cover
Contact Name
Muslimin
Contact Email
jurnalbdb@gmail.com
Phone
+6281243230260
Journal Mail Official
jurnalbdb@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Sastra dan Budaya, Universitas Negeri Gorontalo, Jl. Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Desa Moutong, Kec. Tilongkabila, Kab. Bone Bolango Telepon (0435) 821125 Fax. (0435) 821752, email: jurnalbdb@gmail.com | http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JBSP/
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya
ISSN : 20886020     EISSN : 27765733     DOI : https://doi.org/10.37905/jbsb
Core Subject : Education, Social,
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: - Indonesian Language - Indonesian Literature - Indonesian Culture - Teaching Indonesian Language and Literature - Foreign Language and Literature - Language Acquisition
Articles 157 Documents
ANALYSIS OF STAD AND JIGSAW COOPERATIVE LEARNING : A RECOMMENDATION FOR CLASSROOM PRACTICES Luwiti, Sri Rumiyatiningsih; Mahmud, Muzdalifah; Panigoro, Fadlia
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 13, No 3 (2023): (September 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v13i3.24615

Abstract

Cooperative learning, especially through Jigsaw and STAD methods, is widely employed to enhance student engagement and academic achievement. This research reviews the effectiveness of implementing Jigsaw and STAD cooperative learning in high school English classrooms in Indonesia. The qualitative approach involves library research, analyzing 40 studies spanning 2013 to the present. Findings indicate that both strategies can be applied to all English skills, with STAD more suited for receptive skills and Jigsaw for productive skills. The flexibility of these strategies allows adaptation to diverse student conditions, learning topics, and objectives. Theoretical benefits include insights into implementing these cooperative learning models, aligning with government initiatives like MBKM and the Merdeka curriculum. Practical benefits include guiding educators and researchers in utilizing these strategies effectively. The research underscores the need for proper application and favorable conditions, emphasizing the importance of resources and educator oversight in cooperative learning success.
PENERAPAN METODE RHYTHM SYLABLES PADA PEMBELAJARAN POLA RITME DI SMAN 1 TELAGA BIRU Thaib, Siti Ayisa Adeliani; Karlan, La Ode
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 1 (2024): (JANUARI 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i1.24616

Abstract

Dalam pembelajaran musik, ditemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan peserta didik belum mampu memainkan pola ritme dengan baik, sehingga peserta didik hanya memiliki aspek pengetahuan semata, tanpa memiliki tingkat keterampilan yang baik. Dari fenomena tersebut, maka ditemui dalam  proses pembelajaran beberapa permasalahan dalam yakni kurang tercapainya tujuan pembelajaran yang disebabkan oleh waktu pembelajaran yang  terbatas, metode pembelajaran yang kurang efektif, dan kurangnya interaksi guru dan peserta didik. Penerapan metode Rhythm Syllables yang menggunakan tahapan kecil seperti memperkenalkan symbol ritme dengan menggunakan suku kata. Pada pelaksanaanya metode ini bertujuan untuk menghilangkan kesulitan kepada peserta didik dalam membaca ritme suatu karya musik. Dari hasil pembelajaran yang dilakukan, menunjukan bahwa proses pembelajaran melalui metode rhythm syllables sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Dari sejumlah siswa yang belajar pola ritme, hampir semua telah berhasil dalam membacara pola ritme dengan menggunakan suatu karya musik.
GELANGGANG SENI PERTUNJUKAN WUJUD INOVASI PENGUATAN IDENTITAS NASIONAL PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL JURUSAN PENDIDIKAN SENDRATASIK FAKULTAS SASTRA DAN BUDAYA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Djafar, Nurlia
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 12, No 3 (2022): (September 2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v12i3.24677

