cover
Contact Name
Katon Abdul Fatah
Contact Email
admin@jurnalistiqomah.org
Phone
+628975841020
Journal Mail Official
admin@jurnalistiqomah.org
Editorial Address
Desa, Metuk No.008 RT.002 RW. 001, Kec, Mojosongo Kab, Boyolali, 57322
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI)
ISSN : 30264707     EISSN : 30264170     DOI : https://doi.org/10.62017/jppi.v1i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) adalah jurnal peer-review akses terbuka, yang diterbitkan oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia adalah platform bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyebarkan dan berbagi pengetahuan melalui makalah penelitian dan studi kasus di bidang pendidikan. Terbit setiap bulan Januari, April, Juli dan Oktober. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan penelitian kepada para pendidik di seluruh dunia. Penulis didorong untuk mengirimkan artikel yang lengkap, belum pernah dipublikasikan, orisinil, dan belum pernah ditinjau di jurnal lain. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) menerima makalah dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Articles 665 Documents
Analisis Implementasi Media Pembelajaran Digital Berbasis Canva untuk Meningkatkan Pemahaman Materi di Sekolah Dasar Atika Ayuni Febiana; Mutia Irma Fatmawati; Vindika Rahayu Wilujeng; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mediapembelajaran digital berbasis Canva dalam meningkatkan pemahaman materi pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada kajian kependidikan, khususnya terkait pemanfaatan media pembelajaran digital di sekolah dasar. Sumber data diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan dengan penggunaan Canva dalam pembelajaran. Pemilihan pendekatan kualitatif didasarkan pada pertimbangan bahwa metode ini memungkinkan peneliti menganalisis fenomena secara mendalam, komprehensif, dan mampu menggali informasi secara mendalam mengenai efektivitas Canva dalam membantu siswa memahami materi. Penggunaan Canva sebagai media pembelajaran digital di sekolah dasar memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Media Canva membantu siswa dalam memahami materi abstrak melalui visualisasi menarik dan interaktif, sesuai dengan perkembangan kognitif anak. Canva juga meningkatkan motivasi belajar siswa dengan mendorong kreativitas dan ekspresi ide serta memperkuat keterlibatan aktif dalam proses belajar. Meski ada kendala seperti perangkat, kesiapan guru, dan akses internet, Canva tetap berkontribusi signifikan dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan relevan untuk mendukung pembelajaran abad ke-21.
Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikulturan Melaui Kegiatan Pembelajaran PPKn Di Nusa Alam International School M. Azril Aziz; Miadatul Aslamiah; Mira Ilmayani; Mizra Wulandari; Muh. Amir Syaripuddin; Sawaludin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6546

Abstract

Keberagaman siswa di Nusa Alam International School yang berasal dari negara yang berbeda-beda menuntut integrasi nilai-nilai pendidikan multikultural dalam pembelajaran PPKn untuk membangun sikap toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai pendidikan multikultural pada mata pelajaran PPKn serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru di Nusa Alam International School. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru PPKn, dan siswa kelas 9, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. asil penelitian menunjukkan bahwa nilai toleransi, non-diskriminasi, dan pluralisme diasosiasikan melalui kegiatan pembelajaran, interaksi antar siswa, serta program sekolah seperti P5 yang mengenalkan keberagaman budaya. Siswa dibimbing untuk saling menghargai, bekerja sama lintas budaya, dan menerima perbedaan sebagai bagian dari kehidupan sekolah. Tantangan utama yang dihadapi guru adalah perbedaan kemampuan bahasa akibat latar belakang siswa yang beragam, sehingga guru perlu menyesuaikan bahasa, metode, dan media pembelajaran agar materi PPKn dapat dipahami semua siswa. Integrasi ini secara keseluruhan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan menghargai keberagaman.
Manajemen Evaluasi Bimbingan dan Konseling Pada Tingkat SMA (Sekolah Menengah Atas) Juliet Resa Armelimentara Tsu; Dina Dwi Febriani; Adwinata Asafwa Putra
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6547

Abstract

Evaluasi program Bimbingan dan Konseling (BK) di SMA adalah kunci strategis untuk menjamin mutu layanan. Penelitian kualitatif dengan kajian pustaka ini menganalisis konsep hingga tindak lanjut evaluasi BK, bertujuan menjembatani kesenjangan antara teori ideal dan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan hambatan utama berupa keterbatasan waktu, kompetensi konselor yang belum memadai, serta minimnya dukungan manajemen dan pendanaan, yang menyebabkan evaluasi terdegradasi menjadi formalitas administratif. Untuk perbaikan, dianjurkan adopsi Model Evaluasi CIPP yang terstruktur untuk penilaian komprehensif. Kesimpulan menegaskan bahwa pergeseran ke evaluasi berbasis data akurat sangat krusial. Direkomendasikan adanya dukungan nyata dari kepala sekolah, pengembangan profesional Guru BK dalam konversi data menjadi aksi, serta sistem pelaporan yang transparan dan rutin untuk memastikan perbaikan program BK yang efektif.
PELAKSANAAN LAYANAN DASAR: BIMBINGAN KELOMPOK, KLASIKAL DAN LINTAS KELAS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Farida Muji Rahayu; Fariza Nur Azizah; Mellaney Karunia Vebrin Wula
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6549

