cover
Contact Name
La Ode Agus Salim
Contact Email
sciencetech.group23@gmail.com
Phone
+6289508163057
Journal Mail Official
sciencetech.group23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Findayani Indah, Kec. Baruga, Kel. Wundudopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by CV. Science Tech Group
ISSN : 30465222     EISSN : 30465222     DOI : -
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Scitech) di terbitkan oleh Science Tech Group yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai lingkup keilmuan diantaranya penerapan teknologi tepat guna, aplikasi sains, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, teknologi informasi dan komunikasi, pertanian, pangan dan kesehatan, pertenakan, sosial humaniora, kewirausahaan, dan ekonomi. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Scitech Jurnal Pengabdian Masyarakat berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
Pemeriksaan Enzim Transaminase sebagai Upaya Promotif–Preventif dalam Menekan Risiko Sirosis Hepatik pada Masyarakat di Kabupaten Lebak Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Lucius, Steven Hizkia; Kristianto, Angeline Florencia Grace
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.616

Abstract

Sirosis hepatis merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global yang sering berkembang secara asimtomatik dari gangguan hepatik ringan. Deteksi dini disfungsi hati melalui pemeriksaan enzim transaminase memiliki nilai strategis dalam mencegah progresivitas penyakit menuju sirosis dan komplikasi lanjutannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan hepatik melalui edukasi dan skrining enzim transaminase (SGOT dan SGPT) diKabupaten Lebak, Banten. Sebanyak 59 partisipan dewasa berpartisipasi secara sukarela. Pemeriksaan dilakukan dengan metode spektrofotometri enzimatik menggunakan sampel darah vena, disertai konseling mengenai gaya hidup sehat dan pencegahan faktor hepatotoksik. Hasil menunjukkan rerata kadar SGPT 31,1 ± 13,71 U/L dan SGOT 26,12 ± 10,78 U/L, dengan mayoritas partisipan (81,4%) berada dalam batas normal dan 18,6% menunjukkan peningkatan ringan. Perbedaan kadar transaminase antara jenis kelamin menunjukkan rerata lebih tinggi pada perempuan, sedangkan distribusi berdasarkan usia tidak memperlihatkan pola peningkatan bermakna. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemeriksaan fungsi hati sederhana berbasis komunitas efektif sebagai strategi promotif–preventif, memberikan deteksi dini terhadap individu berisiko, serta meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Integrasi skrining transaminase dengan edukasi berbasis bukti diharapkan dapat menurunkan risiko sirosis hepatis dan memperkuat ketahanan kesehatan hepatik masyarakat secara berkelanjutan.
Optimalisasi Skrining Kesehatan Mental melalui DASS-42 pada Masyarakat Kabupaten Lebak sebagai Upaya Promotif dan Preventif Biromo, Anastasia Ratnawati; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Alexandro, Cristian; Johan, Richver Framanto
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.617

Abstract

Gangguan kesehatan mental seperti depresi, ansietas, dan stres masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang sering tidak terdeteksi, terutama di komunitas dengan keterbatasan akses layanan medis formal seperti masyarakat di Kabupaten Lebak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan skrining kesehatan mental melalui penggunaan Depression, Anxiety, and Stress Scale-42 (DASS-42) sebagai alat deteksi dini yang sederhana, valid, dan mudah diimplementasikan. Program dilaksanakan pada 111 partisipan dewasa dengan pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA), mencakup pengisian instrumen DASS-42, edukasi kesehatan mental, serta konseling individual bagi peserta berisiko. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas partisipan berada pada kategori normal untuk stres (96,4%), ansietas (90,1%), dan depresi (74,7%), dengan proporsi kecil mengalami gejala ringan hingga sedang. Perempuan lebih sering melaporkan gejala emosional dibanding laki-laki, sementara peningkatan skor cenderung ditemukan pada kelompok usia paruh baya hingga lanjut. Implementasi skrining DASS-42, yang dipadukan dengan edukasi tentang manajemen stres, peningkatan resiliensi, dan gaya hidup sehat, terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental. Program ini juga memperkuat peran kader dan tokoh adat dalam mendukung upaya promotif–preventif di tingkat komunitas. Dengan demikian, optimalisasi penggunaan DASS-42 dapat menjadi model intervensi berbasis komunitas yang efektif untuk deteksi dini, pencegahan gangguan emosional, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat adat secara berkelanjutan.
Peran Antropometri Lingkar Tubuh dan Tebal Lemak Subkutan dalam Deteksi Dini Sindrom Metabolik Ariwibowo, David; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Setiady, Brandon Alexander; Hekmatyar, Haritsyah
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.618

