cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No. 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Proceedings Series of Educational Studies
ISSN : -     EISSN : 29872448     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
The proceedings series Proceedings of Educational Study Seriesaims to publish proceedings from conferences on the theories and methods in fields of education
Articles 696 Documents
Kepemimpinan Kepala Sekolah yang Efektif Kunci Meningkatkan Kinerja Guru dan Kualitas Pendidikan Faizah, Nurul; Burhanuddin, Burhanuddin; Sumarsono, Raden Bambang
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Leadership behavior and its Effectiveness in Leading School Organization
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Headmasters have an important role in improving the quality of education. There are five competencies that headmasters must have, including personality, managerial, entrepreneurial, supervisory, and social competencies. In practice, headmasters are limited to structural positions that run the bureaucratic system without understanding their roles and functions properly. This research uses a systematic literature review with meta-analysis. The data in this study used research articles, proceedings, and books to analyze effective headmaster leadership. The results showed that headmaster leadership can improve teacher performance by improving student competence and performance, thus improving the quality of education. Effective headmaster leadership can motivate student engagement in the learning process, which will improve student achievement. Headmasters are not only top managers but also administrators and perform management functions to motivate and coach teachers in improving their professional, pedagogical, personality, and social competencies. An effective headmaster will realize the vision and mission of the school and make continuous improvements.Abstrak : Kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kompetensi yang harus dimiliki kepala sekolah ada lima, antara lain kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Dalam pelaksanaannya, kepala sekolah sebatas jabatan struktural yang menjalan sistem birokrasi, tanpa memahami peran dan fungsinya dengan baik. Penelitian ini menggunakan systematic literature review dengan analisis meta. Data dalam penelitian ini menggunakan artikel penelitian, prosiding, dan buku untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan kepala sekolah dapat meningkatkan kinerja guru dalam meningkatkan kompetensi dan kinerja siswa sehingga meningkatkan kualitas pendidikan. Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dapat memotivasi keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran yang akan meningkatkan prestasi siswa. Kepala sekolah tidak hanya sebagai top manajer, tetapi juga sebagai administrator dan menjalankan fungsi-fungsi manajemen untuk memotivasi dan membina guru dalam meningkatkan kompetensi profesional, pedagogi, kepribadian, dan sosial yang. Kepala sekolah yang efektif akan mewujudkan visi dan misi sekolah dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Analisis Keaktifan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pada Masa Covid – 19 di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Huta Raja Tinggi Dorawan Lia Sihite
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8142

