cover
Contact Name
La Ifa
Contact Email
la.ifa@umi.ac.id
Phone
+6285242203009
Journal Mail Official
jcpe@umi.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia Jl. Urip Sumohardjo km. 05 Kampus 2 UMI Makassar, 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Of Chemical Process Engineering
ISSN : 25274457     EISSN : 26552957     DOI : https://doi.org/10.33536/jcpe.v8i2.644
The Scope and focus of the journal are : Chemical and Process Technology Energy, Water, Environment and Sustainability Coal, oil and Gas Technology Bioreseurce and Biomass Technology Particle Technology Separation and Purification Technology Food Technology Catalyst & Kinetics Technology Essensial Oil Technology Sugar Technology Material and Biomaterial Technology Biomedical Engineering Mineral Processing Powder Technology
Articles 161 Documents
Adsorpsi Gas CO2 Menggunakan Kapur Tohor, Arang Aktif Dan Zeolit Pada Kendaraan Bermotor Roda Dua Ramli, Abdur Rifai; Suryanto, Andi; Yani, Syamsuddin
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 4 No. 1 (2019): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v4i1.832

Abstract

Pemanasan global yang terjadi akibat emisi gas rumah kaca merupakan salah satu persoalan yang menjadi perhatian dunia secara luas dalam dekade terakhir. Berbagai upaya pengendalian emisi gas CO2 yang menjadi komponen utama gas rumah kaca telah banyak diupayakan dan diteliti, antara lain penggunaan teknologi zero emission dan pengendalian gas CO2 pada sumber emisi. Penelitian ini difokuskan pada upaya pengurangan kandungan CO2 dari gas buang kendaraan bermotor roda dua dengan metode adsorpsi menggunakan 3 jenis adsorben (kapur tohor, arang aktif, dan zeolit), dengan variasi massa adsorben 50 gram, 100 gram, dan 150 gram. Selain itu dilakukan juga pengamatan daya adsorpsi dari campuran ketiga jenis adsorben tersebut dalam berbagai komposisi. Pengukuran emisi dilakukan sebelum dan setelah penggunaan adsorben menggunakan flux 4005 infrared multigas analyser pada menit ke 1, 5, 10, 15 dan 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi maksimal terjadi pada berat 150 gram dan menit ke 10 untuk setiap jenis adsorben. Adsorben yang paling besar daya adsorpsinya adalah kapur tohor yaitu 30,68% kemudian zeolit sebesar 28,94% dan yang paling kecil adalah arang aktif sebesar 27,45%. Komposisi campuran adsorben yang paling besar daya adsorpsinya adalah perbandingan 1 : 1 : 1 (K1Z1A1) dengan daya adsopsi CO2 sebesar 27,61%.
Pengaruh Rasio Berat Asidfikasi Dan Persen Berat Adsorben Terhadap Kemurnian Gliserol Dengan Metode Asidikasi Dan Adsorpsi Sinaga, Mersi Suriani; Nadeak, Sandro
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 4 No. 1 (2019): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v4i1.833

Abstract

Meningkatnya produksi biodisel sebagai bahan bakar mengakibatkan meningkatnya jumlah crude gliserol sebagai hasil samping. Untuk itu diperlukan beberapa perlakuan untuk memanfatkan gliserol tersebut dengan cara memurnikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasio berat asam fosfat yang terbaik pada proses asidifikasi dan persen berat adsorben limbah cangkang telur ayam pada proses adsorpsi untuk menghasilkan kemurnian gliserol dengan kadar yang tertinggi. Percobaan diawali dengan pretreatment gliserol dengan asam fosfat dengan variabel uji rasio berat (b/b) asam yang ditambahkan (1:0,2; 1:0,4; 1:0,6; 1:0,8 dan 1:1), dilanjutkan dengan adsorpsi menggunakan limbah cangkang telur ayam yang sudah diaktivasi secara termal dengan variabel uji persen berat adsorben (%b/b) 3%, 6%, 9%, 12% dan 15% dengan kondisi reaksi kecepatan pengadukan 250 rpm dan waktu adsorpsi 120 menit. Hasil kemurnian terbaik didapatkan pada rasio berat (b/b) asidifikasi 1:0,6, persen berat adsorben (%b/b) 15% dengan kadar gliserol sebesar 67,22%, densitas 1,171 g/cm3, kadar air 2,796%, kadar abu 13,852% dan kadar MONG 16,130%. Hasil analisa gliserol yang sudah dimurnikan belum memenuhi standard gliserol komersial berdasarkan British Standard 2621:1979 dimana kadar gliserol harus >80%, densitas 1,2671 g/cm3, kadar air <10%, kadar abu <10% dan kadar MONG <2,5%.
Pengaruh Suhu Dan Waktu Pretreatment Alkali Pada Isolasi Selulosa Limbah Batang Pisang Lismeri, Lia; Darni, Yuli; Sanjaya, Mitra Dimas; Immadudin, Muhammad Iqbal
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 4 No. 1 (2019): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v4i1.834

