cover
Contact Name
Muslimin
Contact Email
jurnalbdb@gmail.com
Phone
+6281243230260
Journal Mail Official
jurnalbdb@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Desa Moutong, Kec. Tilongkabila, Kab. Bone Bolango Telepon (0435) 821125 Fax. (0435) 821752, email: jurnalbdb@gmail.com | http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JBSP/
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya
ISSN : 20886020     EISSN : 27765733     DOI : https://doi.org/10.37905/jbsb
Core Subject : Education, Social,
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: - Indonesian Language - Indonesian Literature - Indonesian Culture - Teaching Indonesian Language and Literature - Foreign Language and Literature - Language Acquisition
Articles 157 Documents
Teachers' Perception on the Implementation of Zoom Cloud Meeting in Online English Learning Savitri, Ni Luh Astri; Ibrahim, Moh. Syahrun; Umar, Irmawaty
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.27100

Abstract

This Research was focused on analyzing the teachers' perception on the implementation of Zoom Cloud Meeting in online English learning at SMP Negeri 3 Gorontalo. This research designed to find out what teachers' perception on the implementation of Zoom Cloud Meeting in online English learning. This research applied descriptive qualitative method. The data of the research has been collected by using an interview and it was analyzed based on thematic analysis. The total numbers of participants of this research were 3 English teachers who already have experience in implementing Zoom Cloud Meeting in online English learning. Based on the result, it was found that the teachers had both negative and positive responses. While the teacher showed with a positive response. The teachers assumed that Zoom Cloud Meeting can facilitate and improve the competence in learning English. Although there are some problems that encountered, but they can solve it if there is communication between teacher and students. In conclusion, most of the participants agreed about the implementation of Zoom Cloud Meeting as a media of learning considering the advantages of the platforms that help them in learning English through online during the pandemic of covid-19. 
Kritik Lingkungan pada Naskah Drama “Dhemit” Karya Heru Kesawa Murti: Kajian Ekokritik Greg Garrard Guzali, Yurnaningsih; Ali, Magvira; Harun, Witrian; Tayeb, Nuriyanci S.; Taumbung, Nuwafiqah S.; Kadir, Herson
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.27115

Abstract

Kajian ini merupakan penelitian yang berfokus pada penemuan bentuk-bentuk ekokritik pada naskah drama karya Heru Kesawa Murti berjudul “Dhemit”  dengan menggunakan perspektif ekokritik Greg Garrard yang memfokuskan kajiannya terhadap 6 aspek. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ekokritik Greg Garrard dalam naskah drama “Dhemit”. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif, melibatkan teknik pengumpulan data yakni pembacaan dan pencatatan terhadap naskah drama “Dhemit” karya Heru Kersawa Murti, adapun teknik analisis data dilakukan dengan cara mengklasifikasi, mendeskripsi, menganalisis, menginterpretasi, dan menyajikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan 11 data berupa bentuk-bentuk ekokritik Garrard yang berasal dari narasi dan dialog naskah karya Heru Kersawa Murti berjudul “Dhemit”. Dalam naskah drama  karya Heru Kestawa Murti berjudul “Dhemit”, tema-tema seperti pencemaran lingkungan, keberlanjutan hutan belantara, dampak bencana alam akibat ulah manusia, konsep tempat tinggal yang selaras dengan alam, perlindungan habitat hewan, dan penghormatan terhadap alam sebagai entitas hidup, digambarkan dengan kuat dan mendalam.
Inovasi Pembelajaran Seni Tari Berbasis Kearifan Lokal dalam Penanaman Nilai Karakter Mahasiswa Sendratasik FSB UNG Sebagai Upaya Menjawab Tantangan Pendidikan Era Revolusi Industri 4.0 Djafar, Nurlia
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.24678

Abstract

AbstrakDi tengah arus percepatan menuju era revolusi industri 4.0 berbicara tentang nilai, maka setiap masyarakat memilikinya. Kearifan lokal dibangun dan ditumbuhkan dari pandangan hidup dan nilai-nilai yang menjadi pedoman masyarakat dalam menyelenggarakan kehidupannya. Kekayaan budaya tersebut harus dilestarikan sebagai jalan menjadi bangsa yang berkarakter. Masing-masing kekayaan budaya tersebut menunjukkan nilai yang luhur dari setiap masyarakat. Ichwal (2011) dalam buku Restorasi Pendidikan, menyebutkan bahwa pentingnya pendidikan budaya sama pentingnya seperti membangun karakter bangsa. Hal ini juga sejalan dengan pendapat Fajarini (2014) bahwa menggali dan melestarikan berbagai unsur kearifan lokal, tradisi dan pranata lokal, termasuk norma dan adat istiadat yang bermanfaat dapat berfungsi efektif dalam pendidikan karakter.Kata kunci : Inovasi pembelajaran, seni berbasis kearifan lokal, penanaman nilai karakter
Students' Perspectives on Enhancing Vocabulary Through Song Thalib, Rasuna; Mestari, Sri Agriyanti; Kau, Magvira El Walidayni; Paduay, Diofanny
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.27183