Abstract

Tujuan utama penerapan pendekatan multikultural di tingkat nasional hendaknya dititikberatkan pada pemahaman dan penghargaan peserta didik terhadap budayanya sendiri dan budaya orang lain, mencakup agama, berlandaskan semboyan bhinneka tunggal ika serta Pancasila. Penelitian ini bertujuan menjelaskan hasil pembelajaran seni baik dibidang kelimuan tari, musik dan drama berbasis kearifan lokal dan sebagai penguatan hasil nilai-nilai multikultural mahasiswa S1 Pendidikan Seni, Drama Tari dan Musik Fakultas Sastra dan Budaya Universitas Negeri Gorontalo melalui wadah pagelaran Gelanggang Seni Pertunjukan. Gelanggang Seni Pertunjukan adalah wujud inovasi Jurusan Pendidikan Sendratasik event tahunan yang di adakan di panggung Jurusan Sendratasik. Menampilkan keseluruhan hasil mata kuliah karya-karya mahasiswa dan mengundang beberapa penampilan seni budaya paguyuban yang terdapat di provinsi Gorontalo. Pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal memiliki peran yang strategis untuk memperkuat identitas bangsa melalui eksplorasi dan elaborasi nilai-nilai budaya lokal. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan warga negara yang memiliki kesadaran kewarganegaraan multikultural. Penguatan identitas nasional melalui pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal dapat dilakukan melalui integrasi pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal dalam desain kurikulum. Menambah wawasan pengetahuan akan adat istiadat, budaya dan seni tradisi yang berkembang di Gorontalo dan di luar Pulau Sulawesi. Mengapresiasi seni tari Nusantara, mengetahui asal usul, makna, kostum dan busana menjadi pengetahuan kebudayaan yang universal. Sehingga tujuan yang diharapkan dalam UU tentang pendidikan multikultural tepat sasaran sesuai pelaksanaannya.
INOVASI PEMBELAJARAN SENI TARI BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PENANAMAN NILAI KARAKTER MAHASISWA SENDRATASIK FSB UNG SEBAGAI UPAYA MENJAWAB TANTANGAN PENDIDIKAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Djafar, Nurlia
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 13, No 1 (2023): (Januari 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v13i1.24692

Abstract

Di tengah arus percepatan menuju era revolusi industri 4.0 berbicara tentang nilai, maka setiap masyarakat memilikinya. Kearifan lokal dibangun dan ditumbuhkan dari pandangan hidup dan nilai-nilai yang menjadi pedoman masyarakat dalam menyelenggarakan kehidupannya. Kekayaan budaya tersebut harus dilestarikan sebagai jalan menjadi bangsa yang berkarakter. Masing-masing kekayaan budaya tersebut menunjukkan nilai yang luhur dari setiap masyarakat. Ichwal (2011) dalam buku Restorasi Pendidikan, menyebutkan bahwa pentingnya pendidikan budaya sama pentingnya seperti membangun karakter bangsa. Hal ini juga sejalan dengan pendapat Fajarini (2014) bahwa menggali dan melestarikan berbagai unsur kearifan lokal, tradisi dan pranata lokal, termasuk norma dan adat istiadat yang bermanfaat dapat berfungsi efektif dalam pendidikan karakter. 
ANALISIS NASKAH DRAMA “MATAHARI DI SEBUAH JALAN KECIL” KARYA ARIFIN C. NOOR MENGGUNAKAN PENDEKATAN STRUKTURAL Shofiyah, Shofiyah; Nurhayati, De San San; Sari, Elsa Purnama; Putra, Adita Widara
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.25420

Abstract

Dunia sastra erat kaitannya dengan puisi, prosa, dan drama. Setiap bagian memiliki ciri khas tersendiri yang membuat mereka memiliki daya tarik masing-masing. Dalam drama, proses untuk menghasilkan suatu pertunjukkan yang indah tidak hanya diperoleh dengan cara latihan rutin, akan tetapi masih banyak hal lain yang perlu diperhatikan. Proses tersebut melibatkan dimensi sastra dan dimensi pertunjukan. Dalam dimensi sastra,kita mengenal istilah naskah drama. Dalam penyusunan sebuah naskah drama, diperlukan berbagai hal dari berbagai pihak yang memadai. Naskah drama tidak akan lepas dari unsur-unsur pembangunnya, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Dalam penelitian yang berjudul “Analisis Naskah Drama ‘Matahari di Sebuah Jalan Kecil' Karya Arifin C. Noor Menggunakan Pendekatan Struktural” ini, penulis ingin menggali berbagai unsur intrinsik yang terkandung dalam naskah drama tersebut. Adapun metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan temuan-temuan berupa unsur intrinsik yang terkandung dalam naskah yang dianalisis. Untuk mempermudah hal tersebut, penulis pun menggunakan teknik kepustakaan sebagai teknik pengumpulan data. Sehingga, penelitian ini memperoleh hasil berupa unsur-unsur intrinsik yang membangun naskah “Matahari di Sebuah Jalan” karya Arifin C. Noor.
Kajian literatur tentang model pembelajaran bilingual di lingkungan pendidikan Sari, Elsa Purnama; Nurhayati, De San San; Rachman, Ichsan Fauzi
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.25605

