cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No. 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Proceedings Series of Educational Studies
ISSN : -     EISSN : 29872448     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
The proceedings series Proceedings of Educational Study Seriesaims to publish proceedings from conferences on the theories and methods in fields of education
Articles 696 Documents
Perencanaan Pelaksanaan Program Supervisi Pengajaran di MI MPI Cendono Ahmad Furqon Akhbar; Arumia Fairuz Husna; Luthfia Amanda Sari; Firda Fitrotul Unsa; Indra Lesmana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7859

Abstract

Abstract: Education is one of the obligations that must be fulfilled by every child of the nation, so that they cancompete in the future and not be left behind by other countries. Educators are the key to studentsuccess in education. Therefore, educators who take the lead in educating their students must beguided and encouraged by teaching supervision so that educational success can increase. However,this actually raises the awareness of some educators about teaching supervision. Therefore, thepurpose of this research is to describe how educators perceive teaching supervision, especially at MIMPI Cendono. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collectiontechniques used are literature review and documentation study. The results showed that educators'perceptions of learning supervision included educator readiness in carrying out their duties, masteryof material, delivery methods, and educator discipline. The recommended teaching models in thesupervision program are Concept Acquisition Model, Inquiry Training Model, Nondirective LearningModel, Synthetic Model, Group Investigation Model, Jurisprudential Inquiry Model, ContingencyManagement Model, Training Model. Suitable social psychology learning supervision models areGroup Investigation and Jurisprudential Inquiry learning models.Keywords: education; supervision; teachingAbstrak: Pendidikan merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap anak bangsa, agardapat bersaing di masa depan dan tidak tertinggal dengan negara lain. Pendidik merupakan kuncikeberhasilan siswa dalam pendidikan. Oleh karena itu, pendidik yang memimpin dalam mendidikanak didiknya harus dibimbing dan didorong oleh pengawasan pengajaran agar keberhasilanpendidikan dapat meningkat. Namun, hal ini justru menimbulkan kesadaran sebagian pendidiktentang supervisi mengajar. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikanbagaimana pendidik mempersepsikan supervisi mengajar khususnya di MI MPI Cendono. Penelitianini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yangdigunakan adalah yaitu kajian literatur dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwapersepsi pendidik terhadap supervisi pembelajaran meliputi kesiapan pendidik dalammelaksanakan tugasnya, penguasaan materi, metode penyampaian, dan kedisiplinan pendidik.Model pengajaran yang direkomendasikan pada program supervisi yaitu Model PemerolehanKonsep, Model Latihan Inquiry, Model Pembelajaran Nondirective, Model Sintetik, Model InvestigasiKelompok, Model Jurisprudential Inquiry, Model Contingensi Management, Model Pelatihan. Modelsupervisi pembelajaran psikologi sosial yang cocok yaitu Group Investigation dan modelpembelajaran Jurisprudential Inquiry.Kata kunci: pendidikan; supervisi; pengajaran
Analysis of the Effectiveness of using the Learning Approach in the Implementation of Online Learning in Elementary Education Ni Made Indrayani; La Ode Safiun Arihi; Ali Hadara; Hasniah Hasniah
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8543

Abstract

This study aims to determine the dominance of the learning model approach in online learning.Many learning models make it important to study, especially regarding the learning modelapproach used in online learning (e-learning, blended learning). This study uses a descriptivequalitative study obtained from a journal review. Data sources come from international journalsreviewed starting in 2020–2022, where online learning occurred during the pandemic. The datawere then analyzed using QDA (qualitative data analysis) to obtain average data and percentagesfor each learning model. The learning model studied is limited to problem-based, project-based,and cooperative learning. The analysis showed that online learning had the highest percentageduring the pandemic, namely problem-based learning at 42.6%, project-based learning at 37.6%,and cooperative learning at 19.8%. This shows that the teacher uses a problem-based learningmodel approach when presenting material or concepts during online learning
Meningkatkan Pengembangan Belajar Bahasa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di SD Inklusi Melalui Pembelajaran Pull Out Photo Box Natasya Sabrina Agvi Azriella Ratzlaff
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7888

