Articles
696 Documents
Filosofi Budaya Batak Toba dalam Dunia Pendidikan
Alexander Hamonangan Simamora;
I Wayan Suastra;
Ida Bagus Putu Arnyana
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.8545
Masyarakat Batak Toba mempunyai filosofi budaya yang menjadi pedoman hidup mereka. Untuk mewujudkan filosofi tersebut, mereka mengamalkan pendidikan karena mereka menyadari bahwa pendidikan merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan filosofi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji filosofi budaya Batak Toba dalam membentuk mentalitas suku Batak Toba mengenai pentingnya dunia pendidikan. Metodologi penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan berupa dokumen kepustakaan yang dapat menyajikan data dan disertai dengan dokumen pendukung yang menjadi rujukan penting dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi budaya masyarakat Batak Toba dapat dilihat terfokus pada kekuasaan, upaya mencapai kepemilikan sahala dan pemahaman manusia Rajawi. Pada sahala tertuang seperti hagabeon (memiliki anak), hasangapon (kehormatan yang diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman) dan hamoraon (kekayaan). Dalam konsep kerajaan Batak terdapat kebebasan untuk berkembang, kebebasan untuk membangun visi dan mengejar ambisi hidup. Dengan mencapai nilai-nilai hagabeon, hasangapon, hamoraon dan cita-cita hidup, masyarakat Batak harus menempuh pendidikan guna membentuk pola pikir yang baik dan memperoleh ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika sistem pendidikan masyarakat Batak cukup berkembang dan maju.
Sistem E-Mentoring dalam Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi: Systematic Literature Review
Nurul Faizah;
Ghasa Faraasyatul A’lam;
Maisyaroh Maisyaroh;
Ahmad Yusuf Sobri
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.7890
Abstract: The process of implementing supervision in higher education should include supervision of administrative and academic matters. Digital-based monitoring systems are also called e-monitoring by utilizing application-based services and websites. This is done so that the performance of supervisors in quality assurance agencies is more efficient and effective. This study aims to describe and analyze digital-based supervision or e-monitoring that has been developed and implemented by several universities in Indonesia in the supervision process. This study uses a systematic literature review. The results of the study show that several universities in Indonesia have used a supervisory process by utilizing technology to improve the quality of higher education in carrying out the Tri Dharma. Information technology as a surveillance medium developed on a website basis such as the Rapid Application Development (RAD) and Simple Additive Weighting (SAW) models utilizes Radio Frequency Identification (RFID) which has been integrated with the accounts of each academic community, including students, so that students can participate in monitoring and controlling the learning process. In addition to developing applications, leaders at tertiary institutions have begun to utilize applications available on the PlayStore to control lecturer performance in carrying out the Tri Dharma. The application used can provide information on lecturer performance in real time starting from lesson preparation, lecturer presence, progress in the process of preparing questions,to assessing student study results.Keywords: e-mentoring ;learning process; quality of education; higher educationAbstrak: Proses pelaksanaan pengawasan di pendidikan tinggi hendaknya mencakup pengawasan terhadap hal yang bersifat administratif dan akademik. Sistem monitoring berbasis digital disebut juga emonitoring dengan memanfaatkan layanan berbasis aplikasi maupun website. Hal ini dilakukan agar kinerja para pengawas dalam lembaga penjamin mutu lebih efisien dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengawasan berbasis digital atau e-monitoring yang dikembangkan dan diterapkan oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia dalam proses pengawasan. Penelitian ini menggunakan systematic literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa perguruan tinggi di Indonesia telah menggunakan proses pengawasan dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma. Teknologi informasi sebagai media pengawasan yang dikembangkan berbasis website seperti model Rapid Application Development (RAD) dan Simple Additive Weighting (SAW) memanfaatkan Radio Frequency Identification (RFID) yang telah terintegrasi dengan akun masingmasing civitas akademik, termasuk mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat berpartisipasi dalam pemantauan dan pengendalian proses pembelajaran. Selain mengembangkan aplikasi, para pimpinan di perguruan tinggi mulai memanfaatkan aplikasi yang tersedia dalam PlayStore untuk mengontrol kinerja dosen dalam melaksanakan Tri Dharma. Aplikasi yang digunakan dapat memberikan informasi kinerja dosen secara real time mulai dari persiapan pembelajaran, kehadiran dosen, kemajuan dalam proses penyusunan soal, hingga penilaian hasil studi mahasiswa.Kata kunci: e-mentoring; proses pembelajaran; kualitas pendidikan; pendidikan tinggi
Faktor Dan Dampak Migrasi Serta Upaya Penanggulangannya
Nabil Anggria Putri
