cover
Contact Name
Thienis
Contact Email
jik@usk.c.id
Phone
+62651 7555249.
Journal Mail Official
jim.fkep@usk.ac.id
Editorial Address
Faculty of Nursing Syiah Kuala University Jln. Teungku Tanoh Abee, Gedung petronas, Fakultas keperawatan.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27163555     DOI : 10.52199
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa of the Faculty of Nursing is a Student Scientific Journal which aims to communicate the results of research on student final assignments. The target readers are students, nurses, lecturers and nursing practitioners.
Articles 891 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PERSALINAN NORMAL DAN RUPTUR PERINEUM DERAJAT 1: STUDI KASUS Daria, Wulan; Ardhia, Dara; Kiftia, Mariatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyumbang angka kematian ibu (AKI) paling tinggi di Indonesia yaitu sekitar 20-50% disebabkan oleh perdarahan yang tidak terkontrol pada proses persalinan maupun masa nifas. Penyebab perdarahan postpartum salah satunya laserasi jalan lahir (ruptur perineum) yang terjadi pada hampir setiap persalinan pervaginam. Ruptur perineum yang tidak ditangani dengan tepat dapat mengganggu fungsi organ reproduksi wanita, menyebabkan perdarahan, dan infeksi yang dapat berujung pada kematian akibat perdarahan atau sepsis. Tujuan studi kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien persalinan normal dan ruptur perineum derajat 1 di ruang bersalin RSUDZA Banda Aceh. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan antara lain nyeri melahirkan, ansietas, menyusui tidak efektif, ketidaknyamanan pasca partum, dan resiko infeksi. Intervensi yang diberikan berupa manajemen nyeri dengan teknik relaksasi nafas dalam, effleurage massage, dan berzikir, edukasi perlekatan menyusui yang tepat, pijat oksitosin serta edukasi diet tinggi protein. Hasil evaluasi diperoleh bahwa pasien mengalami penurunan skala nyeri, pasien tidak mengalami ansietas, pasien mengetahui dan mampu menyusui dengan perlekatan yang tepat serta tidak terdapat tanda-tanda infeksi pada jahitan perineum. Diharapkan kepada pemberi asuhan keperawatan dapat meningkatkan pelayanan serta menerapkan asuhan keperawatan berdasarkan evidence based practice pada ibu dengan persalinan normal dan ruptur perineum derajat 1.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE: STUDI KASUS Putri, Diandra Amalia; Kasih, Laras Cynthia; Ahyana, Ahyana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Congestive Heart Failureo (CHF) merupakan kondisioketika jantung tidakomampu memompa darah secara adekuat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen pada jaringanotubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan pasien mengalami sesak, penumpukan cairan karena gangguan aliran balik darah, sianosis bahkan kematian. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah memberikan asuhan keperawatan pada pasien CHF di Rumah Sakit Umum Daerahodr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil pengkajian didapatkan pasien mengalami dypsnea, ortopnea, mudah lelah, palpitasi, penurunan nafsu makan, asites, serta pembengkakan di kedua ekstremitas bawah. Didapatkan masalah keperawatan berupa penurunanocurah jantung, pola napas tidak efektif, intoleransi aktivitas, dan hipervolemia. Intervensi yang sudah diberikan adalah memonitor tanda-tanda vital, memonitor keseimbangan cairan, mengatur posisi pasien semi fowler, menganjurkan tirah baring, mengajarkan terapi relaksasi benson, menganjurkan aktivitas bertahap dan kolaborasi pemberian terapi oksigen serta obat-obatan berupa norepinefrin, furosemide, spironolacton, warfarin dan clopidogrel. Setelah dilakukan implementasi keperawatan selama 5 hari, didapatkan dari 4 diagnosa keperawatan yang diangkat terdapat 1 diagnosa yang teratasi yaitu pola napas tidak efektif. Diharapkan pasien dengan CHF dapat meningkatkan kepatuhan manajemen diet jantung dan rutin menjalani terapi pengobatan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TERAPI SENAM KAKI DIABETES PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS: SUATU STUDI KASUS Afzalena, Afzalena; Juanita, Juanita; Hadi, Nurul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

