cover
Contact Name
Darmanto
Contact Email
bidpublikasi.lppmunsa@gmail.com
Phone
+6281997773334
Journal Mail Official
bidpublikasi.lppmunsa@gmail.com
Editorial Address
Jln. Bypass Sering Gedung Lt. II Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Samawa
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Published by Universitas Samawa
ISSN : 26213222     EISSN : 2621301X     DOI : https://doi.org/10.58406/jrktl
JRKTL adalah jurnal yang ditujukan untuk dosen, peneliti, dan mahasiswa yang ingin mempublikasikan hasil penelitiannya. Jurnal ini mencakup Ilmu Pertanian, Ilmu Lingkungan, Ilmu Ekonomi dan Manajemen, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ilmu Hukum, Ilmu Kesehatan, Pendidikan (Bahasa dan Sastra Indonesia, Biologi, Ekonomi, Fisika), Ilmu Peternakan, Keteknikan, serta Ilmu Keuangan dan Perbankan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
PEMANFAATAN BIOCHAR SEBAGAI BAHAN PEMBENAH TANAH UNTUK MEMPERBAIKI KESUBURAN TANAH ULTISOL DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL KEDELAI Farni, Yulfita; Mechram, Siti; Wulan, Cory
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v7i2.1834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi pengaruh pemberian biochar tempurung kelapa terhadap sifat kimia Ultisol dan pengaruhnya terhadap tanaman kedelai. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jambi Desa Mendalo Darat dengan Ordo tanah Ultisol. Analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Balai Penelitian Kacang dan Aneka umbi Malang. Penelitian dilakukan selama enam bulan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pada petak percobaan. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari b0 (kontrol ), b1(biochar tempurung kelapa 5 t) /ha), b2(biochar tempurung kelapa 10t/ha ), b3(biochar tempurung kelapa 15 t/ha), b4 (biochar tempurung kelapa 20 t/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian biochar mampu meningkatkan hara yaitu N, P, K dan meningkatkan Kapsitas Tukar Kation (KTK) serta bahan organik tanah. Biochar tempurung kelapa mampu meningkatkan porositas tanah dan menurunkan BV tanah, pemberian biochar meningkatkan hasil kedelai sekitar 32% dibandingkan dengan tanpa pemberian biochar dan pemberian dosis biochar sebesar 20 t/ha masih meningkatkan semua parameter pengamatan termasuk hasil kedelai.
PENGARUH PSIKOSOSIAL ANAK TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DI PESISIR KABUPATEN SUMBAWA Fitriyanto, Syarif; Erlangga, Haqqy Rerian; Fauzi, Muhammad; Ayu, Ieke Wulan; Darmanto, Darmanto; Edrial, Edrial; Sakti, Muhammad Anugerah Puji
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v7i2.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kondisi psikososial terhadap kemampuan literasi anak di wilayah pesisir di Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-November 2024 di 4 Sekolah Dasar dan 1 Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Labuhan Badas serta 1 Sekolah Dasar dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Labuhan Alas.dengan rincian sebagai berikut Sekolah Dasar Negeri Badas, Sekolah Dasar Negeri, Empan, Sekolah Dasar Negeri Kanar, dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kecamatan Labuhan Badas dan Sekolah Dasar Negeri Labuhan Alas dan SMK Negeri 1 Alas. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik accidental sampling, stratified random sampling, dan purposive sampling. Sedangkan Metode analisis hasil penelitian menggunakan metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan pekerja anak di wilayah kecamatan Labuhan Badas dan Labuhan Alas terdapat 18 responden (14,3%) dengan kondisi psikososial di tempat kerja dengan kategori baik, 85 responden (67,5%) dengan kondisi psikososial di tempat kerja dengan kategori cukup dan 23 responden (18,2%) dengan kondisi psikososial di tempat kerja dengan kategori kurang. Hasil tes kemampuan literasi baca tulis, beberapa anak masih berada dalam kategori baik, namun adapula yang berada dalam kategori buruk. Hasil rata-rata literasi sains didapat bahwa SMPN 2 Lab.Badas memiliki nilai rata-rata yang tinggi daripada sekolah yang lain. Sedangkan SDN Kanar memiliki nilai rata-rata terendah.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBAKAR SAMPAH RAMAH LINGKUNGAN DALAM PENANGANAN SAMPAH RUMAH TANGGA Tawaf, Nanang; Ayu, Ieke Wulan
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v7i2.1911