Abstract

Abstract: This research aims to find out the activeness of the learning process through online learning, to find out the inhibiting factors of the learning process through online learning, and to find out the efforts made in overcoming the obstacles to online learning at SDN in Huta Raja Tinggi District, Padang Lawas Regency Academic Year 2020/2021. Type of Research This is a qualitative descriptive study. This research was conducted at SDN 0702 Panyabungan, SDN 0706 Tanjung Bale, SDN 0713 Trans Pir, Huta Raja Tinggi District, Padang Lawas Regency. The sample of this study consisted of 57 fifth grade students and 3 teachers from three elemen- tary schools, namely SDN 0702, SDN 0706, SDN 0713, Huta Raja Tinggi District. The data was collected using a questionnaire, totaling 15 questions which had been validated by expert lecturers. The results of the study were: a) Student learning activeness in learning during the covid-19 period at SDN 0702 results of student questionnaire recapitulation 49.68%, SDN 0706 results of student questionnaire recapitulation 48.93%, SDN 0713 results of student questionnaire recapitulation 49.39% and teacher questionnaire recapitulation 49.13% with quite active category. b) Obstacles to student learning in online learning: 1) students are less focused while studying; 2) inadequate facilities in online learning; 3) lack of readiness of class teachers for online learning. c) Efforts made to overcome obstacles to online learning: 1) distributing in- ternet quota to students; 2) creative learning training facilities using both the internet learning system and other techniques.Keywords: Active learning, covid 19, online learningAbstrak: Penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui keaktifan proses belajar melalui pem- belajaran daring, mengetahui faktor penghambat proses belajar melalui pembelajaran daring, dan mengetahui upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala pembelajaran daring SDN di Kec.Huta Raja Tinggi Kab.Padang Lawas T.A 2020/2021.Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.Penelitian ini dilaksanakan di SDN 0702 Panyabungan, SDN 0706 Tanjung Bale, SDN 0713 Trans Pir Kecamatan Huta Raja Tinggi Kabupaten Padang Lawas. Sampel penelitian ini berjumlah 57 orang siswa kelas V dan 3 guru dari tiga SD yaitu SDN 0702, SDN 0706, SDN 0713Kecamatan Huta Raja Tinggi.Data dikumpulkan dengan menggunakan angket/kuesioner yang berjumlah 15 butir pertanyaan yang sudah divalidkan dengan dosen ahli. Hasil temuan penelitian yaitu:A)Keaktifan belajar siswa pada pembelajaran pada masa covid- 19 di SDN 0702 hasil rekapitulasi angket siswa 49,68%, SDN 0706 hasil rekapitulasi angket siswa 48,93%, SDN 0713 hasil rekapitulasi angket siswa 49,39% dan rekapitulasi angket guru 49,13% dengan kategori cukup aktif.B)Penghambat belajar siswa dalam pembelajaran dar- ing:1)peserta didik kurang fokus saat belajar;2)fasilitas yang kurang memadai dalam pembela- jaran daring; 3)kurangnya kesiapan guru kelas dalam pembelajaran daring.C)Upaya yang dil- akukan untuk mengatasi kendalapembelajaran daring:1)mendistribusikan kuota internet kepada siswa;2)fasilitas pelatihan belajar kreatif baik dengan menggunakan sistem belajar internet maupun teknik lainnya.Kata kunci: Keaktifan belajar, pembelajaran daring
Resilience Increases Gender Equality Due to Toxic Masculinity on Young Adult Productivity: A Systematic Review Linda Agustin Ningrum; Ilham Wahyu Kadarusman
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Proceeding of International Seminar Indonesia-Malaysia 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.9132

Abstract

Manusia diciptakan menurut gendernya masing-masing. Kepribadian dan perilaku seseorang  tidak boleh dibatasi oleh gender, namun budaya patriarki yang melekat yang mengharuskan laki-laki harus memenuhi kriteria tertentu  sudah ada dalam masyarakat. Toxic masculinity yang terjadi pada laki-laki dapat menambah tekanan dan beban pada ketidakstabilan emosi karena cenderung sulit untuk mengendalikan emosi. Wanita pada dasarnya juga memiliki peranan yang penting dalam kehidupan masyarakat apalagi dalam hal kesetaraan gender dimana dewasa ini wanita memerlukan berbagai banyak faktor untuk menunjang kesetaraan gender. Studi ini ingin melihat apakah toxic masculinity berpengaruh pada produktifitas dan angka depresi di Indonesia serta ingin mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan untuk mengurangi toxic masculinity dalam masyarakat. Dengan Metode sistematic literature review, diharapkan dapat menjawab pertanyaan dan memberikan pandangan mengenai peran wanita dalam memperjuangkan kesetaraan gender.
Perbaikan Karakter Peserta Didik Sebagai Wujud Pengimplementasian Pendidikan bervisi kebangsaan di Abad Seli Islam
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8185

Abstract

Pendidikan tidak hanya harus memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun karakter yang kuat. Jika siswa memahami prinsip-prinsip seperti toleransi, integritas, dan rasa tanggung jawab, mereka akan menjadi warga negara yang bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan yang berorientasi kebangsaan adalah dasar untuk menciptakan generasi yang mampu membawa perubahan, memperbaiki diri, dan melayani negara. Oleh karena itu, meningkatkan karakter siswa adalah investasi dalam masa depan negara.
Tren Publikasi pada Konstruk Masyarakat Belajar Imam Gunawan
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7872