International Diabetes Federation (IDF) menyebutkan bahwa Indonesia saat ini berada pada posisi 7 penderita DM di dunia, dengan jumlah sebanyak 10 juta jiwa. Gejala yang sering dirasakan oleh penderita diabetes mellitus (DM) adalah lemas, pusing, serta mata berkunang-kunang. Tujuan dari Karya Ilmiah Akhir ini untuk melaporkan asuhan keperawatan pasien dengan masalah diabetes mellitus. Pasien Ny. N. Usia 68 tahun menderita DM sejak 3 bulan yang lalu. Ny. N sering merasakan pusing, lemas, dan mata berkunang-kunang. Diagnosa yang diangkat dalam masalah ini adalah manajemen kesehatan tidak efektif. Implementasi yang diberikan berdasarkan diagnosa keperawatan tersebut adalah latihan aktivitas fisik senam kaki diabetes untuk menurunkan kadar gula darah. Berdasarkan hasil evaluasi dari implementasi yang telah dilaksanakan terdapat penurunan kadar gula darah klien, sebelum dilakukan senam kaki diabetes 323 mg/dL dan sesudah senam kaki diabetes menjadi 231 mg/dL. Disarankan kepada kader kesehatan lansia agar dapat meningkatkan pengetahuan lansia terhadap kepatuhan minum obat, pola diet yang sehat melalui kegiatan posyandu lansia serta melanjutkan penerapan aktivitas fisik senam kaki diabetes bagi lansia dengan diabetes mellitus.
Pelaksanaan Pengkajian Risiko Jatuh sebagai Upaya Manajemen Keselamatan Pasien Studi Kasus di Ruang Anak Desfiani, Yofita Refvinda; Kurniawan, Dicky Endrian; Afandi, Alfid Tri; Handoko, Yudho Tri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTFalls are the second leading cause of death in hospital after medication errors. The first step needed to reduce the incidence of falls is to carry out a risk assessment using a fall assessment tool. This study aims to identify the implementation of a fall risk assessment at the . This research was conducted by observing the patient's medical records on April 26-May 6 2023. The research design used a descriptive type with the case study method, samples taken by patients using the total sampling method with a sample of 15 patients. In the patient's fall risk assessment, it was found that 6 patients had a low risk (40%) and 9 patients had a high risk of falling (60%). In this study, out of 15 patients, only 1 patient underwent a reassessment, while the other 14 patients only underwent an initial assessment. Based on this study it was concluded that the fall risk assessment needs to be improved as a patient safety effort not only as an assessment carried out on patients starting when the patient is admitted to the hospital (initial assessment) but also reassessment when the patient experiences a change in clinical status due to care or treatment while in the hospital. It is hoped that it can apply a fall risk assessment according to Standard Operating Procedures as an effort to save patients from falling incidents so that patients get appropriate treatment or avoid giving inappropriate treatment.Key Words: patient safety; initial assessment; review asessment; risk of fallingABSTRAKJatuh merupakan penyebab kematian nomor dua di rumah sakit setelah kesalahan pengobatan. Langkah pertama yang diperlukan untuk mengurangi kejadian jatuh adalah dengan melakukan penilaian risiko menggunakan alat penilaian jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan asesmen risiko jatuh di Paviliun Melati RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini dilakukan dengan observasi ke rekam medis pasien pada tanggal 26 April-6 Mei 2023. Rancangan penelitian menggunakan tipe deskriptif dengan metode studi kasus, sampel yang diambil pasien menggunakan metode total sampling dengan sampel yang didapat sebanyak 15 pasien. Pada penilaian risiko jatuh pasien degan Humpty Dumpty Fall Scale didapatkan 6 pasien memiliki risiko rendah (40%) dan 9 pasien memiliki risiko tinggi jatuh (60%). Pada penelitian ini, dari 15 pasien, hanya 1 pasien yang menjalani asesmen ulang, sedangkan 14 pasien lainnya hanya menjalani asesmen awal. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa pengkajian risiko jatuh perlu ditingkatkan sebagai Upaya keselamatan pasien tidak hanya asesmen yang dilakukan terhadap pasien dimulai saat pasien masuk rumah sakit (penilaian awal) namun juga pengkajian ulang saat pasien mengalami perubahan status klinis akibat perawatan atau pengobatan selama di rumah sakit. Diharapkan dapat menerapkan pengkajian risiko jatuh sesuai Standar Operasional Prosedur sebagai upaya keselamatan pasien dari insiden jatuh sehingga pasien mendapatkan penanganan yang sesuai atau terhindar dari pemberian penanganan yang kurang tepat.Kata Kunci: keselamatan pasien; pengkajian awal; pengkajian ulang; risiko jatuh
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN POST PARTUM SECTIO CAESAREA DENGAN PREEKLAMSIA BERAT: STUDI KASUS Nadia, Ummi; Halifah, Elka; Ardhia, Dara
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian preeklamsia di Indonesia hal ini menjadi penyebab kematian ibu nomor dua tertinggi (24%) setelah perdarahan. Preeklampsia post partum adalah kondisi serius yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi yaitu 160/100 mmHg dan protein urin (+++). Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui penerapan asuhan keperawatan pada pasien ibu postpartum dengan riwayat persalinan sectio caesarea dan preeklamsia berat. Diagnosa keperawatan yang diangkat adalah resiko perfusi serebral tidak efektif, menyusui tidak efektif, resiko infeksi, dan kesiapan peningkatan manajemen kesehatan. Intervensi yang diterapkan berdasarkan evidence based practices seperti pemantauan tanda-tanda vital, dan elevasi kepala pada posisi semi fowler 30 derajat untuk diagnosa resiko perfusi serebral tidak efektif, melakukan pijat oksitosin sebagai implementasi untuk diagnosa menyusui tidak efektif, pemantauan tanda-tanda infeksi dan menganjurkan menjaga personal hygiene untuk implementasi resiko infeksi, edukasi penggunaan alat kontrasepsi dan nutrisi pasca persalinan sebagai implementasi diagnosa kesiapan peningkatan manajemen kesehatan. Hasil evaluasi selama 3 hari rawatan perfusi serebral tidak efektif menunjukkan tekanan darah mengalami penurunan dan sakit kepala mulai berkurang, menyusui tidak efektif menunjukkan peningkatan jumlah ASI, tidak ada tanda-tanda infeksi. Disarankan kepada pemberi asuhan keperawatan pada ibu dengan postpartum Sectio Caesarea dengan preeklamsia berat dapat menjadikan tulisan ini sebagai salah satu sumber rujukan dalam menerapkan asuhan keperawatan.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA AGREGAT LANSIA DENGAN HIPERTENSI UNTUK PENINGKATAN SIKAP TERHADAP KEPATUHAN DIET RENDAH GARAM Sabarina, Sabarina; Tahlil, Teuku; Asniar, Asniar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi permasalahan di masyarakat khususnya pada kelompok lansia. Hipertensi dapat mengkibatkan terjadinya penyakit jantung, kerusakan pembuluh darah sampai dengan masalah gangguan pada ginjal, sehingga diperlukan penanganan dengan baik untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Penanganan non-farmakoklogis berupa diet rendah garam pada penderita hipertensi sangat diperlukan untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah komplikasi. Berdasarkan screening yang dilakukan di desa Meunasah Intan Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar, didapatkan angka kejadian hipertensi sebesar 40%. Studi kasus ini bertujuan mengaplikasikan asuhan keperawatan komunitas melalui penyuluhan kesehatan kepatuhan diet rendah garam pada lansia dengan hipertensi menggunakan media lembar balik. Pengkajian keperawatan komunitas yang dilakukan memunculkan diagnosis keperawatan ketidakefektifan manajemen mandiri kesehatan. Berdasarkan rencana asuhan keperawatan yang disusun, paket penyuluhan tentang kepatuhan diet rendah garam diimplementasikan menggunakan media lembar balik. Sebelum dan sesudah implementasi keperawatan, dilakukan pre-test dan post-test kepada lima responden menggunakan kuesioner