Abstract

Abstract: A person who exhibits irregularities or variations in physical, mental, social, emotional, or intellectual qualities is considered to have special needs. Due to barriers to learning and development, people with inclusion need special interventions in the field of education (barriers to learning and development). Learning media is a means of conveying information or messages to students, so the Pull Out Photo Box learning model is expected to be able to bridge ABK students to learn classically and study in inclusive classes. This research aims to provide solutions for language learning in children with special needs (ABK) in inclusive schools. The learning media Pull Out Picture Box is made using R and D (Research and Development) as a research methodology. Data obtained using observation and interview techniques. The data is descriptive qualitative data. Meanwhile, the results of utilizing learning resources with the Pull Out Picture Box for inclusive class language learning is a wrong attempt to create a new way. Learning facilities that can help people understand the world of student education in inclusive schools.Keywords: Children with Special Needs, Inclusion, Learning MediaAbstrak: Seseorang yang menunjukkan ketidakteraturan atau variasi dalam kualitas fisik, mental, sosial, emosional, atau intelektual dianggap memiliki kebutuhan khusus. Karena untuk hambatan pembelajaran dan pengembangan, orang dengan inklusi membutuhkan intervensi khusus di bidang pendidikan (barrier to learning and development). Media pembelajaran merupakan sarana untuk menyampaikan informasi atau pesan kepada peserta didik maka dengan pembelajaran model Pull Out Photo Box diharapkan bisa menjembatani siswa ABK dapat belajar secara klasikal dan belajar di kelas inklusi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi pembelajaran bahasa pada anak berkebutuhan khusus (ABK) disekolah inklusi. Media pembelajaran Pull Out Picture Box dibuat dengan menggunakan R dan D (Research and Development) sebagai metodologi penelitian. Data didapatkan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Data tersebut merupakan data deskriptif kualitatif. Sedangkan hasil pemanfaatan sumber belajar dengan Pull Out Picture Box untuk pembelajaran bahasa kelas inklusi merupakan upaya yang salah untuk menciptakan cara terbaru. Sarana pembelajaran yang dapat membantu masyarakat memahami dunia pendidikan siswa disekolah inklusi.Kata kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Inklusi, Media Pembelajaran 
Tradisi Ngelawang sebagai Strategi Mengembangkan Keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, & Collaborative) Dewa Gede Agus Putra Prabawa; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8589

Abstract

Ngelawang  merupakan tradisi yang ada di Bali berupa kegiatan mengelilingi suatu dusun atau desa dari rumah ke rumah dengan menggunakan sarana Barong dan Rangda serta disertai iringan musik tradisional. Ngelawang  dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu bersifat sakral keagamaan dan non sakral (hiburan). Dalam kajian ini difokuskan pada tradisi Ngelawang  sakral. Tujuan pengkajian ini adalah: 1) menggali nilai-nilai luhur dasar dari tradisi Ngelawang , 2) mengklasifikasikan nilai-nilai Ngelawang  berdasarkan keterampilan abad 21, dan 3) mentransformasi hasil klasifikasi nilai-nilai Ngelawang  menjadi strategi pembelajaran mengembangkan keterampilan 4C. Metode kajian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) nilai-nilai tradisi Ngelawang  yaitu keyakinan beragama, belajar dari simbolik, tulus ikhlas, kerja keras, gotong royong, kekompakan, koordinasi, berkesenian, berkreasi, dan interaksi sosial, 2)  Berpikir kritis (meliputi nilai belajar dari simbolik, keyakinan), berpikir kreatif (berkesenian, berkreasi), berkomunikasi (interaksi sosial, koordinasi), berkolaborasi (kekompakan, gotong royong), 3) strategi pengembangan keterampilan 4C mulai dari memahami filosofi atau tatwa kemudian saling berkomunikasi dan berkolaborasi untuk mengembangkan kreativitas.
Pembelajaran Tematik dan Integratif di Sekolah Dasar Jakiyah Jakiyah
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8124

