cover
Contact Name
Miftahul Mufid
Contact Email
miftahul.mufid@gmail.com
Phone
+6281615852025
Journal Mail Official
annas@unugiri.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, No.10 Sukorejo Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nas
ISSN : 2549676X     EISSN : 25977822     DOI : https://doi.org/10.32665/annas.v8i1
AN-NAS : Jurnal Humaniora terbit dua kali setahun, bulan Maret dan bulan September. An-Nas diterbitkan oleh Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri pada bulan September 2016. Jurnal ini memuat kajian-kajian Humaniora yang meliputi sastra, kebudayaan, dan bahasa. P-ISSN: 2549-676X (media cetak) E-ISSN: 2597-7822 (media online)
Articles 88 Documents
NILAI DAN FUNGSI MITOLOGI FOLKLOR SENDANG BANDUNG DALAM SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT DESA SUMBEREJO KECAMATAN TRUCUK KABUPATEN BOJONEGORO Diantika, Devi Eka
An-Nas Vol. 4 No. 2 (2020): AN-NAS: Jurnal Humaniora`
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya sangat jarang kita temukan orang tua menuturkan dongeng atau cerita rakyat/folklor kepada anak-anaknya. Hal ini tidak terjadi pada masyarakat perkotaan saja, masyarakat desa pun mengahalami hal serupa, hal ini diakibatkan dari kesibukan orang tua dan kemajuan teknologi yang telah menguasai kehidupan mereka. Padahal dalam dongeng atau cerita rakyat/folklor memiliki nilai dan pesan yang sangat mendalam dan bisa dipakai sebagai salah satu media pembelajaran untuk menanamkan nilai yang bisa dipakai sebagai pedoman hidup anak-anak pada masa mendatang. Hal ini tidak terjadi kepada masyarakat desa Sumberejo kecamatan Trucuk kabupaten Bojonegoro, karena orang tua masih menyempatkan waktu untuk mnceritakan kepada anak-anak mereka tentang keberadaan Sendang Bandung yang menjadi asal-usul keberadaan desa tersebut. Meskipun cerita yang dituturkan tidak sama bahasa antara satu sama lain, tetapi memiliki makna dan maksud yang sama, karena cerita ini belum ada yang membukukan secara tertulis dan cerita tersebut bersumber dari lisan ke lisan masyarakat secara turun temurun selama puluhan tahun ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan antropologi sosial karena dalam penelitian ini peneliti ingin mengupas tentang nilai dan fungsi mitologi yang tertanam dalam kehidupan sosial dan budaya pada masyarakat desa Sumberejo. Nilai yang tertanam adalah nilai religius, budaya, dan sosial. Sedangkan fungsi mitologi folklor Sendang Bandung bagi masyarakat desa Sumberejo kecamatan Trucuk kabupaten Bojonegoro saat ini adalah sebagai salah satu media pembelajaran bagi generasi muda untuk bersosial dan berbudaya sesuai dengan norma dan pegangan hidupmereka, sebagai pengingat agar selalu bersyukur atas apa yang sudah diterima nya, dan menghargai peninggalan nenek moyang dahulu.
Menengok Kearifan Lokal : Upacara Unan-Unan dan Nilai Pendidikan Moderasi Beragama Suku Tengger Syarifah, Hasnia Imroatis
An-Nas Vol. 8 No. 1 (2024): AN-NAS: JURNAL HUMANIORA
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v8i1.3009

