cover
Contact Name
Kerisman Halawa
Contact Email
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ojs.usmindonesia19@gmail.com
Editorial Address
Universitas Sari Mutiara Indonesia Jln. Kapten Muslim No.79 Medan-20123, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 2963850X     EISSN : 2963850X     DOI : https://doi.org/10.51544/sentra.v3i1.4716
FOCUS DAN SCOPE JURNAL SENTRA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Aspek Perkembangan Anak (Nilai Agama dan Moral, Kognitif, Bahasa, Fisik Motorik, Sosial Emosional, dan Seni) Anak Berkebutuhan Khusus / PAUD Inklusi Parenting Manajemen PAUD Kesehatan dan Gizi PAUD Kurikulum, Media, dan Pembelajaran PAUD Assesment PAUD Psikologi Anak Usia Dini Inovasi dan isu terkini yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL KERJA SAMA MELALUI KEGIATAN BERMAIN KELOMPOK PADA ANAK USIA DINI Irma Tyasari; Dwi Nur Agustina; Kusmiati Kusmiati; Sutriyah Sutriyah; Kusmiati Madinah; Endah Andayani
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6258

Abstract

Latarbelakangi: rendahnya keterampilan kerja sama anak kelompok B di TK Muslimat 11 yang ditunjukkan melalui perilaku kurang mampu berbagi, belum terbiasa bekerja dalam kelompok, serta sering berebut alat permainan saat kegiatan pembelajaran. Tujuan: Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan kegiatan belajar yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini untuk mengembangkan kemampuan kerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja sama anak melalui kegiatan menyusun balok secara berkelompok. Metode: Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 anak kelompok B di TK Muslimat 11. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap keterampilan kerja sama anak selama proses pembelajaran dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil: menunjukkan bahwa kegiatan menyusun balok secara berkelompok mampu meningkatkan keterampilan kerja sama anak. Pada siklus I, sebanyak 8 anak (42,1%) mencapai ketuntasan, sedangkan 11 anak (57,9%) belum tuntas. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, jumlah anak yang mencapai ketuntasan meningkat menjadi 17 anak (89,5%), sementara 2 anak (10,5%) belum mencapai ketuntasan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan menyusun balok secara berkelompok efektif dalam mengembangkan kemampuan anak untuk berbagi, berinteraksi, saling membantu, dan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas kelompok. Kesimpulan: kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan kerja sama pada anak usia dini.
IMPLEMENTASI KOMPETENSI PROFESIONAL DAN ETIKA GURU DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN DI TK NEGERI 002 BUNGURAN TIMUR LAUT Rizka Afriyama; Rosima Rosima; Putri Dwi Haryanthi; Seri Darmayanti; Renawati Renawati
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6262

Abstract

Latar belakang: Kompetensi profesional dan etika guru merupakan dua aspek penting yang memengaruhi kualitas pembelajaran di pendidikan anak usia dini. Guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran, tetapi juga menunjukkan sikap dan perilaku sesuai dengan kode etik profesi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kompetensi profesional dan etika guru dalam meningkatkan pembelajaran di TK Negeri 002 Bunguran Timur Laut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Partisipan terdiri dari guru yang terlibat dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran dan dokumentasi sebagai data pendukung. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles, Huberman, dan Saldaña, yang meliputi kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kompetensi profesional guru tercermin dalam kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran serta memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia. Sementara itu, penerapan etika guru terlihat jelas dalam kedisiplinan, tanggung jawab, keterampilan komunikasi, dan teladan yang ditunjukkan kepada siswa. Kesimpulan: Kompetensi profesional dan etika guru berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, kondusif, dan bermakna bagi anak usia dini. Temuan penelitian ini dapat dijadikan bahan evaluasi bagi lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas guru melalui pengembangan profesional dan penguatan etika profesional. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan lebih banyak partisipan dan menggunakan berbagai teknik pengumpulan data untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.
PERAN ATTACHMENT-BASED INTERACTION DALAM MENDUKUNG KESIAPAN BELAJAR ANAK USIA DINI : STUDI LITERATUR Nurul Azmiazizah; Gilar Gandana; Risbon Sianturi
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6275

