cover
Contact Name
Slamet
Contact Email
lp3m@ivet.ac.id
Phone
+6285640798570
Journal Mail Official
lp3m@ivet.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas IVET Jl. Pawiyatan Luhur IV/17 Bendan Duwur, Gajahmungkur, Kota Semarang 50233
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MANGGALI
Published by Universitas IVET
ISSN : 27155757     EISSN : 27984435     DOI : https://doi.org/10.31331/manggali
Core Subject : Education, Social,
MANGGALI merupakan jurnal pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang berisi kumpulan hasil pengabdian dari dosen Universitas Ivet khususnya dan skala nasional umumnya, disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pegabdian pada Masyarakat (LP3M) Universitas Ivet di Semarang dengan penebitan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun, yaitu bulan Januari dan Juli. Jurnal pengabdian dan pemberdayaan masyarakat MANGGALI merupakan jurnal dengan ruang lingkup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS, yang ditujukan untuk publikasi hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang didasarkan pada konsep, teori, model, dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan negara bangsa Indoesia.
Articles 162 Documents
Arti Penting Pendidikan Formal Bagi Santri Di Pondok Pesantren Riyadus Al-Islamy Gunung Pati Kota Semarang Soelistijanto, Soelistijanto; Widiastuti, Eko Heri; Nuryanti, Nuryanti; Slamet, Slamet
Manggali Vol 3 No 1 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i1.2382

Abstract

Pondok Pesantren Riyadus Al-Islami yang berlokasi di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang memiliki santri yang cukup banyak dan berasal dari berbagai wilayahya terutama dari daerah Jawa Tengah. Pendidikan dilaksanakan di pondok pesantren ini menekankan pada ilmu agama, namun di era globalisasi ini bekal ilmu agama dirasa masih belum mencukup untuk menghadapi tantangan di masa depan, para santri juga perlu mendapatkan bekal ilmu umum. Dengan melihat tantangan dan kebutuhan para santri tersebut tim pengabdian masyarakat dari Universitas Ivet merasa perlu untuk menyampaikan tentang pentingnya Pendidikan formal bagi para santri khususnya di Pondok Pesantren Riyadus Al-Islamy yang berlokasi di Gunungpati Kota Senmarang. Metode kegiatan yang dilakukan yaitu dengan penyampaian materi tentang arti pentingnya pendidikan formal bagi para santri, kemudian 2 (dua) bulan berikutnya dilakukan evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, maka luaran yang ditemukan adalah motivasi santri untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi meningkat, peran pengasuh untuk meningkatkan motivasi santri untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi juga meningkat. Hal ini dibuktikan dengan semakin bertambahnya jumlah santri yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.
Upaya Deradikalisasi di Lingkungan Masyarakat Melalui Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Arsana, I Wayan; Suhartono, Suhartono; Zaman, Ahmad Qomaru; Suyono, Suyono
Manggali Vol 1 No 2 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i2.1711