Abstract

Abstract There is a suku named Suku Tengger in the Gunung Bromo area. Upacara Unan-Unan is a traditional wedding custom originating from the Tengger Suku, which is held in the vicinity of Gunung Bromo, Jawa Timur. Gunung Bromo is referred to as the Suku Tengger suci. The Unan-Unan is a crucial aspect of the Tengger Bromo people's daily life that strengthens their bond with the surrounding water, especially with Gunung Bromo. The research team used the pustaka method in this study. The investigators used relevant sources such as reputable journals, history books, and a few easily cited media sources. The purpose of this study is to understand the many modes of moderation in the traditional beliefs of the Suku Tengger people. The researcher formulates a question based on the philosophy of the Unan-unan, the notion of moderation in general, and the nature of the nilai moderation in general in the Upacara Unan-unan. The conclusion drawn from this research is that there are some moderate beliefs about many religions in the traditional Upacara Unan-unan, which are composed of social, tolerable, and religious beliefs. In the play, Unan-unan does not mention any differences and is quite gentle. Furthermore, it is important to recognize that tolerance and compassion are universal values shared by all religions, including Buddhism, Islam, Hinduism, and Shingon. They constantly compare, evaluate, and contrast one another, thus these rules need to be followed no matter what. Abstrak Di kawasan Gunung Bromo terdapat sebuah suku yang bernama Suku Tengger. Upacara Unan-Unan merupakan sebuah tradisi budaya yang berasal dari Suku Tengger yang tinggal di sekitar Gunung Bromo, Jawa Timur. Gunung Bromo dianggap sebagai kawasan suci Suku Tengger. Upacara Unan-Unan merupakan nilai penting dalam kehidupan masyarakat Tengger Bromo dalam mencerminkan hubungan mereka dengan alam sekitar khusunya dengan Gunung Bromo. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kajian pustaka. Peneliti menggunakan bahan-bahan pustaka yang relevan seperti jurnal bereputasi, buku-buku sejarah dan beberapa media yang layak dijadikan referensi. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui nilai-nilai moderasi beragama dalam tradisi unan-unan masyarakat Suku Tengger. Peneliti membuat rumusan masalah yang terdiri dari bagaimana filosofi Upacara Unan-unan, bagaimana konsep moderasi beragama, dan bagaimana jejak nilai moderasi beragama dalam Upacara Unan-unan. Hasil dari penelitian ini ialah bahwa terdapat nilai-nilai moderasi beragama dalam tradisi Upacara Unan-unan yang terdiri dari nilai sosial, nilai toleransi, dan nilai agama. Dalam upacara Unan-unan tidak mengenal adanya sebuah perbedaan dan saling merendahkan. Melainkan, sangat menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan baik dari agama Islam, Hindu, Buddha, maupun Kristen memiliki nilai yang sama. Mereka saling menghargai, meghormati, dan menyayangi satu sama lain, yang mana nilai-nilai ini harus tetap dilestarikan sampai kapan pun.
AKULTURASI PADA MASA UMAYYAH DAN ABBASIYYAH: KAJIAN BUDAYA TERHADAP TULISAN DUDUNG ABDURRAHMAN Fransisca, Malia; Ris’an Rusli; Amilda Sani; Sidik Fauji
An-Nas Vol. 8 No. 2 (2024): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v8i2.3017

Abstract

This article aims to give us an idea that cultural acculturation has been going on for a long time. The type used in this research is library research. The result of this study is that from the perspective of Dudung Abdurrahman, the pattern of multiculturalism in this classical period has three characteristics. First, the Muslim community in the classical period was based on Arabic and Islamic culture which grew while maintaining existing cultures and rooted in the al-'Ashabiyyah al-Qabaliyyah tradition. Second, the pattern of the Muslim community that developed in Arabism politics. Third, the pattern of multiculturalism is more clearly demonstrated by the role of non-Arab communities in the context of the development of Islamic culture and civilization, as developed by the Abbasid dynasty.
HIERARKI KEBUTUHAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL “SAYAP-SAYAP PATAH” KARYA KAHLIL GIBRAN (STUDI PSIKOLOGI SASTRA ABRAHAM MASLOW) Khalimatus Sa’diyah; Indriana, Nilna; Devi Eka Diantika; Ida Fauziatun Nisa’
An-Nas Vol. 8 No. 1 (2024): AN-NAS: JURNAL HUMANIORA
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v8i1.3077

Abstract

“Novel "Sayap-Sayap Patah" karya Kahlil Gibran mengeksplorasi kompleksitas manusia melalui perjalanan tokoh utama, Salma. Teori Abraham Maslow tentang hierarki kebutuhan menawarkan kerangka konseptual yang relevan untuk menganalisis evolusi Salma dalam memenuhi kebutuhan psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana hierarki kebutuhan tokoh utama dalam "Sayap-Sayap Patah" tercermin melalui perjalanan karakternya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kebutuhan fisik, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri dalam teori Maslow tercermin dalam karakterisasi dan perkembangan tokoh utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis naratif untuk mengeksplorasi perjalanan karakter tokoh utama. Data dianalisis secara mendalam untuk mengidentifikasi pencapaian Salma dalam setiap tingkatan hierarki kebutuhan Maslow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Salma mengalami transformasi yang kompleks dalam memenuhi kebutuhan psikologisnya sepanjang cerita. Melalui pencapaian berbagai tingkat kebutuhan, Salma akhirnya mencapai aktualisasi diri dan memahami esensi kehidupan.
Sarkasme Warganet pada Kolom Komentar Podcast Deddy Corbuzier dalam Kajian Semantik: Semantik, Sarkasme, Media Sosial, dan Podcast Hanifah Rosawati
An-Nas Vol. 8 No. 2 (2024): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v8i2.3090