Abstract

Sindrom metabolik merupakan kumpulan gangguan metabolik yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes melitus tipe 2, dan komplikasi metabolik lainnya. Salah satu determinan utama sindrom ini adalah penumpukan lemak abdominal yang dapat diidentifikasi melalui parameter antropometri sederhana seperti lingkar tubuh dan tebal lipatan lemak subkutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menilai peran pengukuran antropometri dalam deteksi dini risiko sindrom metabolik pada Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA) dengan melibatkan pemeriksaan lingkar perut, panggul, lengan, leher, dan tebal lemak bawah kulit pada beberapa titik anatomis (biseps, triseps, suprailiaka, dan subskapular) menggunakan skinfold caliper terkalibrasi. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki indeks massa tubuh dalam kategori normal hingga overweight, dengan kecenderungan peningkatan lingkar perut dan panggul terutama pada perempuan. Distribusi lemak subkutan yang lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki mencerminkan pengaruh hormonal terhadap penyimpanan lemak perifer. Pola ini menunjukkan adanya pergeseran gaya hidup dan pola konsumsi yang berpotensi meningkatkan risiko metabolik pada usia produktif. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemantauan status gizi dan pencegahan obesitas sentral melalui edukasi gizi dan aktivitas fisik. Pengukuran antropometri sederhana terbukti efektif, murah, dan kontekstual sebagai alat skrining dini risiko sindrom metabolik berbasis komunitas, sekaligus menjadi dasar pengembangan intervensi kesehatan preventif berkelanjutan di wilayah semi-tradisional.
Deteksi Dini Status Hidrasi Kulit sebagai Indikator Kesehatan Fisik dan Kualitas Hidup pada Komunitas Lebak Moniaga, Catharina Sagita; Santoso, Alexander Halim
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.626

Abstract

Kulit merupakan organ terbesar yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan fisiologis tubuh. Hidrasi kulit mencerminkan integritas sawar epidermal dan dapat digunakan sebagai indikator kesehatan fisik serta kualitas hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini status hidrasi kulit pada komunitas Lebak, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perawatan kulit dan keseimbangan cairan tubuh. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) yang mencakup perencanaan, pemeriksaan, evaluasi, dan tindak lanjut edukatif. Pemeriksaan kadar air, minyak, dan hidrasi kulit dilakukan secara non-invasif menggunakan skin analyzer pada 69 partisipan dewasa. Hasil menunjukkan mayoritas partisipan memiliki kadar minyak dan air kulit yang tergolong kering (72,5% dan 71,1%), namun tingkat hidrasi kulit umumnya berada pada kategori baik (moist, 87%). Temuan ini mengindikasikan adanya adaptasi fisiologis terhadap lingkungan alami serta pola hidup tradisional yang relatif minim paparan bahan kimia. Terdapat pula kecenderungan penurunan hidrasi kulit seiring bertambahnya usia, dan perbedaan kadar minyak–air antara laki-laki dan perempuan yang dipengaruhi oleh faktor hormonal. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan memperkuat peran kader lokal dalam upaya promotif–preventif berbasis komunitas. Deteksi dini hidrasi kulit direkomendasikan sebagai skrining sederhana dan aplikatif untuk menilai kesehatan fisik serta kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
Skrining Fungsi Hati melalui Pemeriksaan Enzim Transaminase pada Masyarakat Dewasa di Kelurahan Jelambar Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Amertha, Anak Agung Ngurah Putrayoga; Alwini, Muhammad Rifat Umar
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v3i1.629

