cover
Contact Name
La Ode Alifariki
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Pelangi Residence, Anduonohu, Poasia, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo
ISSN : -     EISSN : 29617200     DOI : -
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Meambo, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services;
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 136 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Limbah Kulit Duku Sebagai Pengusir Nyamuk Chandra, Emilia; Nadya Saumi; Annisa Zahra Hanifah; Resky Indah Oktaviani; Jeng Ratu Widiya Wathi
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i1.58

Abstract

Pemberdayaan ini sasarannya adalah masyarakat yang berdomisili di Desa Muara Kumpeh Kecamatan Kumpeh Ulu yang sebagian besar wilayah tersebut merupakan perkebunan duku yang terkenal di Jambi yaitu duku kumpeh, permasalahan masyarakat yang menggantungkan perekonomiannya dari duku kumpeh mengalami penurunan pendapatan saat tidak musim duku, sehingga memerlukan pemasukan pendapatan dari sumber lain. Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jambi mengajak masyarakat yang berdomisili di Desa Muara Kumpeh Kecamatan Kumpeh Ulu untuk memanfaatkan kulit duku diolah menjadi lilin pengusir nyamuk sehingga selain dapat mengusir nyamuk dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Hasil yang diharapkan masyarakat di desa Muara Kumpeh dapat membuat lilin pengusir nyamuk yang bahan dasarnya berasal dari limbah kulit duku kumpeh, mengurangi limbah terutama limbah kulit duku di desa muara kumpeh, meningkatkan kreatifitas, aktifitas dan pendapatan masyarakat di desa Muara Kumpeh, diharapkan kegiatan ini di dukung oleh semua pihak dan memiliki pasar sendiri. Hasil pengabdian antara lain masyarakat Desa Muara Kumpeh Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambimampu mengolah limbah kulit duku menjadi sebuah produk sehingga dapat menunjang perekonomian dan mengurangi limbah organik kulit duku di lingkungan, terjadi penurunan angka penyakit tular vektor, terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit tular vektor dan masyarakat mampu mengolah limbah kulit duku, terciptanya perilaku masyarakat dan lingkungan Desa Muara Kumpeh Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi yang bersih dan sehat 
Sosialisasi dan Edukasi Tentang Natrium Siklamat Pada Penjamah Makanan di Industri Pangan Rumah Tangga (IPRT) Manisan Buah Kota Jambi Suparmi; Fauziah, Rina
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.59

Abstract

Salah satu kebutuhan dasar manusia yang penting adalah pangan. Untuk melakukan aktifitas memerlukan energi seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral dan vitamin yang merupakan sumber energi bagi tubuh. Vitamin dapat bersumber dari sayuran dan buah-buahan. Manisan buah merupakan produk yang disukai oleh seluruh lapisan masyarakat dikarenakan bentuknya siap saji dan tidak memerlukan proses. Manisan buah adalah buah yang diawetkan dengan gula, tujuan pemberian gula dengan kadar yang tinggi pada manisan buah, selain untuk memberikan rasa manis, juga untuk mencegah tumbuhnya mikroorganisme. Manisan buah diproduksi oleh Industri Pangan Rumah Tangga (IPRT) Kota Jambi. Metode pendekatan yang dilakukan dengan mencari dukungan kebijakan dari pemerintah setempat yaitu stakeholder Dinas Kesehatan, Organisasi perhimpunan bidang industri pangan rumah tangga, melakukan pertemuan dan koordinasi, membuat rencana kerja dan jadwal kegiatan yang disepakati dan disesuaikan dengan kondisi dan situasi mitra, melakukan intervensi dan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan. Pelaksanaan kegiatan melakukan pertemuan dengan pihak Dinas Kesehatan, tenaga sanitasi Puskesmas Kebun Handil, melakukan Sosialisasi pelatihan, perencanaan dan membuat jadwal evaluasi. Hasil penelitian Suparmi,  dan  Fauziah. R, 2022 diketahui bahwa faktor Pengetahuan dan Perilaku penjamah makanan memiliki hubungan dengan kandungan pemanis buatan natrium siklamat pada manisan buah di Kota Jambi. Tolak ukur dari keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penjamah makanan IPRT manisan buah di Kota Jambi mengalami peningkatan Pengetahuan terhadap  pemanis buatan Natrium Siklamat.
PKM Terintegrasi MBKM Kolaborasi Nasional; “Kampung Bajo Sehat” di Desa Mekar Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe Salma, Wa Ode; Healthy Hidayanty; Irma; Febriana Mucthar; Fitria; Fifi Nirmala; Syawal Kamiluddin Saputra
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.60

