cover
Contact Name
La Ode Agus Salim
Contact Email
sciencetech.group23@gmail.com
Phone
+6289508163057
Journal Mail Official
sciencetech.group23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Findayani Indah, Kec. Baruga, Kel. Wundudopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by CV. Science Tech Group
ISSN : 30465222     EISSN : 30465222     DOI : -
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Scitech) di terbitkan oleh Science Tech Group yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai lingkup keilmuan diantaranya penerapan teknologi tepat guna, aplikasi sains, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, teknologi informasi dan komunikasi, pertanian, pangan dan kesehatan, pertenakan, sosial humaniora, kewirausahaan, dan ekonomi. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Scitech Jurnal Pengabdian Masyarakat berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
Implementasi Aplikasi Mobile Sensing Jentik untuk Optimalisasi Pendataan Angka Bebas Jentik oleh Kader Jumantik di Kabupaten Jember Yuana, Dia Bitari Mei; Agasta , Ira Amelia; Saputro , Muhammad Adi; Sulistyaningsih , Eka; Sesulihatien , Wahjoe Tjatur; Rohmah , Etik Ainun
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.551

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kabupaten Jember yang menempati peringkat ketiga kasus tertinggi di Jawa Timur. Salah satu indikator pengendalian DBD adalah Angka Bebas Jentik (ABJ), namun capaian ABJ Jember pada tahun 2024 hanya 92%, masih di bawah standar nasional >95%. Pendataan manual yang dilakukan kader jumantik dinilai kurang efektif karena membutuhkan waktu lama, rawan kesalahan, dan sering terlambat dijadikan dasar kebijakan. Program pengabdian masyarakat ini mengimplementasikan aplikasi mobile sensing “SI Jentik” di Posyandu Alamanda 86, Kecamatan Patrang, dengan melibatkan Kader Jumantik Jember Hebat (JJH), Puskesmas Patrang, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil implementasi menunjukkan kader mampu memanfaatkan aplikasi untuk pemeriksaan jentik dan pelaporan ABJ secara real-time, dengan total 50 laporan terkumpul selama uji coba. Dibandingkan metode manual, aplikasi ini terbukti meningkatkan kecepatan, akurasi, serta mengurangi kesalahan pelaporan. Survei kepuasan mitra menunjukkan mayoritas kader menilai aplikasi mudah digunakan dan membantu tugas rutin mereka. Kendala utama yang ditemui adalah variasi literasi digital kader, keterbatasan perangkat, dan akses internet yang belum stabil. Secara keseluruhan, penerapan aplikasi SI Jentik efektif mendukung optimalisasi pengendalian vektor DBD di tingkat masyarakat dan berpotensi untuk diintegrasikan ke dalam sistem informasi kesehatan daerah.
Strategi Pembentukan Karakter Siswa Melalui Program Dokter Cilik Berbasis Kaderisasi Kesehatan Jeki Pornomo; Jasmin Ambas; Nurul Anisa; Mitha Rahmilah; Mujtahidah, Mujtahidah
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.562

Abstract

Masa anak-anak merupakan periode emas yang sangat menentukan pola perilaku dan nilai-nilai yang akan dianut sepanjang hidup. Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat, sekolah tidak cukup hanya mengajarkan pengetahuan kognitif melainkan juga harus menyediakan wahana bagi siswa dalam membangun karakter positif dan keterampilan hidup. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan strategi pembentukan karakter siswa sekolah dasar melalui optimalisasi program Dokter Cilik berbasis kaderisasi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi interaktif, praktik langsung, evaluasi dan seleksi kader kesehatan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa. Pembahasan menyoroti peranan program dalam membangun nilai tanggung jawab, kepedulian sosial serta pentingnya pelibatan berbagai pihak. Monitoring berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor diidentifikasi sebagai solusi atas kesenjangan keberlanjutan kaderisasi. Penguatan model kaderisasi dan sinergi sekolah, keluarga serta tenaga kesehatan direkomendasikan untuk keberhasilan jangka panjang.
Edukasi Pemanfaatan Sampah Organik melalui Pembuatan Biopori di Kelurahan Tumampua Kabupaten Pangkep Ismaniar, Nur Inayah; Istiqamah, Nurul Fajriah; Azizah, Andi Nurul; Meliana Handayani; Yadi Jayadilaga
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.567

