cover
Contact Name
Ilham
Contact Email
ilham.ummataram@gmail.com
Phone
+6281997989594
Journal Mail Official
ilham.ummataram@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Community Empowerment
ISSN : 29619459     EISSN : 29637090     DOI : -
Journal of Community Empowerment is multidisciplinary scientific journal in the field of empowerment and community Service, published by the English Department Universitas Muhammadiyah Mataram with a publication period of two times in one year, namely in June and December. This journal covers some general problems from the results of research implemented to the community services including (1) social humanities, science, applied science, economic, health, cultural, ICT Development, and administration services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and appropriate technology, (3) community empowerment, students community services, local food security, marketing, and less developed region. The purpose of this journal publication is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of service to the community. This journal accepts manuscript in Bahasa or English.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 285 Documents
MOTIVASI PENDIDIKAN AL-QUR’AN SEBAGAI INVESTASI AKHIRAT: PENGUATAN NILAI SPIRITUAL MELALUI WISUDA TAHFIDZ DI PONDOK PESANTREN RIYADUL MUBAROK Zaenudin Zaenudin; Dewi Urifah; Baiq Ida Astini
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.38767

Abstract

ABSTRAKLatar belakang utama  pengabdian masyarakat ini adalah tantangan yang akan di hadapi para wisudawan pasca tahfidz, untuk menjaga konsistensi muroja’ah agar hafalan tetap terjaga serta mempertahankan motivasi spiritual, karena tahfidz merupakan amanah jangka panjang yang harus tetap istiqomah karena bukan akhir proses pembelajaran. Adapun orang tua juga mempunyai peran yang sangat penting keterlibatannya yang belum optimal maka itu diperlukan intervensi edukatif yang bersifat reklektif dan inspiratif. Tujuan pengabdian ini untuk emberikan penguatan motivasi spiritual dan edukasi keada wisudawan wisudawati tahfidz Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Riyadul Mubarok. Selain itu pengabdian ini juga bertujuan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya Pendidikan Al-Qur’an sebagai investasi akhirat. Adapun Metode yang di gunakan  adalah dengan  pendekatan ceramah motivasi keagamaan yang bersifat inspiratif dan reflektif, dilaksanakan secara luring pada tanggal 24 Januari 2026 dengan melibatkan wisudawan tahfidz (1–13 juz), orang tua, serta civitas pesantren sebagai mitra kegiatan. Dalam pengabdian ini juga  dilakukan evaluasi melalui observasi partisipasi, respons emosional, dan refleksi peserta selama kegiatan berlangsung.Pengabdian ini menghasilkan adanya peningkatan pemahaman, kesadaran spiritual, dan motivasi peserta dalam menjaga hafalan Al-Qur’an secara berkelanjutan. Adapun dalam kegiatan ini juga memperkuat peran orang tua dan pesantren dalam mendukung pembinaan generasi Qur’ani. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam penguatan model pembinaan tahfidz berbasis motivasi spiritual yang berkelanjutan.Kata kunci: Pengabdian Masyarakat; Tahfidz Al-Qur’an; Motivasi Spiritual; Pendidikan Pesantren; Generasi Qur’ani. ABSTRACTThe main background of this community service is the challenges that will be faced by graduates after tahfidz, to maintain the consistency of muroja'ah so that memorization is maintained and spiritual motivation, because tahfidz is a long-term mandate that must remain istiqomah because it is not the end of the learning process. As for parents, they also have a very important role in their involvement which is not optimal, so educational interventions that are collective and inspirational are needed. The purpose of this service is to strengthen spiritual motivation and education for graduates of tahfidz al-Qur'an at the Riyadul Mubarok Islamic Boarding School. In addition, this service also aims to build collective awareness about the importance of Qur'an Education as an investment in the hereafter. The method used is an inspirational and reflective approach to religious motivational lectures, which will be held offline on January 24, 2026 by involving tahfidz graduates (1-13 juz), parents, and the pesantren community as activity partners. In this service, evaluation was also carried out through observation of participation, emotional response, and reflection of participants during the activity. This service resulted in an increase in understanding, spiritual awareness, and motivation of participants in maintaining the memorization of the Qur'an in a sustainable manner. This activity also strengthens the role of parents and Islamic boarding schools in supporting the development of the Qur'ani generation. Thus, this devotion contributes to strengthening the sustainable model of tahfidz coaching based on spiritual motivation.Keywords: Community Service; Tahfidz Al-Qur'an; Spiritual Motivation; Islamic Boarding School Education; Generation Of The Qur'ani.
Peningkatan Peran Kelompok UMKM dalam Produk Pangan Inovatif Berbasis Kearifan Lokal untuk Preventif Diabetes Melitus Oktia Woro Kasmini Handayani; Syifa Qolbiyah Nasir; Rinta Amalia
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.33159