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) terintegrasi MBKM bertujuan untuk peningkatan kapasitas dan ketrampilan Komunitas Pesisir/Suku Bajo melalui berbagai kegiatan Pelatihan dan Penyuluhan Kesehatan dalam mendukung percepatan penurunan Stunting. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Mekar Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Peserta kegiatan terdiri dari Ibu rumah tangga, Para Nelayan dan Remaja Karantaruna ber jumlah 98 orang. Hasil Kegiatan ini; (1) Peserta merasa antusias mendapatkan materi terkait Pemberdayaan masyarakat desa dalam percepatan penurunan stunting, (2) Peningkatan pengetahuan komunitas suku bajo melalui Pelatihan membuat penyaring air bersih yang aman, bahan mudah diperoleh dan harga terjangkau, (3) Terciptanya produk Stik berbahan dasar Gonad landak laut (bulu babi) jenis Diadema setosum substitusi Bayam, melalui pelatihan pada ibu-ibu Nelayan dan remaja putri, (4) Peningkatan pengetahuan para Nelayan Suku Bajo terkait kesehatan dan keselamat kerja Nelayan, (5) Peningkatan pengetahuan terkait Keamanan pangan sumber dari laut dan PHBS pada komunitas suku Bajo.
Bakti Teluk Kendari Dalam Rangka “World Clean Up Day 2022” Bahtiar, Bahtiar; Muhammad Fajar Purnama; Asriyana; Salwiyah; Sjamsu Alam Lawelle; Risfandi; A. Ginong Pratikno; Emiyarti; Haslianti; La Ode Baytul Abidin
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.62

Abstract

Teluk Kendari secara geografis terletak di jantung Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Posisi strategis ini, tidak didukung oleh kesadaran sebagian masyarakatnya dalam hal “perilaku” penanganan sampah domestik. Kurangnya kesadaran warga Kota Kendari (khususnya yang bermukim di bantaran sungai) dalam mengelola sampah rumah tangga, membuat teluk Kendari tercemar oleh sampah plastik, kain, fiber dan kaca. Kondisi ini terlihat jelas pada saat perairan teluk sedang surut (low tides). Hal ini menjadi dasar tumbuhnya kesadaran seluruh elemen masyarakat Kota Kendari (pemerintah, akademisi, pengusaha, komunitas, pelajar dan relawan lainnya) untuk bahu-membahu dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan bakti teluk Kendari dalam rangka “world clean up day 2022”. Kegiatan ini merupakan kampanye dan aksi nyata seluruh lapisan masyarakat Kota Kendari untuk mengedukasi dan menumbuhkan kesadaran warga agar tidak membuang sampah di sungai, laut dan di manapun. Total sampah yang terkumpul di lokasi bakti adalah ± 5 ton, di mana terdiri atas sampah plastik, kain, fiber dan kaca (botol). Jenis sampah yang mendominasi adalah makroplastik. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari masyarakat Kota Kendari masih sangat tinggi. Total sampah yang terkumpul di lokasi bakti adalah ± 5 ton, di mana terdiri atas sampah plastik, kain, fiber dan kaca (botol). Jenis sampah yang mendominasi adalah makroplastik. Hal ini menunjukan bahwa penggunaan plastik dalam kegiatan sehari-hari masyarakat Kota Kendari sangat tinggi.
Penguatan Terintegrasi Desa Sayang Balita di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi Monalisa; Solha Elrifda
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.63