Abstract

The purpose of this study is to investigate junior high schoolstudents' perspectives regarding the efficacy of teaching vocabulary inEnglish through the use of English songs. The participants in this studywere 9th-grade students of SMP Negeri 1 Kabila Bone in the academicyear 2023-2024. This is a qualitative study which use interview in openendedquestions form in gathering the data. The result showed thatsongs provide a dynamic and engaging approach which may capturingstudents and minimizing monotony in the classroom. Students' interestalso was sparked by the rhythmic beat and fun of the songs, whichencouraged active involvement and made learning vocabularyenjoyable. Songs also helped students expand and acquire theirvocabulary by giving them context-rich examples of word usage andenhancing their language comprehension. In summary, the use of songsin vocabulary learning creates an engaging, enjoyable, and effectiveeducational experience.
Fenomena Ekologis dalam Kumpulan Cerpen "Kayu Naga" Karya Korrie Layun Rampan 2007 Nihali, Sri Ririn; Baruadi, Moh. Karmin; Kadir, Herson
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.26244

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menggali fenomena ekologi yang termanifestasi dalam kumpulan cerpen “kayu naga” karya Korrie Layun Rampan 2007 .Adapun tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) fenomena ekologis dalam kumpulan cerpen “kayu naga” ditinjau dari aspek kerusakan hutan; (2) fenomena ekologis dalam kumpulan cerpen “kayu naga” ditinjau dari aspek sosial budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu membaca, pada sebuah cerpen yang berjudul “kayu naga” karya Korrie Layun Rampan 2007 sebagai objek kajiannya. Data kemudian dianalisis menggunakan teori ecocriticism Greg Garrard mengemukakan hubungan antara manusia dan lingkungan dalam segala hasil budaya. Pendekatan ecocriticism Greg Garrard dipilih dengan pertimbangan bahwa aspek-aspek yang ada dalam teori dianggap lebih sesuai, efektif dan efisien karena memperlihatkan hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan antara manusia dan lingkungan sekitarHasil penelitian mendeskripsikan adanya fenomena kerusakan lingkungan yakni (1) penebangan pohon dan perusakan hutan, serta pemburuan dan penangkaran hewan liar yang berlatar belakang kepentingan ekonomi. (2) penelitian ini juga mendeskripsikan adanya faktor sosial budaya dan ekonomi yang mempengaruhi terjadinya kerusakan lingkungan, yakni sosial budaya dan ekonomi yang mempengaruhi adanya kerusakan lingkungan, yakni latar belakang dan dampak kerusakan lingkungan, mitos masyarakat yang berhubungan dengan alam, dan perilaku mayarakat terhadap lingkungan.Kata Kunci: Fenomena Ekologi dalam Kumpulan Cerpen cerpen “kayu naga” karya Korrie Layun Rampan 2007 
Students' Difficulties in Understanding Quantifiers in Countable And Uncountable Nouns (A Study was Conducted at SMP Negeri 10 Kota Gorontalo) Talibana, Srirahayu; Ibrahim, Moh Syahrun; Sambouw, Elsje Louise; Dako, Rahman Taufiqrianto; Mahmud, Muzdalifah
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.27207

Abstract

This research investigates the difficulties faced by students in understanding quantifiers in countable and uncountable nouns at SMP Negeri 10 Kota Gorontalo. The respondents used in this research were 15 students in class 8.1 of SMP Negeri 10 Kota Gorontalo. The aim of this research is to identify the students' difficulties and to find out the factors that cause students to experience difficulties in understanding quantifiers in countable and uncountable nouns. This research uses qualitative methods and interviews as data collection techniques. In addition, this research uses thematic analysis from Braun and Clarke (2006) as a data analysis technique. The results of this research show that class 8.1 students at SMP Negeri 10 Kota Gorontalo experience difficulties in understanding quantifiers in countable nouns, quantifiers in uncountable nouns, and quantifiers in both (countable and uncountable nouns) which is caused by a lack of basic understanding of countable and uncountable nouns,  basic understanding of quantifiers, and lack of understanding of the concept of rules for using quantifiers in countable and uncountable nouns.
ANALISIS NOVEL '' PUZZLE MIMPI" KARYA ANNA FARIDA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Kasiru, Mersi Tawi B.R; Bagtayan, Zilfa Achmad
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.23454

