cover
Contact Name
Asri Diah Susanti
Contact Email
asridiahsusanti@staff.uns.ac.id
Phone
+6285643255552
Journal Mail Official
jppakuns@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS Gedung B FKIP UNS Jalan Ir. Sutami 36 A Kentingan Jebres Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal pengembangan pendidikan akuntansi dan keuangan
ISSN : -     EISSN : 28076575     DOI : Prefix 10.20961
Core Subject : Economy, Education,
JPPAK : Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Sebelas Maret University. Jurnal ini merupakan media komunikasi ilmiah di bidang akuntansi dan pendidikan yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun. JPPAK diharapkan menjadi wadah berharga yang menampung hasil pemikiran dan penelitian di bidang pendidikan akuntansi dan keuangan. Sub bidang pendidikan akuntansi dan keuangan kami meliputi akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi publik, sistem informasi akuntansi, auditing, perpajakan, akuntansi syariah, akuntansi perbankan, inovasi dalam pembelajaran akuntansi dan pendidikan akuntansi, Akuntansi UKM.
Articles 92 Documents
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MODUL TERHADAP HOTS SISWA PADA MATA PELAJARAN APLIKASI PENGOLAH ANGKA DI SMK SURAKARTA Rahayuningtyas, Ajeng; Muchsini, Binti; Susanti, Asri Diah
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 4, No 2 (2023): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v4i2.92784

Abstract

ABSTRACT The study aimed to obtain empirical evidence regarding the differences in higher order thinking skills among students taught using the problem-based learning (PBL) model assisted by modules. This quantitative quasi-experimental research employed a posttest control group design with purposive sampling of two classes. The experimental class received treatment in the form of PBL with module assistance, while the control class received PBL without module assistance. HOTS assessment was conducted through posttests to compare the experimental and control classes. Data analysis involved preconditional testing and hypothesis testing using t-tests. The findings revealed: 1) Significant differences in HOTS between the experimental class (PBL with module assistance) and the control class (PBL) with a sig. value of 0.000<0.05; 2) Differences in HOTS within the experimental class before and after treatment, demonstrated by a sig. value of 0.000<0.05. This research has an impact on practitioners in the field of education in designing learning of spreadsheet. The conclusion of this research was, there was a difference between the HOTS of the experimental group and the control after the treatment is given. Keywords : Problem based learning, module, higher order thinking skills, and spreadsheet ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai perbedaan higher order thinking skills (HOTS) siswa yang diajarkan dengan problem based learning (PBL) berbantuan modul. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif quasi experiment dengan desain posttest control group only. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dan terdiri dari 2 kelompok. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa penerapan PBL berbantuan modul dan kelompok kontrol diberikan perlakuan berupa penerapan PBL tanpa modul. Penilaian untuk mengukur HOTS antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol melalui posttest. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan: 1) Terdapat perbedaan HOTS antara kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan berupa penerapan PBL berbantuan modul dengan kelompok kontrol yang diberi perlakuan berupa penerapan PBL, yang ditunjukan dengan nilai sig. sebesar 0,000<0,05; 2) Terdapat perbedaan HOTS kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, yang ditunjukan dengan nilai sig. 0,000<0,05. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat perbedaan HOTS antara kelompok yang diajarkan dengan PBL berbantuan modul dengan kelompok yang diajarkan dengan PBL. Kata Kunci : Problem based learning, modul, dan higher order thinking skills, aplikasi pengolah angka
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA Lestari, Atika Fina; Sumaryati, Sri
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 5, No 2 (2024): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v5i2.103049