Abstract

Indonesia negara besar dengan unsur masyarakat yang heterogen, namun demikian disisi lain bila tidak dikelola dengan baik, hal tersebut akan menjadi sumber permasalahan didalamnya. Dengan demikian, pengelolaan dan pengaturan kehidupan bernegara harusalah dilandasi Dasar atau ideologi Pancasila. Belakangan ini banyak masyarakat Indonesia yang semakin mengabaikan dan menjauh dari nilai-nilai Ideologi Pancasila dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa bernegara. Akibatnya muncul banyak konflik-konflik sosial (horizontal) yang ada dilingkungan masyarakat, munculnya paham-paham radikalisme dampak negatif dari kemajuan teknologi yang tidak dilandasi dengan sikap yang baik penggunanya, sehingga merusak tatanan kehidupan sosial yang sudah terjalin dengan baik di masyarakat Indonesia. Mencegah dan menaggulangi tindakan radikalisme tidak semudah membalikan telapak tangan, ini membutuhkan upaya strategi yang terstruktur bersifat sistematis dan massif, Untuk itu tim dosen pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan sebagai kalangan akademisi merasa perlu memberikan pemahaman terhadap masyarakat tentang bahaya yang ditimbulkan dari paham radikalisme dikalangan komunitas masyarakat Desa Mergosari Kecamatan Tarik-Sidoarjo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2021 bertempat di balai desa mergosari kecamatan tarik kabupaten Sidoarjo, kegiatan PBM bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mergosari tentang paham radikalisme serta bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan kemudian upaya sejak dini dalam mencegah masuknya paham radikalisme di desa mergosari kecamatan tarik kabupaten Sidoarjo. Strategi yang dilaksanakan dalam kegiatan PPM tersebut ialah memberikan edukasi melalui ceramah interaktif kemudian dilakukan tanya jawab. Selain itu tim dosen PPKN juga menampilkan video testimoni dari mantan pelaku teroris dan dari salah satu korban selamat yang mengalami cacat fisik permanen yang ditimbulkan akibat ledakan bom yang dibawa oleh teroris. Identifikasi pelaksanaan PPM, dari 35 peserta yang hadir dalam kegiatan PPM sebanyak 16 peserta telah banyak tahu mengenai pengertian paham Radikal, kemungkinan apa saja yang bisa timbul apabila paham ini kita biarkan berkembang di masyarakat, dan cara mencegah, menanggulangi paham-paham radikal. Ini bisa kita ketahui dari beberapa pertanyaan awal yang kita ajukan kepada peserta PPM mereka berturut-turut bisa menjawab secara bergantian. Kebanyakan perserta yang sudah memahami hakikat radikal didominasi oleh perwakilan karang Taruna, perangkat Dasa dan Ibu-Ibu PKK. Mereka menyampaiakn bahwa pengetahuan itu didapatkan dari Medsos dan TV. Sedangkan 19 Peserta lainnya belum begitu memahami hakikat Radikal, mereka mengartikan radikal masih sebatas sebagai pelaku pembawa Bom dan mengancam keamanan dan keselamatan masyarakat.
Pembangunan Sistem Informasi Penduduk (Sipenduk) Di Kelurahan Randu Garut Tugu Semarang Wibowo, Sasono; Suharnawi, Suharnawi; Santoso, Dewi Agustini
Manggali Vol 2 No 2 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i2.2212

Abstract

Kelurahan Randu Garut Kecamatan Tugu Semarang merupakan wilayah industri yang cukup besar, dengan jumlah penduduk 2.312 jiwa, juga banyak warga boro maupun kost karena mereka adalah karyawan dari beberapa perusahaan yang ada dikawasan industri setempat. Dan kondisi ini membutuhkan sistem untuk mengelola data penduduk. Dengan solusi pembangunan Sipenduk untuk mengelola dan menyajikan informasi tentang kondisi penduduk dengan mudah, cepat dan akurat. Metode pelaksanaan PKM dengan identifikassi masalah, solusi, simulasi, pembuatan dan implementasi sistem, training, konseling dan evaluasi. Dengan luaran aplikasi sipenduk
Penguatan Kompetensi Para Guru SLB dengan Pembuatan Video Pembelajaran Prasetyani, Henny; Agustiningrum, Maria Denok Bekti; Purnamasari, Dewi; Jumrianto, Jumrianto; Aprivian, Muhammad Ichsan Dedi; Kurniawati, Kurniawati
Manggali Vol 3 No 2 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i2.2550

Abstract

Penggunaan video dalam proses belajar mengajar merupakan salah satu media yang efektif, karena dapat meningkatkan pemahaman siswa. Implementasi pembuatan video pembelajaran sulit dilakukan oleh para guru karena dirasa sangat susah. Namun pembuatan video pembelajatan ini perlu untuk dilakukan untuk peningkatan kompentensi guru, sehingga tim pengabdian melakukan pelatihan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan pelatihan berupa pembuatan video pembelajaran dengan menggunakan media smartphone bagi para guru di SLB Insan Tiara Bangsa Kendal dengan pemberian materi, kemudian dilanjutkan dengan praktek secara langsung. Di akhir berupa evaluasi ntuk mengetahui keberhasilan dengan wawancara langsung. Hasilnya yaitu guru telah berhasil mengalami penguatan kompetensi yang ditandai dengan dapat membuat video pembelajaran.
Pendidikan Karakter dalam Keluarga untuk Mempertahankan Identitas Bangsa Srihadi, Srihadi; Satyarini, Marhaeni Dwi; Muryati, Sri
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i1.3131

Abstract

Perkembangan teknologi menjadi tantangan khususnya bangsa Indonesia dalam memperkuat identitas bangsa, agar nilai, norma dan budaya yang menjadi karakteristik bangsa indonesia tidak tergerus oleh arus globalisasi. Pendidikan karakter untuk mempertahankan identitas bangsa, menjadi tanggung jawab bersama keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan wawasan dan berbagi pengalaman peran orang tua dalam menciptakan lingkungan keluarga sebagai wahana pertama dan utama pendidikan karakter anak, dan orang tua bertanggung jawab sepenuhnya untuk tumbuhnya pembiasaan dan penciptaan lingkungan yang memberi keteladanan perilaku, nilai, norma dan budaya dalam berkehidupan bermasyarakat. Pendidikan karakter dalam keluarga akan menjadi pondasi pembentukan kepribadian anak, yang menjadi cerminan karakter bangsa Indonesia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Efektivitas Peran Keluarga Dalam Perkembangan Teknologi Digital Rimayati, Elfi; Handayani, Dwi Asih Kumala; Sayekti, Sri; Redjeki, Sri
Manggali Vol 1 No 1 (2021): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v1i1.1546