Abstract

Latar belakang: Kesiapan belajar anak usia dini merupakan aspek penting yang menentukan keberhasilan anak dalam mengikuti proses pembelajaran pada jenjang selanjutnya. Kesiapan belajar tidak hanya berkaitan dengan kemampuan kognitif, tetapi juga dipengaruhi oleh perkembangan sosial dan emosional anak yang berperan dalam kemampuan beradaptasi, berkonsentrasi, serta berinteraksi di lingkungan belajar. Salah satu pendekatan yang dapat mendukung perkembangan tersebut adalah Attachment-Based Interaction (ABI), yaitu interaksi yang menekankan hubungan emosional yang aman antara guru dan anak melalui sikap hangat, responsif, dan konsisten. Tujuan: untuk mengkaji peran Attachment-Based Interaction dalam mendukung kesiapan belajar anak usia dini. Metode: studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa buku, jurnal ilmiah nasional dan internasional, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil: kajian menunjukkan bahwa interaksi berbasis kelekatan mampu menciptakan rasa aman pada anak, yang berdampak pada peningkatan kemampuan regulasi emosi, kemampuan adaptasi, serta keterlibatan dalam kegiatan pembelajaran. Anak yang memiliki pengalaman interaksi yang positif cenderung lebih percaya diri, mampu mengikuti instruksi, berkonsentrasi, serta berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Kesimpulan: Attachment-Based Interaction memiliki peran strategis dalam mendukung kesiapan belajar anak usia dini dan perlu diterapkan secara optimal dalam praktik pembelajaran di pendidikan anak usia dini.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK PENGENALAN KARAKTER JUJUR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Silvi Pebrianti Senjawiani; Taopik Rahman; Purwati Purwati
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6298

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan kondisi perkembangan moral anak usia 5–6 tahun, mengevaluasi strategi penanaman nilai kejujuran konvensional, serta mengidentifikasi spesifikasi kebutuhan media instruksional berbasis teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi guna mendalami potret fenomena sosial secara komprehensif. Teknik pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam bersama guru serta diperkuat dengan teknik analisis dokumen sebagai pembanding objektif. Teknik analisis data menerapkan teknik analisis tema untuk mengorganisasikan pola data secara teliti, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber untuk memverifikasi konsistensi informasi hasil wawancara dan catatan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman dasar nilai benar dan salah pada anak sudah terbentuk, tetapi konsistensi perilakunya belum stabil dan rentan melakukan kebohongan refleks akibat faktor rasa takut terhadap hukuman. Evaluasi strategi eksisting mengindikasikan bahwa metode ceramah verbal memicu kejenuhan anak, sehingga memunculkan urgensi tinggi terhadap pengembangan inovasi video animasi interaktif bermuatan alur cerita harian, visual cerah, durasi pendek, serta fitur kuis interaksi dua arah. Kesimpulannya, pengadaan media video animasi interaktif yang mudah dioperasikan dan dapat diakses luring menjadi solusi instruksional adaptif untuk mendukung optimalisasi tugas pendidik, sekaligus berimplikasi nyata bagi pengabdian masyarakat dalam mentransformasi metode internalisasi karakter integritas anak secara efektif.
STIMULASI MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI DOLANAN NUSANTARA Ni Made Sri Laksmi; Ni Wayan Risna Dewi; Nyoman Utari Dewi Indriati; Ni Putu Vivin Indrawati
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6321

Abstract

Latar belakang: Pada anak usia dini, kemampuan motorik kasar melibatkan otot-otot besar secara terkoordinasi. Pengembangan kemampuan ini mendukung kesiapan fisik anak, interaksi sosial, kepercayaan diri, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Perkembangan motorik kasar pada anak usia dini memerlukan stimulasi yang tepat. Dolanan nusantara berpotensi besar dalam mendukung stimulasi tersebut. Tujuan: Mengkaji peran dolanan nusantara sebagai media stimulasi motorik kasar pada anak usia dini Metode: Studi literatur menggunakan sumber jurnal nasional dan internasional (2020–2025) dan buku akademik (2017–2025) yang membahas dolanan nusantara, pendidikan anak usia dini dan perkembangan motorik kasar. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, kategorisasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Dolanan nusantara kadende, bakiak, engklek, lompat tali, dan gobak sodor memberikan stimulasi gerak yang efektif dalam meningkatkan keseimbangan, koordinasi, kelincahan, kekuatan otot, serta keterampilan gerak dasar anak. Selain mendukung perkembangan fisik, dolanan nusantara juga berkontribusi terhadap kemampuan komunikasi, kerja sama, pengendalian emosi, dan pengenalan nilai budaya lokal. Kesimpulan: Dolanan nusantara dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAUD sebagai strategi stimulasi motorik kasar yang kontekstual, menyenangkan, dan mendukung perkembangan holistik anak.
TRANSFORMASI DIGITAL PAUD: STRATEGI GURU MENGINTEGRASIKAN MEDIA AUDIO-VISUAL BERBASIS TIK DI TAMAN KANAK-KANAK Pika Febrianita; Risbon Sianturi; Taofik Rahman
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6335