Abstract

Penyakit hati kronik merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia, dengan sirosis hepatik sebagai tahap akhir yang sering terlambat terdeteksi. Rendahnya akses terhadap pemeriksaan laboratorium dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko menjadikan deteksi dini masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining fungsi hati melalui pemeriksaan enzim transaminase pada masyarakat dewasa di Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat, serta meningkatkan literasi kesehatan hepatik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan promotif–preventif berbasis komunitas melalui edukasi kesehatan dan pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT dengan analisis spektrofotometri. Sebanyak 46 partisipan berusia 20–63 tahun berpartisipasi secara sukarela. Hasil menunjukkan rerata kadar SGOT 26,46 ± 7,69 U/L dan SGPT 25,11 ± 6,3 U/L, dengan sebagian besar peserta memiliki nilai dalam batas normal, meskipun 17,4% menunjukkan peningkatan SGOT dan 2,2% peningkatan SGPT. Hasil ini mengindikasikan adanya sebagian kecil individu dengan potensi gangguan fungsi hati subklinis. Pelaksanaan skrining di tingkat komunitas terbukti efektif dan mudah diterapkan sebagai upaya deteksi dini sekaligus sarana edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hati. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model replikasi program promotif–preventif dalam pengendalian penyakit hati kronik di tingkat layanan primer.
Psikoedukasi Mindfulness sebagai Strategi Koping Adaptif pada Karyawan di UPT PPA Prov. Sulawesi Selatan Perdana Kusuma; Hanum Muthi’ah Taufiq; As. Samsir , Zalzalatul Mufidah; Zul Viyana Yasis
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.631

Abstract

Karyawan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) menghadapi tuntutan kerja yang tinggi serta paparan emosional dari berbagai kasus kekerasan, sehingga berisiko mengalami stres kerja, kelelahan emosional, dan compassion fatigue. Kondisi tersebut menuntut adanya strategi koping adaptif yang mampu membantu staf dalam mengelola tekanan psikologis. Mindfulness dipilih sebagai pendekatan psikoedukasi karena terbukti efektif dalam meningkatkan regulasi emosi, menurunkan stres, dan memperkuat ketahanan psikologis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi mindfulness dan menilai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman serta kemampuan pengelolaan stres pada staf UPT PPA Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi, demonstrasi teknik mindfulness, dan latihan praktik langsung, disertai pengukuran pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor yang signifikan antara pretest (M=55.8) dan posttest (M=84.2) dengan p < 0.001. Temuan ini mengindikasikan bahwa psikoedukasi mindfulness mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan staf dalam mengelola stres. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mindfulness merupakan strategi koping adaptif yang relevan dan efektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis tenaga layanan di UPT PPA.
Menolong Tanpa Terseret: Strategi Cerdas Menghadapi Vicarious Trauma Wahyuni, Andi Fitri; Asyifah Nur Fahrani; Kezia Arshiliaty Padadi; Muhammad Alim Balyah Masdar; Nurul Khalishah Ufairah Azhaar
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.632

Abstract

Pegawai Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) memiliki risiko tinggi mengalami vicarious trauma akibat paparan berulang terhadap cerita kekerasan dan kondisi traumatis korban. Paparan tersebut dapat menyebabkan perubahan kognitif dan emosional yang memengaruhi kesehatan mental, kualitas layanan, serta keberfungsian kerja. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan awareness dan pemahaman pegawai mengenai vicarioustrauma, mekanisme psikologis yang mendasarinya, serta strategi pencegahannya. Metode pelaksanaan meliputi need assessment melalui wawancara mendalam dengan Pengelola Layanan Operasional dan Manajer Kasus, dilanjutkan dengan psikoedukasi berbasis poster visual yang disebarkan kepada seluruh pegawai UPT PPA. Efektivitas i diukur menggunakan desain pre-testdan post-test yang dianalisis dengan Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 16.14 meningkat menjadi 47.57 pada post-test (t = -41.826; p = 0.000). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi mampu memberikan pengetahuan baru yang bermakna, membantu peserta mengenali tanda vicarious trauma, serta memahami strategi coping yang adaptif. Secara keseluruhan, psikoedukasi menjadi intervensi preventif yang efektif dalam mendukung kesehatan mental dan ketahanan emosional pegawai UPT PPA.
Efektivitas Video Psikoedukasi dalam Pengambilan Keputusan Jurusan IPA/IPS Siswa SMAN 2 Makassar Bungawali, Andi Nahliah; Melandani, Aluna Saskia; Sumardin, Nur Alfiah; Ilham, Nurul Alya
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.633