Abstract

AbstractThis study aims to examine: (1) the influence of financial literacy on consumptive behavior of FKIP UNS Class of 2020 student college, (2) the influence of lifestyle on consumptive behavior of student college, (3) the influence of financial literacy and lifestyle on the consumptive behavior of student college. This study used descriptive quantitative methods with a correlational approach. The population in this study includes with a total of 1,255 college students. The sampling technique in this study used proportional random sampling technique and obtained a sample of this study was 303 students. The data collection technique used in this study used questionnaires. Data analysis techniques use descriptive statistical analysis and multiple linear regression analysis. The prerequisite test of analysis in this study used normality test, linearity test, multicollinearity test, and heteroscedasticity test. The results of this study are: (1) there is a significant influence of financial literacy variables on the consumptive behavior of college students. This is shown from the calculation results of tcount > ttable (-11.544 > 1.650), with a significant value of 0.000 < 0.05; (2) there is a significant influence of lifestyle variables on the consumptive behavior of college students. This is shown from the calculation results of tcount > ttable (11.524 > 1.650), with a significant value of 0.000 < 0.05; (3) there is a significant influence of financial literacy and lifestyle variables on the consumptive behavior of college students. This is shown from the calculation results of Fcount > Ftable (125.763 > 3.03) and significance values of 0.000 < 0.05. The research model of the three variables is Y = 41.992 – 0.539X1 + 0.757X2Keywords: Financial Literacy, Lifestyle, Consumptive BehaviorAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, (2) pengaruh gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa (3) pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini meliputi mahasiswa dengan total sebanyak 1.255 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling dan diperoleh sampel penelitian ini adalah 303 siswa. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Uji prasyarat analisis dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) terdapat pengaruh yang signifikan variabel literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan thitung > ttabel (-11,544 > 1,650), dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05;   (2) terdapat pengaruh yang signifikan variabel gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan thitung > ttabel (11,524 > 1,650), dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05; (3) terdapat pengaruh yang signifikan variabel literasi keuangan dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan Fhitung > Ftabel (125,763 > 3,03) dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Model penelitian ketiga variabel yaitu Y = 41,992 – 0,539X1 + 0,757X2Kata Kunci: Literasi Keuangan, Gaya Hidup, Perilaku Konsumtif
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS ICT DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMK PADA MATA PELAJARAN ADMINISTRASI PAJAK Oktaviana, Riska; Siswandari, Siswandari; Nurhaini, Lies
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 4, No 2 (2023): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v4i2.92779

Abstract

ABSTRACT The aim of this study was to obtain empirical evidence regarding the effectiveness of ICT-based learning in improving students’ critical thinking abilities in tax administration subjects. This study used an experimental research method and a quantitative approach with a matching pretest - posttest control group design. The population of the study was 106 students in the Vocational School of Institutional Financial Accounting Subjects in 2022/2023. The sampling technique used random sampling of 70 students divided into control and experiment classes. The treatment given to the experimenl class was ICT-based learning with google sites media. Data collection techniques used pretest, posttest, and documentation. The data analysis technique used paired sample t-test and independent sample t-test. Furthermore, descriptive analysis was conducted on the data obtained. The results of the study showed that ICT-based learning was effective in improving students’ critical thinking in tax administration subjects. The average posttest score of the experiment class was 80.01> 70, 94 in the control class. Hypothesis test with Independent Sample T-test in Equal Variances Not Assumed, sig value. (2-tailed) of 0.002> 0.05 Keywords: Information Communication and Technology, ICT Learning, Google Sites. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang keefektifan pembelajaran berbasis ICT dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran administrasi pajak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian matching pretest – posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik SMK Program Studi Akuntansi Keuangan Lembaga tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 106 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan sample random sampling sebanyak 70 peserta didik yang dibagi kedalam kelas kontrol dan kelas eksperimen. Perlakuan diberikan kepada kelas eksperimen berupa pembelajaran berbasis ICT dengan media google sites. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test, serta dilakukan analisis deskriptif pada data yang didapatkan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran berbasis ICT efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran administrasi pajak. Skor rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 80,01 > 70, 94 milik kelas kontrol. Uji hipotesis dengan Independent Sample T-test pada kolom Equal Variances Not Assumed, nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,002 > 0,05. Kata Kunci: Information Communication and Technology, Pembelajaran ICT, Google Sites.
STRATEGI GURU AKUNTANSI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DI SMK NEGERI 3 SURAKARTA (STUDI NARATIF) Windasari, Putri Nur; Sudiyanto, Sudiyanto
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 6, No 2 (2025): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v6i2.110287

