cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
ANALISIS SUPERVISI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DI SMP NEGERI 35 MEDAN Ulil Hidayah; Suyit Ratno; Nanda Sawitri Silaen; Nurmaretta Tambunan; Nurul Qadrina; Reynaldi Pakpahan; Jesayas Sihombing
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan supervisi manajerial di SMP Negeri 35 Medan dan dampaknya pada kinerja guru serta peningkatan kualitas pembelajaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi manajerial telah dilaksanakan secara terstruktur dan efektif melalui platform Merdeka Mengajar, meskipun hanya dilakukan sekali setiap semester. Kepala sekolah berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi supervisi, serta dalam mengatasi kendala teknis yang muncul. Ditemukan bahwa kolaborasi antar guru dan komitmen kepala sekolah merupakan faktor kunci keberhasilan supervisi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran kepala sekolah sebagai fasilitator dan pemimpin dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
KEBERMANFAATAN LABORATORIUM IPA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 9 MEDAN Jelita Adelima Simanjuntak; Tri Widia Siregar; Eaudia Rachel Whilhelmina Br Pasaribu; Mawarta Manjou Ito Naibaho; Doni Irawan Saragih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebermanfaatan laboratorium IPA dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 9 Medan. Laboratorium merupakan tempat penting dalam pembelajaran IPA karena memungkinkan siswa untuk mengalami langsung proses ilmiah melalui kegiatan praktikum. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan angket sebagai alat pengumpulan data yang diberikan kepada 30 siswa dari kelas X, XI, dan XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa kegiatan praktikum membantu mereka memahami pelajaran lebih baik, membuat belajar menjadi lebih menyenangkan, dan menumbuhkan semangat untuk terus belajar IPA. Banyak siswa yang mengungkapkan bahwa mereka lebih antusias dan merasa lebih mudah memahami materi setelah melakukan praktikum. Praktikum juga dinilai membuat suasana belajar menjadi lebih hidup dan tidak membosankan. Selain itu, siswa merasa lebih termotivasi karena bisa melihat langsung bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan dalam percobaan nyata. Semakin baik fasilitas dan pengalaman di laboratorium, maka semakin tinggi motivasi siswa untuk belajar IPA. Temuan ini menunjukkan pentingnya laboratorium dalam mendukung proses belajar yang efektif, aktif, dan menyenangkan.
Pengaruh Kaidah Ilmu Jadal (Berargumentasi) Dalam Ulumul Qur’an Terhadap Pemahaman Ayat Mutasyabihat Ilham Ilham; Achmad Abubakar; Abdul Ghany
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu jadal sebagai cabang dari logika Islam dan retorika debat yang menjadi metode sistematis dalam menyusun hujjah (argumen) berdasarkan premis yang kuat dan sahih. Ayat-ayat mutasyabihat sering kali dijadikan dalih untuk ekstremisme atau ideologi sesat. Oleh karena itu, kajian pengaruh kaidah-kaidah ilmu jadal terhadap proses pemahaman ayat-ayat mutasyabihat dalam kerangka ulumul Qur’an perlu dilakukan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan yaitu dengan data dari kitab tafsir (klasik dan kontemporer) terkait interpretasi Qur’an, buku ulumul Qur’an, kitab ushul fikih dan ilmu jadal serta jurnal-jurnal ilmiah tentang ilmu jadal serta logika Islam. Teknik Analisis Data yang menggunakan Analisis terhadap ayat-ayat mutasyabihat dan penafsiran menggunakan pendekatan kaidah kaidah ilmu jadal. Terdapat 5 kaidah ilmu jadal yang digunakan dalam memahami ayat-ayat mutasyabihat 1) Al-Muqaddimah al-Maqbūlah: Premis yang diterima akal dan syariat; 2) Kaidah Al-Tanaqudh (Penolakan Kontradiksi); 3) Kaidah al-Muqaddimah al-Maqbūlah (Premis Yang Diterima Akal Dan Syara'); 4) Munāẓarah: Adab dialog ilmiah; 5) Istiqrā’: Induksi dengan mengumpulkan semua ayat dan hadis terkait tema tertentu, lalu menyimpulkan makna umum. Melalui penerapan kaidah-kaidah ilmu jadal, mufassir dapat menafsirkan ayat-ayat mutasyābihāt dengan tetap menjaga keselarasan akidah dan menghindari penafsiran yang menyimpang
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM SITI WALIDAH Julian Dwi Putri; Djeprin E. Hulawa; Al wizar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pemikiran pendidikan Islam Siti Walidah, seorang tokoh perempuan penting dalam sejarah pendidikan Islam Indonesia yang juga dikenal sebagai pendiri organisasi perempuan ‘Aisyiyah. Dalam konteks sosial yang membatasi peran perempuan, Siti Walidah menawarkan model pendidikan yang inklusif, transformatif, dan berkeadilan gender dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, ilmu pengetahuan, dan pembentukan karakter. Melalui ‘Aisyiyah, ia memperjuangkan hak perempuan untuk memperoleh pendidikan formal tanpa mengabaikan nilai-nilai agama. Gagasannya mencerminkan keselarasan antara ilmu agama dan ilmu umum serta menekankan pentingnya etika dan akhlak dalam proses pendidikan. Pemikiran ini tidak hanya relevan pada masanya, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi pengembangan pendidikan Islam yang berkemajuan hingga saat ini. Artikel ini bertujuan menguraikan gagasan utama Siti Walidah tentang pendidikan, implementasi program melalui ‘Aisyiyah, serta relevansinya dalam konteks pendidikan modern.