Abstract

Bebasnya pengguna media sosial dalam menggunakan bahasa yang bebas, sehingga banyak ditemukan pemakaian bahasa yang bersifat positif serta negatif dan salah satu bentuk yang paling banyak ditemukan adalah bersifat sarkasme pada kolom komentar seperti youtube. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek kajian dalam penelitian ini berfokus pada komentar warganet podcast Deddy Corbuzier. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa kata atau kalimat yang mengandung sarkasme pada kolom komentar podcast Deddy Corbuzier. Sumber data pada penelitian ini yaitu tuturan warganet pada kolom komentar kumpulan podcast Deddy Corbuzier. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik padan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat peneliti simpulkan bahwa penggunaan media sosial, terdapat beberapa warganet menggunakan bahasa sarkasme dalam berkomentar di media sosial khususnya pada video podcast Deddy Corbuzier. Dalam unggahan video podcast Deddy Corbuzier warganet dapat meluapkan emosi serta perasaan dengan cara berkomentar sehingga menimbulkan bahasa sarkasme. Bahasa sarkame sendiri terdiri dari sarkasme ejekan dan sarkasme sindiran.
STUDI SOSIOLINGUISTIK ALIH KODE DAN CAMPUR KODE BAHASA PAKSEL (NGAPAK JAKSEL) DALAMVIDEO TIKTOKRAFLY Rahayu, Feri Kanti; Festiyanti, Wilda Putri
An-Nas Vol. 8 No. 2 (2024): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v8i2.3258

Abstract

“Language is a form of communication to convey information, thoughts, feelings, and goals or intentions to other people. In the era of globalization, the use of more than one language is often experienced by someone who is called a "bilingual" or "multilingual" person. The ability to use more than one language in communication is often encountered in everyday life. One example is Rafly Paksel's TikTok video, where Rafly Paksel always uses more than one language when communicating or speaking, namely combining or inserting Indonesian with Javanese. So from this phenomenon the researcher aims to identify the types of code switching and language code mixing that Rafly Paksel uses in his TikTok videos. This research is a qualitative descriptive research with data collection methods based on primary data sources and secondary data. "Based on data analysis, the phenomenon of code switching and code mixing that Raply Paksel uses when speaking in his TikTok videos is inter sentential type code switching, and the code mixing that is often used by Raply Paksel is intra sentential mixing."
Filsafat Bahasa Menurut Al-Farabi: Pengertian dan Implikasi Kaidah Bahasa Arab dalam menerjemahkan ”The Categories” karya Aristoteles Muhammad Kusuma Wardhana
An-Nas Vol. 8 No. 2 (2024): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v8i2.3274

Abstract

This study focuses on the introduction of Philosophy of Language from Al-Farabi's perspective. Considered as the mouthpiece of the Greek philosophical tradition, Al-Farabi succeeded in creating a synthesis of philosophical knowledge between the thoughts of Plato and Aristotle. The approach used is Linguistics, which will discuss the dynamics of premises originating from grammar developed by Al-Farabi after studying with Ibn Siraj and obtaining the title of `Second Teacher` after studying the Alexandrian school of knowledge. The findings of the problems that will be studied in this study include: (1) critical analysis of the controversy over Al-Farabi's scientific transmission; (2) al-Farabi's views on the philosophy of language; (3) Implications of al-Farabi's thoughts in translating `The Categories` by Aristotle in the context of Arabic language rules.
A structural analytical study of the short story of "um Sahloul" by Mahmoud Taymour: دراسة تحليلية بنيوية قصة "أم سحلول" القصيرة لمحمود تيمور Yuliani, Tina; wulandari, wulandari; Sriwahyuni, Leni
An-Nas Vol. 8 No. 2 (2024): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v8i2.3402