Abstract

AbstractThis research aims to describe the strategies of accounting teachers in implementing the Independent Curriculum at SMK Negeri 3 Surakarta. Using a narrative qualitative method, data were collected through interviews, observations, and documents from six accounting teachers. The results show that teachers became familiar with the Independent Curriculum through seminars, workshops, the Merdeka Mengajar platform, and learning communities. Learning planning involves analyzing core competencies, formulating learning objectives and assessment plans, as well as developing teaching modules and differentiated assessments. The implementation of learning is student-centered, utilizes technology, and is collaborative in nature. Evaluation is conducted through formative and summative assessments, as well as reflections from both students and teachers. Despite facing challenges such as adapting to the concepts, time constraints, and technical issues, teachers demonstrated high initiative and adaptability.Keywords: Teacher Strategies, Independent CurriculumAbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru akuntansi dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 3 Surakarta. Menggunakan metode kualitatif naratif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen dari enam guru akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengenal Kurikulum Merdeka melalui seminar, workshop, Platform Merdeka Mengajar, dan Komunitas Belajar. Perencanaan pembelajaran melibatkan analisis CP, perumusan TP dan ATP, serta penyusunan modul ajar dan asesmen berdiferensiasi. Pelaksanaan pembelajaran berpusat pada siswa, memanfaatkan teknologi, dan bersifat kolaboratif. Evaluasi dilakukan melalui asesmen formatif dan sumatif, serta refleksi siswa dan guru. Meskipun menghadapi tantangan seperti adaptasi konsep, keterbatasan waktu, dan kendala teknis, guru menunjukkan inisiatif dan adaptasi yang tinggi.Kata Kunci: Strategi Guru, Kurikulum Merdeka
Eksplorasi Chat Generative Pre-trained Transformer dalam Perspektif Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Pramesti, Muhammad Karin; Susanti, Asri Diah
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 5, No 2 (2024): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v5i2.102875

Abstract

AbstractThis study aimed to: (1) understand accounting education students' perceptions regarding ChatGPT features; (2) understand accounting education students' perceptions regarding the use of ChatGPT in learning accounting and writing articles; (3) understand accounting education students' perceptions regarding the advantages and disadvantages of ChatGPT.  This research was a qualitative narrative study. The informants in this study were Accounting Education students from Universitas Sebelas Maret. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Data collection was conducted through in-depth interviews. The data validity testing technique used was triangulation method. Data analysis was conducted using interactive analysis. The results of this study were as follows. First, the ChatGPT features frequently used included answering questions, assisting with learning, summarizing information, creating questions or tests, visualizing ideas, and making PowerPoint presentations. Second, the use of ChatGPT in accounting education was considered effective in helping with the understanding of complex material and in finding resources to enrich references. Third, according to the students, the advantages of ChatGPT included its speed in answering questions, easy-to-understand language, and uncomplicated navigation. The disadvantages are that it requires specific commands to get specific answers and unknown sources of answers, making them unverifiable.Keyword: ChatGPT, student perception, accounting education, narrative qualitative.   AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk: (1) memahami persepsi mahasiswa terkait fitur-fitur ChatGPT; (2) memahami persepsi mahasiswa terkait pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran akuntansi dan penulisan artikel ilmiah; (3) memahami persepsi mahasiswa pendidikan akuntansi terkait kelebihan dan kekurangan ChatGPT. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif naratif. Informan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Pendidikan Akuntansi, Universitas Sebelas Maret. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam. Teknik uji validitas data yang digunakan adalah triangulasi metode. Analisis data menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, fitur-fitur ChatGPT yang sering digunakan antara lain yaitu, menjawab pertanyaan, asisten belajar, meringkas informasi, membuat soal-soal atau pertanyaan, memvisualisasikan ide, hingga membuat powerpoint. Kedua, penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran akuntansi dianggap efektif dalam membantu pemahaman materi yang kompleks dan pencarian materi untuk memperkaya referensi. Ketiga, kelebihan ChatGPT menurut mahasiswa antara lain sangat cepat dalam menjawab pertanyaan, bahasa yang mudah dipahami, dan navigasi yang tidak rumit. Kekurangannya yaitu memerlukan perintah yang spesifik untuk mendapatkan jawaban yang spesifik dan sumber jawaban yang tidak diketahui sehingga tidak dapat dipertanggungjawabkan.Kata kunci: ChatGPT, persepsi mahasiswa, pembelajaran akuntansi, kualitatif naratif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR KOGNITIF PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) Mahendra, Nova Fadjar; Siswandari, Siswandari; Nurhaini, Lies
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 4, No 1 (2023): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v4i1.92774