Abstract

Upaya peningkatan dan optimalisasi Tumbuh Kembang Balita harus dilakukan sedini dengan perhatian khusus yang diberikan pada masa bayi dan Balita yang merupakan masa emas bagi kelangsungan tumbuh kembang anak. Pembinaan tumbuh kembang anak secara terintegrasi dapat diselenggarakan dalam bentuk kemitraan antara keluarga (orang tua) dan masyarakat (kader kesehatan) dengan tenaga profesional (tenaga kesehatan dan tenaga pendidik) melalui kegiatan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di Desa Penyengat Olak Tahun 2023 bertujuan untuk penguatan terintegrasi Desa sayang balita serta melakukan pendampingan dalam pelaksanaan kegiatan skrining tumbuh kembang balita. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap kegiatan dengan sasaran tenaga kesehatan, kader kesehatan, Guru PAUD, ibu dan balita di Desa Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan yang dilakukan dilakukan antara lain berupa pelatihan, penyuluhan dan pelaksanaan skrining Tumbuh Kembang bagi Balita Desa Penyengat olak. Hasil kegiatan penguatan terintegrasi Desa Sayang Balita adalah peningkatan pengetahuan dan pemahaman nakes tentang SDIDTK, peningkatan pengetahuan dan pemahaman kader tentang skrining Tumbuh kembang, serta peningkatan pengetahuan Guru PAUD dan ibu tentang Tumbuh kembang Balita, serta diketahuinya hasil skrining perkembangan balita sebanyak 81,8% sesuai dengan usianya. Upaya peningkatan kapasitas tenaga Kesehatan dan kader Kesehatan perlu dilakukan secara kontinyu dan konsisten agar semua komponen yang berkaitan dengan Skrining Tumbuh Kembang Balita dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya sesuai dengan target optimalisasi Tumbuh kembang Balita secara terintegrasi.
Screening Status Nutrisi Pada Anak Sekolah Dasar di SDN 51 Kendari Saida; Sukurni; Rahmawati; Arfiyan Sukmadi
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.64

Abstract

Masalah kesehatan anak sangat berkaitan erat dengan status gizi anak. Status gizi merupakan keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi, pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh, serta pengukuran proses tubuh. UNICEF melaporkan sebanyak 167 juta anak di dunia yang menderita gizi kurang (underweight) sebagian besar berada di Asia Selatan. Anak sekolah dasar merupakan salah satu kelompok yang rawan mengalami gizi kurang diantara penyebabnya ialah tingkat ekonomi yang rendah dan asupan makanan yang kurang seimbang serta rendahnya pengetahuan orang tua. Anak sekolah dengan pola makan seimbang cenderung memiliki status gizi yang baik. Status gizi merupakan faktor penting dalam menjamin perkembangan dan pertumbuhan seorang anak yang optimal. Penilaian status gizi berkala merupakan upaya dalam deteksi dini malnutrisi sehingga dapat dilakukan tindakan yang semestinya. Upaya deteksi dini status gizi anak sekolah melalui tim dosen pengabdian kepada masyarakat prodi keperawatan fakultas kedokteran Universitas Halu Oleo melakukan screening stuatus gizi pada anak sekolah sekolah dasar negeri 51 Kota Kendari. Adapun kegiatan screening dengan pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan, di dapatkan dari 28 orang anak yang hadir pada saat pengukuran kemudian hasil pengukuran dihiting berdasarkan IMT dalam umur. Kegiatan ini sangat penting untuk mendetesi secara dini tenang stautus gizi pada anak usia sekolah.
Sosialisasi Tentang Dampak Buruk Pergaulan Bebas pada Remaja Irma; Asnia Zainudin; Renni Meliana Sari; Muhammad Iqbal; Aulia Maghfirah
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.65