Abstract

Pemilihan jurusan IPA atau IPS merupakan keputusan penting bagi siswa SMA, tetapi banyak siswa masih mengalami kebingungan karena kurangnya pemahaman mengenai minat, kemampuan, dan konsekuensi akademik dari setiap jurusan. Kegiatan ini bertujuan untuk menguji efektivitas psikoedukasi berbasis video dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pemilihan jurusan. Psikoedukasi diberikan kepada siswa kelas X SMAN 2 Makassar setelah dilakukan need assessment melalui observasi dan wawancara dengan guru BK. Pengukuran dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk melihat perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis paired sample t-testmenunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan kenaikan skor rata-rata dari 133,66 menjadi 145,03 (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa video psikoedukasi efektif membantu siswa memahami aspek peminatan dan pertimbangan akademik dalam memilih jurusan. Dengan demikian, psikoedukasi berbasis media visual dapat menjadi strategi pendukung dalam pengambilan keputusan akademik remaja. Kata Kunci: Psikoedukasi; Pemilihan Jurusan; Video Edukasi; Siswa SMA
Psikoedukasi Kesehatan Mental: Kenali Dirimu Rifani, Rohma; Diar Hasja, Ulfah; Halim, Nur; Ramadhani, Nur Syahrani
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.634

Abstract

Rendahnya literasi kesehatan mental di masyarakat masih menjadi tantangan yang berdampak pada minimnya kesadaran, tingginya stigma, dan rendahnya kecenderungan untuk mencari bantuan profesional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesehatan mental melalui psikoedukasi berbasis media digital yang dinilai lebih efektif dalam menjangkau audiens secara luas, cepat, dan interaktif. Metode pelaksanaan terdiri atas tahapan need assessment untuk mengidentifikasi isu yang dibutuhkan, diikuti intervensi psikoedukasi melalui konten digital, serta evaluasi dengan desain pre-test dan post-test yang diberikan kepada 28 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman signifikan terkait konsep kesehatan mental, indikator gangguan, strategi coping, serta peningkatan sikap positif terhadap penggunaan layanan bantuan profesional. Peserta menunjukkan kemampuan memahami kesehatan mental secara lebih komprehensif setelah intervensi diberikan. Temuan ini memperlihatkan bahwa psikoedukasi berbasis media digital merupakan strategi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental dan mendorong perilaku preventif. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu dikembangkan secara berkelanjutan untuk memperkuat kesadaran masyarakat serta meminimalkan stigma terhadap isu kesehatan mental.
Implementasi Metode Pembelajaran Montessori untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Dini di Mardia Academy Munawara, Al; Hajrah Ariska; Nurfajriyanti Rasyid
Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/scitec.v2i4.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Montessori serta mengidentifikasi perubahan perkembangan anak usia dini selama program berlangsung. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengamati proses pembelajaran, keterlibatan anak, dan perkembangan yang muncul selama sepuluh sesi kegiatan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, catatan lapangan, dan dokumentasi aktivitas anak. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan interpretasi untuk menelaah perubahan yang terjadi pada masing-masing subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Montessori mendukung peningkatan pada beberapa aspek perkembangan, terutama kemandirian, koordinasi motorik halus, regulasi emosi, perhatian, dan kemampuan mengikuti instruksi. Setiap subjek menunjukkan pola perkembangan yang berbeda sesuai usia dan kemampuan awal, namun seluruhnya mengalami peningkatan keterampilan yang menjadi fokus kegiatan Montessori. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Montessori yang konsisten dapat menyediakan lingkungan belajar yang terstruktur dan mendukung perkembangan anak usia dini secara menyeluruh.

Page 12 of 13 | Total Record : 124