Abstract

Abstract: The learning community is a paradigm in education that affirms that learning outcomes are obtained from positive cooperation with other individuals. In the context of a learning community, it is necessary to develop a good curriculum to the level of classroom management in order to promote students lifelong learning. The purpose of this study was to find out significant documents from the construct of the learning community. The data source was obtained from the Google Scholar database with a total of 1000 documents in the period 2003-2022. Publish or Perish software is used to extract data. The results confirmed an increase in the number of publications of each developmental period (Birth, Development, Adulthood). The study presents 15 significant documents based on the number of citations in each developmental period and analysis of the content of the documents. Implications of the findings are discussed and future research opportunities are suggested.Keywords: Community Learning, Content Analysis, Publish or PerishAbstrak: Masyarakat belajar merupakan sebuah paradigma dalam pendidikan yang menegaskan bahwa hasil belajar diperoleh dari adanya kerjasama yang positif dengan individu lain. Dalam konteks masyarakat belajar, diperlukan pengembangan kurikulum yang baik sampai pada tataran pengelolaan kelas agar dapat mempromosikan siswa belajar sepanjang hayat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dokumen signifikan dari konstruk masyarakat belajar. Sumber data diperoleh dari database Google Scholar dengan total 1000 dokumen pada rentang waktu 2003-2022. Perangkat lunak Publish or Perish digunakan untuk mengekstrak data. Hasilnya menegaskan adanya peningkatan jumlah publikasi dari setiap periode perkembangan (Kelahiran, Perkembangan, Dewasa). Studi ini menyajikan 15 dokumen signifikan berdasarkan jumlah sitasi pada setiap periode perkembangan dan analisis isi dari dokumen. Implikasi dari temuan didiskusikan dan peluang penelitian masa depan disarankan.Kata kunci: masyarakat belajar, analisis isi, publish or perish
Optimalisasi Peran Dan Fungsi Wali Kelas Dalam Manajemen Peserta Didik Di Sekola Ridwan Ali; Ali Imron; Sunarni Sunarni
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7897

Abstract

Abstract: The frequency of interaction between homeroom teachers and students and parents/guardians aswell as the level of homeroom involvement in overcoming student problems and providingappropriate solutions are important factors in student management in schools. The resul ts of theliterature review show that frequent and positive interactions between homeroom teachers andstudents and parents/guardians can increase learning motivation, parental participation ineducation, and reduce deviant behavior. However, overly frequent and excessive interactions canhave the opposite effect, such as reducing students' confidence and increasing anxiety. Homeroomteachers also have an important role in overcoming student problems and providing appropriatesolutions to address various student problems. However, the level of homeroom involvement canvary depending on factors such as experience, motivation, and ability. Therefore, support andtraining are needed for homeroom teachers to improve their skills and involvement in helpingstudents overcome problems and achieve better results. It is important to find the right balance inthe frequency of interactions and ensure that those interactions are of good quality and positive tosupport the achievement of student learning goals.Keywords: frequency of homeroom interaction; quality of homeroom interaction; homeroomengagement levelAbstrak: Frekuensi interaksi antara wali kelas dengan siswa dan orang tua/wali murid serta tingkat keterlibatan wali kelas dalam mengatasi permasalahan siswa dan memberikan solusi yang tepat merupakan faktor penting dalam manajemen peserta didik di sekolah. Hasil literature review menunjukkan bahwa interaksi yang sering dan positif antara wali kelas dengan siswa dan orang tua/wali murid dapat meningkatkan motivasi belajar, partisipasi orang tua dalam pendidikan, dan mengurangi perilaku menyimpang. Namun, interaksi yang terlalu sering dan berlebihan dapat memiliki efek yang berlawanan, seperti mengurangi kepercayaan diri siswa dan meningkatkan kecemasan. Wali kelas juga memiliki peran penting dalam mengatasi masalah siswa dan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah siswa. Namun, tingkat keterlibatan wali kelas dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti pengalaman, motivasi, dan kemampuan. Oleh karena itu, dukungan dan pelatihan diperlukan bagi wali kelas untuk meningkatkan keterampilan dan keterlibatan mereka dalam membantu siswa mengatasi masalah dan mencapai hasil yang lebih baik. Penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat dalam frekuensi interaksi dan memastikan bahwa interaksi tersebut berkualitas baik dan positif untuk mendukung pencapaian tujuan belajar siswa.Kata kunci: frekuensi interaksi wali kelas; kualitas interaksi wali kelas; tingkat keterlibatan wali kelas
Pengaruh Penggunaan Teknologi Pembelajaran Adaptif Terhadap Motivasi Belajar Siswa di Era Digital Ridwal Trisono; Febi Nuris Putra; Rizki Pebrina; Annisaul Khairat; Adam Mudinillah
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8637