Abstract

Di lingkungan keluarga, teknologi seperti telepon pintar/gadget memberikan dampak positif seperti antar anggota keluarga bisa tetap saling berkomunikasi tatkala sedang tidak bersama-sama di rumah. Tetapi gadget juga memberikan dampak negatif seperti retaknya keluarga, anak-anak yang a-sosial, penyakit-penyakit mental bahkan penyakit fisik. Perlu adanya elemen-elemen masyarakat yang memberikan edukasi terkait pentingnya peran keluarga dalam mendidik dan mendampingi anak, utamanya dalam hal efek positif dan negatif dalam pemanfaataan gadget. Tujuan kegiatan ini mendiskripsikan penguatan peran keluarga dalam pemanfaatan teknologi gadget pada anak. Kegiatan diselenggarakan dengan metode ceramah atau diskusi interaktif, metode pelatihan atau permainan/simulasi, dan test. Hasil dan pembahasan: berdasarkan deskripsi tersebut dapat dikemukakan bahwa dari 20 peserta, 55 persen menyatakan bahwa keluarga sering memberi penguatan kepada anak dalam pemanfaatan teknologi gadget, 21,5 persen menyatakan selalu memberi penguatan kepada anak dalam pemanfaatan teknologi gadget, 16 persen menyatakan kadang-kadang memberi penguatan kepada anak dalam pemanfaatan teknologi gadget, dan 7,5 persen tidak pernah memberi penguatan kepada anak dalam pemanfaatan teknologi gadget. Simpulan, Orang tua secara alamiah bertanggungjawab terhadap perkembangan anak dalam segala aspek kehidupan. Penggunaan gadget secara positif merupakan salah satu media untuk membantu perkembangan aspek kognitif, psikomotorik, emosi dan sosial. Kata kunci: Peran keluarga, Teknologi digital.
Penyuluhan Tentang Kedisiplinan Mematuhi Protokol Kesehatan dalam Era Pandemi Covid-19 di Desa Kandangan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Sukoco, Sukoco; Sayekti, Sri
Manggali Vol 2 No 1 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i1.2001

Abstract

Pada awal tahun 2020, dunia dihadapkan dengan suatu wabah penyakit infeksi yang disebut dengan Virus Corona atau disebut juga dengan virus Corona Virus Disease (Covid-19). Penyebaran Covid-19 ini sangat cepat ke seluruh dunia, termasuk Negara Indonesia. Angka kejadiannya terus mengalami kenaikan yang sangat pesat. Bahkan WHO (World Health Organzation) telah menyatakan wabah Covid-19 sebagai keadaan darurat kesehatan global sejak bulan Januari 2020. Pemerintah Indonesia membuat kebijakan patuh protokol kesehatan, untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19 ini. Protokol Kesehatan meliputi rajin mencuci tangan pakai sabun, tidak melakukan kontak langsung dengan orang lain, physical distancing (jaga jarak), menghindari pertemuan yang bersifat massal, menggunakan masker saat keluar rumah. Keberhasilan penerapan kebijakan protokol kesehatan sangat tergantung kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat secara individu maupun kelompok. Oleh karena itu diperlukan penyuluhan kepada seluruh lapisan dan kelompok masyarakat baik yang tinggal di perkotaan maupun pedesaan termasuk masyarakat desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Masyarakat Desa Kandangan Kecmatan Bawen Kota Semarang masih kurang tertib dalam melakukan kegiatan sehari-hari dalam mematuhi protokol kesehatan. Oleh karena itu diperlukan Penyuluhan tentang Kedisplinan Mematuhi Protokol Kesehatan secara berkala dan terencana. Kegiatan penyuluhan ini meliputi cara mencuci tangan yang benar, cara memakai masker yang benar, menghindari kerumunan serta menjaga jarak dalam berinteraksi.
Pelatihan Desain Grafis Anggota HIMPAUDI Kota Semarang Menggunakan Aplikasi Canva Furi, Atika Zahra; Dewi, Widya Novi Angga; Pratama, Afis; Sudomo, Irlanto
Manggali Vol 3 No 1 (2023): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v3i1.2510

