cover
Contact Name
Mahfuzi Irwan
Contact Email
mahfuziirwan@gmail.com
Phone
+6281315782453
Journal Mail Official
jurnalpenmas@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Fakultas Ilmu Pendidikan Ged.72 Lt.2, Universitas Negeri Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Education For All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 23031743     EISSN : 30261406     DOI : https://doi.org/10.24114/jefa
Core Subject : Education, Social,
ournal Education For All encompasses research articles, original research report, reviews, and scientific commentaries in community education, including Education for Human Resources Development, Adult Education, Community Empowerment, Social Entrepreanurship, and Family Education by means of nonformal and informal education.
Articles 61 Documents
PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI DESA Hutagalung, David
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 1 (2024): June-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i1.59436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat partisipasi ibu rumah tangga mendukung peningkatan ekonomi keluarga di Desa Sei Semayang. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengetahui bagaimana Partisipasi Ibu Rumah Tangga dalam Mendukung Peningkatan Ekonomi Keluarga di Desa Sei Semayang yang berjumlah sekitar 63 Kepala Keluarga. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Sei Semayang diperoleh bahwa partisipasi seorang ibu rumah tangga dalam usaha peningkatan ekonomi keluarga masih sudah cukup baik, yaitu dalam perencanaan PNS memberikan partisipasi perencanaan 72%, pelaksanaan 82%, pemanfaatan 56%, dan evaluasi 56%. Pedagang memberikan partisipasi perencanaan 55%, pelaksanaan 59%, pemanfaatan 61%, dan evaluasi 59%. Jasa memberikan partisipasi perencanaan 60%, pelaksanaan 67,5%, pemanfaatan 52,50%, dan evaluasi 42,50%. Petani memberikan partisipasi perencanaan 50%, pelaksanaan 58,33%, pemanfaatan 57,78%, dan evaluasi 45,56%. Serta buruh memberikan partisipasi perencanaan 66,67%, pelaksanaan 60,83%, pemanfaatan 60%, dan evaluasi 48,33%. Hal menunjukkan bahwa partisipasi ibu rumah tangga dalam peningkatan ekonomi keluarga secara keseluruhan sudah cukup tinggi
STUDI LITERATUR: URGENSI KURIKULUM PENDIDIKAN NONFORMAL UNTUK MASYARAKAT TERDAMPAK ERUPSI SINABUNG Tarigan, Laura; Irwan, Mahfuzi
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 1 (2024): June-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i1.59446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Erupsi (letusan) gunung api merupakan salah satu bencana alam yang membawa korban cukup banyak. Subjek penelitian ini adalah masyarakat di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Informasi dalam penelitian ini diambil dari Petugas BNPB, Petugas komunitas lokal, dan anggota masyarakat korban bencana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi keadaan masyarakat yang terkena letusan Gunung Sinabung. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa akibat dari erupsi Sinabung adalah masalah yang terkait dalam bidang pendidikan anak-anak. Hal ini disebabkan oleh rusaknya bangunan sekolah dan fasilitas sekolah yang tidak dapat digunakan lagi. Melihat dari hal tersebut maka diperlukan penanganan dari pihak pemerintah dalam mengatasi masalah ini demi untuk menumbuh kembangkan potensi kemanusiaan masyarakat agar dapat berjalan dengan baik.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB WARGA BINAAN USIA DEWASA MENJADI GELANDANGAN DAN PENGEMIS Hutagalung, Frisna Wati
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 1 (2024): June-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i1.59517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)Berfluktuasinya jumlah gelandangan dan pengemis di jalanan, (2)Belum pahamnya masyarakat pedesaan usia dewasa akan situasi kehidupan dan daya saing yang sebenarnya diperkotaan, (3)Belum meratanya lapangan pekerjaan yang tersedia serta belum sesuainya lapangan pekerjaan yang ada dengan kemampuan masayarakat, (4)Tingkat perpindahan penduduk dari desa kekota yang belum terkontrol dengan baik, (5)Faktor-faktor penyebab gelandangan dan pengemis pada usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui berbagai faktor-faktor penyebab warga binaan usia dewasa menjadi gelandangan dan pengemis di UPT. Pelayanan Gelandangan dan Pengemis Binjai dari Aspek Internal dan Eksternal. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.  Sampel dalam penelitian ini adalah warga binaan usia dewasa di UPT. Pelayanan Gelandangan dan Pengemis Binjai sebanyak 78 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara deskriptif dengan menggunakan rumus P = F/Nx100%.Hasil penelitian menunjukkan uraian faktor penyebab terjadinya gelandangan dan pengemis secara rangking dari faktor internal yaitu sikap 1)Mental, 2)Sifat Malas, 3)Cacat Fisik. Sedangkan dari factor eksternal adalah 1)Kemiskinan, 2)Ekonomi, 3)Pendidikan, 4)Labil/Ikut-Ikutan,5) Keterampilan Kerja, 6)Letak Geografis, 7)Sudah Tidak Berdaya.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AMIR HAMZAH MEDAN Harianti, Nurul Putri; Marbun, Sariana; Situmorang, Santa Murni Asih
