cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
intelekcendikiawannusantara@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
ariffiandi03@gmail.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30464560     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu sosial, hukum, pertanian, pendidikan, ekonomi, manajemen, sejarah, komputer, kesehatan, sains alam, ilmu sosial, bahasa, humaniora, dan ilmu lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,727 Documents
Implementasi Standar Kecakapan Ubudiyah Dan Akhlakhul Karimah (SKUA) dalam Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di MTS Mamba’ul Ulum Mojosari Nur Qomariyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya untuk menghasilkan out put yang bermutu dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran, sekolah MTS Mambau’ul Ulum menerapkan program Standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA) sebagai program alternatif dalam membentuk generasi pecinta Al-Quran. Standar kecakapan ubudiyah dan akhlakul Karimah (SKUA) yaitu salah satu kebijakan Kementerian Agama (KEMENAG) yang diinstruksiksn kepada seluruh lembaga-lembaga yang berada dibawah naungannya, dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) sampai pada tingkatan Madrasah Aliyah (MA). Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan 1) Bagaimana pelaksanaan Standart Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA) dalam peningkatkan kemampuan membaca Al-Quran di MTs Mamba’ul Ulum Mojosari. 2) Apa faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan Standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakhul Karimah (SKUA) dalam peningkatnya kemampuan membaca Al-Quran di MTs Mamba’ul Ulum Mojosari.Adapun penelitian ini menggunakan metode deskrptif dengan pendekatan kualitatif dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Selanjutnya untuk penyajian data menggunakan teknik analisis data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan, dan untuk teknik uji validitas menggunakan teknik trigulasi data. Dari penelitian ini dapat menyimpulkan sebagai berikut: 1) Standar Kecakapan Ubudiyah dan Akhlakhul Karimah (SKUA) di MTs Mamba’ul Ulum dilaksanakan pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis mulai pukul 07.00-07.35 WIB. yang diawali dengan membaca do’a pembuka, setelahnya membaca Al-Qur’an, dan yang terakhir membaca do’a sesudah belajar. Dan tidak hanya membaca Al-Qur’an saja tetapi juga ada bentuk hafalan berupa Juz Amma. 2) unuk faktor penghambat dalam pelaksanaan SKUA di MTS Mamba’ul Ulum yaitu ketidak sinkronan jadwal pondok dan sekolah; minat siswa; keterlambatan siswa; faktor orang tua; dan untuk faktor pendukung yaitu pendidik, orang tua, dan motivasi.
EXPLORING ENGLISH TEACHERS' EXPERIENCES UNDER THE MERDEKA CURRICULUM Dwi Harum Anasthasya; Raden Muhammad Ali; Habizar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study to explore English teachers’ experiences in implementing the Merdeka Curriculum at one of the vocational schools in Merangin. Using a descriptive qualitative method with a phenomenological approach, two participants from a vocational school were involved in this study. The data were collected through interviews and subsequently analyzed. This study explored English teachers’ perspectives on the challenges they faced in teaching English in the classroom and the strategies they employed to address those challenges. The findings revealed that the challenges were related to student-related factors and school-related factors. The challenges included a lack of training, pedagogical difficulties, motivational issues, time management constraints, student heterogeneity in the classroom, inadequate school facilities and infrastructure, and limited parental support. To overcome these challenges, teachers applied strategies such as improving their digital skills, utilizing free online learning resources, collaborating with fellow teachers, and designing more flexible lesson plans.
Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Vonis Bebas terhadap Terdakwa Tindak Pidana Korupsi Proyek Pembangunan Jalan (Studi Putusan Nomor 3/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Tjk) Ade Gunawan; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak pidana korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang berdampak luas terhadap keuangan negara dan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Salah satu kasus yang menarik perhatian adalah Putusan Nomor 3/Pid.Sus-TPK/2022/PN.Tjk, di mana majelis hakim menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa dalam perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan bebas tersebut serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan hukum positif dan asas-asas keadilan dalam hukum pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Sumber data diperoleh dari putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan, dan literatur hukum terkait tindak pidana korupsi. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah konstruksi pertimbangan hakim berdasarkan alat bukti dan unsur pasal yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim dalam putusan tersebut menjatuhkan vonis bebas karena menilai unsur penyalahgunaan wewenang dan kerugian keuangan negara tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, serta terdapat keraguan dalam pembuktian yang mengharuskan penerapan asas in dubio pro reo (keraguan berpihak kepada terdakwa). Selain itu, hakim mempertimbangkan bahwa perbuatan terdakwa lebih bersifat administratif dan tidak memenuhi unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Kesimpulannya, pertimbangan hakim dalam putusan ini didasarkan pada prinsip keadilan dan kepastian hukum dengan menitikberatkan pada pembuktian unsur delik secara komprehensif. Namun demikian, putusan bebas tersebut menunjukkan perlunya peningkatan kualitas penyidikan dan pembuktian oleh aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan kesan lemahnya penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi proyek infrastruktur
Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Penerima Beasiswa Dengan Menggunakan Metode Topsis Pada Smpn 1 Bulok Kabupaten Tanggamus Adi Prasetia Nanda; M. Islam Mahdi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah selalu berusaha mendorong siswanya agar terus berkembang dan berprestasi. Salahnya satu cara untuk memotivasi siswa dalam menggapai prestasi ialah dengan memberikan beasiswa. Beasiswa merupakan bantuan yang diberikan kepada individu yang membutuhkan untuk terus melanjutkan pendidikannya, serta juga diberikan kepada siswa yang berprestasi agar dapat melanjutkan studinya. Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Bulok salah satu sekolah yang memberikan beasiswa kepada siswanya setiap tahunya. Sampai saat ini, pemilihan penerima beasiswa di sekolah tersebut dilakukan secara manual. Namun, proses seleksi penerima beasiswa masih mengalami kendala dalam menentukan hasil keputusan yang tepat. Sistem pengambilan keputusan harus mampu memenuhi
Pelestarian Tradisi Atik Tolak Bala Di Nagari Kampung Tanjung Koto Mambang Sungai Durian (KKS) Dalam Perspektif Teori Aksi Kolektif Aqilla Tri Septi; Malta Nelisa; Intan Pertiwi; Amelia Putri Hendrina; Lifya Aleandri; Anisa Khairani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Atik Tolak Bala merupakan salah satu tradisi masyarakat yang masih dilestarikan oleh masyarakat Nagari Kampung Tanjung Sungai Durian sebagai bentuk upaya menjaga warisan budaya dan keyakinan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelestarian tradisi Atik Tolak Bala serta mengkaji makna dan peran tradisi tersebut dalam kehidupan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui studi literatur, observasi langsung pada pelaksanaan tradisi, serta wawancara secara daring dengan dua orang pemuda sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian Tradisi Atik Tolak Bala terlihat melalui partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh rangkaian kegiatan, pewarisan nilai budaya dan identitas kolektif, serta keyakinan spiritual yang mendorong keberlanjutan tradisi. Selain itu, dukungan sosial berupa peran tokoh adat, perangkat nagari, serta kontribusi masyarakat dalam bentuk iuran dan kerja sama turut memperkuat keberlangsungan tradisi ini. Tradisi Atik Tolak Bala tidak hanya berfungsi sebagai ritual tolak bala, tetapi juga sebagai sarana penguatan solidaritas sosial dan identitas budaya masyarakat nagari.
Ruang Lingkup Dan Objek Kajian Filsafat Pendidikan Islam Dalam Pengembangan Pemikiran Pendidikan Di Era Modern Ainur Rafiq; Alfaza Rizky; Herlini Puspika Sari
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ruang lingkup dan objek filsafat pendidikan Islam dalam pengembangan pemikiran pendidikan di era modern. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah sumber-sumber klasik dan kontemporer yang berkaitan dengan filsafat dan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam memberikan landasan yang komprehensif dalam perumusan konsep pendidikan modern melalui integrasi antara wahyu Ilahi dan penalaran rasional. Ruang lingkup filsafat pendidikan Islam mencakup aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang berpengaruh terhadap perumusan tujuan, metode, dan nilai-nilai pendidikan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa objek kajian filsafat pendidikan Islam terletak pada upaya harmonisasi dimensi spiritual dan intelektual dalam proses pembelajaran, sehingga tercipta paradigma pendidikan yang holistik. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan pendidikan modern tidak seharusnya dipisahkan dari prinsip-prinsip filosofis dan spiritual agar tercapai keseimbangan antara pengetahuan, moralitas, dan keimanan.
Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengembangkan Karakter Peserta Didik Di Sekolah Dasar Nita Wardani; Nailah Nahdzah Jayan; Hildatul Uyun; Aura Sausan; Titi Sunarti
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peranan strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, tidak hanya dari aspek kognitif tetapi juga dari aspek nilai, moral, dan karakter. Sekolah dasar merupakan fase fundamental dalam pembentukan karakter peserta didik, sehingga diperlukan peran guru yang optimal dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling guna membentuk nilai moral dan karakter peserta didik di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, dan regulasi yang berkaitan dengan topik bimbingan dan konseling serta pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar memiliki kontribusi signifikan dalam menanamkan nilai moral, membentuk perilaku positif, serta mencegah dan mengatasi perilaku menyimpang peserta didik. Meskipun belum terdapat guru bimbingan dan konseling secara khusus di sekolah dasar, peran tersebut dapat dijalankan oleh guru kelas melalui pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, dan kolaborasi dengan orang tua serta pihak sekolah. Namun, pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana dan kurangnya pemahaman guru terhadap konsep bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antar guru, sekolah, dan orang tua agar layanan bimbingan dan konseling dapat berjalan secara efektif dalam mendukung pembentukan nilai moral dan karakter peserta didik di sekolah dasar.
