cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 791 Documents
Perancangan Sistem Kontrol Suhu Ruangan Menggunakan Metode Fuzzy Logic Berbasis Arduino Uno Gustian, Elvi; Agustiarmi, Winda; Fikri, Ryan; Zulwisli
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6385

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan pendekatan Prototyping yang bertujuan menguji efektivitas penerapan algoritma Fuzzy Logic pada sistem kendali suhu ruangan otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno untuk menjaga kestabilan temperatur lingkungan. Penelitian dilaksanakan melalui tiga tahapan pengujian utama, yaitu pengujian validitas, pengujian reliabilitas, dan pengujian responsivitas pada skenario suhu dingin serta suhu panas menuju rentang target normal dengan menggunakan prototipe miniatur ruangan sebagai objek dan sampel uji. Pengujian validitas dilakukan dengan membandingkan pembacaan sensor DHT11 terhadap termometer panel digital sebagai benchmark yang menghasilkan rata-rata offset sebesar 0,38°C. Pengujian reliabilitas dan responsivitas mengamati performa waktu respon sistem, transient error, tingkat presisi melalui analisis Standar Deviasi (SD) dan Koefisien Variasi (CV), serta dinamika perubahan sinyal Pulse Width Modulation (PWM) pada driver MOSFET IRF520 untuk mengendalikan aktuator lampu pemanas dan kipas pendingin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor utama memiliki tingkat akurasi yang tinggi dengan rata-rata offset sebesar 0,38°C, serta mampu bekerja secara stabil. Sistem kendali juga terbukti responsif dalam merespon perubahan suhu ekstrem tanpa mengalami transient error maupun overshoot, serta mampu mempertahankan kondisi steady-state dengan fluktuasi riak yang sangat rendah (±0,03 hingga ±0,20°C). Hasil ini menegaskan bahwa algoritma Fuzzy Logic sangat efektif dan andal dalam penerapan kontrol suhu ruangan secara real-time, serta menunjukkan pentingnya penyesuaian daya aktuator secara otomatis untuk menciptakan sistem pengondisian lingkungan yang presisi.
Students' Perceptions and Experiences of Using Memrise For Learning English Vocabulary: A Mixed-Methods Study Hairani, Rosyidah Nur; Melani, Boniesta Zulandha; Lail, Husnul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6388

Abstract

This study examines students' perceptions and experiences regarding the use of the Memrise application for English vocabulary learning within the English Education Department at the University of Mataram, utilizing the Technology Acceptance Model (TAM) as a theoretical framework. A mixed-methods design was employed, combining a descriptive quantitative approach with qualitative interviews. Questionnaire data were collected from 38 second-year students who had used Memrise for at least three months, while semi-structured interviews were conducted with 10 selected students to gain deeper insight into their experiences. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, whereas qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings indicate that students held positive perceptions regarding Memrise's usefulness (mean scores of 3.58–3.95) and ease of use (mean scores of 3.58–4.05). Key benefits identified included vocabulary retention through repetition, pronunciation practice, and learning flexibility. However, students also encountered challenges, such as internet connectivity issues (mean score of 3.53), limitations regarding premium features, and a scarcity of advanced-level vocabulary materials. The study concludes that Memrise is perceived positively as a supportive and flexible vocabulary learning tool, although improvements in accessibility and content variety are needed. This research contributes to the literature on technology-based vocabulary learning and the application of TAM within the context of Indonesian higher education.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Media Flashcard Terhadap Pemahaman Konsep IPAS Kelas IV SDN 37 Cakranegara Romdani, Karina Novita; Syarifuddin; Suranti, Ni Made Yeni
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6398