STRATEGI MANAJEMEN SISWA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR Ephipanias Sembiring; Dwi Anggi Sitangggang; Arsya Medika butar-butar; Hani Apriani Silalahi; Maya Alemina Ketaren
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kesiswaan merupakan komponen strategis dalam sistem pendidikan yang berperan penting dalam mengatur, membina, dan mengembangkan potensi peserta didik sejak awal masuk sekolah hingga lulus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana strategi manajemen siswa dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil belajar, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan menganalisis berbagai jurnal ilmiah yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi manajemen siswa yang baik meliputi perencanaan jumlah siswa yang rasional, penerimaan siswa baru berdasarkan kriteria terukur, pembinaan disiplin dan karakter yang konsisten, pengembangan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran yang inovatif. Dalam konteks tersebut, manajemen kesiswaan memiliki kontribusi terhadap hasil belajar siswa, namun masih banyak faktor eksternal lain yang turut memengaruhi, seperti lingkungan keluarga, metode pembelajaran, dan motivasi intrinsik siswa. Pembahasan juga menunjukkan bahwa pendekatan manajemen yang holistik, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan nyata peserta didik mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, produktif, dan menyenangkan. Oleh karena itu, strategi manajemen siswa tidak dapat dipandang sebagai aktivitas administratif semata, melainkan sebagai alat penting dalam membentuk karakter, kecakapan, dan keberhasilan belajar siswa di era modern.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan 3M ( Melipat, Menggunting Dan Menempel ) Kertas Origami Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Nurul Hidayah Oyah Holiyah; Ismi Haerani Fadilah; Minhatul Ma’arif
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan keterampilan yang melibatkan penggunaan tangan dan jari secara terkoordinasi dan presisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan motorik halus pada anak usia dini melalui aktivitas 3M yaitu melipat, menggunting, dan menempel menggunakan kertas origami. Gerakan motorik halus melibatkan bagian tubuh tertentu dan dikerjakan oleh otot-otot kecil, terutama dalam keterampilan menggunakan jari-jari tangan, serta membutuhkan koordinasi yang baik antara mata dan tangan. Peneliti melakukan analisis secara induktif terhadap pelaksanaan kegiatan 3M ( melipat, menggunting dan menempel) pada anak-anak di RA Nurul Hidayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kegiatan melipat, menggunting, dan menempel dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak kelompok B di RA Nurul Hidayah, terdiri atas 3 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data  melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh anak mengalami perkembangan motorik halus yang sesuai dengan harapan (BSH), dengan tingkat keberhasilan antara 50% hingga 70%, dan tidak ditemukan adanya hambatan dalam perkembangan motorik halus mereka.
Gaya Kepemimpinan Transformasional Susi Pudjiastuti: Revolusi Tata Kelola Sektor Kelautan dan Perikanan Indonesia (2014-2019) Angel Tri Anjani; Aqila Zakira; Rosa Afriyani; Yulia Hanoselina; Rizki Syafril
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis gaya kepemimpinan transformasional Susi Pudjiastuti selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia periode 2014-2019 serta dampaknya terhadap revolusi tata kelola sektor kelautan dan perikanan nasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur komprehensif terhadap dokumen kebijakan, publikasi ilmiah, dan laporan statistik, penelitian ini mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan transformasional Susi Pudjiastuti yang menonjol berupa ketegasan dalam pemberantasan illegal fishing, autentisitas dalam komunikasi publik, visi maritim yang kuat, dan orientasi pada hasil. Temuan menunjukkan bahwa implementasi kebijakan strategis seperti penenggelaman kapal asing ilegal, moratorium kapal eks asing, digitalisasi tata kelola perikanan, dan program pemberdayaan nelayan kecil telah menghasilkan transformasi signifikan berupa peningkatan produktivitas sektor perikanan hingga 8,64%, pemulihan stok ikan dari 6,5 juta ton menjadi 12,45 juta ton, serta peningkatan Nilai Tukar Nelayan dari 103 menjadi 114. Meskipun menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia dan adaptasi teknologi di masyarakat pesisir, kepemimpinan transformasional Susi Pudjiastuti berhasil meletakkan fondasi penting bagi visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia melalui pendekatan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, ekologi, dan sosial dengan tetap memprioritaskan kedaulatan maritim nasional.