Abstract

Latar belakang: Adopsi teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, namun realitas di lapangan menunjukkan adanya ketimpangan antara tuntutan kebijakan dan kesiapan guru dalam mengintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tujuan: untuk menganalisis pemanfaatan media audio-visual berbasis TIK oleh guru dalam proses pembelajaran di Taman Kanak-Kanak (TK). Metode: menggunakan deskriptif melalui pendekatan studi literatur (literature review). Data dianalisis secara sistematis dari berbagai sumber teoretis, kebijakan nasional, dan hasil penelitian empiris terdahulu yang berkaitan erat dengan kompetensi guru, regulasi PAUD, serta infrastruktur digital sekolah. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa media audio-visual efektif meningkatkan aspek kognitif, bahasa (kosakata dan struktur kalimat), serta motivasi belajar anak usia dini. Namun, pemanfaatannya secara optimal masih terhambat oleh kurangnya keterampilan teknis guru, pelatihan digital yang belum merata, serta keterbatasan infrastruktur seperti stabilitas internet dan perangkat proyektor atau komputer di ruang kelas. Pemanfaatan teknologi di TK sangat bergantung pada integrasi kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) guru. Kesimpulan: diperlukan program peningkatan kapasitas guru yang berkelanjutan serta pemenuhan sarana digital oleh pihak pengelola kebijakan pendidikan untuk menciptakan ekosistem digital PAUD yang ideal.
PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DI TAMAN KANAK-KANAK: STUDI LITERATUR TEORI PERILAKU ORGANISASI Syifa Zulfa Nabila; Risbon Sianturi; Qonita Qonita
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6337

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Keberhasilan implementasi program ini di tingkat satuan pendidikan anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kesiapan manajemen instruksional dan sudut pandang kepala sekolah sebagai pimpinan lembaga. Tujuan: untuk menganalisis persepsi kepala sekolah terhadap implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) melalui kacamata teori perilaku organisasi. Metode: menggunakan desain studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis dilakukan secara sistematis terhadap dokumen kebijakan resmi Badan Gizi Nasional tahun 2025, regulasi kesehatan, serta hasil penelitian empiris terdahulu yang relevan mengenai dampak pemberian makan di sekolah. Analisis berbasis Teori Persepsi Robbins dan Judge (2023) menunjukkan bahwa kepala sekolah mempersepsikan program MBG secara sangat positif sebagai instrumen perlindungan sosial yang mampu meningkatkan kehadiran, retensi, dan fokus belajar anak usia dini. Namun, kepala sekolah juga mengidentifikasi sejumlah tantangan kritis, meliputi ketiadaan regulasi turunan lokal yang spesifik, stabilitas logistik bahan pangan lokal, serta keterbatasan infrastruktur sanitasi dan ruang simpan di sekolah. Hasil: Persepsi positif kepala sekolah perlu didukung oleh penguatan kapasitas manajerial dan pemenuhan fasilitas fisik. Implikasinya, diperlukan koordinasi lintas sektor yang lebih terintegrasi untuk mewujudkan tata kelola program MBG yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di lingkungan lembaga PAUD.
MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENGEMBANGKAN UNDERSTANDING EMOTIONS ANAK USIA DINI: KAJIAN LITERATUR SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN APLIKASI Rifda Sa'adatul Laila; Taopik Rahman; Fauziah Syarifatul Huriyah
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6340