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV SDN 37 Cakranegara teridentifikasi dari hasil observasi yang menunjukkan pembelajaran masih didominasi model konvensional dengan media terbatas, serta data Ujian Tengah Semester yang mengungkapkan bahwa 56% siswa kelas IV-A dan 60% siswa kelas IV-B belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning berbantuan media flashcard terhadap pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV SDN 37 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental design menggunakan bentuk nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 50 siswa, yaitu 25 siswa kelas IV B sebagai kelas eksperimen dan 25 siswa kelas IV A sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda yang diberikan melalui pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan media flashcard berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPAS siswa. Hal ini ditunjukkan dari adanya peningkatan nilai posttest pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,006 (p < 0,05), dengan rata-rata posttest kelas eksperimen (82,56) lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelas kontrol (73,28). Selain itu, proses pembelajaran menjadi lebih aktif, menarik, dan membantu siswa memahami konsep kekayaan budaya Indonesia secara lebih konkret melalui media flashcard. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model discovery learning berbantuan media flashcard terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep IPAS siswa kelas IV SDN 37 Cakranegara.
Pengaruh Pengetahuan Lingkungan dan Sikap Masyarakat Terhadap Perilaku Masyarakat Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Pesisir Kampung Nelayan Bendar Noviyanti, Devi Noviyanti; Mohammad Syifauddin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6426

Abstract

Wilayah pesisir Indonesia dihadapkan pada beragam persoalan lingkungan, salah satunya pencemaran sampah yang tidak lepas dari peran pengetahuan dan sikap warga setempat. Kebersihan lingkungan pesisir memiliki urgensi tinggi bagi masyarakat nelayan karena kelestarian sumber daya laut yang menjadi tumpuan hidup mereka sangat bergantung pada kondisi ekosistem pesisir yang bersih dan sehat. Riset ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana pengetahuan lingkungan dan sikap masyarakat memengaruhi perilaku menjaga kebersihan pesisir di Kampung Nelayan Bendar, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, yang merupakan kawasan pesisir utara Jawa Tengah dengan karakteristik masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan aktivitas ekonomi berbasis sumber daya laut. Pendekatan kuantitatif berbasis survei diterapkan dengan melibatkan 100 responden yang dipilih memakai teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, kemudian diolah dengan teknik regresi linier berganda menggunakan perangkat IBM SPSS Statistics. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan lingkungan maupun sikap warga baik dilihat secara terpisah maupun bersamaan, terbukti berpengaruh signifikan terhadap perilaku menjaga kebersihan lingkungan pesisir, dengan sumbangan pengaruh sebesar 43,8% (R² = 0,438), di mana faktor pengetahuan lingkungan tercatat lebih dominan dibanding sikap. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan lingkungan serta penguatan sikap peduli lingkungan perlu terus didorong guna mendukung perilaku menjaga kebersihan pesisir, terutama pada masyarakat kampung nelayan yang penghidupannya bertumpu pada sumber daya laut.
Peramalan Jumlah Curah Hujan di Kota Pariaman Menggunakan Metode ARIMA Putri, Deya Junida; Martha, Zamahsary; Salma, Admi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6451

Abstract

Curah hujan merupakan salah satu unsur iklim yang berpengaruh terhadap berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, kesehatan, transportasi serta pengelolaan sumber daya di Indonesia. Kota Pariaman yang merupakan wilayah pesisir dengan tingkat kerentanan banjir yang memerlukan sistem peramalan jumlah curah hujan yang akurat sebagai antisipasi dampak bencana yang ditimbulkan dan untuk mendukung perencanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan data deret waktu jumlah curah hujan di Kota Pariaman dengan menggunakan metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari website Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman terkait jumlah curah hujan dari Januari 2020 sampai Desember 2024. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh model terbaik yaitu  model ARIMA (2,0,2) dengan nilai MSE terkecil dan residual yang berdistribusi normal. Hasil analisis juga menunjukkan nilai MAPE sebesar 6,81% artinya model ARIMA (2,0,2) sudah sangat akurat digunakan. Hasil peramalan ini diharapkan dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan bagi pemerintah dan masyarakat dalam mengantisipasi dampak bencana dan mendukung perencanaan pembangunan di Kota Pariaman. Rainfall is one of the climate elements that affect various sectors, such as agriculture, fisheries, health, transportation and resource management in Indonesia. Pariaman City, which is a coastal area that has a high vulnerability to flood disasters, requires an accurate rainfall forecasting system to anticipate the impact of disasters caused and to support development planning. This study aims to forecast time series data on the amount of rainfall in Pariaman city using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) method. This research uses secondary data taken from the Pariaman City Statistics Agency (BPS) website regarding the amount of rainfall from January 2020 to December 2024. Based on the results of the analysis, the best model is the ARIMA (2,0,2) model with the smallest MSE value and normally distributed residuals. The analysis results also show a MAPE value of 6.81%, meaning that the ARIMA (2,0,2) model is very accurate to use. The results of this forecasting are expected to be used as a basis for decision making for the supporting development planning in Pariaman City.
Penerapan E-Modul Untuk Meningkatkan Literasi Digital dan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII SMP IT Darurrahman Rahman , Nurul Fadhilah; Nanda, Yuniarti; Mutmainnah , Nur; Fadilah, Ita; Ramlawati; Saenab, Sitti
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6473

