cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
ANALISIS SEMIOTIK NOVEL MY IDIOT BROTHER KARYA AGNES DAVONAR Feni Farmilia
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes, penelitian ini menyelidiki makna tanda, simbol, dan ideologi yang ditemukan dalam novel My Idiot Brother karya Agnes Davonar. Karya ini mewakili nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam, terutama yang berkaitan dengan kasih sayang, empati, dan penerimaan terhadap penyandang disabilitas mental dalam masyarakat Indonesia. Dalam penelitian ini, metode deskriptif kualitatif menggunakan teknik analisis semiotik digunakan. Tiga lapisan makna utama denotatif, konotatif, dan mitologis dibahas. Data penelitian diperoleh dari teks novel My Idiot Brother sebagai sumber utama, serta literatur pendukung berupa buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan kajian semiotika dan sastra humanistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hendra dan kakaknya, Agnes, digambarkan dalam teks pada tataran denotatif sebagai gambaran kehidupan keluarga sederhana yang menghadapi kesulitan mental. Pada tataran konotatif, Hendra dianggap sebagai simbol kemurnian hati dan nilai moral universal, dan Agnes dianggap sebagai kekuatan dan cinta pengorbanan seorang perempuan. Pada tataran mitologis, novel ini mendekonstruksi mitos sosial tentang kesempurnaan manusia yang selama ini diukur melalui kecerdasan dan status sosial. Sebaliknya, dia menggantinya dengan perspektif humanistik yang menganggap cinta dan empati sebagai bentuk kesempurnaan yang sebenarnya.
LGBT DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI: FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK TERHADAP REMAJA Ismail arya dwi putra; Askari Zakariah; Azhar Ashari Amin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) menjadi isu sosial dan psikologis yang kompleks, khususnya di Indonesia yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Dalam Islam, hubungan heteroseksual dalam ikatan pernikahan dianggap sebagai fitrah manusia, sementara perilaku homoseksual dianggap sebagai penyimpangan. Kajian ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendekatan psikologi dan nilai-nilai keislaman dalam memahami fenomena LGBT. Dari perspektif psikologi Barat, LGBT bukan merupakan gangguan mental, melainkan bagian dari variasi orientasi seksual manusia. Namun, dalam psikologi Islam, perilaku LGBT dinilai bertentangan dengan fitrah dan prinsip-prinsip syariat. Penelitian ini juga membahas berbagai faktor penyebab perilaku LGBT, seperti trauma masa kecil, lingkungan sosial, krisis identitas, kurangnya pendidikan agama, hingga faktor biologis dan hormonal. Fenomena LGBT berdampak pada kesehatan fisik dan mental, sosial, pendidikan, serta keamanan masyarakat. Oleh karena itu, penanganan yang bersifat humanistik, empatik, dan sejalan dengan ajaran Islam sangat diperlukan. Pendekatan ini tidak mengedepankan paksaan, tetapi pemahaman, pendampingan psikologis, dan spiritual untuk membantu individu LGBT kembali kepada fitrah dengan cara yang bijak dan solutif.
Keabsahan Tanda Tangan Elektronik dalam Perjanjian Jaminan pada Transaksi Fintech Lending: Kajian Hukum Normatif Yuridis Andreas Saryadi; Eka Deviana; Putri Valentine; Jovan Revaldo; Jerry Indrawan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya teknologi digital menyebabkan transformasi signifikan dalam kerangka kontrak, khususnya di sektor keuangan berbasis teknologi seperti fintech lending. Dalam penerapannya di dunia nyata, perjanjian elektronik menggunakan tanda tangan digital biasanya digunakan untuk meningkatkan kecepatan transaksi dan efisiensi secara keseluruhan, termasuk dalam perjanjian terkait agunan. Meskipun demikian, hal ini menimbulkan tantangan hukum mengenai keaslian dan bobot pembuktian tanda tangan elektronik, terutama karena undang-undang jaminan di Indonesia masih kaku dan bergantung pada dokumen yang berwujud. Kajian  ini menerapkan metode pendekatan yuridis normatif. dengan mengevaluasi langkah-langkah perundang-undangan seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, serta POJK Nomor 10/POJK. 05/2022 dan POJKiNomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen. Temuan merepresentasikan tanda tangan digital mempunyai pengakuan hukum; namun penggunaannya dalam kontrak penjaminan digital masih memerlukan keselarasan antara undang-undang digital dan undang-undang penjaminan. Pembaruan peraturan, kolaborasi antar institusi, dan pedoman bukti digital sangat penting untuk menciptakan kejelasan hukum dan melindungi konsumen dalam lanskap fintech di Indonesia.