Abstract

pelaksanaan layanan dasar Bimbingan dan Konseling di sekolah belum terlaksana secara optimal karena keterbatasan waktu, sarana prasarana, dan kurangnya pemahaman terhadap tahapan pelaksanaan yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, tahapan, karaktekristik peserta didik, serta efektivitas pelaksanaan layanan dasar melalui bimbingan kelompok, bimbingan klasikal, dan bimbingan lintas kelas pada siswa Sekolah Menengah Atas. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan mengkaji berbagai sumber buku dan artikel ilmiah yang relevan yang membahas megenai pelaksanaan layanan dasar dengan bimbingan kelompok, bimbingan klasikal, dan kelas besar/lintas kelas. Hasil kajian menunjukkan bahwa bimbingan klasikal efektif menjangkau siswa secara luas dan meningkatkan motivasi belajar, bimbingan kelompok memperkuat kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan dinamika kelompok, sementara bimbingan lintas kelas efektif dalam penyampaian informasi umum dan pembentukan kebersamaan siswa. Kesimpulannya, integrasi ketiga bentuk layanan dasar tersebut mampu mendukung perkembangan optimal siswa dalam aspek pribadi, sosial, akademik, dan karier. Implikasi kajian ini menegaskan perlunya perencanaan program yang sistematis, penggunaan media inovatif, dan penguatan kompetensi guru BK agar layanan dasar lebih efektif, berkelanjutan, dan kontekstual di lingkungan sekolah.
Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Mengembangkan Kompetensi Lintas Budaya Siswa Sekolah Menengah Rahmah Fadilatin Nisa; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6560

Abstract

Pembelajaran di sekolah menengah masih menunjukkan rendahnya kompetensi lintas budaya siswa, terutama dalam kemampuan memahami perbedaan nilai dan berinteraksi produktif dalam konteks keberagaman, sehingga diperlukan strategi yang lebih aplikatif untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas strategi pembelajaran berbasis proyek dalam mengembangkan kompetensi lintas budaya melalui studi kepustakaan dengan menelaah artikel empiris dan konseptual terkait implementasi project-based learning (PjBL) pada konteks multikultural. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL mendorong kolaborasi, dialog budaya, pemecahan masalah autentik, serta peningkatan sensitivitas budaya melalui aktivitas proyek yang terstruktur dan relevan dengan pengalaman siswa. Studi kasus dari beberapa penelitian memperlihatkan bahwa keterlibatan siswa dalam proyek lintas budaya menghasilkan peningkatan empati, kemampuan komunikasi antarbudaya, dan kesadaran sosial yang lebih tinggi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PjBL merupakan strategi efektif dalam mengembangkan kompetensi lintas budaya di sekolah menengah, meskipun penerapannya membutuhkan dukungan guru, kesiapan kurikulum, dan fasilitas kolaboratif. Implikasi penelitian ini mencakup perlunya integrasi proyek lintas budaya sebagai bagian dari kebijakan pembelajaran serta peluang penelitian lanjut untuk menguji model PjBL berbasis konteks lokal.
Strategi Guru dalam Mengintegrasikan Nilai-Nilai Multikultural di Kelas Rifan Khasani; Hidayat Zainur Rohim; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6561

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta empiris bahwa integrasi nilai-nilai multikultural di kelas masih sering terhambat oleh keterbatasan strategi pedagogis guru dalam menghadapi keberagaman siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultural secara efektif melalui analisis komprehensif terhadap literatur terkini. Menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menelaah artikel ilmiah, laporan penelitian, dan dokumen pendidikan yang relevan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat mengintegrasikan nilai multikultural melalui pendekatan pembelajaran yang inklusif, penggunaan materi ajar yang sensitif budaya, fasilitasi dialog lintas budaya, serta penciptaan iklim kelas yang demokratis. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan integrasi nilai-nilai multikultural sangat dipengaruhi oleh kompetensi pedagogis, sensitivitas budaya, dan kreativitas guru dalam merancang pengalaman belajar yang reflektif dan kolaboratif. Implikasinya, sekolah perlu mendukung peningkatan kapasitas guru secara berkelanjutan melalui pelatihan multikultural dan pengembangan kurikulum yang responsif terhadap keberagaman.
Pendidikan Multikultura sebagai Media Penguatan Sikap Toleransi di Kangan Mahasiswa Nafarin Zuhaeroh; Nilna Fauziyah; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6562