sikap kepatuhan diet rendah garam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dari sikap sebelum dan sesudah intervensi, dimana nilai rata-rata mengalami peningkatan sebesar 36%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa paket penyuluhan kesehatan lansia dengan hipertensi memberikan dampak yang baik terhadap peningkatan sikap kepatuhan diet rendah garam. Oleh karena itu, diharapkan kepada perawat komunitas untuk melakukan tindak lanjut dengan melakukan pemeriksaan berkala dan edukasi kesehatan lansia untuk pencegahan hipertensi serta menjadi informasi dalam meningkatkan status kesehatan lansia
TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR Wahyuni, Fitri; Nurhasanah, Nurhasanah; Putra, Ardia; Martina, Martina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan merupakan istilah yang melekat pada kehidupan sehari-hari meliputi perasaan khawatir, gelisah, takut, dan tidak aman disertai gangguan kesehatan. Keadaan tersebut dapat dialami individu dalam kehidupannya. Kecemasan dapat dirasakan oleh mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya dikarenakan kesulitan tertentu yang dialami mahasiswa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala dalam menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala yang berjumlah 18 Mahasiswa. Pengambilan data dilakukan dengan metode total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer berdasarkan kuesioner baku yang disebar secara online berbentuk googleform kepada responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 10 (55,6%) mahasiswa mengalami kecemasan ringan selama menyelesaikan tugas akhir. Penyebab kecemasan yang dialami mahasiswa dalam penyusunan tugas akhir diantaranya kesulitan dalam mencari referensi, menentukan metode penelitian, menganalisis data dan menyalurkan ide ke dalam bahasa ilmiah sesuai dengan ketentuan penulisan tugas akhir. Saran bagi perawat dan institusi terkait diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan meneliti hubungan dari karakteristik responden dengan tingkat kecemasan serta intervensi yang dapat digunakan dalam mengatasi cemas yang dirasakan.
PENDEKATAN TERAPI MUSIK TERHADAP PASIEN HALUSINASI: SEBUAH STUDI KASUS Lutfia, Chaula; Alfiandi, Rudi; R, Farah Dineva
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa bersifat kronis yang memiliki konsekuensi besar dalam kehidupan orang yang menderita gangguan tersebut. Skizofrenia dapat menyebabkan perubahan yang signifikan terkait perasaan, pikiran, persepsi, dan perilaku dari pasien. Sebagian besar pasien dengan skizofrenia menderita halusinasi. Pasien dengan masalah halusinasi sering kali mengalami ketidakpatuhan terhadap pengobatan. Ketidakpatuhan ini tidak hanya memperburuk kondisinya tetapi cenderung berbahaya terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Penting bagi pasien untuk mematuhi pengobatan agar dapat menghasilkan kesehatan yang lebih optimal. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efek terapi musik dalam mengurangi halusinasi pada pasien yang menderita halusinasi pendengaran dan penglihatan di Rumah Sakit Jiwa Aceh. Intervensi yang diberikan berupa penerapan strategi pelaksanaan halusinasi dan pemberian terapi musik yang sesuai dengan keinginan pasien. Hasil evaluasi yang didapatkan adalah penerapan terapi musik mampu menurunkan tingkat halusinasi dari segi intensitasnya, memberikan ketenangan jiwa, rasa senang, mengurangi tingkat kecemasan, dan mampu membawa perubahan dari segi pemikiran dan tindakan yang positif. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan terapi musik mampu menurunkan tingkat halusinasi serta mampu membuat pasien menyadari segala perbuatannya yang buruk di masa lalu dengan meningkatkan kesadaran diri yang tinggi untuk melakukan perubahan dan meningkatkan motivasi diri. Diharapkan terapi musik dapat diterapkan oleh pasien pada saat telah dipulangkan ke rumah untuk dapat mengurangi halusinasi, kecemasan, dan sebagai alternatif untuk memelihara kesehatan fisik, emosional, mental, sosial dan spiritual.