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 1 (2024): June-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i1.60255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional engklek terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Amir Hamzah Medan tahun ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen bentuk The Equivalent Time Sample Design. Sampel berjumlah 11 anak yang dipilih menggunakan teknik saturation sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang memuat deskriptor perkembangan motorik kasar dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam capaian motorik kasar anak setelah diberi perlakuan. Pada observasi awal, mayoritas anak berada dalam kategori "mulai berkembang" (MB). Setelah serangkaian perlakuan, jumlah anak dalam kategori "berkembang sangat baik" (BSB) meningkat hingga 100% pada perlakuan terakhir. Permainan engklek terbukti efektif melatih kekuatan, keseimbangan, dan kelincahan anak, sebagaimana didukung teori perkembangan motorik kasar menurut Vygotsky dan Piaget, serta penelitian sebelumnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional engklek secara signifikan meningkatkan motorik kasar anak usia dini. Selain mendukung aspek fisik, permainan ini juga memperkaya pengalaman belajar anak dengan cara yang menyenangkan. Temuan ini merekomendasikan pengintegrasian permainan tradisional dalam pembelajaran anak usia dini untuk mendukung perkembangan holistik
DAMPAK IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI WILAYAH 3T INDONESIA Ramania, Ramania; Megawati, Neni
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 2 (2024): December-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v11i2.51703

Abstract

Pendidikan adalah salah satu hal yang fundamental dan telah menjadi kebutuhan bagi seluruh masyarakat. Ketiadaan akses informasi dan teknologi untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman menjadikan mereka tertinggal dalam berbagai aspek kehidupan salah satunya adalah akses terhadap pendidikan.Program Kampus Mengajar yang diluncurkan Kemdikbud diharapkan akan menjadi salah satu solusi terkait permasalahan keterbatasan akses pendidikan di wilayah 3T. Penelitian mengenai dampak dari implementasi Merdeka Belajar Program Kampus Mengajar di Wilayah 3T dimana program Kampus Mengajar telah dilaksanakan dari tahun 2021 sampai tahun 2022 ini sudah memasuki Angkatan ke-4. Jenis Penelitian adaah Literatur Review. Teknik Pengumpulan data wawancara dengan teknik kepada 10 di anggap cocok untuk dijadikan Narasumber, Pengumpulan data juga dengan mengumpulkan berbagai literatur yang sesuai baik dalam bentuk teks tertulis maupun soft copy. Data dianalisis dan di reduksi dari berbagai informasi yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian ada 2 dampak dari Implementasi kamppus mengajar yaitu Dampak Positif dan Dampak Negatif.
TRADISI INJAK TELUR DALAM ADAT PERNIKAHAN SEBAGAI BENTUK KOMUNIKASI DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT SUKU JAWA Ira Sefi Andini; Mei Nita Simanihuruk; Mahfuzi Irwan
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 2 (2024): December-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i2.65357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan fungsi tradisi injak telur dalam adat pernikahan masyarakat Suku Jawa sebagai bentuk komunikasi budaya dan pendidikan sosial. Tradisi ini melibatkan prosesi di mana mempelai laki-laki menginjak telur hingga pecah, diikuti oleh mempelai perempuan yang membersihkan kakinya. Simbolisme tradisi ini mencakup harapan akan kelahiran keturunan, kerja sama dalam membangun rumah tangga, dan keharmonisan hubungan suami-istri. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa dokumen, hasil wawancara, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi injak telur tidak hanya menjadi bagian penting dari adat pernikahan, tetapi juga berfungsi sebagai media pendidikan sosial yang mengajarkan nilai-nilai tanggung jawab, saling menghormati, dan komunikasi efektif dalam keluarga. Selain itu, tradisi ini telah meluas dari Pulau Jawa ke berbagai wilayah di Indonesia, menunjukkan adaptasi budaya dalam masyarakat multietnis. Temuan ini mempertegas peran tradisi sebagai sarana komunikasi dan pendidikan yang relevan dalam kehidupan masyarakat modern
ANALISIS EMPIRIS FAKTOR PENDIDIKAN DAN SOSIAL EKONOMI YANG MEMBENTUK USAHA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA SELAMA PENDIDIKAN TINGGI Ernita
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 2 (2024): December-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i2.65358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris faktor-faktor pendidikan dan sosial ekonomi yang memengaruhi mahasiswa dalam membentuk usaha kewirausahaan selama masa pendidikan tinggi. Studi ini dilakukan di Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, dengan fokus pada mahasiswa Angkatan 2020yang menjalankan usaha sambil kuliah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan 48 responden sebagai sampel. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitasnya menggunakan rumus product moment dan reliabilitasnya menggunakan rumus alpha. Analisis data dilakukan dengan uji kecenderungan dan perhitungan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecenderungan faktor-faktor yang memengaruhi mahasiswa mendirikan usaha berada pada kategori tinggi sebesar 20,83%, kategori sedang sebesar 66,66%, dan kategori rendah sebesar 12,50%. Temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana pendidikan dan faktor sosial ekonomi berkontribusi terhadap motivasi mahasiswa dalam mengembangkan usaha selama menempuh pendidikan tinggi, sekaligus memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang mendukung kewirausahaan mahasiswa.