Abstract

Latar Belakang: Kemampuan understanding emotions merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Kemampuan ini membantu anak mengenali, memahami, dan mengomunikasikan berbagai emosi yang dialami diri sendiri maupun orang lain. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman emosi anak usia dini masih memerlukan stimulasi yang optimal melalui media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Seiring perkembangan teknologi, media pembelajaran tidak hanya berbentuk konvensional, tetapi juga berkembang ke arah media digital berbasis aplikasi edukatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai media pembelajaran yang digunakan dalam mengembangkan understanding emotions anak usia dini serta mengidentifikasi potensi pengembangan aplikasi edukatif digital berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur. Data diperoleh dari artikel ilmiah terbitan 2021–2026 yang dikumpulkan melalui Google Scholar, Semantic Scholar, ResearchGate, dan jurnal resmi. Sebelas artikel terpilih dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh sintesis temuan penelitian. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran konvensional maupun digital efektif dalam mengembangkan understanding emotions anak usia dini. Media yang bersifat visual, interaktif, kontekstual, dan berbasis bermain membantu anak mengenali, memahami, serta mengekspresikan emosi. Aplikasi edukatif berbasis gamifikasi memiliki potensi besar sebagai inovasi pembelajaran sosial emosional yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kesimpulan: Studi literatur ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan understanding emotions memiliki karakteristik visual, interaktif, dan kontekstual. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan aplikasi edukatif untuk mendukung pembelajaran sosial emosional anak usia dini.
INSTRUMEN KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN: UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS Rossa Aulia Fitri; Elan Elan; Fauziah Syarifatul Huriyah
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6341

Abstract

Latar belakang: Kemandirian merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting pada anak usia dini yang perlu diukur secara akurat menggunakan instrument yang valid dan reliabel. Tujuan: untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen kemandirian anak usia 5-6 tahun, penelitian ini menggunaan pendekatan kuantitatif untuk menguji kelayakan instrumen. Metode: Sampel penelitian ini berjumlah 50 orang tua. Pengukuran yang tepat sangat dibutuhkan agar pendidik dan orang tua dapat memahami sejauh mana kesiapan mandiri anak dalam kehidupan sehari-hari. Melalui instrumen yang tepat, intervensi perkembangan dapat dilakukan sejak dini. Pengembangan dimensi kemandirian mengacu pada teori Yamin dan Sanan yang mencakup tujuh indikator yaitu kemampuan fisik, bertanggung jawab, disiplin, percaya diri, pandai bergaul, saling berbagi, dan mengendalika emosi. Instrumen ini terdiri dari 14 item pertanyaan. Analisis item dihitung menggunakan Teknik korelasi Product Moment dan Teknik Corrected item-Total Correlation, serta uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa dari 14 item yang diuji, terdapat 10 item yang dinyatakan valid dan 4 item gugur, nilai alpha Cronbach kemandirian sebesar 0,610. Berdasarkan hasil analisis maka instrumen kemandirian telah layak digunakan. Peneliti selanjutnya dapat menggunakan 10 item valid tersebut, sedangkan empat item yang gugur sebaiknya direvisi kembali atau dieliminasi sebelum instrumen ini disebarluaskan. Kesimpulan: Diharapkan instrumen ini mampu memberikan kontribusi positif untuk penelitian kemandirian anak.
PENGARUH MEDIA INTERAKTIF PAKAIAN TRADISIONAL MINANGKABAU TERHADAP LITERASI BUDAYA ANAK KELOMPOK B TK NEGERI V PADANG Zikra Afrila; Delfi Eliza
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v5i2.6428

Abstract

Latar Belakang: Literasi budaya merupakan salah satu literasi dasar yang penting ditanamkan sejak usia dini, namun pembelajaran budaya di lembaga PAUD masih cenderung bersifat seremonial dan belum menyentuh makna nilai secara mendalam, termasuk di Taman Kanak-Kanak Negeri V Padang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media interaktif tema pakaian tradisional Minangkabau (Bundo Kanduang dan Penghulu) berbasis aplikasi Canva terhadap kemampuan literasi budaya anak kelompok B. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen, desain nonequivalent control group design. Sampel terdiri atas 34 anak yang dipilih melalui purposive sampling, terbagi atas kelompok eksperimen (17 anak) yang mendapat pembelajaran menggunakan media interaktif dan kelompok kontrol (17 anak) yang mendapat pembelajaran dengan media gambar cetak. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur pada tahap pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t independen, dan effect size dengan bantuan SPSS 23. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa rata-rata post-test kelompok eksperimen (23,94) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (17,76), dengan hasil uji-t menunjukkan perbedaan signifikan (sig. 2-tailed = 0,000; p < 0,05) dan effect size Cohen's d = 3,93 (kategori sangat kuat). Temuan ini mendukung teori sosiokultural Vygotsky dan Cognitive Theory of Multimedia Learning. Kesimpulan: Media interaktif berbasis pakaian tradisional Minangkabau efektif dan bermakna dalam meningkatkan literasi budaya anak usia dini, sehingga dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran budaya lokal berbasis teknologi digital di PAUD.