Abstract

Peningkatan kasus intoleransi di lingkungan kampus menunjukkan lemahnya pemahaman lintas budaya mahasiswa, sehingga diperlukan strategi penguatan nilai toleransi melalui pendidikan multikultural. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan multikultural sebagai media penguatan sikap toleransi di kalangan mahasiswa melalui kajian literatur terhadap teori-teori mutakhir dan temuan empiris terkait dinamika keberagaman di perguruan tinggi. Menggunakan metode studi kepustakaan dengan penelaahan sistematis terhadap jurnal nasional dan internasional terbitan 2020–2025, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan multikultural berkontribusi signifikan terhadap peningkatan empati, sensitivitas budaya, dan kemampuan mahasiswa merespons konflik berbasis perbedaan. Hasil kajian juga menunjukkan bahwa integrasi kurikulum berbasis inklusivitas, dialog antarbudaya, dan pembelajaran kolaboratif menjadi solusi efektif dalam membangun iklim akademik yang toleran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sikap toleransi tidak hanya membutuhkan aspek kognitif, tetapi juga pengalaman sosial mahasiswa melalui praktik pendidikan multikultural yang terstruktur; implikasinya adalah pentingnya perancangan program kampus yang berkelanjutan untuk mendukung keberagaman.
Sistem Pendidikan dipondok Pesantren: Analisis Terhadap Kurikulum dan Metode Pembelajaran dipondok Pesantren Ulumul Qur’an Al-qindiliyyah Kalibeber Arida; Siti Nurlaila Fitayatun; Nurul Mubin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pendidikan, kurikulum, dan metode pembelajaran yang diterapkan di Pondok Pesantren Ulumul Qur’an Al-Qindiliyyah Kalibeber. Fokus kajian diarahkan pada integrasi pendidikan formal dan nonformal, model pengajaran kitab kuning, serta pendekatan khas pesantren dalam membentuk kompetensi santri. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum pesantren mengombinasikan kurikulum nasional dengan kurikulum kepesantrenan berbasis ulumul Qur’an, dengan metode pembelajaran utama berupa bandongan, sorogan, talaqqi, dan hafalan. Sistem pendidikan di pesantren ini terbukti mampu menguatkan pemahaman keagamaan dan karakter santri melalui pembiasaan ibadah, pengasuhan terpadu, serta lingkungan belajar yang intensif. Penelitian ini menegaskan relevansi model pendidikan pesantren sebagai alternatif pendidikan karakter di era modern.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR DI SEKOLAH DASAR Sofi Chairun Nisa; Rissa Nadia Putri; Popy Aprilia; Hermawan Wahyu Setiadi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6573

Abstract

This study aims to explore and develop a conceptual framework for an effective Indonesian language learning module for elementary school students by reviewing and analyzing various relevant sources from 2015 to 2025. The research focuses on several key aspects, including effectiveness, independent learning ability, student participation level, and the relevance of learning materials to real-life contexts. The analysis results indicate that Indonesian language learning at the elementary level still faces several challenges, such as low reading interest, lack of contextually appropriate learning materials, and the dominance of conventional teaching methods. The use of learning modules designed based on the principles of constructivism, contextual learning, and differentiation has been shown to improve students’ learning effectiveness. A well designed module should include clear learning objectives, interactive activities, step by step learning guidance, and assessments aligned with curriculum standards. Moreover, the development of technology based digital modules is considered an innovative alternative that can enhance students motivation and learning outcomes. This study highlights the teachers role as a creative learning designer in developing modules that align with students characteristics and the needs of the Merdeka Curriculum. Therefore, the development of Indonesian language learning modules based on this literature study can serve as a conceptual foundation for teachers and researchers in designing more meaningful, independent, and technology adaptive learning experience. 
OPTIMALISASI FUNGSI ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN SEKOLAH DI SMPN 1 MATRAM PADA ERA DIGITAL Naufal Damar Ziqrie; Lidiya
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi administrasi dan manajemen sekolah pada era digital di SMPN 1 Mataram. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi telah diterapkan, namun masih menghadapi kendala berupa gangguan jaringan internet, keterbatasan perangkat teknologi, dan kebutuhan peningkatan literasi digital tenaga administrasi serta guru. Ketidakteraturan administrasi berdampak pada keterlambatan pekerjaan akademik, terhambatnya sinkronisasi data ke sistem pusat, meningkatnya beban kerja, dan menurunnya kualitas layanan sekolah. Manajemen sekolah merespons kondisi tersebut melalui pembinaan rutin kepada guru, pengawasan program secara berkala, serta pengelolaan ekstrakurikuler yang didukung lebih dari 20 kegiatan dengan pendanaan BOS. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan infrastruktur digital, peningkatan kompetensi IT, dan penyediaan fasilitas kerja yang memadai untuk mendukung operasional sekolah yang lebih efektif dan berkelanjutan di masa depan.