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah merupakan salah satu isu kesehatan lingkungan yang sering dihadapi masyarakat. Berdasarkan data diperoleh tiga prioritas masalah utama kesehatan, salah satunya yaitu pengelolaan sampah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah organik melalui pembuatan lubang resapan Biopori. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan biopori di lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik serta terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Pelatihan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga Berbasis QR Code di Kelurahan Anrong Appaka Rachman, Dian Anggraeni; Istiqamah, Nurul Fajriah; Haeril; Ambas, Jasmin; Wahyudin
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.568

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan dan kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan teknologi QR Code pada tanaman obat keluarga (TOGA) di Kelurahan Anrong Appaka. Kegiatan terdiri dari sosialisasi pentingnya TOGA, pelatihan pembuatan dan pemasangan QR Code, serta praktik pemanfaatan informasi digital berbasis QR Code. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan identifikasi, serta motivasi masyarakat dalam mengembangkan dan menggunakan TOGA sebagai alternatif kesehatan keluarga. Implementasi QR Code efektif memudahkan akses informasi, memperkuat edukasi kesehatan tradisional, dan mendorong partisipasi lintas generasi. Inovasi ini direkomendasikan untuk direplikasi dalam program edukasi kesehatan berbasis teknologi sederhana di masyarakat lain.
Edukasi Kesehatan: Bahaya Fast Food pada Mahasiswa Menggunakan Media Sosial Harleli , Harleli; Edihar, Muh
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.572

Abstract

Konsumsi fast food di kalangan mahasiswa meningkat seiring gaya hidup dan kemudahan akses makanan siap saji. Rendahnya pengetahuan mengenai dampak fast food berpotensi meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes melitus, dan hipertensi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan mahasiswa sebelum dan sesudah diberi edukasi bahaya konsumsi fast food melalui edukasi berbasis media sosial. Kegiatan dilakukan pada 30 mahasiswa prodi gizi FKM UHO dengan desain pre-test dan post-test. Media edukasi berupa poster tentang bahaya fast food, kandungan gizi, strategi mencegah komsumsi fast food. Poster dan video disebarkan melalui Instagram dan WhatsApp, dilanjutkan pertemuan edukasi daring melalui Google Meet. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum (20%) dan sesudah edukasi (80%), bahaya komsumsi fast food. edukasi berbasis media sosial terbukti efektif dan dapat dijadikan strategi promosi kesehatan yang relevan bagi mahasiswa.
Implementasi Mahar (Mading Harapan) sebagai Media Refleksi Diri dalam Program Penguatan Ketahanan Psikologis Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Wirajaya Makassar Firdaus , Faradillah; Tri Sulastri; Novita, Sindi; Syarifah Al Makkiya
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.606

Abstract

Program MAHAR (Mading Harapan) dikembangkan sebagai media refleksi diri untuk memperkuat ketahanan psikologis remaja, khususnya Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Sentra Wirajaya Makassar. Remaja pada kelompok ini rentan mengalami tekanan emosional, kesulitan regulasi emosi, dan lemahnya orientasi masa depan, sehingga diperlukan intervensi yang mampu memfasilitasi proses refleksi personal secara aman dan terstruktur. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan intervensi psikososial melalui teknik expressive writing dengan meminta peserta menulis surat “Untuk Aku di Masa Depan” yang kemudian divisualisasikan dalam bentuk mading reflektif. Program dilaksanakan dalam lima sesi: orientasi, pengenalan emosi, penulisan MAHAR, refleksi terbuka, dan penutup-afirmasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali dan mengekspresikan emosi, munculnya rasa lega dan didengar, serta tumbuhnya harapan baru terhadap masa depan. Peserta mampu menghubungkan pengalaman masa lalu dengan tujuan jangka panjang, sekaligus memperoleh dukungan sosial dari dinamika kelompok. Implementasi MAHAR juga memperkuat aspek self-awareness, regulasi emosi, dan visualisasi tujuan yang merupakan komponen penting ketahanan psikologis. Temuan ini menegaskan bahwa media refleksi visual melalui mading dapat menjadi strategi intervensi efektif untuk mendukung pemulihan psikososial dan membangun kembali identitas positif remaja dalam lingkungan terbatas.
Evaluasi Status Gizi melalui Pengukuran IMT dan Komposisi Tubuh untuk Optimalisasi Kesehatan Masyarakat Lebak Lontoh, Susy Olivia; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Brayan Anna; Dinali, Diana; Dzakwan, Muhammad Fikri
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.612