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.8126
Abstract: Migration is a decision taken by each person/family to move from village to city with the aim of settling down. Migration often occurs in many households in Indonesia. Migration also provides an opportunity to improve the economy and household welfare, there is an impact factor from uneven development which causes more and more people to immigrate. This research is a qualitative research that intends to understand the phenomenon of what is experienced by the research subjects.Keywords: Migration, Factors and Impacts, Household WelfareAbstrak: Migrasi merupakan suatu keputusan yang diambil oleh setiap orang/keluarga untuk berpindah tempat dari desa ke kota dengan tujuan menetap. Migrasi kerap terjadi di banyak rumah tangga di Indonesia. Migrasi juga memberikan kesempatan untuk meningkatkan pendidikan, perekonomian dan kesejahteraan rumah tangga, adanya faktor dampak dari tidak meratanya pembangunan yang membuat semakin banyaknya masyarakat yang berimigrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor dan dampak migrasi serta penanggulangannya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan dan ekonomi menjadi faktor masyarakat bermigrasi.Kata kunci: Migrasi, Faktor dan Dampak, Kesejahteraan Rumah Tangga
The Relationship of Learning Motivation With Student’s Academic Resilience
Aisyiah Aiwani;
Ah. Fahri Munir
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Proceeding of International Seminar Indonesia-Malaysia 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.8667
This research aims to determine the picture of student learning motivation and academic resilience by looking for the relationship between the two. The subjects of this research are students who are studying at college. Basically, students are individuals who are trained and required to be able to solve their academic problems optimally. Judging from this, students need good academic resilience and maximum motivation to learn. Based on research conducted using a quantitative approach, the results showed that as many as 100 people who filled out the questionnaire obtained a significance value of 0.375, which means that learning motivation has a sufficient correlation with academic resilience. This is also because the source of an individual's resilience and strength arises first from within
Implementasi Multicultural Leadership Dalam Meningkatkan Mutu Di Satuan Pendidikan
Fadillah Ramadhani;
Hasan Argadinata;
Firda Dianti
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Pembinaan Mental Kebangsaan "Hidup Berbangsa dengan Kesadaran Multikultural: Praktik B
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.8169
Penerapan Multicultural Leadership di SMAN 2 Taruna Bhayangkara Jawa Timur membawa dampak positif yang signifikan terhadap mutu sekolah. Dalam hal prestasi akademik, lingkungan yang inklusif dan mendukung mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, memotivasi mereka untuk mencapai hasil yang lebih baik. Mereka merasa diterima dan didukung, sehingga peningkatan prestasi akademik menjadi nyata. Selain itu, penerapan ini juga mengurangi ketidaksetaraan dan diskriminasi di sekolah, menciptakan lingkungan yang lebih adil dan merata. Dampaknya juga terlihat dalam pengembangan keterampilan sosial siswa, seperti toleransi dan empati, yang memberikan kontribusi penting dalam perkembangan karakter siswa.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Canva untuk meningkatkan Pemahaman Mufradat Siswa
Kamaluddin Kamaluddin;
Hamidah Fitri;
Adam Mudinillah;
Nur Afni Oktavia
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.8531
Saat ini guru kesulitan untuk mengaktifkan siswa dalam proses pembelajaran karena kebanyakansiswa tidak begitu fokus dan sibuk melakukan aktifitas lain. Hal itu disebabkan oleh beberapafaktor, salah satu faktor tersebut adalah minimnya penggunaan media yang berkembang pada saatini yang dapat mengaktifkan dan membantu siswa dalam memahami materi. Oleh karena itu,penggunaan media yang berbasis teknologi memiliki dampak yang besar dalam mengaktifkan danmeningkatkan pemahaman siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampakpenggunaan aplikasi Canva dalam mengaktifkan dan meningkatkan pemahaman siswa dalammateri mufradat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Tujuanmenggunakan metode ini adalah dapat menguji antara variabel satu dengan variabel lainnya untukmengetahui ada atau tidaknya akibat yang diperoleh dari perlakuan kegiatan pembelajaran yangdilakukan melalui penggunaan media. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalahdengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas yang dapat menunjukkan hasilpengukuran yang menggambarkan aspek yang diukur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaaplikasi canva dapat mengaktifkan dan meningkatkan pemahaman siswa dalam materi mufradat.Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi canva dapat membantu peserta didik dalammeningkatkan keaktivan serta pemahaman siswa dalam memahami mufradat. Keterbatasan daripenelitian ini adalah peneliti hanya melakukan penelitian tentang aplikasi canva dalampembelajaran mufradat. Peneliti merekomendasikan agar peneliti selanjutnya dapat meneliti padapembelajaran lainnya.