Abstract

Saat ini fenomena pergaulan bebas pada kalangan remaja menjadi masalah yang cukup serius dan harus mendapat perhatian dari berbagai pihak karena akan merusak masa depan generasi muda. Kurangnya kontrol individu dan rendahnya pengetahuan remaja tentang pergaulan bebas menjadi salah satu pemicu dari terjadi pergaulan bebas pada remaja yang berdampak buruk. Pengabdian ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan peningkatan pengeta remaja tentang dampak buruk pergaulan bebas. Kegiatan pengabdaian ini dilaksanakan di SMPN Konawe Selatan pada tanggal 25 sampai dengan 26 Juli 2023. Peserta atau subjek dari kegiatan pengabdian ini adalah siswa kelas IX yang berjumlah sebanyak 25 orang. Kegiatan ini dilakuakn dengan beberapa tahapan yaitu persiapan (persuratan dan koordinasi dengan pihak sekolah); pelaksanaan kegiatan yang berlangsung dalam beberapa tahapan yaitu (1) pre test;; (2) kegiatann penyluhan, diskusi dan tanya jawa; (3) Evaluasi. Hasil yang diperoleh bahwa terjadi peningkatan pengetahuan remaja tentang dampak buruk pergaulan bebas setelah dilakukan sosialisasi/ penyuluhan  dengan mayoritas (64,0%) responden memiliki pengetahuan yang kurang dan setelah mengikuti sosialisasi pengetahuan siswa mayoritas (76,0%) menjadi baik. Perlu upaya yang intens tentang sosialisasi dampak negatif pergaulan bebas bagi remaja terutam pada sekolah – sekolah setingkat SMP dan SMA.
Bimbingan Teknis Produk Olahan Ikan Menjadi Cemilan Sehat dan Kekinian Sebagai Peluang Wirausaha serta Untuk Mencegah Stunting Bagi Anak Nelayan di Desa Wawobungi Kabupaten Konawe Asnani; Andi Besse Patadjai; Azis, Nurdiana A; Wa Ode Piliana; Hasnia Arami; Wellem H Muskita; Baru Sadarun
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.66

Abstract

Pengabdian ini dilakukan berdasarkan data survei bahwa sebagian besar para wanita nelayan/istri nelayan di Desa Wawobungi hanya melakukan aktivitas domestik dalam rumah tangga saja, tanpa melakukan kegiatan yang bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Selain itu, sebagian besar ibu rumah tangga juga belum mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang bagaimana cara mengolah sumberdaya ikan menjadi panganan yang bergizi tinggi untuk mencegah stunting anak nelayan serta berpeluang untuk dikomersialkan dilingkungan desa maupun di swalayan di Kota Kendari. Hal tersebut menjadi permasalahan khususnya mitra sasaran, diantaranya rendahnya atau kurangnya informasi dan pengetahuan oleh mitra sasaran dan keterampilan dalam pengolahan hasil perikanan yang bernilai gizi tinggi untuk mencegah stunting bagi anak nelayan, kemudian guna menumbuhkan jiwa wirausaha dan peningkatan kreatifitas wanita nelayan serta meningkatkan penghasilan keluarga. Hasil pengabdian menperlihatkan respon dan partisipasi sangat baik dari mitra sasaran, hal tersebut dibuktikan dengan tingginya antusias dari peserta bimtek. Sehingga kedepannya perlu pendampingan lanjutan dalam hal pendampingan perizinan usaha dan kemasan produk serta manajemen usaha yang berkaitan dengan pembukuan usaha keluarga, sehingga diharapkan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat meningkat serta menciptakan generasi anak nelayan yang sehat dan cerdas
Marine Debris Trap Melalui Modifikasi Sero di Perairan Desa Tapulaga, Sulawesi Tenggara Asriyana; Ishak, ermayanti; Bahtiar; Halili; Wa Nurgayah; Latifa Fekri
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.67