Abstract

Rendahnya literasi digital dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA, khususnya materi sistem pencernaan manusia yang bersifat abstrak, masih menjadi permasalahan di SMP IT Darurrahman Makassar. Pembelajaran yang selama ini berlangsung cenderung bersifat konvensional dan belum mengintegrasikan teknologi secara maksimal, sehingga peserta didik kesulitan memahami konsep dan kurang terampil dalam memanfaatkan sumber belajar digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan literasi digital dan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan E-Modul berbantuan model discovery learning pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design dengan sampel jenuh sebanyak 34 peserta didik kelas VIII. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif diperoleh: (1) Tingkat literasi digital dan hasil belajar peserta didik sebelum menerapkan E-Modul berada pada kategori rendah dan sedang dengan skor rata-rata 34,32 dan 43,09, sedangkan setelah penerapan E-Modul berada pada kategori tinggi dengan skor rata-rata 63,97 dan 79,12. (2) Peningkatan literasi digital dan hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan E-Modul berada pada kategori sedang dengan skor N-Gain 0,65 dan 0,63. (3) Penerapan pembelajaran E-Modul berbantuan model discovery learning secara signifikan dapat meningkatkan literasi digital dan hasil belajar IPA kelas VIII SMP IT Darurrahman pada sistem pencernaan manusia. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa E-Modul berbasis discovery learning dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk mengatasi miskonsepsi dan keabstrakan materi IPA, sekaligus menjadi acuan bagi guru dalam merancang bahan ajar digital yang terstruktur, interaktif, dan kontekstual guna membekali peserta didik dengan kecakapan abad ke-21.
Strategi Pengelolaan Mutu Pendidikan di Sekolah dan Perguruan Tinggi: Kajian Kepustakaan tentang Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Warni, Supiati; Afrianti, Heny; Zulkarnain, Zulkarnain; Supiyatun, Endang; Isnawati , Irya; Werang, Basilius Redan
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6474

