kedisiplinan sejak jenjang TK hingga kelas VI. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis data berbasis Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter diintegrasikan secara efektif ke dalam kurikulum dan kegiatan harian siswa, meskipun masih terdapat tantangan seperti kurangnya kesinambungan antara kebiasaan sekolah dan rumah. Kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penerapan nilai-nilai karakter. Selain itu, pendekatan berbasis pengalaman dan metode pembiasaan yang konsisten terbukti mampu meningkatkan disiplin dan tanggung jawab siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk menciptakan individu yang berkepribadian unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Tanggung Jawab Perdata Penjamin (Personal Guarantor) Dalam Pemberian Pinjaman (Kredit) Perbankan Pada Saat Debitur Wanprestasi (Studi di BRI Unit Gondanglegi) Alhamdani, Moch Alfinas Eric; Az, M Ghufron; Wisnuwardhani, Diah Aju
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.664

Abstract

Penelitian ini mengkaji tanggung jawab perdata penjamin (personal guarantor) dalam pemberian pinjaman perbankan pada saat debitur mengalami wanprestasi, dengan fokus pada BRI Unit Gondanglegi, dimana pemahaman mengenai kewajiban hukum bagi penjamin yang ditetapkan oleh perjanjian kredit masih sangat minim dan bahkan menyebabkan kekaburan norma terkait bagaimana tanggungjawab penjamin jika debitur dinyatakan wanprestasi atau gagal bayar. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana tanggung jawab perdata penjamin saat terjadi wanprestasi debitur. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris, menggabungkan data hukum dan observasi sosial untuk mendapatkan gambaran komprehensif terkait penerapan hukum dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjamin memegang tanggung jawab signifikan dalam kredit perbankan yaitu bertanggungjawab untuk membayar sejumlah hutang yang gagal dibayar oleh debitur. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam mengenai perlunya edukasi finansial bagi para penjamin untuk meminimalisir risiko kredit macet dan meningkatkan stabilitas sektor perbankan.
Al-Qur’an dan Toleransi: Membangun Kesadaran Sikap Toleransi pada Generasi Muda Aini, Fadhilah; Husna, Nurul
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.672

Abstract

Toleransi merupakan aspek penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan inklusif, terutama di tengah perbedaan agama, budaya, dan pandangan dunia. Al Qur'an sebagai sumber utama ajaran agama Islam, memiliki potensi besar untuk membentuk sikap toleransi di kalangan generasi muda. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat objektif melalui metode tematik dan analisis data. Peneliti mengkaji ayat-ayat Al Qur'an yang berkaitan dengan toleransi, kerukunan, dan penghormatan terhadap perbedaan. Penelitian ini juga melibatkan tinjauan terhadap karya-karya penafsiran dan pemahaman para ulama terkemuka, pentingnya sikap toleransi dalam konteks keberagaman di Indonesia, dengan fokus pada peran generasi muda. Dalam masyarakat yang multikultural, tantangan intoleransi sering muncul akibat pergesekan sosial. Penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai toleransi yang terkandung dalam Al-Qur'an dapat diterapkan oleh generasi muda untuk membangun kesadaran akan pentingnya saling menghargai perbedaan. Melalui pendekatan kualitatif dan analisis tematik, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan moral yang berlandaskan ajaran Al-Qur'an dapat memperkuat sikap toleran di kalangan pemuda. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman mendalam terhadap ayat-ayat yang menekankan toleransi dapat membantu generasi muda dalam menghadapi tantangan sosial dan mengurangi sikap intoleran. Dengan demikian, artikel ini menegaskan bahwa implementasi nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari sangat penting untuk menciptakan harmoni di tengah keragaman masyarakat Indonesia.
Hubungan Penggunaan Obat Nyamuk dan Luas Ventilasi dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batuyang Kabupaten Lombok Timur Tahun 2024 Ulandari, Dewi Murni; Desimal, Iwan; Ariany, Farida
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.679

Abstract

Berdasarkan data puskesmas terdapat kasus pneumonia sebanyak 48 balita pada tahun 2022 dan di tahun 2023 terdapat kasus pneumonia sebanyak 76 balita. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti di wilayah kerja puskesmas Batuyang Kecamatan Pringgabaya 60% anggota keluarga menggunakan obat nyamuk dan 40% anggota keluarga tidak menggunakan obat nyamuk dan 30% rumah yg memiliki ventilasi yang memenuhi syarat dan 70% rumah memiliki ventilasi yang tidak memenuhi syarat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan obat nyamuk dan luas ventilasi dengan kejadian pneumonia pada balita wilayah kerja puskesmas Batuyang Kecamatan Pringgabaya tahun 2024. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian survei analitik dengan pendekatan secara case control. Penelitian ini dilakukan dengan populasi sebanyak 86 dengan sampel 43 sampel kasus dan 43 sampel control. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji chi-square pada hubungan penggunaan obat nyamuk dengan kejadian pneumonia pada balita di proleh hasil nilai p = 0,029 < 0,05 dengan nilai koefisien (r) = 0,343. Sedangkan hasi uji chi-square hubungan luas ventilasi dengan kejadian pneumonia pada balita di proleh hasil nilai p = 0,375 > 0,05 dengan nilai koefisien ( r ) = 1,640. Ada hubungan yg bermakna antara penggunaan obat nyamuk dengan kejadian pneumonia dan tidak ada hubungan antara luas ventilasi dengan kejadian pneumonia pada balita. Disarankan kepada Kepala Puskesmas agar membuat kebijakan tentang sosialisasi yang intensif terkait lingkungan fisik rumah keamanan serta penggunaan obat nyamuk terutama pada balita.
Analisis Faktor Predisposing, Enabling dan Reinforcing dengan Pelaksanaan Peran Kader Dalam Pencegahan Stunting di Wilayah Kabupaten Lombok Tengah Nurwahidah, Nurwahidah
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.680