Abstract

Limbah batang pisang yang dihasilkan dari perkebunan pisang merupakan biomassa yang kandungan selulosanya dapat diisolasi dan dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan serat selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan yield selulosa dari batang pisang dengan perlakuan pretreatment alkali. Pelarut alkali yang digunakan adalah NaOH 1% dengan variabel operasi berupa temperatur 60, 70, dan 80°C dan waktu 60, 90, dan 120 menit. Proses delignifikasi dilakukan dengan menggunakan Na2SO3 20% dan H2O2 2% sebagai agen pemutih. Dari hasil analisis kadar lignoselulosa, pretreatment yang menghasilkan rendemen selulosa terbesar yaitu 51,64% pada kondisi operasi suhu 80°C selama 60 menit. Dari hasil Uji FTIR dan SEM dapat diketahui bahwa isolasi selulosa dari batang pisang dengan pretreatment alkali memperlihatkan keberadaan gugus fungsi utama penyusun selulosa serta struktur permukaan serat selulosa.
Perilaku Elektrokimia Paduan Bio Inert Ti-6Al-4V Bahan Implant Yang Di Doping Dengan Nb Dalam Media Minuman Berkarbonasi Pratama, Ahmad Brian; Pawawoi, Pawawoi; Prajitno, Djoko Hadi
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 4 No. 1 (2019): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v4i1.835

Abstract

Penelitian ini untuk mempelajari pengaruh doping unsur Nb terhadap paduan bioinert Ti-6Al-4V dengan metode elektrokimia sebagai bahan implant dalam media minuman berkarbonasi. Tujuan penelitian adalah untuk mempebaiki biokompatibel paduan Ti-6Al-4V yang telah di doping dengan Nb dalam media minuman berkabonasi. Pembuatan paduan Ti-6Al-4V-xNb (x= 0, 1 dan 2 %wt) dilakukan dengan melebur Ti-6Al-4V dan Nb dalam tungku busur listrik. Perilaku elektrokimia paduan Ti-6Al-4V yang telah di doping dengan unsur Nb di uji menggunakan potensiostat dengan metode polarisasi Tafel dengan waktu perendaman selama 0 menit, 60 menit, dan 120 didalam media minuman berkarbonasi pada temperatur kamar. Hasil data pengujian polarisasi Tafel diolah dengan software Echem Analist V.5.66 sehingga didapatkan besaran laju korosi paduan Ti-6Al-4V dalam media minuman berkarnonasi. Permukaan paduan hasil pengujian polarisasi Tafel dievaluasi dengan difraksi sinar X. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa paduan Ti-6Al-4V-xNb (x= 0,1 dan 2%wt) akan meningkat biokompatibelnya dengan meningkatnya ketahanan korosi dalam media minuman berkabornasi bila paduan titanium yang di doping dengan Nb dengan jumlah yang lebih besar. Hal tersebut terjadi dikarenakan penambahan Nb pada paduan titanium Ti-6Al-4V terjadi peningkatan transisi dari aktif menjadi pasif. Hasil evaluasi sampel menggunakan difraksi sinar X menujukkan bahwa pada permukaan sampel terdapat lapisan pasif. Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa biokompatibel paduan Ti-6Al-4V dalam minuman berkabonasi yang telah di doping dengan Nb unjuk kerjanya akan meningkat.
Sintesis Zeolit Lynde Type-A (LTA) Dari Zeolit Alam Lampung (Zal) Menggunakan Metode Step Change Temperature Of Hydrothermal Dengan Variasi SiO2/Al2O3 Diaplikasikan Untuk Dehidrasi Etanol Br.Ginting, Simparmin; Sari, Devi Permata; Iryani, Dewi Agustina; Darmansyah, Darmansyah; Hanif, Muhammad; Wardono, Herry
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 4 No. 1 (2019): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v4i1.836