Abstract

Novel adalah sebuah karya sastra prosa fiksi yang lebih panjang dari cerita pendek. Biasanya, novel memiliki jalan cerita yang kompleks dengan karakter yang mendalam serta pengembangan tema yang lebih luas.  Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial yang terkandung dalam novel Puzzle Mimpi karya Anna Farida. Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas status sosial para tokoh dalam novel “Puzzle Dream” karya Anna Farida dan situasi sosial pengarangnya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berasal dari keseluruhan narasi yang terdapat dalam buku "Puzzle Mimpi" yang ditulis oleh Anna Farida.Novel tersebut menggambarkan berbagai isu sosial seperti kemiskinan, kejahatan, dan masalah disorganisasi keluarga. Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu Peneliti melakukan pembacaan menyeluruh terhadap novel tersebut, mengekstrak informasi mengenai isu-isu sosial yang ada, serta melakukan analisis tekstual terhadap bagian-bagian yang relevan. Metode analisis data dalam penelitian ulang ini Membaca secara seksama, menyerap, dan memahami konten, Mengoleksi data dari narasi dalam novel tersebut yang terkait dengan permasalahan sosial atau status sosial seperti kemiskinan, kejahatan, dan disfungsi keluarga. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa sastra sosiologi dapat dilihat dari status sosial pengarang, status ekonomi, dan konteks sosial. Dapat disimpulkan bahwa kita dapat melihat perbedaan antara sastra sosiologi tentang kelas sosial , tokoh ekonomi dalam cerita novel “Puzzle Dream” karya Anna Farida, kelas sosial penulis novel ini, menggambarkan karakternya melalui aspek – aspek seperti gaya hidup. Hal ini tercermin dalam pekerjaan tokoh, kepribadian, harga diri, dan sikap.
ANALISIS TEORI HERMENEUTIKA PADA PUISI TERATAI KARYA SANUSI PANE Bila Talaa, Salsa; Achmad Bagtayan, Zilfa
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.23459

Abstract

Karya sastra, dipandang dari perspektif hermeneutik, dianggap sebagai objek yang perlu diinterpretasikan oleh subjek. Hermeneutik, yang berasal dari kata Yunani "hermeneuein", memiliki makna "menjelaskan, menerjemahkan, dan mengekspresikan". Hubungan timbal balik antara subjek dan objek dalam hermeneutik mencerminkan korelasi atau fungsi komponen-komponen tersebut. Objek menjadi objek karena perhatian dan kearifan subjek, yang memberikan makna atau interpretasi berdasarkan perspektifnya. Puisi "Teratai" karya Sanusi Pane menjadi fokus penelitian dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kajian hermeneutika. Data diperoleh melalui simak catat, analisis dokumen, dan telaah pustaka. Metode studi pustaka dipilih karena data dikumpulkan melalui referensi yang telah ada, yang kemudian dibandingkan dengan hasil penelitian di lapangan terkait substansi puisi. Pendekatan hermeneutika dalam penelitian sastra membuka kemungkinan untuk mengungkap lapisan-lapisan makna tersembunyi dalam karya, melampaui keindahan fisik teratai dalam puisi. Puisi ini mencerminkan hubungan manusia dengan alam, menggambarkan keindahan yang tersembunyi, dan menyampaikan pesan moral untuk menjaga keindahan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga mencermati penggunaan hermeneutika dalam karya sastra Indonesia, khususnya puisi "Teratai", untuk mengeksplorasi simbol-simbol dan makna-makna yang terkandung di dalamnya. Sanusi Pane menggambarkan Ki Hajar Dewantara dalam puisinya, menyentuh aspek kebangsaan dengan semangat keindonesiaan yang murni. Hermeneutika menjadi landasan untuk memahami dan menggali makna dalam karya sastra tersebut.
Alih Wahana Film Penyalin Cahaya Karya Wregas Bhanuteja ke dalam Novel Penyalin Cahaya Karya Lucia Priandarini Paango, Inka Putri; Masie, Sitti Rachmi; Nasiru, La Ode Gusman
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.27284