Abstract

Gaya hidup tidak sehat karena keterbatasan makanan sehat yang ditawarkan, merupakan salah satu faktor penting terjadinya peningkatan kasus diabetes di masyarakat. Adanya hasil penelitian terkait pangan sehat untuk preventif penyakit diabetes yang bekerjasama dengan mitra UMKM jasa boga, menjadi latar belakang kegiatan ini. Permasalahan yang ditemukan diantaranya banyak mitra UMKM khususnya yang bergerak dalam bidang boga yang mempunyai potensi untuk dapat memproduksi, memasarkan dan memperkaya ketersediaan pangan sehat di lingkungan masyarakat. Metode kegiatan terdiri dari: 1) edukasi dengan aktivitas berupa ceramah dan diskusi, disertai dengan pemberian buku saku, penilaian pengetahuaan pre dan post edukasi, 2) Pelatihan dan pendampingan pembuatan produk pangan. Analisis dilakukan dengan uji paired t-test dan uji chi-square. Kegiatan dapat terlaksana dengan lancar sesuai dengan yang telah direncanakan. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan sebelum dan setelah dilakukan edukasi dan tidak ada perbedaan peningkatan pengetahuan berdasarkan pendidikan dari peserta UMKM. Hal ini menunjukkan adanya keinginan dan kesediaan UMKM untuk terlibat dan berperan dalam mengembangkan, mengenalkan kepada masyarakat produk pangan inovatif berbasis kearifan lokal untuk preventif penyakit Diabetes Melitus.
LITERASI DIGITAL PADA MURID DAN WALI MURID TAMAN KANAK-KANAK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 5 KOTA MATARAM Suhadah Suhadah; Desi Novianti; Syahrul Syahrul
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.37775