Abstract

Zeolit Lynde Type-A (LTA) merupakan zeolit sintesis yang bergunasebagai adsorben, katalis, membran, penukar ion, dan molecular sieve. Memiliki kemampuan dehidrasi yang tinggi sehingga digunakan untuk dehidrasi air dalam campuran etanol-air. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh zeolit LTA sintesis dari variasi rasio SiO2/Al2O3 terbaik agar diperoleh persen kristalinitas yang tinggi sehingga didapatkan etanol yang sesuai dengan FGE (Fuel Grade Ethanol), yaitu kemurnian mencapai >99%. Variasi rasio SiO2/Al2O3 pada penelitian ini adalah 1; 1,2; 1,4 dan 1,8 mol/mol. Sumber silika dan alumina yang digunakan berasal dari Zeolit Alam Lampung (ZAL). Tahapan sintesis dilakukan pada sebuah water bath dengan metode step change temperature pada 90oC selama 1,5 jam dan 95oC selama 2,5 jam. Berdasarkan analisis XRD didapatkan persen kristalinitas tertinggi pada rasio SiO2/Al2O3 1,8 mol/mol sebesar 71,39 %. Hasil analisis FTIR terdapat ciri khas zeolit LTA yaitu adanya double rings pada bilangan gelombang 500-650 cm-1. Hasil analisis BET didapatkan zeolit LTA berukuran mesopori dan tergolong dalam loop histerisis tipe H3. Dari hasil uji dehidrasi adsorptif etanol-air diperoleh kemurnian etanol tertinggi pada rasio SiO2/Al2O3 1,8 mol/mol sebesar 99,56 %. Pola isoterm adsorpsi air mengikuti model isoterm Langmuir dengan nilai R2 = 0,995, kapasitas adsorpsi qm= 0,8217 mg air/g adsorben dan intensitas adsorpsi Ka = 0,0231. Kinetika adsorpsi air oleh zeolit LTA sintetis sesuai dengan model kinetika adsorpsi pseudo orde 2 dengan nilai tetapan laju reaksi sebesar 0,3065 g/(min-mg) dan nilai qe sebesar 0,2695 g air/g adsorben.
Penyelesaian Numeris Berbasis Pemrograman Aladin, Andi; Syarif, Takdir
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 4 No. 1 (2019): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v4i1.837

Abstract

Pada perinsipnya problem-problem matematika dalam teknik sedapat mungkin diselesaikan secara analitis, sebab sifatnya exact memberi hasil hitungan dengan ketelitian mencapai 100%. Namun penyelesaian analitis memiliki kelemahan, yaitu terbatas pada problem-problem sederhana, sementara dalam bidang teknik termasuk teknik kimia, lebih sering dihadapkan pada problem yang lebih kompleks. Pada kondisi seperti ini maka penyelesaian numeris menjadi alternatif. Dalam penyelesaian numeris ada yang sifatnya adalah coba-coba (trial and error) yang menimbulkan persoalan baru sebab membutuhkan sederetan hitungan yang panjang dan berulang-ulang, sehingga cukup melelahkan jika dihitung secara manual. Persoalan ini dapat diatasi dengan bantuan pemrograman komputer. Dalam makalah ini disajikan dua buah contoh kasus, yang pertama evaluasi kinetika reaksi kompleks polimerisasi urea formaldehid dengan program bahasa QBASIQ dan yang kedua adalah penentuan tetapan kesetimbangan untuk meramalkan komposisi gas hasil pada proses gasifikasi arang batubara dengan menggunakan program MATLAB.
Kesetimbangan Adsorpsi Isotermal Logam Pb Dan Cr Pada Limbah Batik Menggunakan Adsorben Tongkol Jagung (Zea Mays) Pita Rengga, Wara Dyah; Harianingsih; Erwanto, Ardik; Cahyono, Budi
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v4i2.838