PENERAPAN KURIKULUM BERBASIS CINTA DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MI TARBIYATUL AULAD Oktaviana Indriastuti; Muhammad Zacky Ramadhani; Syahidah Asma Amanina; Badrus Zaman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam kontemporer menghadapi tantangan dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan secara kognitif, tetapi juga menginternalisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MI Tarbiyatul Aulad serta dampaknya terhadap pemahaman akidah, pengamalan akhlak, dan motivasi belajar siswa. Penelitian kualitatif ini dilakukan selama dua minggu melalui observasi partisipasi, wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, dan guru kelas 1-4, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KBC dimulai dari perencanaan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai cinta dalam silabus dan RPP, dilanjutkan dengan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui metode storytelling, problem-based learning, cooperative learning, dan penggunaan media visual "Empat Kata Ajaib". Evaluasi dilakukan secara holistik melalui observasi, penilaian diri, penilaian antarteman, dan jurnal refleksi. Dampak signifikan terlihat pada peningkatan pemahaman akidah yang menyentuh dimensi afektif, perubahan perilaku akhlak terpuji seperti empati dan toleransi, serta meningkatnya antusiasme belajar siswa. Inovasi pembiasaan melalui apel pagi dan media visual terbukti efektif membentuk karakter berbasis cinta kasih.
STRATEGI ADAPTASI TEKNOLOGI DI ERA HYPER-CONNECTIVITY: MEMBANGUN EKOSISTEM DIGITAL YANG BERKELANJUTAN Hadid Abdillah Dzulfaqqor; Hudha Syururi; Claffinova Thesar Rafaga; Amnah Amnah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital Transformation 5.0 marks a new phase of technological acceleration that integrates human-centered connectivity, artificial intelligence, and cyber-physical systems into an interconnected ecosystem. This study aims to examine effective technology adaptation strategies for educational institutions, business organizations, and public sectors operating in the era of hyper-connectivity. The method employed is a literature review based on recent journals, industrial reports, and publications related to digital technology implementation. The findings reveal that successful transformation relies on three core aspects: human resource readiness, sustainable technological integration, and strengthened cybersecurity. Effective adaptation requires a collaborative approach, the utilization of artificial intelligence as a decision-support system, and the development of a digital work culture responsive to rapid changes. This study provides strategic recommendations for institutions to build an inclusive, secure, and sustainable digital ecosystem.
ANALISIS RISIKO DAN PENANGANAN PADA PEMBIAYAAN BERMASALAH DALAM AKAD MUSYARAKAH (STUDI KASUS BANK SYARIAH INDONESIA) Anni Siti Rahmi; Anna Siti Rahma; Ilham Marsendi Susanto; Megania Kharisma
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko dan penanganan pembiayaan musyarakah yang bermasalah di BSI, dengan mengisi kesenjangan kajian yang secara spesifik meneliti akad ini dan implementasinya di BSI sebagai bank syariah terbesar nasional. Metode yang digunakan adalah kualitatif terstruktur yang menggabungkan wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen di BSI. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa penyebab pembiayaan bermasalah bersifat kompleks, melibatkan faktor internal nasabah (misalnya, side streaming dan kelemahan manajemen usaha), faktor eksternal (seperti perlambatan ekonomi dan fluktuasi harga), serta faktor dari pihak bank (keterbatasan due diligence dan monitoring). Risiko utama dalam pembiayaan Musyarakah mencakup Risiko Kredit (Default), Risiko Bisnis, Risiko Syariah, dan Risiko Konsentrasi. BSI menangani masalah ini dengan pendekatan bertahap melalui prinsip 3R: Rescheduling (penyesuaian waktu/tenor), Reconditioning (perubahan syarat/nisbah bagi hasil), dan Restructuring (penataan ulang struktur, termasuk konversi akad), sebelum akhirnya menempuh jalur litigasi sebagai opsi terakhir. Strategi 3R terbukti efektif dalam memitigasi risiko gagal bayar dan menjaga kualitas aset produktif.