Abstract

Abstract: This paper aims to encourage students to be able to make observations, ask questions, reason, and communicate (report), what students get in learning and to integrate various subject matter in one particular theme or topic, so that students can learn holistically and integrated. Thematic and integrative learning is also able to develop students' ability to understand the relationship between various aspects of learning and its application in everyday life. This writing uses the literature study method, this method involves collecting, analyzing, and synthesizing information from written sources such as books, journals, articles, and other related sources to gain a deeper understanding of thematic and integrative learning. Objects in thematic and integrative learning are topics or themes that are the main focus of learning. These objects are usually topics related to everyday life such as culture, art, social and natural phenomena. This writing is intended to describe the concept and implementation of integrative thematic learning in elementary schools. An integrative thematic approach is learning that integrates various abilities from various subjects into various themes.Keywords: Learning, thematic and integrativeAbstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mendorong peserta didik untuk mampu melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang peserta didik dapat dalam pembelajaran dan untuk mengintegrasikan berbagai materi pelajaran dalam satu tema atau topik tertentu, sehingga peserta didik dapat belajar secara holistik dan terintegrasi. Pembelajaran tematik dan integratif juga mampu mengembangkan kemampuan siswa dalam memahami hubungan antara berbagai aspek pelajaran dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Penulisan ini menggunakan metode studi literatur, metode ini melibatkan pengumpulan, analisis, dan sintesis informasi dari sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal, artikel, dan sumber-sumber terkait lainnya untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pembelajaran tematik dan integratif. Objek dalam pembelajaran tematik dan integratif adalah topik atau tema yang dijadikan fokus utama dalam pembelajaran. Objek ini biasanya merupakan topik yang terkait dengan kehidupan seharihari seperti budaya, seni, sosial dan fenomena alam. Penulisan ini ditujukan untuk mendeskripsikan konsep dan implementasi pembelajaran tematik integratif di sekolah dasar. Pendekatan tematik integratif merupakan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kemampuan dari berbagai mata pelajaran kedalam berbagai tema.Kata kunci: Pembelajaran, tematik dan integratif
Pengawasan Sarana dan Prasarana Sekolah di Era Society 5.0 Nur Rahma, Wahdania; Zulkarnain, Wildan; Sunarni, Sunarni
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Leadership behavior and its Effectiveness in Leading School Organization
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Various learning models in the era of society 5.0 must be supported by adequate facilities and infrastructure. School facilities and infrastructure are used to facilitate students' understanding of the material presented, by using appropriate educational facilities and infrastructure in teaching and learning activities to make them more effective and efficient. The Systematic Literature Review (SLR) method was chosen by the authors in this study, so that study materials related to the implementation of supervision of school facilities and infrastructure are in the form of books, articles and other sources that can be collected and conclusions drawn. . . This study resulted in the conclusion that, one aspect that is the main concern of educational supervision is related to educational facilities and infrastructure in schools. This research was conducted on the basis of the author's awareness of the importance of supervising school facilities and infrastructure in Era Society 5.0 in supporting learning activities so that they can run effectively and efficiently.Abstrak: Berbagai model pembelajaran di era society 5.0 harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai. Sarana dan prasarana sekolah digunakan untuk mempermudah pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan, dengan menggunakan sarana dan prasarana pendidikan yang tepat dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah menjadi lebih efektif dan efisien. Metode Systematic Literature Review (SLR) dipilih oleh penulis dalam penelitian ini, sehingga bahan-bahan kajian yang berkaitan dengan pelaksanaan pengawasan sarana dan prasarana sekolah berupa buku, artikel dan sumber lainnya yang dapat terkumpul dan ditarik kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan sebuah simpulan bahwa, salah satu aspek yang menarik perhatian utama dari pengawasan pendidikan adalah terkait sarana dan prasarana pendidikan yang ada di sekolah. Penelitian ini dilakukan atas dasar, penulis menyadari tingkat urgensitas pengawasan sarana dan prasarana sekolah di Era Society 5.0 dalam menunjang kegiatan pembelajaran agar dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Dampak Kebijakan Pendidikan Multikultural Terhadap Kemajuan Akademik Dan Kesejahteraan Siswa Elya Muskhafia
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8167

Abstract

Kebijakan pendidikan multikultural yang menekankan pengakuan terhadap keberagaman bahasa, budaya, suku, dan agama merupakan sebuah kemajuan besar dalam dunia pendidikan. tujuannya adalah untuk membuat lingkungan belajar multikultural yang inklusif dan mendukung di mana siswa merasakan keberagaman, memahami perspektif orang lain, dan memperluas wawasan mereka. Salah satu dampak utama pada kebijakan pendidikan multikultural yaitu siswa lebih terlibat secara aktif dalam proses belajar. Siswa yang merasa dihargai dan diterima akan lebih cenderung untuk belajar lebih baik. Selain itu, siswa bisa membangun perspektif yang positif terhadap keberagaman melalui interaksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Eksplorasi Etnopedagogy Melalui Visualisasi Tradisi Ngerebeg dalam Animasi Motion Graphic di Bali Komang Kurniawan Widiartha; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8529