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang alat pembakar sampah yang ramah lingkungan dan melakukan pengujian untuk unsur maksro,mikro, dan logam berat. Kegiatan dilakukan pada bulan September sampai dengan bulan Desember 2020, dengan tempat penelitian dan pengujian di Perumahan Puri Citra Samawa Blok A.01, Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Pengujian sampel residu padat dilakukan di Fakultas Teknik Universitas Samawa, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Nusa Tenggara Barat. Pengujian kebisingan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan rancang bangun dilakukan, dengan membuat Rencana Teknik Rinci (RTR) dan uji laboratorium untuk unsur makro, mikro, dan logam berat yang terkandung (pH (H2O,KCL), EC, N tot,P,K, C, Ca, Mg, K, Na,Fe, Cu, Mn, Zn, Pb, Cd, Al, Na,As dan Hg). Hasil rancangan terdiri dari tungku pembakar, saluran asap, blower, tabung pencampuran, poros penggerak turbin, mesin pompa air, tangki bahan bakar, rangka dudukan mesin, pipa saluran air masuk ke tabung, pipa saluran hisap air ke pompa, turbin, bak penampung air, pipa saluran air keluar dari tabung, pintu masuk sampah pada tungku. Parameter unsur yang memiliki nilai tertinggi pada sampel abu kertas yaitu K Tersedia, Ca Tersedia, Mn Tersedia, Cu dan Zn Tersedia. Pada sampel abu sampah organik, unsur tertinggi meliputi. Ca Tersedia, dan Mn Tersedia. Pada sampel abu tembakau, meliputi P tersedia, Ca Tersedia, Mn tersedia. Pada sampel abu kayu daun, meliputi P tersedia, Ca Tersedia, Mn Tersedia. Pada sampel abu plastik, yaiu K Tersedia, Ca Tersedia, dan Cu Tersedia. Pengolahan residu pembakaran kertas, sampah organik, tembakau, kayu daun dan plastik dapat digunakan lebih lanjut untuk pencampuran bahan bangunan, namun untuk media tanam hanya dapat mengunakan residu pembakaran kertas, sampah organik, tembakau, kayu dan daun.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Irawan, Hendra; Ayu, Ieke Wulan; Nurwahidah, Siti; Darmanto, Darmanto
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v7i2.1915

Abstract

Sumber daya manusia memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah organsasi. Motivasi yang kuat akan membuat karyawan dapat menghasilkan pekerjaan berkualitas tinggi dengan hasil kinerja yang baik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian menujukkan bahwa faktorfaktor yang mempengaruhi motivasi pekerja sementara, antara lain kepastian pekerjaan,hubungan dengan tim dan manajemen, keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, kompensasi dan penghargaan.
PENGARUH KOMPOS CAMPURAN SOLID DECANTER DENGAN ABU BOILER TERHADAP pH, Aldd, P-TERSEDIA ULTISOL DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max L.) Simarmata, Ruth Angelia; Farni, Yulfita; Zuhdi, Mohd
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i1.2029

Abstract

Tanah Ultisol merupakan salah satu tanah yang memiliki tingkat kesuburan tanah yang rendah. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain pH masam, Al-dd tinggi, kadar P-tersedia pada tanah Ultisol rendah karena ion P dalam tanah terikat oleh oksida Al dan Fe serta Kapasitas Tukar Kation (KTK) pada tanah Ultisol relatif rendah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos padat dekanter campuran abu ketel dalam memperbaiki beberapa sifat kimia tanah Ultisol yaitu pH, Al-dd dan P-tersedia serta meningkatkan hasil produksi tanaman kedelai dan mendapatkan dosis terbaik dalam meningkatkan pH, P-tersedia dan menurunkan Al-dd serta meningkatkan produksi kedelai. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 6 kali percobaan dan 4 kali ulangan sehingga terdapat 24 petak percobaan. Ukuran petak 3 m x 2 m dengan jarak tanam 40 cm x 20 cm sehingga diperoleh 75 tanaman dalam satu petak. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P0 (tanpa pemberian kompos padat dekanter - abu ketel), P1 (15 ton/ha kompos padat dekanter - abu ketel), P2 (20 ton/ha kompos padat dekanter - abu ketel), P3 (25 ton/ha kompos padat dekanter - abu ketel), P4 (30 ton/ha kompos padat dekanter - abu ketel), P5 (35 ton/ha kompos padat dekanter - abu ketel). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kompos padat dekanter campur abu ketel dosis 25 ton/ha, mampu meningkatkan pH tanah dan ketersediaan fosfor (P-tersedia), serta menurunkan kadar Al-dd.
KERAGAMAN TANAMAN HORTIKULTURA LOKAL DAN POTENSINYA UNTUK KETAHANAN PANGAN LOKAL DI KABUPATEN SUMBAWA Ramadhani, Fikri; Ayu, Ieke Wulan; Novantara, Reyga Yhosa; Suhada, Ikhlas
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i1.2030