Abstract

Kemunculan teknologi adaptif dalam era digital membawa transformasi yang besar dalam dunia pendidikan. Meskipun teknologi menjanjikan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa, hal ini juga menghadirkan suatu tantangan. Ketergantungan siswa terhadap teknologi kerap menjadi permasalahan dalam hal ini. Selain itu, ketidak setaraan akses terhadap teknologi ini sehingga adanya kesenjangan terhadap motivasi siswa. Tak hanya itu, keprihatinan berkaitan dengan potensi kehilangan interaksi sosial baik siswa dengan guru maupun siswa dengan teman sebayanya. Penelitian dilakukan bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan teknologi pembelajaran adaptif dapat memengaruhi motivasi siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk menjelajahi faktor yang memoderasi hubungan antara penggunaan teknologi pembelajaran adaptif serta motivasi siswa untuk memberikan panduan praktis bagi pendidik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur dampak penggunaan teknologi pembelajaran adaptif terhadap motivasi belajar siswa dengan menggunakan data berupa angka dan statistik. Infomasi ini diperoleh berdasarkan hasil melalui survey penyebaran berupa angket berbentuk google from. Data yang didapatkan diolah dengan aplikasi SPSS melalui jenis uji one-way anova. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi pembelajaran adaptif berdampak positif terhadap motivasi siswa. Teknologi menyesuaikan pengalaman belajar dengan kemampuan peserta didik. Penelitian ini mengungkapkan bahwasanya melalui pembelajaran adaptif dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam mengatasi tantangan belajar. Tak hanya itu, penelitian ini menyoroti peran teknologi mendorong kemandirian siswa dalam pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan bahwasanya penggunaan teknologi pada pembelajaran adaptif dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di era digital
Pengembangan LKS Berbasis STEM Pada Materi Reaksi Redoks Untuk Meningkatkan HOTS Siswa Vira Junita; Gulmah Sugiharti
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8133