Abstract

Abstract This study aims to examine (1) the different effect of problem-based learning and discovery learning models on student cognitive accounting learning achievements; (2) the different effect of introvert and extrovert personality types on students' cognitive accounting learning achievements; (3) the interaction effect between learning models and personality types on students' cognitive accounting learning achievements. This is a Quasi Experiment study research. The population of this study are class XI at one of the vocational highschools in Boyolali Regency. The sample of this research is 72 respondents, taken by using purposive sampling technique. Data collection technique using test and questionnaire with Anova Two Way Data Analysis Method. The results of this study indicate that (1) there is a significant different of the application of problem-based learning and discovery learning models effect on cognitive accounting learning achievement seen from sig 0,00 <0,05; (2) there is no significant different of students' personality types effect seen from sig 0,045 <0,05; (3) there is no significant effect of the interaction between learning models and personality types on students' cognitive accounting learning achievements seen from sig 0,868 > 0,05. Keywords: learning model, personality type, cognitive learning achievement Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) perbedaan pengaruh model pembelajaran problem based learning dan discovery learning terhadap prestasi belajar kognitif akuntansi peserta didik; (2) perbedaan pengaruh tipe kepribadian introver dan ekstrover terhadap prestasi belajar kognitif akuntansi peserta didik; (3) pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan tipe kepribadian terhadap prestasi belajar kognitif akuntansi peserta didik. Penelitian ini merupakan studi Quasi Experiment. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI di salah satu SMK di Kabupaten Boyolali. Sampel penelitian ini sebanyak 72 responden, diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan tes dan angket dengan metode analisis data Anova Two Way. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran problem based learning dan discovery learning terhadap prestasi belajar kognitif akuntansi dilihat dari sig 0,00 < 0,05; (2) tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan dari tipe kepribadian peserta didik dilihat dari sig 0,045 < 0,05; (3) tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari interaksi antara model pembelajaran dan tipe kepribadian terhadap prestasi belajar kognitif akuntansi peserta didik dilihat dari sig 0,868 > 0,05. Kata kunci: Model Pembelajaran, Tipe Kepribadian, Prestasi Belajar Kognitif
TINGKAT BERPIKIR KRITIS MAHASISWA: PERBEDAAN MAHASISWA YANG MENGIKUTI DAN TIDAK MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Kurniawan, Alvian Edy; Susilaningsih, Susilaningsih
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 6, No 1 (2025): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v6i1.108509

Abstract

AbstractThis study aims to determine the difference in the level of critical thinking students who take part in extracurricular activities and students who do not take part in extracurricular activities at Sebelas Maret University Surakarta. This research is a quantitative study with a comparative approach. The population in this study were all students who participated in extracurricular activities and students who did not participate in extracurricular activities at Sebelas Maret University. The sampling technique was carried out by accidental sampling. Data collection was carried out with a critical thinking test. The validity test technique used was Pearson product moment, the reliability test used the Cronbach Alpha test, and the data analysis used the independent sample t-test. The result of this study is that there is a significant difference in the level of critical thinking between students who take part in extracurricular activities and students who do not take part in extracurricular activities at Sebelas Maret University. This is indicated by the results of the T-count of the independent sample t-test which is higher than the T-table (3.319 > 1.664). Based on the results of the study, it can be concluded that extracurricular activities can be an alternative means of training students' critical thinking skills.Keywords: Critical thinking, extracurricular, social constructivism, social interaction, comparative quantitative AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat berpikir kritis mahasiswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di Universitas Sebelas Maret. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan accidencal sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes berpikir kritis. Teknik uji validitas yang digunakan adalah pearson product moment, uji reliabilitas menggunakan uji Cronbach Alpha, dan analisis data menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan tingkat berpikir kritis yang signifikan antara mahasiswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di Universitas Sebelas Maret. Hal ini ditunjukkan dengan hasil T-hitung uji independent sample t-test yang lebih tinggi daripada T-tabel  (3,319 > 1,664). Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi salah satu alternatif sarana melatih kemampuan berpikir kritis mahasiswa.Kata kunci: Berpikir kritis, ekstrakurikuler, konstruktivisme sosial, interaksi sosial, kuantitatif komparatif
PENGARUH DAYA JUANG, EKSPEKTASI PENDAPATAN, DAN FAKTOR DEMOGRAFI TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA Mufidah, Zahrotul; Susilaningsih, Susilaningsih
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 5, No 1 (2024): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v5i1.102655