Abstract

Nutrition problems, especially stunting in infants, can inhibit a child's development, with negative impacts that will last in the next life such as intellectual decline, susceptibility to non-communicable diseases, decreased productivity to cause poverty and the risk of giving birth to babies with low birth weight. The purpose of this study was to analyze the factors of predisposing, enabling and reinforcing by implementing the role of cadres in stunting prevention in the Central Lombok District of NTB. The design of this research is correlational analytic with cross sectional approach. Data collection using a questionnaire, data analysis with logistic regression tests at α = 0.05. The results showed that there was an influence of knowledge on the implementation of the role of cadres in stunting prevention in NTB Central Lombok District (p-value = 0.003), there was an influence of attitudes towards the role of cadres in stunting prevention in the Central Lombok District of NTB (p-value = 0.004 < α = 0.0). there is an influence of infrastructure on the implementation of the role of cadres in stunting prevention in the Central Lombok District of NTB (p-value = 0.001), there is an influence of family support for the implementation of the role of cadres in preventing stunting in the Central Lombok District of NTB (p-value = 0.001) and there is an influence of predisposing, enabling and reinforcing factors with the implementation of the role of cadres in preventing stunting in the Central Lombok Regency of NTB (p-value = 0,000). Lack of knowledge leads to the formation of negative attitudes towards efforts to prevent stunting by cadres due to lack of information. The means serves to realize the role of cadres into real behavior. Routine guidance from health workers in the form of informational and awards will certainly be a source of encouragement for cadres in carrying out their roles.
Prohibition on Consumption of Food Made from Dog Meat in Indonesia Reviewed from the Legal Aspect and Its Implementation Poernomo, Baby; Mayagita, Avradya
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.681

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keindahan alam yang sudah mendunia, namun reputasinya di mata internasional tercoreng oleh kebrutalan perdagangan daging anjing jumlahnya dari waktu ke waktu semakin meningkat sangat signifikan. Dengan minimnya tindakan dari aparat, para pedagang daging anjing tampak semakin kebal hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana penerapan larangan mengonsumsi pangan olahan daging anjing dan apa saja upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk menghentikan kebiasaan masyarakat Indonesia mengonsumsi pangan olahan daging anjing. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan studi pustaka. Wawancara semi terstruktur dilakukan dengan alasan lebih sesuai dengan pendekatan fenomenologi karena narasumber dapat lebih leluasa mengungkapkan perasaannya dan peneliti dapat mengembangkan pertanyaan di lapangan sesuai dengan jawaban dari informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa regulasi terkait pelarangan konsumsi pangan berbahan baku daging anjing telah dibuat oleh pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009. Bahkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan kembali terbit dan mengatur tentang larangan penyiksaan hewan. Akan tetapi, perdagangan anjing atau pangan berbahan baku daging anjing tidak pernah berhenti dan cenderung semakin marak di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa implementasi Undang-Undang tersebut tidak berjalan dengan baik di tingkat daerah.
Keseimbangan antara Efisiensi, Demokrasi, dan Amanat Konstitusi Dalam Rekonstruksi Sistem Pemilihan Kepala Daerah Sari, Dian Puspita; Rahman, Mohammad Haris Taufiqur; Hafani, Moch Hasan
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i1.683

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia merupakan salah satu pilar utama dalam sistem demokrasi, yang memberikan rakyat hak untuk memilih pemimpin daerah secara langsung. Meskipun tujuannya untuk memperkuat kedaulatan rakyat, pelaksanaannya menghadapi berbagai tantangan, seperti tingginya biaya politik, rendahnya partisipasi masyarakat, serta praktik politik uang yang merusak kebebasan pemilih. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan deskriptif naratif. Sedangkan pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yakni penelitian yang mengkaji tentang fenomena yang dialami oleh subjek penelitian. Sistem Pilkada yang serentak juga menambah kompleksitas, mengurangi efisiensi, dan menghambat akses informasi di daerah terpencil, yang bertentangan dengan prinsip konstitusi yang menjamin hak politik setiap warga negara. Rekonstruksi sistem Pilkada menjadi penting untuk menciptakan proses yang lebih efisien, adil, dan sesuai dengan prinsip demokrasi. Perbaikan perlu dilakukan dengan memperhatikan aspek aksesibilitas, transparansi, dan pengurangan biaya kampanye. Penguatan pengawasan terhadap praktik politik uang serta pemberian ruang bagi calon independen dapat mendorong pemilihan yang lebih inklusif dan representatif. Selain itu, penguatan akuntabilitas kepala daerah setelah terpilih sangat diperlukan untuk memastikan kualitas pemerintahan yang responsif dan berkualitas. Dengan reformasi ini, Pilkada dapat menciptakan pemimpin daerah yang amanah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat demokrasi di tingkat daerah.