Abstract

Kelebihan berat badan dan obesitas merupakan tantangan kesehatan masyarakat global yang turut berdampak pada komunitas tradisional seperti masyarakat Lebak. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi status gizi dan komposisi tubuh sebagai upaya promotif–preventif terhadap risiko penyakit metabolik. Kegiatan dilaksanakan di Komunitas Lebak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA). Sebanyak 41 peserta dewasa mengikuti pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT) dan analisis komposisi tubuh dengan bioelectrical impedance analysis (BIA). Rerata usia peserta adalah 40,76 ± 14,37 tahun, dengan mayoritas perempuan (70,7%). Nilai IMT rata-rata 23,77 ± 5,91 kg/m² menunjukkan 51,2% kategori normal, 29,3% obesitas, 14,6% overweight, dan 4,9% underweight. Persentase lemak subkutan rerata 17,73 ± 9,26%, sedangkan massa otot rangka mencapai 30 ± 5,1%. Analisis menunjukkan pola distribusi lemak lebih tinggi pada perempuan dan massa otot lebih besar pada laki-laki, sesuai perbedaan fisiologis hormonal. Temuan ini menegaskan adanya transisi gizi yang mencerminkan perubahan perilaku konsumsi dan aktivitas fisik di komunitas Lebak. Kegiatan ini tidak hanya memberikan gambaran objektif tentang status gizi, tetapi juga meningkatkan literasi gizi masyarakat melalui edukasi langsung dan konseling berbasis hasil pemeriksaan. Evaluasi IMT dan komposisi tubuh terbukti menjadi pendekatan efektif dan kontekstual dalam deteksi dini risiko metabolik serta penguatan kesehatan komunitas berbasis kearifan lokal.
Skrining Tuberkulosis sebagai Strategi Promotif–Preventif dalam Upaya Menekan Risiko Penularan di Masyarakat Lebak S., Donatila Mano; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Alexandro, Cristian; Hekmatyar, Haritsyah
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.613

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global, terutama di wilayah dengan insidensi tinggi seperti Indonesia, di mana keterlambatan diagnosis berkontribusi terhadap berlanjutnya transmisi penyakit. Kegiatan pengabdian berbasis komunitas ini bertujuan untuk mengevaluasi peran skrining serologis sebagai pendekatan promotif–preventif dalam deteksi dini paparan Mycobacterium tuberculosis sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan TB. Sebanyak 59 partisipan dewasa dari komunitas Lebak, Kabupaten Lebak, Banten, mengikuti pemeriksaan antibodi IgM dan IgG anti-TB menggunakan sampel darah vena yang disertai sesi edukasi kesehatan terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) memiliki hasil IgM non-reaktif, menandakan tidak adanya infeksi aktif, sementara 3 orang (5,1%) menunjukkan IgG reaktif yang mengindikasikan adanya paparan atau infeksi laten sebelumnya. Respon reaktif IgG lebih banyak ditemukan pada perempuan (6,8%) dibanding laki-laki (0%), dan kelompok reaktif memiliki rerata usia lebih muda (32 tahun) dibanding non-reaktif (40 tahun). Temuan ini mengisyaratkan bahwa individu usia produktif dengan mobilitas sosial tinggi memiliki risiko paparan lebih besar. Integrasi skrining antibodi dengan edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan deteksi dini risiko TB. Pelaksanaan skrining berbasis komunitas secara rutin, dengan dukungan kader kesehatan lokal, berpotensi menjadi strategi promotif–preventif yang efisien, berkelanjutan, dan berdampak nyata dalam menekan penularan TB di masyarakat.
Deteksi Dini Hipertensi melalui Skrining Tekanan Darah dan Status Hidrasi Kulit pada Komunitas Lebak Tan, Sukmawati Tansil; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Hendrianto, Rifandra Rifqi Adi; Hendrianto, Rafindra Raja Adi
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.614