Abstract

AbstractThis study aims to examine (1) the influence of adversity quotient on students' entrepreneurial intention; (2) the influence of income expectation on students' entrepreneurial intention; (3) the influence of demographic factors on students' entrepreneurial intention; (4) the influence of adversity quotient, income expectation, and demographic factors on students' entrepreneurial intention. This study used a descriptive quantitative method with a survey research design. The population in this study consist of student from FKIP UNS class of 2020-2021. The sample are 247 students using combined sampling technique, namely purposive sampling and proportionate stratified random sampling. Data collection technique utilized a questionnaire. The results of this study are (1) there is a significant influence of adversity quotient on students' entrepreneurial intention, with tvalue 2.200 > 1.969 and sig. < 0.05; (2) there is a significant influence of income expectation on students' entrepreneurial intention, with tvalue 2.006 > 1.969 and sig. < 0.05; (3) there is a significant influence of demographic factors on students' entrepreneurial intention, with tvalue 3.586 > 1.969 and sig. < 0.05; (4) there is a significant influence of adversity quotient, income expectation, and demographic factors on students' entrepreneurial intention, with Fvalue 9.945 > 2.64, and sig. < 0.05.Keywords: Adversity Quotient, Income Expectation, Demographic Factors, Entrepreneurial Intention. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh daya juang terhadap intensi berwirausaha mahasiswa; (2) pengaruh ekspektasi pendapatan terhadap intensi berwirausaha mahasiswa; (3) pengaruh faktor demografi terhadap intensi berwirausaha mahasiswa; (4) pengaruh daya juang, ekspektasi pendapatan, dan faktor demografi terhadap intensi berwirausaha mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian survei. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswa FKIP UNS angkatan 2020-2021. Sampel yang diambil 247 mahasiswa dengan menggunakan teknik combined sampling, yaitu purposive sampling dan proportionate stratified random sampling. Teknik pengambilan data menggunakan angket. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh signifikan daya juang terhadap intensi berwirausaha mahasiswa, dengan hasil thitung 2.200 > 1.969 dan nilai sig. < 0,05; (2) terdapat pengaruh signifikan ekspektasi pendapatan terhadap intensi berwirausaha mahasiswa, dengan hasil thitung 2.006 > 1.969 dan nilai sig. < 0,05; (3) terdapat pengaruh signifikan faktor demografi terhadap intensi berwirausaha mahasiswa, dengan hasil thitung 3.586 > 1.969 dan nilai sig. < 0,05; (4) terdapat pengaruh signifikan daya juang, ekspektasi pendapatan, dan faktor demografi terhadap intensi berwirausaha mahasiswa, dengan hasil Fhitung 9.945 > 2.64, dan nilai sig. < 0.05.Kata kunci: Daya Juang, Ekspektasi Pendapatan, Faktor Demografi, Intensi Berwirausaha.
KEPUASAN SISWA SMK AKUNTANSI DALAM AKTIVITAS PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MELALUI BLENDED LEARNING DENGAN STRATEGI FLIPPED CLASSROOM Aini, Selli Indah Nur; Muchsini, Binti; Ivada, Elvia
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 4, No 1 (2023): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v4i1.92720