Abstract

Batik sebagai salah satu potensi yang ada di Indonesia terkadang menggunakan pewarna sintetis yang mengandung bahan kimia. Limbah yang dihasilkan bisa jadi masih mengandung logam berat yang mempunyai toksisitas yang tinggi. Logam berat pada limbah batik yang mempunyai toksisitas tinggi tersebut antara lain logam timbal (Pb) yang biasanya berasal dari pewarna putih dan Kromium (Cr) dari pewarna merah. Solusi yang ditawarkan untuk mengurangi kadar Pb dan Cr pada limbah batik adalah melakukan proses adsorpsi menggunakan tongkol jagung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui model kesetimbangan yang digunakan untuk melihat keefektifan tongkol jagung sebagai adsorben logam Pb dan Cr adalah Langmuir dan Freundlich dengan variasi konsentrasi Pb yaitu 10, 25, 50, 75, 100, 150 dan 200 mg/L dan Cr pada konsentrasi 500, 600, 700, 800, 900 dan 1000 mg/L. Model kesetimbangan isotherm adsorpsi logam Pb dan Cr menggunakan tongkol jagung dengan waktu kontak 60 menit, kecepatan pengadukan 100 rpm dan 150 rpm. Hasil analisis kesetimbangan adsorpsi isotherm Langmuir untuk logam Pb dan Cr menghasilkan kapasitas adsorpsi 4,25mg/g dan 4,46 mg/g. Analisis kesetimbangan adsorpsi isotermal Freundlich untuk logam Pb dan Cr menghasilkan tetapan kesetimbangan 3,31 dan 3,41. Kesimpulannya adalah model kesetimbangan adsorpsi Langmuir lebih sesuai digunakan untuk menentukan keefektifan proses adsorpsi logam Pb dan Cr menggunakan tongkol jagung pada limbah batik dibandingkan dengan model Freundlich.
Pengaruh Variasi dan Komposisi Pelarut terhadap Pengambilan Asam Lemak Omega dari Minyak Biji Anggur dengan Kompleksasi Urea Dwi Ardiana Setyawardhani; Dinda Sekar Laras; Kurnia Jayanti Prasetya
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v5i1.839