Implementasi Nilai Kearifan Lokal Pantun Seloka Dalam Pembelajaran Di Kotawaringin Barat
daris intang
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Seminar Nasional Teknologi Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.8581
Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memiliki kesenian pantun seloka Kobar yang memuat banyak nilai kearifan lokal. Namun, kesenian ini tampaknya mulai ditinggalkan oleh generasi muda, beralih kepada hiburan yang lebih kekinian. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kobar untuk menyelamatkan kesenian tersebut. Akan tetepi hasilnya belum maksimal. Oleh sebab itu, penelitian ini mencoba untuk merekomendasikan pengimplementasian pantun seloka Kobar dalam pembelajaran, khususnya dalam penerapan tema Kearifan Lokal dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif melalui metode deskriptif kualitatif. Observasi langsung, kuesioner atau angket dan wawancara terstruktur dengan tenaga pendidik, pelajar, tokoh masyarakat, pemuka adat/budaya, dan pemerintah Kabupaten Kobar merupakan langkah pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan flow model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal dalam pantun seloka dapat dilestarikan melalui penerapan Tema Kearifan Lokal di unsur P5 Kurikulum Merdeka. Pada gilirannya pantun seloka Kobar yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda Kobar dapat terselamatkan oleh pengimplementasiannya dalam pendidikan di setiap jenjang pendidikan di Kabupaten Kobar.
Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Minat Belajar Sains Kelas 5 di SD Negeri 106827 Desa Durian
Alexander Samosir;
Cintani Sihombing;
Hamela Sari Sitompul;
Jubelando Tambunan
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.8117
Abstract: Technology is the application of behavioral and natural sciences and other knowledge in a systematic way to solve human problems. Technology that develops rapidly from time to time makes technology itself an important part of advancing a school. In the world of education technology is something that is very much needed. This technology is expected to be able to make the world of education in Indonesia able to compete with other developing countries. But on the other hand, these developments are not necessarily in accordance with the wishes or ideals of the nation. There are various impacts caused by technological developments. This research aims to determine the various impacts of technological developments on children's development. The research method used in this study is to find data by observing the object of observation ,as well as by looking for data sources from various literatures such as journals, books and the internet.Keywords: Interest, learning, technology, educationAbstrak: Teknologi Informasi adalah penerapan ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lainnya secara sistematis untuk memecahkan masalah manusia. Teknologi yang berkembang pesat dari waktu ke waktu menjadikan teknologi itu sendiri sebagai bagian penting dalam memajukan sebuah sekolah. Dalam dunia pendidikan teknologi merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan. Teknologi ini diharapkan mampu membuat dunia pendidikan di Indonesia mampu bersaing dengan negara berkembang lainnya. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut belum tentu sesuai dengan keinginan atau cita-cita bangsa. Ada berbagai manfaat yang ditimbulkan oleh perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai manfaat perkembangan teknologi terhadap pembelajaran Sains. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencari data dengan cara mengamati objek pengamatan, serta dengan mencari sumber data dari berbagai literatur seperti jurnal, buku dan internet.Kata kunci: Minat, Belajar, Teknologi, Pendidikan
Implementasi Manajemen Perubahan oleh Kepala Sekolah dalam Rencana Pengembangan Kualitas Pendidikan SDN Madyopuro 3 Kota Malang
Dwi Mubarika, Felisa;
Sultoni, Sultoni;
Noor Benty, Djum Djum
Proceedings Series of Educational Studies 2024: Leadership behavior and its Effectiveness in Leading School Organization