KOLASE SEBAGAI MEDIA INTEGRATIF SENI DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI TK PELANGI MEDAN Khairunnisa Khairunnisa; Tessalonika Tessalonika; Tessalonika Lumban Tobing; Raudah Permata Sari
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolase sebagai media seni memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan menyeluruh anak usia dini, tidak hanya dari sisi estetika, tetapi juga dalam membentuk karakter positif. Penelitian ini dilaksanakan di TK Pelangi Medan dengan tujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan kolase dapat menjadi media integratif antara seni dan pendidikan karakter pada anak usia 5–6 tahun. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi aktivitas anak, wawancara dengan guru kelas, serta dokumentasi hasil karya anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase mendorong anak untuk mengekspresikan diri secara kreatif, melatih koordinasi motorik halus, dan meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu, anak-anak juga menunjukkan perkembangan karakter yang signifikan, seperti kemandirian dalam menyelesaikan tugas, tanggung jawab dalam merawat alat dan bahan, kerja sama saat bekerja dalam kelompok, serta ketekunan dalam menyusun potongan-potongan kolase hingga menjadi karya yang utuh. Anak terlihat menikmati proses dan menunjukkan sikap saling menghargai. Kegiatan kolase bukan hanya sekadar seni visual, tetapi menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang menyenangkan dan bermakna. Kesimpulannya, kolase terbukti menjadi media pembelajaran yang efektif dalam mengintegrasikan seni dan pendidikan karakter secara holistik di lingkungan PAUD. Oleh karena itu, guru dianjurkan untuk mengoptimalkan penggunaan kolase dalam proses pembelajaran sebagai strategi untuk membentuk karakter anak secara lebih menyeluruh dan berimbang.
Membangkitkan Kreativitas dan Minat Seni Rupa Anak Usia Dini: Strategi Mengatasi Ketidaktertarikan dalam Menggambar Jesica Mariani Purba; Agnes Sriwahyuni situmorang; Diana Evan Haro; Elya Siska Anggraini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat anak terhadap seni rupa, khususnya kegiatan menggambar, sering kali rendah akibat pendekatan pembelajaran yang monoton dan kurang merangsang imajinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif dalam membangkitkan minat seni rupa pada anak usia dini, khususnya dalam konteks ketidaktertarikan mereka terhadap kegiatan menggambar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Tk Pelangi Jl Bhayangkara, Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 anak Kelompok A yang berusia 4–5 tahun dan Satu guru kelas sebagai partisipan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi karya anak, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaktertarikan anak terhadap menggambar disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya variasi media dan teknik yang digunakan, pendekatan pembelajaran yang monoton, serta minimnya dukungan lingkungan yang merangsang kreativitas. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan beberapa strategi, seperti penggunaan media visual yang menarik, pendekatan pembelajaran berbasis bermain, dan pemberian contoh serta demonstrasi oleh guru. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan antusiasme anak dalam kegiatan menggambar. Selain itu, keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung kegiatan seni rupa di rumah juga berkontribusi positif terhadap peningkatan minat. Dengan demikian pendekatan pembelajaran yang kreatif dan kontekstual oleh lingkungan yang mendukung dan keterlibatan orang tua dapat secara signifikan membangkitkan minat seni rupa pada anak usia dini. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya inovasi dalam metode pengajaran seni rupa untuk mengatasi ketidaktertarikan anak dan mendorong perkembangan kreativitas mereka sejak dini.
Implementasi Pembelajaran Seni Melalui Kolase Origami Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Pelangi Selvia Br Manullang; Yosh Eva Arina Tarigan; Insenamira Br Surbakti
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 6 (2025): JUNI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini dikenal juga dengan the golden age, karena anak pada usia ini sangat cepat mempelajari hal-hal yang dilihatnya dan perkembangan yang dialaminya sangat pesat. Anak usia dini bukan hanya sekedar bermain tetapi juga belajar melalui pengalaman yang dialaminya. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan haruslah menyenangkan dan kreatif. Kegiatan pembelajaran yang bisa dilakukan adalah dengan melalui kolase menggunakan origami, selain mudah tetapi bahan yang digunakan cukup simple dan mudah ditemukan. Implementasi pembelajan seni melalui kolase pada anak usia dini didalam penelitian ini bertujuan untuk melihat variasi pembelajaran seni yang dilakukan di dalam mengajarkan seni pada anak usia 5-6 tahun. dan bukan hanya sekedar pembelajaran seni tetapi dapat meningkatkan kreativitas pada anak. Penelitian ini dilakukan Di TK Pelangi di Jalan Bhayangkara, Medan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskritif dengan teknik pengumpulan data menggunkan obsevasi, dokumentasi dan studi literatur. Adapun teknik analisis datanya yaitu menggunakan teori miles dan Huberman dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.