Abstract

Asam lemak omega berperan penting dalam perkembangan otak dan sistem syaraf bagi anak-anak dan pencegahan penyakit degeneratif bagi orang dewasa. Kompleksasi urea merupakan metode yang dinilai paling efektif dan efisien untuk memperoleh konsentrat asam lemak omega. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi dan komposisi pelarut terhadap peningkatan kadar asam lemak omega pada konsentrat asam lemak minyak biji anggur dengan metode kompleksasi urea. Penelitian ini mempelajari 3 variasi pelarut yaitu metanol, etanol dan air serta campurannya dalam komposisi 0-100% w/w. Kompleksasi urea memiliki beberapa tahapan yaitu (1) hidrolisis minyak menjadi asam lemak bebas, (2) kristalisasi/kompleksasi urea, (3) pemungutan asam lemak omega dan (4) analisa. Proses diawali dengan saponifikasi dan pemurnian asam lemak minyak biji anggur, kemudian ditambahkan urea dan pelarut dengan variasi dan komposisi yang berbeda untuk mendapatkan senyawa kompleks urea. Analisa gas kromatografi dilakukan untuk mengetahui komposisi asam lemak pada fasa kristal (urea complexd fraction/UCF) maupun konsentrat (non-urea complexed fraction/NUCF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam lemak jenuh yang terjerap dalam senyawa kompleks urea dengan pelarut etanol mencapai nilai yang maksimal, sehingga yang tertinggal dalam konsentrat menjadi minimal. Etanol merupakan pelarut yang terbaik untuk kompleksasi urea dibandingkan metanol dan air. Kadar asam lemak omega dalam konsentrat dapat dikonsentrasikan hingga 90,334%.
Application Of Activated Candlenut Shell Using Potassium Hydroxide For Iron Reduction (Fe TO FeSO4) Rengga, Wara Dyah Pita; Kusumaningrum, Maharani; Shidqi, Ashar
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v4i2.840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempersiapkan karbon dari tempurung kemiri dengan proses karbonasi dan aktivasi KOH 1M yang digunakan untuk menjerap Fe2+ pada larutan. Proses aktivasi menghasilkan perubahan struktur dan gugus fungsi pada karbon aktif. Penelitian ini mempelajari pengaruh suhu karbonasi 800 0C dengan konsentrasi aktivator yaitu KOH 1M dengan waktu aktivasi 24 jam. Konsentrasi awal larutan mempengaruhi kapasitas adsorpsi karbon aktif, semakin besar konsentrasi awal larutan yaitu pada 5 mg/L maka kapasitas adsorpsi semakin besar. Adsorpsi optimum terjadi pada pH 7 dengan memberikan peningkatan penyerapan Fe2+ sebesar ± 7 mg/g dan waktu kontak 120 menit. Tinjauan kesetimbangan yang digunakan menggunakan model isoterm Langmuir dan Freundlich, dimana kesetimbangan yang paling cocok adalah model Isoterm Freundlich dengan nilai R2 = 0,9848 ; KF = 4,427; n = 3,475. Dapat disimpulkan bahwa karbon aktif tempurung kemiri mampu menyerap logam Fe2+ dalam larutan FeSO4.
Selektivitas Adsorpsi Asam Lemak Bebas (ALB) dan Beta Karoten Minyak Sawit Mentah Menggunakan Metakaolin Teraktivasi Kalium Karbonat (K2CO3) Thamrin Usman; Hamdil Mukhlishin; Winda Rahmalia
Journal of Chemical Process Engineering Vol. 5 No. 1 (2020): Journal of Chemical Process Engineering
Publisher : Fakultas Teknologi Industri - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33536/jcpe.v5i1.842

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak kelapa sawit mentah (CPO) terbesar di dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui selektivitas adsorpsi metakaolin teraktivasi Kalium Karbonat (K2CO3) terhadap kadar asam lemak bebas dan beta karoten pada CPO. Selain itu dipelajari juga karakteristik adsorben, kinetika, dan isoterm adsorpsi. Bahan dasar adsorben digunakan adalah kaolin dari Desa Capkala Kalimantan Barat. Pembuatan adsorben dilakukan dengan mengkalsinasi kaolin suhu 600°C sehingga membentuk metakaolin kemudian diaktivasi dengan senyawa K2CO3 dengan konsentrasi 0.5, 1, dan 2 M. Metakaolin yang sudah diaktivasi kemudian dikeringkan dan diaplikasikan untuk menurunkan kadar asam lemak bebas dan beta karoten pada CPO. Kadar asam lemak bebas dan beta karoten pada CPO yang diadsorpsi oleh adsorbent dihitung, kemudian ditentukan selektivitas adsorpsi, kinetika adsorpsi, dan pola adsorpsi isothermalnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selektivitas adsorpsi adsorben lebih banyak menyerap kadar beta karoten dibandingkan kadar asam lemak jenuh pada CPO. Rasio adsorpsi asam lemak bebas dan beta karoten paling baik terdapat pada jenis adsorben metakaolin teraktivasi K2CO3 1 M dengan nilai 2:13 dalam mol/mol. K . Jenis adsorben metakaolin teraktivasi K2CO31 M terbukti paling baik untuk mengadsorpsi beta karoten sebesar 26,15 % dan asam lemak bebas sebesar 2,49 % pada CPO dengan kondisi waktu kontak dan massa adsorben optimum adsorpsi yaitu 60 menit dan massa adsorben 0,4 gram/10 mL CPO. Isoterm adsorpsi asam lemak bebas dan beta karoten memiliki tipe yang sama yaitu isoterm Freundlich. Kinetika adsorpsi asam lemak bebas dan beta karoten memiliki model yang sama yaitu Pseudo orde 2 untuk setiap jenis adsorben. 

Page 8 of 17 | Total Record : 161