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam kemajuan suatu bangsa, khususnya melalui sistem pendidikan yang baik. Salah satu aspek penting dalam pendidikan saat ini adalah pengembangan kemampuan bahasa melalui program bilingual. Artikel ini mengkaji berbagai model pembelajaran bilingual di lingkungan pendidikan, termasuk implementasinya di berbagai tingkat pendidikan seperti madrasah, TK inklusi, SMK, dan SD. Melalui pendekatan kajian literatur, artikel ini menjelaskan teori-teori dasar, implementasi praktis, serta dampaknya terhadap pembelajaran siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 20 artikel didapatkan 4 artikel yang sesuai dengan topik judul. Pembelajaran bilingual efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa dan kognitif siswa di era globalisasi saat ini. Namun, implementasinya juga menghadapi tantangan seperti kurikulum, kompetensi guru, dan dukungan sumber daya. Dengan menggali lebih dalam tentang model-model ini, diharapkan artikel ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan nasional.Kata kunci: kajian literatur, bilingual, pembelajaran
Makna Simbolik Pantun Banjar Samarinda dalam Teater Tradisional Sandima (Studi Kasus Pergelaran “PPKM” Taman Budaya Kalimantan Timur) Al Fayed, Muhammad; Simatupang, G. R. Lono Lastoro
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.12985

Abstract

This study aims to determine the origin of the banjar rhyme tradition, as well as to reveal the symbolic meaning of the Banjar Samarinda rhyme in the Sandima performance. This study uses a qualitative descriptive type of research that tries to explain, tell, describe, analyze and so on about the beginning of the Banjar pantun tradition in Samarinda, East Kalimantan in the Sandima traditional theater performance. The results of this study also reveal and find out the true meaning of the rhyme in Sandima's traditional theater performance entitled "PPKM" in East Kalimantan Cultural Park. His rhymes gave advice and messages to the public and especially the audience to maintain traditional arts, besides that the rhymes also represented the social conditions of the people of the city of Samarinda at that time.
The Voice of English Language Study Program Students towards Online Debate Learning during Pandemic Covid 19 Latief, Dewi Sasmita; Basalama, Nonny; Mohammad, Titien Fatmawaty
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.26666

Abstract

This research aims to find out the voice of ED students towards the effectiveness of online debate learning during pandemic Covid-19. This research use quantitative approach, and collects the data by questionnaire instruments trough Google Form. It took 32 participants of fourth semester in academic year 2020/2021. The result of this research revealed that percentage of students perception that used Likert Scale scoring and processed by using Formula of Sugiyono, the percentage is 63,74% which accumulated from the percentages of perception indicators that is Acceptance or Absorption is 61,32%, Understanding or Comprehending is 63,82%, and Evaluation or Assessment is 66,09%. This percentage is the good category that according to Sugiyono's classification which mentioned that 61-80% is classified as good perception. Even though, 63,74% is the low standard of perception score. This low average of perception caused by the students' negative perception that is complained about technical obstacles such as unstable internet connection, out of mobile quota, and also the limited internal storage. Furthermore, in open-question in the last part of questionnaire, there are only 2 students who have positive perception, 14 students have negative perception while 12 students have both positive and negative perception. From the result of all data process, I concluded that the students were perceived that this online learning is effective in replacing offline learning during pandemic Covid-19. However, the students preferred offline class in practicing debate skill. As the consequence, this research recommended the teacher and the students to always have a plan B in solving these obstacles during online debate amid pandemic Covid-19. In addition, this research still needs further study that can resolve their difficulties properly.
PERBANDINGAN PENDIDIKAN SENI TARI DI DALAM DAN LUAR NEGERI Djafar, Nurlia; Panai, Abdul Haris; Mas, Sitti Roskina; Zulystiawati, Zulystiawati
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 2 (2024): (Mei 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i2.25674

Abstract

Artikel ini membahas perbandingan pendidikan seni tari di dalam dan luar negeri dengan fokus pada kurikulum, metode pengajaran dan fasilitas. Penelitian ini bersifat konseptual dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber. Analisis dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis informasi untuk memahami perbedaan sistem pendidikan, kualitas pendidikan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi output pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seni tari di luar negeri cenderung lebih terstruktur dengan kurikulum yang komprehensif, fasilitas yang lebih memadai, dan dukungan finansial yang signifikan. Di sisi lain, pendidikan seni tari di dalam negeri seringkali menghadapi keterbatasan dana dan fasilitas, namun memiliki kekayaan budaya lokal yang kuat. Dengan memperhatikan hasil analisis, artikel ini menyajikan kontribusi penting dalam pemikiran dan pembaharuan pendidikan di Indonesia, dengan menyoroti area-area yang perlu diperbaiki dan model-model yang dapat diadopsi untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Artikel ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan kualitas pendidikan seni tari di dalam negeri, diperlukan peningkatan investasi dalam infrastruktur pendidikan, serta adaptasi metode pengajaran yang telah terbukti efektif di luar negeri, sambil tetap mempertahankan kekayaan budaya lokal
KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL 'PARA PELUKIS LANGIT' KARYA BUNG PRAM R.Kacong, Sitti Nursamsia; Bagtayan, Zilfa Achmad
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 14, No 1 (2024): (JANUARI 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jbsb.v14i1.23453