Abstract

Indonesia memiliki tantangan yang besar untuk mengatasi masalah sampah. 80% sampah di perairan berasal dari darat, yang berdampak pada terancamnya keanekaragaman hayati dan sumber daya di laut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membina kelompok mitra sasaran dengan penguatan keterampilan softskill dan hardskill mengenai penanganan sampah di laut melalui pembuatan dan pengoperasian marine debris trap melalui modifikasi sero sehingga dapat meminimalisir jumlah sampah yang terekspos di laut dan mengurangi dampak yang ditimbulkannya. Mitra yang terlibat yaitu “kelompok nelayan lestari” menyediakan fasilitas alat tangkap sero yang akan dimodifikasi bentuknya menjadi sero marine debris trap, berfungsi menjebak ikan dan juga berfungsi sebagai alat penjebak sampah laut. Sero marine debris trap yang telah dirancang dan dioperasikan mampu menjebak sampah laut dengan kapasitas 800 g sampai 1 kg dalam waktu 1 (satu) minggu, sekaligus tetap dapat menjebak ikan. Sampah laut yang terjebak terdiri atas sampah anorganik dan organik. Sampah anorganik berupa botol plastik, kemasan minuman plastik, kaleng bekas, dan styrofoam. Sampah organik berupa serasah dari lamun. Botol plastik memiliki persentase sebesar 22% dari total sampah plastik yang ditemukan.
PKMI Pemberdayaan Ibu-Ibu Warga Perumnas Poasia Melalui Diversifikasi Produk Berbasis Olahan Ikan di Kota Kendari Salwiyah; Abdullah; La Ode Muhammad Yasir Haya; Nadia, La Ode Abdul Rajab; Muhammad Fajar Purnama
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.70

Abstract

Masalah utama yang dihadapi mitra PKMI adalah permasalahan dibidang produksi, permasalahan bidang manajemen dan permasalahan bidang pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penguatan kapasitas SDM, meningkatkatkan motivasi ibu-ibu warga Perumnas Poasia Kendari. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi kelompok ekonomi non produktif untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga Kegiatan PKM ini dilaksanakan dengan 3 pendekatan, yaitu pendekatan pelatihan, pendekatan demo produk dan pendekatan pendampingan usaha.  Tahapan kegiatan adalah 1) koordinasi dan sosialisasi,  2) Pelatihan (bimbingan teknis ) terdiri atas pelatihan bidang produksi, pelatihan bidang manajemen dan pelatihan bidang pemasaran, 3) tahap proses produksi meliputi teknis produksi dan uji laboratorium, 4) pembuatan labeling dan kemasan produk, 5) manajemen usaha dan pemasaran digital, 6) Evaluasi kegiatan dan keberlanjutan kegiatan PKM. Hasil yang dicapai adalah koordinasi dengan RW dan RT dan sosialisasi kepada ibu-ibu warga Perumnas Poasia. Hasil tersebut adalah kesepakatan waktu pelaksanaan dan kesediaan menjadi peserta kegiatan.  Tahap pelatihan (bimbingan teknis ) PKMI terdiri atas pelatihan bidang produksi, pelatihan bidang manajemen dan pelatihan bidang pemasaran. Pelatihan dilakukan sampai mitra memahami aspek teknologi, manajemen dan pemasaran sehingga pada saat aplikasinya dapat berjalan dengan baik. Produk yang dibuat adalah bakso ikan dan nugget ikan. Selanjutnya, Tim PKMI memfasilitasi desain kemasan produk.  Kegiatan PKMI ini telah menghasilkan produk olahan ikan dan selanjutnya dikembngkan dalam pendampingan usaha UMKM ibu-ibu.

Page 5 of 14 | Total Record : 136