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Anak usia dini adalah komunitas yang perlu mendapat perhatian untuk diberi penguatan digital agar pemahaman digital bisa diperkuat sejak dini. Dalam konteks inilah pentingnya kegiatan literasi digital pada anakTK beserta orang tuanya. Pengabdian dengan tema ”Literasi Digital pada Murid dan Wali Murid TK ABA 5 Kota Mataram” ini terdiri dari dua jenis kegiatan yaitu penyampaian materi dalam bentuk ceramah dan diskusi, dan pendampingan langsung di rumah. Materi literasi digital terdiri dari dua aspek yaitu materi tentang teknik pemanfaatan smartphone untuk memaksimalkan fitur yang bermanfaat dan sehat di dalamnya; dan materi tentang keterampilan sosial dalam bermedia sosial yang sehat serta strategi pendampingan anak dalam pemanfaatan media digital. Hasil pengabdian menunjukkan adanya respon positif dari orang tua murid dan dari pimpinan TK ABA 5 Mataram karena pengabdian ini berkontribusi positif bagi kecakapan mereka dan anaknya dalam menggunakan media digital yang sehat dan bermanfaat. Proses pendampingan yang dilakukan dalam pengabdian ini juga mendapat apresiasi dari orang tua karena pelaksana pengabdian dinilai peduli dengan keberhasilan literasi yang diberikan di kelas. Oleh karena itu, pola literasi yang mengkombinasikan antara proses transfer of knowledge di kelas dengan praktik dan pendampingan di rumah dinilai efektif sehingga layak didesiminasikan dalam dalam konteks literasi yang lainnya. Kata kunci: Literasi Digital; Aisyiyah Bustanul Athfal Mataram; Media Social; Anak Usia Dini. ABSTRACTEarly childhood is a community that deserves special attention and is equipped with digital literacy from an early age. In this context, digital literacy activities for early childhood and their parents are crucial. The community service program, themed "Digital Literacy for Students and Parents of Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 5 in Mataram City," consists of two types of activities: delivering material through lectures and discussions, and direct mentoring at home. The digital literacy material consists of two aspects: material on smartphone utilization techniques to maximize its beneficial and healthy features; and material on social skills in social media and strategies for mentoring children in using digital media. The results of the community service showed a positive response from parents and the principal of ABA 5 Mataram, as this service contributed positively to their and their children's skills in using digital media. The mentoring process carried out in this service also received appreciation from parents because the implementers of the service were considered concerned with the success of the literacy provided in class. Therefore, the literacy pattern that combines the process of knowledge transfer in the classroom with practice and mentoring at home is considered effective and therefore worthy of dissemination to other target groups or in other literacy contexts.Keywords: Digital Literacy; Aisyiyah Bustanul Athfal Mataram; Social Media; Early Childhood.
STRATEGI PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT BERBASIS KULINER SYARIAH DAN LITERASI DIGITAL UNTUK KOMUNITAS MAJELIS TAKLIM BAITURRAHMAN PESONA GRIYA ASRI Muhammad Zaki; Nur Fitri Hidayanti; Zaenafi Ariani; Endang Rahmawati; Ilham Ilham; Ahmad Hulaimi
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.35973

Abstract

ABSTRAKPelaku usaha kuliner yang tergabung dalam Komunitas Majelis Taklim Baiturrahman Pesona Griya Asri menghadapi berbagai permasalahan dalam pengelolaan usaha, khususnya pengelolaan keuangan yang masih tradisional, belum melakukan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara sistematis, mencampur keuangan usaha dengan keuangan pribadi, serta memiliki keterbatasan literasi digital untuk mendukung pemasaran produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi umat melalui pemberdayaan pelaku usaha kuliner berbasis prinsip syariah dan literasi digital sehingga mampu mengelola usaha secara lebih profesional dan berdaya saing. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-terintegrasi melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk identifikasi kebutuhan, workshop perhitungan HPP dan pencatatan keuangan digital, pelatihan literasi digital meliputi fotografi produk dan pemanfaatan media sosial serta e-commerce, seminar fikih muamalah, serta pendampingan dan monitoring pascapelatihan. Kegiatan dilaksanakan di Perumahan Pesona Griya Asri, Lombok Barat, dengan mitra sasaran anggota Majelis Taklim Baiturrahman yang memiliki usaha kuliner, melibatkan sebanyak 25 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai perhitungan HPP, meningkatnya kemampuan dalam menggunakan aplikasi pencatatan keuangan digital, tumbuhnya konsistensi dalam melakukan pencatatan keuangan usaha secara rutin, meningkatnya pemanfaatan platform digital untuk pemasaran produk, serta meningkatnya pemahaman peserta terhadap praktik bisnis yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah sehingga mendukung penguatan kapasitas usaha kuliner masyarakat secara berkelanjutan.Kata kunci: Pemberdayaan Ekonomi; Kuliner Syariah; Literasi Digital; UMKM.ABSTRACTCulinary entrepreneurs who are members of the Majelis Taklim Baiturrahman Pesona Griya Asri community face various challenges in managing their businesses, particularly in financial management which is still traditional in nature. Many of them have not systematically calculated the Cost of Goods Sold (COGS), still mix business finances with personal finances, and have limited digital literacy to support product marketing. This community service activity aims to enhance the economic capacity of the community through the empowerment of culinary entrepreneurs based on sharia principles and digital literacy so that they are able to manage their businesses more professionally and competitively. The implementation method employed a participatory-integrated approach through Focus Group Discussions (FGD) to identify needs, workshops on COGS calculation and digital financial record-keeping, digital literacy training including product photography and the utilization of social media and e-commerce platforms, seminars on fiqh muamalah, as well as post-training mentoring and monitoring. The activity was conducted in the Pesona Griya Asri Housing Area, West Lombok, targeting members of the Majelis Taklim Baiturrahman who run culinary businesses, involving a total of 25 participants. The results of the activity indicate an increase in participants’ understanding of COGS calculation, improved ability to use digital financial recording applications, growing consistency in conducting routine business financial records, increased utilization of digital platforms for product marketing, and enhanced understanding of business practices in accordance with sharia economic principles, thereby supporting the sustainable strengthening of community-based culinary enterprises. Keywords: Economic Empowerment; Sharia Culinary; Digital Literacy; MSMEs.
WASPADA KEDALUWARSA TERSEMBUNYI: SOSIALISASI PENENTUAN BEYOND USE DATE (BUD) DI APOTEK Ratih Pratiwi Sari; Aditya Maulana Perdana Putra; Muhammad Rezki Azni; Winda Tamara
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.38582