Abstract

 Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk menguraikan perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' karya Bung Pram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian fokus pada novel ' Para Pelukis Langit ' karya Bung Pram. Objek penelitian mencakup perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode baca dan dokumentasi, dengan tujuan mendapatkan informasi mengenai perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam karya tersebut. Data yang dikumpulkan dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' ,meliputi aspek-aspek seperti kehidupan sosial yang terkait dengan status sosial sebagai ukuran bagi keberadaan seseorang dalam masyarakat, dan status ekonomi yang berkaitan dengan kelas kekayaan. Analisis dalam novel tersebut mengungkap adanya variasi dalam kelas sosial tokoh cerita.Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk menguraikan perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' karya Bung Pram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian fokus pada novel ' Para Pelukis Langit ' karya Bung Pram. Objek penelitian mencakup perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode baca dan dokumentasi, dengan tujuan mendapatkan informasi mengenai perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam karya tersebut. Data yang dikumpulkan dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' ,meliputi aspek-aspek seperti kehidupan sosial yang terkait dengan status sosial sebagai ukuran bagi keberadaan seseorang dalam masyarakat, dan status ekonomi yang berkaitan dengan kelas kekayaan. Analisis dalam novel tersebut mengungkap adanya variasi dalam kelas sosial tokoh cerita.Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk menguraikan perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' karya Bung Pram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian fokus pada novel ' Para Pelukis Langit ' karya Bung Pram. Objek penelitian mencakup perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode baca dan dokumentasi, dengan tujuan mendapatkan informasi mengenai perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam karya tersebut. Data yang dikumpulkan dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' ,meliputi aspek-aspek seperti kehidupan sosial yang terkait dengan status sosial sebagai ukuran bagi keberadaan seseorang dalam masyarakat, dan status ekonomi yang berkaitan dengan kelas kekayaan. Analisis dalam novel tersebut mengungkap adanya variasi dalam kelas sosial tokoh cerita.Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk menguraikan perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' karya Bung Pram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian fokus pada novel ' Para Pelukis Langit ' karya Bung Pram. Objek penelitian mencakup perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode baca dan dokumentasi, dengan tujuan mendapatkan informasi mengenai perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam karya tersebut. Data yang dikumpulkan dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' ,meliputi aspek-aspek seperti kehidupan sosial yang terkait dengan status sosial sebagai ukuran bagi keberadaan seseorang dalam masyarakat, dan status ekonomi yang berkaitan dengan kelas kekayaan. Analisis dalam novel tersebut mengungkap adanya variasi dalam kelas sosial tokoh cerita.Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk menguraikan perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' karya Bung Pram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian fokus pada novel ' Para Pelukis Langit ' karya Bung Pram. Objek penelitian mencakup perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode baca dan dokumentasi, dengan tujuan mendapatkan informasi mengenai perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam karya tersebut. Data yang dikumpulkan dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' ,meliputi aspek-aspek seperti kehidupan sosial yang terkait dengan status sosial sebagai ukuran bagi keberadaan seseorang dalam masyarakat, dan status ekonomi yang berkaitan dengan kelas kekayaan. Analisis dalam novel tersebut mengungkap adanya variasi dalam kelas sosial tokoh cerita.Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk menguraikan perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' karya Bung Pram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian fokus pada novel ' Para Pelukis Langit ' karya Bung Pram. Objek penelitian mencakup perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode baca dan dokumentasi, dengan tujuan mendapatkan informasi mengenai perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam karya tersebut. Data yang dikumpulkan dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' ,meliputi aspek-aspek seperti kehidupan sosial yang terkait dengan status sosial sebagai ukuran bagi keberadaan seseorang dalam masyarakat, dan status ekonomi yang berkaitan dengan kelas kekayaan. Analisis dalam novel tersebut mengungkap adanya variasi dalam kelas sosial tokoh cerita.Penelitian deskriptif ini dilakukan untuk menguraikan perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' karya Bung Pram. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian fokus pada novel ' Para Pelukis Langit ' karya Bung Pram. Objek penelitian mencakup perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel tersebut. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi metode baca dan dokumentasi, dengan tujuan mendapatkan informasi mengenai perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam karya tersebut. Data yang dikumpulkan dianalisis secara induktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kelas sosial tokoh cerita dalam novel ' Para Pelukis Langit' ,meliputi aspek-aspek seperti kehidupan sosial yang terkait dengan status sosial sebagai ukuran bagi keberadaan seseorang dalam masyarakat, dan status ekonomi yang berkaitan dengan kelas kekayaan. Analisis dalam novel tersebut mengungkap adanya variasi dalam kelas sosial tokoh cerita.