Perkembangan Islam Pada Masa Dinasti Abbasiyah Arjung Marendeng; Muh. Ilham
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perkembangan Islam pada masa Dinasti Bani Abbasiyah sebagai salah satu periode paling penting dalam sejarah peradaban Islam. Permasalahan utama dalam kajian ini adalahbagaimana proses berdirinya Dinasti Abbasiyah, bentuk perkembangan Islam dalam bidang ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan, serta faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran kekhalifahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara komprehensif dinamika perkembangan dan kemunduran Islam pada masa Abbasiyah serta kontribusinya terhadap peradaban dunia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis melalui studi pustaka dan analisis dokumen sejarah, baik sumber primer maupun sekunder. Data dianalisis secara deskripstif dan konsektual untuk memahami peristiwa sejarah dalam kerangka sosial, politik, dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinasti Abbasiyah berhasil membawa Islam mencapai masa keemasan yang ditandai dengan kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kebudayaan melalui dukungan negara terhadap ulama dan ilmuan serta berdirinya pusat-pusat keilmun seperti Baitul Hikmah. Namun, kejayaan tersebut mengalami kemunduran akibat faktor internal berupa fragmentasi politik, lemahnya otoritas khalifah, krisis ekonomi, serta konflik elite, dan faktor eksternal berupa invasi asing, terutama serangan Mongol. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan memberikan pelajaran penting mengenai hubungan antara stabilitas politik, pengelolaan kekuasaan, dan kemajuan peradaban islam.
Analisis Tentang Putusan Pengadilan Agama Terhadap Pembatalan Pernikahan Akibat Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Dalam Fiqih Islam Salma Salma; Rapung Rapung; M Ilham Munchtar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang Putusan Pengadilan Agama Terhadap Pembatalan Pernikahan Akibat KDRT dan di latarbelakangi oleh permasalahan pembatalan pernikahan akibat kekerasan dalam rumah tangga dalam fiqih islam, Penelitian ini berfokus pada 2 hal yaitu: 1) Deskripsi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam fiqih Islam. 2) Analisis tentang putusan pengadilan agama terhadap pembatalan pernikahan akibat KDRT dalam fiqih Islam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui sumber-sumber yang berbasis akdemik, perpustakaan, artikel, jurnal, dan buku. Teknik analisis data editing, organizing, penemuan hasil. Data yang diperoleh kemudian disalin dan disusun dalam penyusunan skripsi setelah melalui penelitian secara saksama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Dalam hukum Islam disyari’atkan bukan dengan hampa muatan, melainkan penuh dengan hikmah-hikmah disyari’atkannya suatu hukum. Di antara hikmah diperbolehkannya seorang suami memberi pelajaran kepada istrinya adalah agar supaya semata-mata si istri tersebut selalu berada dalam kendali suami dalam rangka taat kepada Allah swt. dan rasul-Nya. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari nusyûz dan gejala-gejala yang mengarah kepadanya. 2) Pengadilan Agama dalam beberapa kasus juga memberikan pertimbangan bahwa kekerasan yang dialami salah satu pihak dalam perkawinan, baik itu kekerasan fisik maupun mental, dapat merusak hubungan dan berpotensi merusak kedamaian dalam keluarga, sehingga perceraian dianggap sebagai solusi yang tepat.
Kontribusi Intelektual Dan Transformasi Pendidikan Pada Masa Tiga Kerajaan Besar Islam (1500–1800 M) Abdul Muthalib; Muh. Ilham
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periode abad ke-16 hingga ke-18 Masehi, yang dikenal sebagai era "Kerajaan Mesiu" (Utsmaniyah, Safawiyah, dan Mughal), sering dimarjinalkan dalam historiografi sebagai masa stagnasi intelektual. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi narasi kemunduran tersebut melalui analisis komparatif mendalam terhadap struktur pendidikan dan produksi intelektual di ketiga imperium. Melalui sintesis data historis dan evaluasi institusi serta tokoh kunci, studi ini menemukan bahwa setiap kerajaan mengembangkan strategi pendidikan distingtif sebagai respons terhadap tantangan internal dan eksternal. Kesultanan Utsmaniyah membentuk birokrasi terstratifikasi melalui sistem Ilmiye dan Enderun untuk menopang sentralisasi negara. Kekaisaran Safawiyah menjadikan pendidikan instrumen konversi Syiah sekaligus memicu renaisans filosofis melalui "Sekolah Isfahan". Sementara itu, Kekaisaran Mughal menempuh jalur pragmatisme rasional lewat kurikulum Dars-i-Nizami untuk mengelola masyarakat pluralistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pendidikan pada era modern awal ini berfungsi sebagai arena dinamis bagi inovasi intelektual yang meletakkan landasan penting bagi modernitas di dunia Islam.