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Change is a condition that undergoes a transition and development towards a better state. Change can be done anywhere and according to the individual’s capabilities. In field education, change is usually done by the school principal as a leader. Based on that, the purpose of this article is to provide information and the form of implementation of change given by the principal of SDN Madyopuro 3 as a form of educational development starting from planning, organization, implementation, and monitoring through activities that have been planned. Using a qualitative method, that is in-depth ad holistic research on the change management carried out by the school principal. The result is that change management is able to bring a positive impact to students and teachers at SDN Madyopuro 3.Abstrak: Perubahan merupakan suatu kondisi yang mengalami perpindahan dan perkembangan menuju ke yang lebih baik. Perubahan dapat dilakukan dimana saja dan sesuai dengan kemampuan dari individu tersebut. Termasuk di dalam dunia pendidikan, perubahan cenderung dilakukan oleh kepala sekolah sebagai pemimpin. Berdasarkan dengan hal tersebut, tujuan artikel ini dirancang adalah untuk memberikan informasi dan bentuk implementasi dari perubahan yang diberikan oleh kepala sekolah SDN Madyopuro 3 sebagai bentuk pengembangan kualitas pendidikan dimulai dari perencanaan, penorganisasian, pengimplementasian, dan pengawasan melalui aktivitas yang telah dirancang . Dengan menggunakan metode kualitatif, yaitu meneliti secara mendalam dan holistik terhadap manajemen perubahan yang dilakukan oleh kepala sekolah. Hasilnya adalah manajemen perubahan mampu membawa pengaruh yang baik kepada peserta didik dan pendidik di SDN Madyopuro 3.
Pengembangan Teknik Dasar Pedagogik Dan Pengembangan Kompetensi Pedagogik Pada Guru
Nida Hayatunnisa
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Departemen Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universita
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um083.8149
Abstract: This study aims to determine the development of basic pedagogic techniques and the development of pedagogic competence in teachers. Researchers took a study of Tegal 01 SDN teachers by conducting interviews to collect secondary data in the form of information collected based on respondents' answers to the questionnaire. This research uses the literature study method in which the researcher attempts to analyze research data through collecting library data, reading and taking notes, and managing research materials. The results of the study show that the development of basic pedagogic techniques and the development of pedagogic competencies for teachers at SDN 01 Tegal is in line with the regulation of the Minister of National Education Number 16 of 2007, but there needs to be improvement and improvement. Furthermore, the development of learning at SDN 01 Tegal is really needed to complete all the deficiencies that exist. The form of development strategy that can be carried out is bottom-up development.Keywords: Development, Pedagogic, Teacher, CompetenceAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan teknik dasar pedagogik dan pengembangan kompetensi pedagogik pada guru. Peneliti mengambil satu penelitian kepada guru SDN 01 tegal dengan melakukan wawancara guna mengumpulkan data sekunder berupa informasi yang dikumpulkan berdasarkan jawaban responden terhadap kuisioner. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dimana peneliti berupaya mengupas data penelitian melalui pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat, serta mengelolah bahan penelitian. Hasil penelitian menunjukan, bahwa pengembangan teknik dasar pedagogik dan pengembangan kompetensi pedagogik pada guru di SDN 01 tegal telah sejalan dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 tahun 2007, Namun perlu ada perbaikan dan peningkatan. Selanjut nya pengembangan pembelajaran di SDN 01 tegal ini sangat di perlukan guna melenngkapi segala kekurangan yang ada. Bentuk strategi pengembangan yang dapat di lakukan adalah pengembangan yang bersifat bottomup.Kata kunci: Pengembangan, Pedagogik, Guru, Kompetensi