Abstract

Abstract This study aims to determine the level of satisfaction of vocational accounting students in the activity of preparing financial statements through blended learning with a flipped classroom strategy. This research uses descriptive quantitative method based on classroom research. The subject of this research as many as 35 students. Data collection techniques use in this study using questionnaires. Data analysis technique using quantitative descriptive statistical analysis. The results show that the level of satisfaction of vocational accounting students in the activity of preparing financial statements through blended learning with a flipped classroom strategy is in the satisfy category with a percentage of 69% of the total participants. The results of this study are expect to be use as a consideration for teachers and schools in providing services to students, one of which is in the application of learning methods that can help teachers in improving student learning outcomes and efforts to carry out educational program improvements. Keywords: Blended learning, Flipped Classroom, Student satisfaction, Financial report preparation Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa SMK akuntansi dalam aktivitas penyusunan laporan keuangan melalui blended learning dengan strategi flipped classroom. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif berbasis classroom research. Subjek penelitian ini sebanyak 35 siswa. Teknik Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan siswa SMK akuntansi dalam aktivitas penyusunan laporan keuangan melalui blended learning dengan stretagi flipped classroom berada pada kategori puas dengan presentase 69% dari total partisipan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan sebagai bahan pertimbangan guru maupun pihak sekolah dalam memberikan pelayanan kepada siswa kepada siswa salah satunya dalam penerapan metode pembelajaran yang dapat membantu guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan upaya menjalankan perbaikan program pendidikan. Kata Kunci: Blended Learning, Flipped Classroom, Kepuasan Siswa, Penyusunan Laporan Keuangan
APAKAH RISK TAKING PROPENSITY DAN INTERNAL LOCUS OF CONTROL MEMILIKI HUBUNGAN DENGAN INTENSI BERWIRAUSAHA PADA SISWA KELAS XII SMK NEGERI 1 SRAGEN? Luthfi, Rofifah Aisyah; Sohidin, Sohidin
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 5, No 1 (2024): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v5i1.102344

Abstract

ABSTRACTThis study aims to obtain empirical evidence: (1) the relationship between risk-taking courage with entrepreneurial intentions in students; (2) the relationship between internal locus of control with entrepreneurial intentions in students; (3) the relationship between risk-taking courage and internal locus of control with entrepreneurial intentions in students. The research method used is descriptive quantitative method correlational approach. The population in this study were XII grade students of SMK Negeri 1 Sragen totaling 557 students. Then the sample of 232 students using proportional random sampling technique. The results of this study are (1) there is a positive and significant relationship between the courage to take risks with entrepreneurial intentions in class XII students of SMK Negeri 1 Sragen with a significance value of 0.000 <0.005; (2) there is a positive and significant relationship between internal locus of control with entrepreneurial intentions in class XII students of SMK Negeri 1 Sragen with a significance value of 0.000 < 0.005; (3) there is a positive and significant relationship between courage to take risks and internal locus of control with entrepreneurial intentions of class XII students of SMK Negeri 1 Sragen with a significance value of 0.000 < 0.005. Based on the results of the study, researchers recommend further study by adding other variables, such as emotional intelligence variables, so as to produce research that is more complex than previous studies.Keywords: Risk taking propensity, Internal locus of control, and Entrepreneurial Intention.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empirik: (1) hubungan antara risk taking propensity dengan intensi berwirausaha pada siswa; (2) hubungan antara internal locus of control dengan intensi berwirausaha pada siswa; (3) hubungan antara risk taking propensity dan  internal locus of control dengan intensi berwirausaha pada siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskripstif pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Negeri 1 Sragen sejumlah 557 siswa. Kemudian sampel sejumlah 232 siswa yang menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil dari penelitian ini adalah (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara risk taking propensity dengan intensi berwirausaha pada siswa kelas XII SMK Negeri 1 Sragen dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,005; (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara internal locus of control dengan intensi berwirausaha pada siswa kelas XII SMK Negeri 1 Sragen dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,005; (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara risk taking propensity dan internal locus of control dengan intensi berwirausaha siswa kelas XII SMK Negeri 1 Sragen dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,005. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti merekomendasikan untuk mengkaji lebih lanjut dengan menambah variabel lain, misalnya variabel kecerdasan emosional, sehingga dapat menghasilkan penelitian yang lebih kompleks dari penelitian sebelumnya.Kata Kunci: Risk taking propensity, Internal locus of control, dan Intensi Berwirausaha

Page 6 of 10 | Total Record : 92