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, dengan prevalensi yang terus meningkat di negara berpenghasilan menengah seperti Indonesia. Keterbatasan akses pemeriksaan tekanan darah terstandar di komunitas adat menyebabkan banyak kasus tidak terdeteksi hingga timbul komplikasi serius. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendeteksi dini hipertensi melalui pengukuran tekanan darah dan status hidrasi kulitdi Kabupaten Lebak sebagai bagian dari strategi promotif–preventif berbasis komunitas. Sebanyak 69 responden dewasa (71% perempuan; rerata usia 37,06 ± 14,74 tahun) menjalani pemeriksaan tekanan darah dan analisis hidrasi kulit menggunakan skin analyzer portabel. Hasil menunjukkan 23,2% responden memiliki tekanan darah normal, 46,4% prehipertensi, dan 30,4% hipertensi. Mayoritas peserta (≥75%) menunjukkan kadar hidrasi kulit kategori moist (>46%). Temuan ini mengindikasikan tingginya proporsi individu dengan tekanan darah di atas normal pada usia produktif, meskipun status hidrasi kulit umumnya baik. Secara fisiologis, peningkatan tekanan darah berkorelasi dengan disfungsi endotel, aktivasi sistem renin–angiotensin–aldosteron, dan gangguan mikrosirkulasi yang juga dapat memengaruhi hidrasi kulit. Skrining tekanan darah yang terintegrasi dengan evaluasi hidrasi kulit memberikan pendekatan diagnostik sederhana dan relevan dalam menilai homeostasis kardiovaskular. Program ini menegaskan pentingnya intervensi edukatif mengenai pola makan rendah garam, aktivitas fisik teratur, dan pemenuhan hidrasi adekuat sebagai langkah pencegahan hipertensi berkelanjutan di komunitas tradisional.
Optimalisasi Kesadaran Kesehatan Metabolik melalui Pemeriksaan Profil Lipid di Kabupaten Lebak Kosasih, Robert; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Alvianto, Fidelia; Pratama, Aditya
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.615

Abstract

Dislipidemia merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang masih menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas tinggi secara global. Pemeriksaan profil lipid berbasis komunitas menjadi langkah strategis untuk deteksi dini dan edukasi kesehatan metabolik. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran status lipid masyarakat Kabupaten Lebak serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan penyakit kardiometabolik. Penelitian dilaksanakan pada 59 peserta dewasa menggunakan metode point-of-care testing (POCT) untuk menilai kadar kolesterol total, HDL, LDL, dan trigliserida. Hasil menunjukkan rerata kolesterol total 184,27 ± 32,78 mg/dL, trigliserida 186,42 ± 88,44 mg/dL, HDL 38,39 ± 11,67 mg/dL, dan LDL 110,5 ± 22,42 mg/dL. Sebanyak 35,6% responden berada pada kategori batas tinggi kolesterol total dan 40,7% memiliki kadar trigliserida di atas normal. Perempuan menunjukkan kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida lebih tinggi dibandingkan laki-laki, yang dapat dijelaskan oleh pengaruh hormonal, terutama penurunan estrogen pada fase perimenopause. Selain itu, kadar lipid cenderung meningkat pada usia >40 tahun akibat penurunan aktivitas enzim lipoprotein lipase dan reseptor LDL serta meningkatnya resistensi insulin. Temuan ini menegaskan pentingnya skrining profil lipid sebagai intervensi promotif–preventif untuk mendukung pengendalian faktor risiko metabolik di tingkat komunitas.

Page 11 of 14 | Total Record : 133