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara Expired Date (ED) dan Beyond Use Date (BUD) berisiko terhadap keamanan terapi obat di rumah. Kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis pengunjung Apotek Melia HKSN Banjarmasin dalam membedakan konsep ED dan BUD, serta mampu menetapkan batas aman penggunaan berbagai sediaan farmasi. Tahapan promosi Kesehatan ini diawali dengan fase persiapan melalui observasi situasi mitra dan penyusunan kuesioner. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka pada 14 sampai dengan 16 Oktober 2025 dengan melibatkan 19 responden dari berbagai latar belakang pendidikan. Metode intervensi menggunakan media leaflet yang disertai edukasi persuasif, sesi diskusi, serta simulasi langsung terhadap perhitungan BUD sediaan obat. Evaluasi keberhasilan kegiatan diukur segera setelah intervensi melalui perbandingan skor pre-test dan post-test yang erdiri dari 10 butir pertanyaan kuesioner benar-salah. Hasil menunjukkan peningkatan literasi kesehatan yang signifikan, dimana 15 responden (78,9%) mengalami kenaikan skor pengetahuan. Penguatan pemahaman paling substantif ditemukan pada sediaan sirup kering (dari 32% menjadi 89%) dan puyer yang mencapai Tingkat pemahaman sempurna yaitu 100%. Promosi Kesehatan ini terbukti efektif dalam memberdayakan Masyarakat dalam menjaga mutu dan keamanan obat yang disimpan di lingkungan keluarga.Kata kunci: Beyond Use Date; Apotek; Sediaan Farmasi; Edukasi Obat. ABSTRACTThe public's lack of understanding regarding the difference between Expired Date (ED) and Beyond Use Date (BUD) poses a risk to the safety of home drug therapy. This health promotion activity aims to improve the understanding and practical skills of visitors to the Melia HKSN Banjarmasin Pharmacy in differentiating the concepts of ED and BUD, as well as being able to determine the safe limits for the use of various pharmaceutical preparations. The health promotion stage begins with a preparation phase through observation of partner situations and the preparation of questionnaires. The activity was implemented face-to-face from October 14 to 16, 2025, involving 19 respondents from various educational backgrounds. The intervention method used leaflets accompanied by persuasive education, discussion sessions, and direct simulations of calculating BUD for drug preparations. Evaluation of the activity's success was measured immediately after the intervention by comparing pre-test and post-test scores consisting of 10 true-false questionnaire questions. The results showed a significant increase in health literacy, where 15 respondents (78.9%) experienced an increase in knowledge scores. The most substantial increase in understanding was found in dry syrup preparations (from 32% to 89%) and powders, which achieved a perfect understanding level of 100%. This health promotion program has proven effective in empowering communities to maintain the quality and safety of medicines stored within the family.Keywords: Beyond Use Date; Pharmacy; Pharmaceutical Preparations; Drug Education.