Abstract

Salah satu dampak dari pandemi Covid 19 dalam pendidikan saat ini yang muncul pada pendidikan dini adalah membiasakan anak untuk belajar menggunakan media, yang biasanya selalu tatap muka bersama dengan guru, berinteraksi secara langsung, saat ini dibiasakan dengan memanfaatkan teknologi. Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Ivet akan memberikan pelatihan kepada guru-guru anggota Himpaudi kecamatan Gajahmungkur kota Semarang agar nantinya biasa membuat atau mengembangkan aplikasi sendiri dengan mudah, murah dan sesuai keinginan sendiri sesuai kurikulum yang baru. Dengan menggunakan media pembelajaran audio visual berbasis aplikasi Canva ini bukan saja dapat mempermudah dan mengefektifkan proses pembelajaran, tetapi juga bisa membuat proses pembelajaran lebih menarik. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut digunakan beberapa metode pelatihan, yaitu: 1. metode ceramah dan tanya jawab, digunakan pada waktu menyampaikan materi kegiatan; 2. metode demonstrasi dan latihan praktek, digunakan dengan mengaplikasikan Canva; 3. metode penugasan, semua peserta untuk membuat media pembelajaran dengan menggunakan aplikasi Canva siap diimplementasikan di era new normal ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik dan memperoleh respon/tanggapan yang positif dari peserta pelatihan. Kegiatan ini dihadiri oleh 10 peserta yang merupakan anggota HIMPAUDI Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang.
Peningkatan Keterampilan Dasar Konseling pada Guru Paud se-Kecamatan Gajahmungkur Semarang Khasanah, Khasanah; Sayekti, Sri; Redjeki, Sri; Elyana, Luluk
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i1.3050

Abstract

Para guru PAUD pada umumnya belum mendapatkan keilmuan konseling secara lengkap, padahal tugas mereka di Lembaga PAUD sangat kompleks dan beragam. Disamping mengajar dan bermain di kelas, guru PAUD juga melakukan proses bimbingan dan konseling pada anak. Layanan konseling yang diberikan oleh guru pada klien (peserta didik) di sekolah memerlukan pengetahuan, keahlian dan keterampilan khusus. Oleh karena itu guru PAUD yang sekaligus berperan sebagai konselor harus selalu memantapkan dan membekali diri melalui berbagai keterampilan dasar konseling perlu dikuasai guru PAUD. Atas dasar itu maka dilaksanakan pengabdian pada masyarakat untuk meningkatkan dasar keterampilan konseling bagi guru PAUD. Tujuan dari pengabdian ini adalah: meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru PAUD tentang pentingnya menguasai keterampilan dasar konseling, serta memberi pelatihan dasar konseling. Metode Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi dan tanya jawab dan praktik. Kegiatan pengabdian ini sangat dibutuhkan oleh para peserta, mereka mengikuti kegiatan dengan antusias dan semangat untuk melakukan praktik keterampilan dasar konseling. Pemahaman dan penguasaan keterampilan dasar konseling ini dapat berdampak positif terhadap kinerja mereka sebagai guru PAUD yang tugasnya sebagai pendidik sekaligus pembimbing.
Pelatihan Editing Video untuk Menunjang Proses Pembelajaran Jarak Jauh Hidayati, Destia Wahyu; Kurniati, Lenny; Kusumawati, Ratih; Wahyuni, Arie; Rahmasari, Melinda Putri
Manggali Vol 2 No 1 (2022): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v2i1.1960

Abstract

Proses pembelajaran merupakan salah satu faktor yang akan mempengaruhi ketercapaian tujuan pendidikan. Pelaksanaan proses pembelajaran akan lebih efektif dengan menggunakan media pembelajaran. Salah satu bentuk media pembelajaran adalah video pembelajaran. Video pembelajaran yang menarik dan interaktif tidak dapat langsung jadi secara langsung, sehingga dibutuhkan proses editing. Hal ini yang menjadi alasan bahwa pelatihan editing video pada guru sangat dperlukan. Tujuan dari video ini adalah seluruh guru di SMK Al Bisyri dapat mengembangkan kompetensi dalam melakukan editing video. Metode berbentuk pelatihan keterampilan melalui diskusi/tanya jawab, dan praktek melakukan editing video. Simpulan dari pelatihan ini yaitu pelatihan editing video ini terbukti dapat meningkatkan kemampuan guru, hal ini dapat dilihat dari ada penambahan 17 guru yang berhasil praktik mengupload video pembelajaran dan mengupload di youtube.

Page 10 of 17 | Total Record : 162