Abstract

Kabupaten Sumbawa memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang tinggi, khususnya dalam sektor hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman tanaman hortikultura lokal di Desa Karang Dima serta menganalisis potensinya dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Penelitian dilaksanakan di Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badasdari bulan April-Juni 2025 menggunakan pendekatan deskriptif ekploratif. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, wawancara dengan petani dan tokoh masyarakat, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis tanaman hortikultura lokal, termasuk sayuran lokal (labu air,kelor, pare hutan,okra, dan terung bulat kuning), yang memiliki nilai gizi dan ekonomi tinggi. Tanaman-tanaman ini umumnya adaptif terhadap kondisi agroekologi setempat dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam sistem pertanian berkelanjutan. Selain sebagai sumber pangan bergizi, keberadaan tanaman hortikultura lokal juga berkontribusi terhadap pelestarian budaya dan kemandirian pangan masyarakat. Oleh karena itu, pelestarian dan pemanfaatan tanaman hortikultura lokal perlu dijadikan bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah.
PERBAIKAN LINGKUNGAN TUMBUH TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) MELALUI APLIKASI ABU KETEL DAN PUPUK ORGANIK CAIR BERTEKNOLOGI NANO Lestari, Nina Dwi; Angelia, Mariana; Mulyaningrum, Retno; Nuraini, Yulia; Ayu, Ieke Wulan
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i1.2071

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura yang potensial dikembangkan di Indonesia. Produksi bawang merah di Indonesia mengalami fluktuasi dan cenderung mengalami penurunan selama tiga tahun terakhir, sementara konsumsi bawang merah memiliki proyeksi tumbuh rata-rata 1,47% pertahun. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi bawang merah, petani cenderung menerapkan sistem pertanian intensif dengan input kimia tinggi yang berdampak pada penurunan kualitas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair berteknologi nano dan abu ketel terhadap populasi bakteri pelarut fosfat, ketersediaan dan serapan fosfor, serta produksi bawang merah pada tanah Inseptisol Wajak. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2024 hingga Maret 2025 di greenhouse Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik cair berteknologi nano dan abu ketel murni (P2) menghasilkan populasi bakteri pelarut fosfat tertinggi sebesar 2,16 x 105 CFU/g tanah. Perlakuan pupuk anorganik, pupuk organik cair berteknologi nano, dan abu ketel murni (P5) menghasilkan ketersediaan fosfor tertinggi sebesar 11,68 ppm. Perlakuan pupuk organik cair berteknologi nano dan abu ketel murni (P2) menghasilkan serapan fosfor tertinggi sebesar 0,12 g/tanaman. Perlakuan pupuk organik cair berteknologi nano dan abu ketel murni (P2) menghasilkan produksi bawang merah tertinggi yakni rata-rata jumlah umbi sebesar 23,75 buah/tanaman dan bobot kering umbi sebesar 11,8 g/tanaman.
PERAN POPULASI CACING TANAH UNTUK PERBAIKAN SIFAT BIOFISIK TANAH PADA BERBAGAI SISTEM AGROFORESTRI BERBASIS KOPI DI BANGELAN, JAWA TIMUR Lestari, Nina Dwi; Habib, Raihan; Ayu, Ieke Wulan; Wicaksono, Kurniawan Sigit; Ifadah, Nisfi Fari’atul
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i1.2074