Abstract

Pengelolaan mutu pendidikan pada sekolah dan perguruan tinggi membutuhkan sistem penjaminan mutu yang mampu menghubungkan standar pendidikan dengan praktik pengelolaan dan perbaikan kualitas secara berkelanjutan. Dalam implementasinya, sistem penjaminan mutu masih menghadapi persoalan berupa kecenderungan administratif, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya pemanfaatan data, serta belum optimalnya tindak lanjut hasil evaluasi. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya strategi pengelolaan yang menempatkan penjaminan mutu sebagai bagian integral dari tata kelola lembaga pendidikan. Artikel ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan mutu pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi melalui kajian kepustakaan terhadap implementasi sistem penjaminan mutu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi dengan pendekatan tematik melalui proses identifikasi, kategorisasi, perbandingan, dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan mutu yang efektif bertumpu pada kepemimpinan yang kuat, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, keterlibatan pemangku kepentingan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, budaya mutu, evaluasi berkelanjutan, serta tindak lanjut yang konsisten. Pada sekolah, strategi tersebut terutama diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan, sedangkan pada perguruan tinggi mencakup pengelolaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, dan layanan kelembagaan. Meskipun memiliki karakteristik organisasi yang berbeda, kedua jenjang pendidikan membutuhkan penjaminan mutu yang terintegrasi dengan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan mutu. Dengan demikian, penguatan sistem penjaminan mutu perlu diarahkan dari orientasi pemenuhan administratif menuju pengelolaan yang berbasis data, partisipatif, dan berorientasi pada perbaikan nyata serta peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Educational quality management in schools and higher education institutions requires a quality assurance system capable of linking educational standards with management practices and continuous quality improvement. In practice, quality assurance systems continue to face challenges, including an excessive administrative orientation, limited human resource capacity, inadequate use of data, and suboptimal follow-up to evaluation results. These conditions highlight the importance of management strategies that position quality assurance as an integral component of educational institutional governance. This article aims to analyze educational quality management strategies in schools and higher education institutions through a literature review of quality assurance system implementation. The study employs a qualitative approach using a library research method. Data were obtained from relevant scholarly literature and policy documents and were analyzed using content analysis with a thematic approach through the processes of identification, categorization, comparison, and synthesis. The findings indicate that effective quality management is grounded in strong leadership, data-informed decision-making, stakeholder engagement, human resource capacity development, a quality-oriented culture, continuous evaluation, and consistent follow-up. In schools, these strategies are primarily directed toward improving the quality of teaching and learning and educational services, whereas in higher education institutions, they encompass the management of education, research, community service, institutional governance, and academic and administrative services. Although schools and higher education institutions differ in their organizational characteristics, both require quality assurance systems that are integrated into planning, implementation, evaluation, control, and quality improvement processes. Therefore, strengthening quality assurance systems should move beyond an administrative compliance orientation toward a data-informed, participatory, and improvement-oriented approach that promotes meaningful and sustainable enhancement of educational quality.
Hubungan Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata-Tangan dengan Kemampuan Passing Atas Pemain Bolavoli Ganesta Kabupaten 50 Kota Nofindra, Genta
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan dengan kemampuan passing atas pemain bolavoli Ganesta Kabupaten 50 Kota. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 pemain inti putra yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes push up untuk kekuatan otot lengan, tes lempar tangkap bola tenis untuk koordinasi mata-tangan, dan tes passing atas untuk mengukur kemampuan teknik. Analisis data menggunakan uji normalitas Liliefors, korelasi Pearson Product Moment, dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kekuatan otot lengan dengan passing atas (r=0,767; kontribusi 58,83%), koordinasi mata-tangan dengan passing atas (r=0,71; kontribusi 50,41%), serta hubungan simultan kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan dengan passing atas (r=0,913; kontribusi 83,36%). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas passing atas tidak hanya dipengaruhi aspek teknik, tetapi juga kemampuan fisik dan koordinasi neuromotorik pemain. Overhead passing performance among regional-club volleyball players has received limited attention when upper-limb physical capacity and visual-motor coordination are examined simultaneously, as prior studies have largely focused on school or developmental-athlete populations. This study examined the partial and combined relationships of upper-limb muscular endurance and hand-eye coordination with overhead passing ability among Ganesta volleyball players in Lima Puluh Kota Regency. A quantitative correlational design was used with 20 male core players purposively selected from a population of 30 players. Upper-limb muscular endurance was assessed using a one-minute push-up test, hand-eye coordination using a tennis-ball wall throw-and-catch test, and overhead passing ability using a wall passing test. Data were analyzed using the Liliefors normality test, Pearson product-moment correlation, correlation significance tests, and multiple correlation at α=0.05. Upper-limb muscular endurance was positively associated with overhead passing ability (r=0.767, t=5.07, p<0.001, R²=58.83%), as was hand-eye coordination (r=0.710, t=4.28, p<0.001, R²=50.41%). Jointly, both predictors showed a very strong association with overhead passing ability (R=0.913, F=42.57, p<0.001, R²=83.36%). These findings indicate a strong linkage between repeated upper-limb physical capacity, visual-motor coordination, and overhead passing performance in the studied sample. Because the sample was small, male-only, and drawn from one club, the findings should be generalized cautiously and should not be interpreted causally.
Strategi Pembelajaran Tari Kreasi Nusantara Pada Kelas XI F1A di SMA Negeri 1 Woha Darmawan, Arif; Hafiz, Alwan; Kailani, Ashwan
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran Tari Kreasi Nusantara pada kelas XI F.IA di SMA Negeri 1 Woha. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang tepat guna meningkatkan pemahaman, kreativitas, serta keterampilan peserta didik dalam pembelajaran seni tari. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan guru meliputi penggunaan metode demonstrasi, diskusi, latihan praktik, dan kerja kelompok yang dikombinasikan dengan pendekatan apresiatif dan kreatif. Pembelajaran difokuskan pada eksplorasi gerak tari kreasi Nusantara yang bersumber dari ragam gerak tradisi daerah, pengembangan kreativitas peserta didik, serta penanaman nilai budaya dan kerja sama. Kendala yang dihadapi dalam pembelajaran antara lain perbedaan kemampuan gerak peserta didik dan keterbatasan waktu pembelajaran. Namun, kendala tersebut dapat diatasi melalui pengelolaan kelas yang efektif dan pemberian bimbingan secara bertahap. Dengan demikian, strategi pembelajaran Tari Kreasi Nusantara yang diterapkan di kelas XI F.IA SMA Negeri 1 Woha dinilai cukup efektif dalam meningkatkan keaktifan, kreativitas, dan hasil belajar peserta didik.
Evaluasi Manajemen Sumber Daya Air Pada Daerah Irigasi Embung Bual Di Kecamatan Kopang Qutbi, Acik Ardiansyah; Tajidan, Tajidan; Sukardi, L.
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6483