Abstract

Tradisi Ngerebeg merupakan suatu tradisi yang telah diwariskan turun temurun untuk memohonkeselamatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Tradisi ini dipercayai oleh masyarakat dapatmemberikan perlindungan dari segala bentuk wabah penyakit dan mara bahaya. Tradisi Ngerebegadalah Tradisi yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda(WBTB) Indonesia olehMenteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI. Tradisi Ngerebeg yang dilaksanakan olehbeberapa daerah di Bali memiliki ciri khasnya masing-masing yang disesuaikan dengan adatistiadat, dan desa, kala, patra di daerah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulandata primer yang meliputi wawancara, observasi dan kuesioner, serta metode pengumpulan datasekunder yang meliputi kepustakaan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil kuesioner yang telahdibagikan, didapatkan hasil 52,8% responden tidak mengetahui Tradisi yang ada di Desa Blahkiuh.Berdasarkan hal tersebut diperlukan pendigitalisasian budaya sebagai media informasi untukmemperkenalkan Tradisi Ngerebeg yang ada di Desa Blahkiuh. Animasi berbasis motion graphicmerupakan salah satu bentuk media informasi yang dapat digunakan. Dari hasil pengujian yangtelah dilakukan berdasarkan aspek penyampaian informasi dan aspek media kepada 41 responden,ahli media dan ahli materi, didapatkan hasil 85,1% dari 41 responden, 82% dari ahli media, dan86,6% dari ahli materi. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan hasil “SangatSetuju” sehingga menunjukkan bahwa video Tradisi Ngerebeg Desa Blahkiuh Berbasis AnimasiMotion Graphic layak untuk dipublikasi sebagai media informasi
Systematic Literature Review: Penerapan virtual reality untuk meningkatkan berpikir kritis dan kreatif pada mata pelajaran matematika Ni Wayan Suardiati Putri
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.8576

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang sangat penting untuk dikuasai oleh peserta didik karena mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Namun dalam proses pembelajaran, peserta didik cenderung untuk tidak tertarik belajar matematika. Disamping itu juga, adanya pelabelan yang berkembang dimasyarakat bahwa matematika merupakan materi yang paling sulit untuk dipelajari menyebabkan rendahnya minat belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap penelitian-penelitian terdahulu, khususnya dalam penerapan virtual reality untuk meningkatkan berpikir kritis dan kreatif pada mata pelajaran matematika, serta menumbuhkan minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Systematic Literature Review, yaitu dengan melakukan telaah terhadap 20 artikel jurnal yang membahas mengenai penerapan vritual reality untuk meningkatkan berpikir kritis dan kreatif pada mata pelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Virtual Reality yang diterapkan pada mata pelajaran matematika mampu meningkatkan minat belajar siswa. Penggunaan Virtual Reality banyak diterapkan untuk materi Geometri. Namun pada artikel-artikel penelitian tersebut tidak ditemukan penjelasan penerapan virtual reality untuk meningkatkan berpikir kritis dan kreatif pada pelajaran matematika. Sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang penerapan virtual reality untuk meningkatkan berpikir kritis dan kreatif pada mata pelajaran matematika.
Peningkatan Mutu Pembelajaran Melalui Pengawasan Berbasis Digital di Era Society 5.0 Handayani, Dwi Putri; Juharyanto, Juharyanto; Sunandar, Asep
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Leadership behavior and its Effectiveness in Leading School Organization
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Supervision is part of school-specific management. The principal's leadership is essential to understanding the strengths and weaknesses of the school. Therefore, it is necessary to ensure and improve the quality of teaching, especially in schools. Ensuring and improving the quality of education cannot be separated from quality management. Improving quality does not have to be public schools, private schools must also improve the quality of their education to support better education in Indonesia. In this case, quality control measures are always needed. The weak commitment of principals, teachers and lecturers to the implementation of quality assurance and the limited number of competent employees make the school quality assurance system ineffective. Currently, school counseling can be done not only offline, but also online through digital media. The use of digital media requires employees who manage digital media. The purpose of this study is to find out how human resources can be prepared to improve the quality of education with the help of digital counseling in schools.  Abstrak : Pengawasan merupakan bagian dari manajemen khusus sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah sangat penting untuk memahami kekuatan dan kelemahan sekolah. Oleh karena itu, perlu untuk memastikan dan meningkatkan kualitas pengajaran, khususnya di sekolah. Menjamin dan meningkatkan mutu pendidikan tidak lepas dari manajemen mutu. Meningkatkan kualitas tidak harus sekolah negeri, sekolah swasta juga harus meningkatkan kualitas pendidikannya untuk mendukung pendidikan yang lebih baik di Indonesia. Dalam hal ini, tindakan pengendalian mutu selalu diperlukan. Lemahnya komitmen kepala sekolah, guru dan dosen terhadap pelaksanaan penjaminan mutu serta terbatasnya jumlah pegawai yang kompeten membuat sistem penjaminan mutu sekolah tidak efektif. Saat ini konseling sekolah dapat dilakukan tidak hanya secara offline, tetapi juga secara online melalui media digital. Penggunaan media digital membutuhkan karyawan yang mengelola media digital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sumber daya manusia yang dapat disiapkan untuk peningkatan mutu pendidikan dengan bantuan penyuluhan digital di sekolah.