Abstract

Earthworms play a crucial role in improving the biophysical quality of soil by enhancing aeration, porosity, and nutrient availability. However, their population is highly influenced by soil depth and the type of shade plant. This study aimed to explore the relationship between fine root development, earthworm density, and soil physical properties under different shade types in the coffee plantation of PTPN 1 Bangelan, which has experienced productivity decline due to poor soil conditions. The research was conducted from September 2024 to February 2025 across five coffee land blocks with varying shade types (sengon, lamtoro, jabon, clove, and no shade), using a Randomized Complete Block Design (RCBD) with three replications. Soil samples were collected at two depths (0–30 cm and 30–60 cm). The results indicated that shade type significantly affected earthworm density, fine root growth, and soil physical properties. Lamtoro provided the best results, increasing earthworm density by 27,5% (0–30 cm) and 20,51% (30–60 cm), along with a significant increase in total root length and specific root length. Earthworm density also showed a positive contribution to improved soil physical properties, including increased porosity (6,24%), total root length (53,64%), and specific root length (18,09%), as well as reduced bulk density (7,54%) and soil penetration resistance (24,37%). These findings highlight the importance of selecting appropriate shade plants—particularly lamtoro—to support sustainable coffee land management by enhancing soil biophysical quality.
MANAJEMEN PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SAMAWA (UNSA) Nofita, Rani Dwi; Zulkarnaen, Zulkarnaen; Ilfiani, Pratiwi Dian
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i1.2087

Abstract

Usia bangunan Fakultas Peternakan dan Perikanan sejak tahun 2015 menjadi permasalahan utama yang mengharuskan dilakukannya pemeliharaan terhadap komponen gedung. Seiring bertambahnya usia, komponen bangunan seperti struktur, arsitektur, mekanikal, dan elektrikal mengalami penurunan fungsi dan keausan alami, yang dapat berpotensi menimbulkan kerusakan serta mengancam keamanan dan kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui tingkat kerusakan gedung Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Samawa (UNSA) berdasarkan Permen PU nomor 24/PRT/M/2008 dan mengetahui besarnya biaya pemeliharaan dan perawatan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa kerusakan struktur yaitu 2,018 %, kerusakan arsitektur yaitu 4,2 %, dan kerusakan utilitas yaitu 0,467 % sehingga nilai kerusakan gedung lantai II Fakultas Peternakan dan Perikanan yaitu sebesar 6,68% dan termasuk ke dalam kerusakan ringan karena kerusakan < 35% (Permen PU nomor 24/PRT/M/2008) dan biaya pemeliharaan gedung Fakultas Peternakan dan Perikanan Universitas Samawa yaitu sebesar Rp 65.421.000,00 (Enam Puluh Lima Juta Empat Ratus Dua Puluh Satu Ribu Rupiah).
STUDI KELAYAKAN INVESTASI PROYEK PERUMAHAN BUKIT PERMATA RESIDENCE DI KECAMATAN SUMBAWA Syahroni, Muhammad Nur; Satriawansyah, Tri; Najimuddin, Didin
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i1.2088

Abstract

Pertumbuhan sektor properti merupakan faktor penting dalam mendorong perekonomian daerah, namun ketimpangan antara permintaan dan penawaran rumah menjadi tantangan utama bagi pengembang. Pada proyek Perumahan Bukit Permata Residence, permintaan mencapai 355 unit sementara penawaran hanya 150 unit, sehingga perlu dilakukan analisis kelayakan investasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan investasi dengan menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Internal Rate of Return (IRR), serta melakukan analisis sensitivitas terhadap perubahan biaya dan pendapatan. Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif berdasarkan data pasar dan proyeksi keuangan proyek. Hasil dari penelitian ditemukan bahwa dengan tingkat suku bunga 15% per tahun diperoleh nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp 4.811.337.308,00 > 0, dan nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,198 > 1. Nilai Internal Rate of Return (IRR) sangat besar sehingga dalam aspek finansial, Proyek Perumahan Bukit Permata Residence layak dilaksanakan. Dari analisis sensitivitas pada kondisi pendapatan tetap dan biaya naik 20% diperoleh nilai NPV sebesar Rp 3.180.342.297,00 > 0, BCR sebesar 1,123 > 1 dan IRR sangat besar, sehingga masih layak. Perhitungan NPV suku bunga 15% per tahun pada kondisi pendapatan tetap dan biaya naik 20% diketahui PWB total sebesar Rp29.061.063.199,00 dan PWC total sebesar Rp 25.880.720.902,00. Sehingga NPV yaitu Rp29.061.063.199,00 – Rp25.880.720.902,00 yaitu Rp3.180.342.297,00 > 0. Sehingga proyek masih menguntungkan/layak dilaksanakan.