Abstract

This study aims to describe the adaptation process from the film Penyalin Cahaya by Wregas Bhanuteja to the novel Penyalin Cahaya by Lucia Priandarini. Further, aligned with this research objective, this study is descriptivequalitative research utilizing the concept of adaptation theory by Sapardi Djoko Damono and comparative literature, focusing on the processes of reduction, addition, and variation changes from film to novel. The data were collected through watching, reading, noting, and documentation techniques. The results and discussion of the study showed; (1) The reduction process from film to novel Penyalin Cahaya found 4 data of plot reduction, 1 character reduction, and 6 settings reduction, (2) The addition process included 22 additional plots, 1 additional character, and 5 additional settings, (3) The variation changes found 16 plot changes from film to novel, 1 character change, and 1 setting change. In conclusion, the adaptation from film to novel Penyalin Cahaya was carried out to; (1) Clarify the logic of the story regarding the family life of the main character, Suryani, (2) Clarify the transitions or scene changes in the film that was too fast, (3) Detail the relationships between each scene presented in the film, 4) Emphasize the relationships between characters, and (5) Clarify the conflict atmosphere in the novel. 
MAKNA DALAM JEJAK TANDA: ANALISIS NOVEL CANTIK ITU LUKA MELALUI LENSA TEORI SEMIOTIKA Ligatu, Suci Amanah Putri; Bagtayan, Zilfa Achmad
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.23461

Abstract

Penelitian Ini Mengusut Makna Dalam Jejak Tanda Dalam Novel "Cantik Itu Luka" Menggunakan Teori Semiotika Sebagai Kerangka Analisis. Fokus Kajian Melibatkan Pemahaman Tanda Dalam Teks Serta Bagaimana Elemen-Elemen Semiotik Ini Menggambarkan Dan Merespon Kompleksitas Naratif. Melalui Lensa Teori Semiotika, Penelitian Ini Mengeksplorasi Struktur Tanda, Makna Konotatif, Dan Interaksi Antar-Simbol Dalam Karya Sastra Tersebut. Hasil Analisis Ini Diharapkan Dapat Memberikan Wawasan Baru Tentang Lapisan Makna Yang Tersembunyi Dalam "Cantik Itu Luka," Memperkaya Pemahaman Tentang Cara Semiotika Dapat Digunakan Untuk Membongkar Struktur Naratif Dalam Karya Sastra. Hasilnya Memberikan Wawasan Mendalam Tentang Kompleksitas Makna Dalam Karya Sastra Ini, Memberikan Kontribusi Pada Pemahaman Lebih Lanjut Tentang Hubungan Antara Teori Semiotika Dan Struktur Naratif Dalam Novel Tersebut. Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan Menggambarkan Kompleksitas Hubungan Antara Kecantikan Dan Penderitaan Melalui Lensa Teori Semiotika. Teori Ini Memberikan Kerangka Analisis Untuk Memahami Bagaimana Tanda D Dalam Novel Membentuk Makna Dan Memengaruhi Persepsi Pembaca. Pertama, Kecantikan Dalam Novel Diartikan Sebagai Tanda Yang Kompleks Dengan Makna Yang Beragam. Pemeriksaan Semiotika Terhadap Deskripsi Fisik Para Karakter Wanita Mengungkapkan Bahwa Kecantikan Bukan Hanya Atribut Fisik, Tetapi Juga Mencakup Representasi Kekuatan, Keterbelakangan, Dan Penderitaan. Melalui Analisis Ini, Dapat Diidentifikasi Bagaimana Kecantikan Menjadi Tanda Yang Terkait Erat Dengan Aspek Sosial Dan Psikologis. Kedua, Novel Ini Mengeksplorasi Bagaimana Tanda-Tanda Kecantikan Digunakan Untuk Menyampaikan Pesan-Pesan Sosial Dan Politik. Dengan Menggunakan Teori Semiotika, Kita Dapat Mengidentifikasi Simbol-Simbol Tertentu Yang Mewakili Ketidaksetaraan Gender, Penindasan, Dan Resistensi Terhadap Norma-Norma Sosial. Pemahaman Terhadap Semiotika Membantu Membongkar Lapisan-Lapisan Makna Tersembunyi Di Balik Deskripsi Kecantikan, Mengungkapkan Konstruksi Sosial Yang Mendasarinya. Ketiga, Novel Ini Memanfaatkan Tanda-Tanda Kecantikan Untuk Merangsang Respons Emosional Pembaca. Melalui Analisis Semiotika, Kita Dapat Memahami Bagaimana Penggunaan Tanda-Tanda Tersebut Mempengaruhi Pembaca Secara Emosional Dan Memberikan Dimensi Tambahan Pada Narasi.Dengan Demikian, Penelitian Ini Menghubungkan Novel "Cantik Itu Luka" Dengan Teori Semiotika Untuk Menggali Makna Di Balik Tanda-Tanda Kecantikan Yang Kompleks. Analisis Semiotika Memberikan Wawasan Mendalam Tentang Bagaimana Kecantikan Bukan Hanya Sebagai Aspek Fisik, Tetapi Juga Sebagai Konstruksi Sosial Yang Kompleks Dengan Implikasi Sosial, Politik, Dan Emosional Yang Mendalam.