ASUHAN KEPERAWATAN PREEKLAMPSIA BERAT DENGAN SECTIO CAESAREA : SUATU STUDI KASUS Safitri, Widya; Darmawati, Darmawati; Hermawati, Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyebab morbiditas serta mortalitas ibu dan perinatal yang bisa mempengaruhi sekitar 2-8% wanita hamil dan 10-15% berperan atas kematian ibu. Kejadian pada ibu hamil dengan PEB harus segera ditangani dengan tindakan operasi Sectio Caesarea. Tujuan dari studi kasus ini yaitu untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien dengan pre-eklampsia berat di ruang bersalin Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh. Diagnosa keperawatan yang diangkat pada saat di ruang bersalin adalah risiko perfusi serebral tidak efektif, risiko cedera janin, ansietas dan diagnosa di ruang post partum adalah nyeri akut, defisit pengetahuan dan risiko infeksi. Intervensi yang diterapkan berdasarkan evidence based practices adalah pemantauan tanda-tanda vital ibu per jam, pemantauan denyut jantung janin per jam, pemberian terapi murratal al-quran, edukasi manajemen nyeri dengan teknik relaksasi nafas dalam, pendidikan kesehatan terkait pijat oksitosin dan edukasi tentang konsumsi putih telur rebus dalam mempercepat penyembuhan luka bekas sectio caesarea serta mencegah terjadinya infeksi. Hasil evaluasi di Ruang Bersalin yaitu sakit kepala yang dirasakan pasien sudah berkurang dengan tekanan darah 150/81 mmHg, pergerakan janin aktif dan pasien sudah merasa tenang, sedangkan evaluasi di Ruang Post Partum nyeri diarea bekas operasi bagian perut bawah masih terasa dengan skala 3 NRS, pasien sudah memahami terkait pijat oksitosin dan luka diarea bekas operasi tidak mengalami tanda infeksi. Disarankan kepada perawat untuk dapat menjadikan laporan ini sebagai salah satu sumber rujukan dalam menerapkan asuhan keperawatan pada pasien dengan preeklamsia berat.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI: SEBUAH STUDI KASUS Hidayati, Sharfina; Nurhasanah, Nurhasanah; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi yang sering tidak terkontrol pada lansia akan menyebabkan lansia sering mengalami pusing dan sakit kepala sehingga memiliki dampak terhadap kualitas hidup lansia dan akan menghambat lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia terus meningkat dibandingkan pada tahun 2013 yaitu dari 25,8% menjadi 34,1%. Tujuan dari Karya Ilmiah Akhir ini yaitu untuk memberikan asuhan keperawatan kepada Ny. N dengan hipertensi. Diagnosa yang diangkat dalam masalah ini adalah nyeri kronis dan manajemen kesehatan tidak efektif. Implementasi yang diberikan selama 9 hari berdasarkan diagnosa keperawatan nyeri kronis adalah edukasi manajemen nyeri non-farmakologis terkait teknik relaksasi nafas dalam, implementasi diagnosa keperawatan manajemen kesehatan tidak efektif adalah edukasi kesehatan mengenai konsep hipertensi, pengenalan diet DASH, pengenalan terapi non-farmakologis untuk menurunkan tekanan (terapi rendam kaki air hangat) selama 5 hari. Hasil evaluasi implementasi diagnosa nyeri kronis yang telah diberikan terhadap Ny. N terdapat peningkatan pemahaman mengenai konsep nyeri non-farmakologis teknik relaksasi nafas dalam, terdapat penurunan skala nyeri dari 4 NRS menjadi 0 NRS. Pada evaluasi, implementasi diagnosa manajemen kesehatan tidak efektif, terdapat peningkatan pengetahuan terkait konsep hipertensi, rendam kaki air hangat, dan penerapan pola diet sehingga didapatkan penurunan tekanan darah sebanyak 9/15 mmHg. Disarankan kepada perawat agar dapat dijadikan sebagai bahan acuan dan informasi untuk melakukan intervensi keperawatan dengan masalah keperawatan pada klien yang berbeda.