Abstract

Pengelolaan sumber daya air yang efektif penting untuk keberlanjutan irigasi dan kepuasan petani. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola irigasi dan pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi perbaikan pelayanan berbasis kebutuhan petani. Penelitian bertujuan menganalisis kinerja manajemen, kepuasan petani, kesenjangan kinerja-kepuasan, serta hubungan kedua variabel di Daerah Irigasi Embung Bual, Lombok Tengah. Metode mixed methods deskriptif korelasional digunakan dengan data primer dari observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner terhadap 68 petani (rumus Slovin, cluster random sampling hulu-tengah-hilir), serta data sekunder dari dokumen instansi terkait. Analisis meliputi uji validitas/reliabilitas, pembobotan AHP yang melibatkan 5 pakar dengan rasio konsistensi <0,1, penilaian kinerja (Permen PUPR 12/2015), kepuasan petani, PSI, diagram Kartesius, dan korelasi Rank Spearman. Hasil: Nilai Kinerja Irigasi 71,69 (baik), kepuasan 68,07% (puas), PSI 94,95% yang mengindikasikan adanya service gap antara kinerja teknis dan persepsi petani. Diagram Kartesius menunjukkan saluran irigasi, bangunan bagi, distribusi air, dan pelayanan pengaduan sebagai prioritas perbaikan, sedangkan pengelolaan P3A perlu dipertahankan. Korelasi Rank Spearman rₛ=0,922 (sangat kuat, positif). Kesimpulan: peningkatan terpadu melalui rehabilitasi infrastruktur, pemerataan distribusi, penguatan P3A, dan peningkatan pelayanan diperlukan untuk meminimalkan kesenjangan. Rekomendasi strategis mencakup rehabilitasi saluran prioritas, penjadwalan distribusi yang transparan dan adil, serta pelatihan pengurus P3A secara berkala guna mendukung keberlanjutan pengelolaan irigasi.