Gambaran Kebiasaan Makan Pagi Sebagai Faktor Risiko Status Gizi Pada Remaja Adelina Irmayani Lubis; Siti Maisyaroh Fitri Siregar
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 2 (2024): December-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i2.65360

Abstract

Makan pagi merupakan makanan penting yang memberikan energi pada remaja untuk memulai hari. Makan pagi memiliki peran untuk aktivitas, fungsi kognitif, emosional, dan fisik remaja. Kebiasaan tidak makan pagi cenderung memicu konsumsi makanan jajanan tidak sehat seperti makanan cepat saji dan cemilan tinggi kalori yang berkontribusi gizi lebih. Penelitian bertujuan mengetahui kebiasaan makan pagi pada remaja sebagai faktor risiko status gizi. Penelitian menggunakan desain cross-sectional pada 61 remaja. Pengumpulan data dengan teknik random sampling menggunakan kuesioner untuk mendapatkan data kebiasaan makan pagi dan alasan tidak makan pagi pada remaja. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 82% remaja memiliki kebiasaan makan pagi yang tidak baik yaitu tidak pernah atau kadang-kadang saja makan pagi dalam seminggu. Sekitar 52% remaja tidak makan pagi karena alasan terburu-buru berangkat pagi ke sekolah, 22% remaja dengan alasan tidak menyukai makanan di pagi hari serta 14 % dan 12 % remaja dengan alasan merasa malas untuk makan pagi dan merasa mual jika makan di pagi hari. Edukasi pada remaja dan orangtua tentang pentingnya sarapan sehat dan peran orangtua dalam menyediakan makanan sehat sangat penting. Sekolah juga memiliki peranan dalam menyediakan akses terhadap sarapan bergizi yang mudah diakses bagi remaja di lingkungan sekolah.
Dampak Implementasi Merdeka Belajar Program Kampus Mengajar Di Wilayah 3T Indonesia Nur Andini; Maria Marsela
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 2 (2024): December-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i2.65361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun motivasi kewirausahaan masyarakat sebagai upaya strategis dalam meningkatkan perekonomian melalui pendidikan nonformal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian literatur, yang menganalisis berbagai jurnal dan buku sebagai sumber utama data. Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah sumber-sumber relevan yang mendukung analisis teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kewirausahaan masyarakat dipengaruhi oleh minat, kesadaran akan peluang usaha, dan dukungan pendidikan nonformal. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dalam memulai dan mengembangkan usaha, seperti keterbatasan akses modal, keterampilan, dan jaringan pemasaran. Evaluasi terhadap peran pendidikan nonformal mengungkapkan pentingnya program-program pelatihan yang berbasis kebutuhan lokal untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan masyarakat secara berkelanjutan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk pengembangan kebijakan dan program pendidikan nonformal yang lebih efektif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Implementasi Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Nonformal pada Daerah Tertinggal Aulia Rusnaini Hasibuan; Ariana
Journal Education for All: Media Informasi Ilmiah Bidang Pendidikan Luar Sekolah Vol 13 No 2 (2024): December-Journal Education For All
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jefa.v13i2.65363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi merdeka belajar dalam meningkatkan mutu pendidikan nonformal di daerah tertinggal. Penelitian yang dilakukan menggunakan Dimana dalam hal ini, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan penelitian deskriptif dan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi pustaka (studi literatur). Studi literatur merupakan bentuk penelitian yang dilakukan melalui penelusuran-penelusuran dengan membaca berbagai sumber baik buku, jurnal, dan terbitan-terbitan lain yang berkaitan dengan topik, isu atau permasalahan yang ada. Pendidikan nonformal di daerah tertinggal merupakan suatu bentuk pendidikan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, hal ini berbeda dengan konsep pendidikan yang diminati di kota - kota besar. Dalam hal ini masyarakat desa tertinggal menyesuaikan kondisi mereka dengan pendidikan dalam arti kata mereka tidak akan meninggalkan identitas kepribadian mereka dan budaya mereka. Harus diakui bahwa dalam merdeka belajar kita tidak boleh membatasi hak akan pendidikan bagi seluruh masyarakat atau warga belajar, akan tetapi yang harus dipertimbangkan adalah bahwa tidak semua masyarakat memiliki kemampuan yang sama, baik kemampuan akademik maupun sosial ekonominya.