Abstract

ملخص البحث: قصة "أم سحلول" القصيرة كتبها محمود تيمور، حيث رفعت قصة عن رحلة حياة شخص التي يمكن أن تحضر معنى في الحياة وحافزا للمجتمع، وخصائص القصة القصيرة القادرة على تغيير النظرة نحو النساء. ولكن، فإن بنية القصة القصيرة لا تزال غامضة، مما يجعل معنى القصة القصيرة لم يُكشَف بشكل كامل. وهذا ما يجعل هذه القصة القصيرة مثيرة للتحليل والبحث باستخدام النظرية البنيوية لتحقيق المعنى الشامل في القصة القصيرة من خلال تسليط الضوء على عناصرها الداخلية. يهدف هذا البحث إلى وصف موضوعة وحقائق القصة ووسائل الأدبية في قصة "أم سحلول" القصيرة لمحمود تيمور. هذا البحث الوصفي النوعي باستخدام مصدر البيانات في شكل قصة "أم سحلول" القصيرة لمحمود تيمور. وطريقة جمع البيانات هي الدراسة التوثيق، وطريقة تحليل البيانات هي تقنية تحليل المحتوى. ونتائج البحث أن الموضوعة الرئيسية للقصة القصيرة هي النضال والتضحية في الحياة. تشمل حقائق القصة الحبكة والشخصية والبيئة. في القصة قصيرة لها الحبكة الخلفية، والشخصية الناتئية هي أم سحلول وطفلها، والبيئة هي البيئة المكانية والزمانية والجوية. ثم، تشمل الوسائل الأدبية العنوان ووجهة النظر والأسلوب والنغمة والرمزية وسخرية القدر. هذه القصة القصيرة تحمل عنوان أم سحلول وهي تشير إلى الشخصية الرئيسية، ووجهة نظر في القصة الشخصية الثالثة - غير محدودة، والأسلوب منها المجاز. والنغمة هي نغمة ساخرة، والرمزية هي رمز الطفل، والظلام. ثم، أن السخرية القدر في القصة هي السخرية القدر اللفظية أو النغمة الساخرة. الكلمات المفتاحية: قصة أم سحلول القصيرة، البنيوية لروبرت ستانتون، العناصر الداخلية
THE STYLE OF DIALOGUE IN THE STORY OF PROPHET SOLOMON AS IN SURAT AL-NAML (A STUDY OF ARABIC STYLISTICS IN THE QUR'AN) Shofiyah, Naurotus; Taufiq, Mirwan Akhmad; Romdlon, Atiq Mohammad
An-Nas Vol. 9 No. 1 (2025): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v9i1.3621

Abstract

“This study aims to reveal and explain the stylistic features of the dialogue between Prophet Solomon, the Hoopoe bird, and Queen Bilqis in Surah Al-Naml, verses 20 to 44, to explore the beauty of the Qur'an from both its linguistic and semantic aspects. This research is a qualitative descriptive study. The primary source for this study is Surah Al-Naml, verses 20 to 44, while secondary sources include all relevant literature related to this research. Data collection was carried out using the method of intralinguistic equivalence, complemented by note-taking techniques. This study's findings reveal two sentence patterns in the dialogue between Prophet Solomon and the Hoopoe bird as well as Queen Bilqis: declarative sentences (kalam khabar) and imperative sentences (kalam insya'). The declarative expressions serve the purpose of conveying information and its inherent benefit. The study also identifies sentences that convey the meanings of contrast request and prayer, functioning as expressions of regret. On the other hand, imperative expressions reflect command, inquiry, and exclamation meanings. Additionally, sentences indicating astonishment or surprise were found.”
REALISASI STRATEGI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM SINIAR PADA KANAL YOUTUBE RADITYA DIKA: EPISODE “CANTIK + PINTAR + PRESTASI = XAVIERA” Sitorismi, Aninda Ayu
An-Nas Vol. 9 No. 1 (2025): AN-NAS: Jurnal Humaniora
Publisher : Fakultas Syariah dan Adab Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/annas.v9i1.3639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk strategi kesantunan dalam interaksi pembawa acara dan narasumber dalam siniar pada kanal YouTube Raditya Dika pada episode “Cantik + Pintar + Prestasi = Xaviera” dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peserta tutur dalam memilih bentuk strategi kesantunan tersebut berdasarkan teori strategi kesantunan menurut Brown dan Levinson. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui teknik simak dan catat pada tuturan pembawa acara dan narasumber dalam siniar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk strategi kesantunan yang digunakan, antara lain bald on record, kesantunan positif, dan kesantunan negatif. Strategi kesantunan positif dominan digunakan dalam interaksi siniar ini yang menunjukkan bahwa pembawa acara dan narasumber menyadari bahwa situasi informal dan santai dalam siniar memberikan peluang untuk membangun hubungan yang akrab, menghindari kecanggungan, dan menciptakan kenyamanan agar interaksi dapat berjalan lancar tanpa mengancam muka mitra tutur. Sementara itu, strategi off record hampir tidak ditemukan karena ragam siniar yang informal. Penggunaan strategi-strategi tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor: kekuasaan, jarak sosial, tingkat pembebanan, tujuan komunikasi, sensitivitas tema, serta desain dan gaya penyajian siniar. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi kesantunan memiliki peranan penting dalam interaksi siniar. Meskipun siniar dikemas secara informal, pembawa acara dan narasumber tetap memperhatikan prinsip kesantunan untuk menciptakan kenyamanan, menghindari ancaman muka, dan menjaga kelancaran komunikasi.