Abstract

Abstract: This study's purpose to develop STEM-based Chemistry worksheets on Redox Reaction based in BSNP standards to student in X MAN DAIRI, look the HOTS improvement, find students responses to the worksheets. This worksheets created using the 4D method consist of Define (analysis of student needs), Design (design the product in accordance with student needs), Development which the stage of product development in the form of STEM based worksheet that was already practicable to use, and Dissemination which carried out to observe the increase in HOTS in students in terms of scores before and after students used worksheet. The data generated is formed of qualitative and quantitative data. The results of the qualitative data are in the form of an expert validator's assessment regarding the STEM based worksheet which is in accordance with the eligibility of the BSNP which is categorized as “very valid and does not need revision”. For student responses to STEMbased worksheets included the “good category”. Meanwhile, STEM-based worksheets contains practice questions based on the HOTS that consist “medium requirements”. Based on the study's findings, conclude that STEM-based worksheets on redox reactions produce positive student responses, conform to BSNP criteria, and can raise students' HOTS when used.Keywords: Student worksheet, STEM, HOTS, student responsesAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan LKS Kimia berbasis STEM pada materi Reaksi Redoks yang sesuai dengan standar BSNP untuk meningkatkan HOTS siswa kelas X di MAN DAIRI serta mengetahui respon siswa terhadap LKS hasil pengembangan. LKS ini dikembangkan dengan menggunakan metode 4D yang terdiri dari Define (pendefinisian) berupa analisis kebutuhan siswa, Design (perancangan) berupa perancangan produk yang sesuai dengan kebutuhan siswa, Development (pengembangan) adalah tahap pengembangan produk berupa LKS berbasis STEM yang sudah layak untuk digunakan serta Disseminate (penyebaran) dilakukan untuk melihat peningkatan HOTS pada siswa ditinjau dari nilai sebelum dan sesudah siswa menggunakan LKS. Data yang dihasilkan dari penelitian ini berupa data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari data kualitatif berupa penilaian validator ahli terkait LKS berbasis STEM yang sesuai dengan kelayakan BSNP yang terkategori “sangat valid dan tidak perlu revisi”. Untuk respon siswa terhadap LKS berbasis STEM termasuk dalam kategori “baik”. Sedangkan data kuantitatifnya berupa latihan soal berbasis HOTS yang ada di dalam LKS berbasis STEM yang termasuk dalam kriteria “sedang”. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis STEM pada Materi Reaksi Redoks memberikan respon yang baik kepada siswa dan sudah sesuai dengan standar BSNP serta penggunaannya dapat meningkatkan HOTS siswa.Kata kunci: LKS, STEM, HOTS, respon siswa
Nilai Parebhasan Asapo’ Angèn Abhântal Ombâ’ (berselimut angin berbantal ombak) Sebagai Teknik Bimbingan Kelompok Untuk Mengembangkan Resiliensi Siswa Aji Mulya Pratama; Alief Laili Budiyono
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Proceeding of International Seminar Indonesia-Malaysia 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.9118

Abstract

Dampak negatif apabila individu tidak memiliki resiliensi yang kuat akan menyababkan kondisi psikologis yang tidak nyaman. Kondisi tersebut meliputi ganguan mental individu dengan susah untuk fokus atau konsentrasi, mengalami ketidakpuasaan, sudah mengambil kebijakan hingga tidak bisa memecahkan masalah. Sebagai langkah preventif untuk mencegah adanya resiliensi yang rendah, konselor di sekolah dapat menggunakan setting bimbingan kelompok. Teknik bimbingan yang diadopsi dari teori barat dianggap tidak sesuai dengan kondisi di indonesia yang erat dengan kebudayaan yang khas. Metode penelitian ini menggunakan Sistematic Literature Review yang bertujuan untuk mengkaji dan menggabarkan bagaimana nilai nilai parebhasan asapo’ angen abhantal omba’ (berselimut angin berbantal ombak) menjadi muatan nilai budaya pada teknik diskusi bimbingan kelompok untuk mengembangkan resiliensi siswa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai peribahasan asapo’ angen abhantal omba’ dapat digunakan sebagai teknik dalam bimbingan kelompok untuk mengembangkan resiliensi siswa.
Tantangan dan Peluang dalam Implementasi Kebijakan Pendidikan Multikulturalisme di Indonesia Suci Zahra
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8176

Abstract

Tantangan dan peluang implementasi kebijakan pendidikan multikulturalisme di Indonesia adalah refleksi dari kekayaan budaya dan keragaman yang membedakan negara. Mengatasi kesenjangan, menggalakkan kesetaraan gender, dan mempromosikan dialog antarbudaya adalah tugas bersama. Dengan komitmen, kerjasama, dan pemahaman yang mendalam, Indonesia dapat memperkuat nilai-nilai multikulturalisme dan memajukan masyarakat yang inklusif serta harmonis.