TANTAWI JAWHARI DAN TAFSIR KONTEMPORER: INTEGRASI AL-QUR’AN, SAINS, DAN PERADABAN MODERN Muhamad Miftahudin; Muhammad Ilyas Alghifari; Makhzumi Makhzumi; Andi Rosa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas corak penafsiran kontemporer Tantawi Jawhari yang dituangkan dalam karyanya yaitu kitab al-Jawāhir fī Tafsīr al-Qur’ān al-Karīm sebagai representasi tafsir ilmiah yang berusaha mengintegrasikan antara wahyu dan ilmu pengetahuan modern. Dalam kitab tafsirnya, Tanthawi Jawhari menekankan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai kitab petunjuk spiritual dan moral, melainkan juga sebagai sumber inspirasi untuk mengembangkan sains, teknologi, dan peradaban. Dengan menggunakan metode deskriptif-analitis, Artikrl ini menguraikan landasan epistemologis yang digunakan Tanthawi Jawhari, fokus perhatiannya pada ayat-ayat kauniyah, serta kontribusinya dalam membangun paradigma integratif antara agama dan ilmu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan tafsir Jawhari relevan dalam menjawab tantangan modernitas, terutama dalam mengatasi dikotomi antara agama dan sains yang kerap muncul dalam wacana kontemporer. Melalui penafsirannya, Jawhari menegaskan pentingnya berpikir kritis, melakukan penelitian ilmiah, dan mengembangkan pengetahuan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah, sehingga Al-Qur’an dapat dipahami bukan hanya sebagai teks normatif tetapi juga sebagai pedoman praktis untuk membangun peradaban. Dengan demikian, pemikiran tafsir Jawhari dapat dipandang sebagai upaya kreatif untuk menghidupkan kembali semangat ijtihad sekaligus menjembatani teks wahyu dengan realitas empiris umat manusia. Artikel ini menyimpulkan bahwa tafsir Tantawi Jawhari tidak hanya memperkaya khazanah tafsir kontemporer, tetapi juga memberikan tawaran metodologis yang relevan bagi umat Islam dalam membangun peradaban modern yang berbasis pada nilai-nilai keagamaan sekaligus terbuka terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN FOOD PHOTOGRAPHY SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA EKSTRAKURIKULER DI MAN 2 MODEL MEDAN Nana Ismail; Onggal Sihite; Putri Roka
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan Food Photography sebagai media pembelajaran pada kegiatan ekstrakurikuler fotografi di MAN 2 Model Medan. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang meliputi tahap pendefinisian kebutuhan, perancangan, pengembangan melalui validasi dan uji coba, serta penyebaran terbatas kepada guru pembina dan siswa. Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli (materi dan media), angket respon siswa, serta rubrik penilaian hasil karya seni fotografi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata skor, persentase, dan kategori kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku panduan Food Photography dinyatakan sangat layak dengan skor rata-rata validasi ahli materi sebesar 90% dan validasi ahli media sebesar 89%. Uji coba terbatas pada 15 siswa menghasilkan respon dengan rata-rata persentase 88% (kategori Sangat Baik), yang menunjukkan kepraktisan panduan dalam mendukung keterbacaan, kemenarikan, dan kemudahan penggunaan. Uji coba luas pada 30 siswa menunjukkan respon positif dengan rata-rata 92% (kategori Sangat Baik). Penilaian hasil karya seni fotografi siswa memperoleh rata-rata 88% (kategori Sangat Baik), dengan capaian tertinggi pada aspek lighting, framing, dan warna, yang menegaskan efektivitas panduan dalam meningkatkan keterampilan fotografi. Dengan demikian, buku panduan Food Photography yang dikembangkan terbukti valid dan efektif sebagai sumber belajar mandiri. Panduan ini tidak hanya memfasilitasi pemahaman teori, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih percaya diri, kreatif, dan terampil dalam menghasilkan karya fotografi makanan yang estetis dan komunikatif. Produk ini layak digunakan dalam kegiatan ekstrakurikuler fotografi serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam konteks pembelajaran visual di sekolah maupun madrasah.
PENERAPAN STRATEGI KOMUNIKASI DALAM NEGOSIASI BISNIS DENGAN WIN-WIN SOLUTION Dea Meanata; Hafidza Aura D; Nasya Iswarni; Sabillah Priatna
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negosiasi merupakan aspek integral dalam interaksi manusia, baik dalam konteks personal maupun profesional. Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, kemampuan untuk bernegosiasi secara efektif menjadi keterampilan yang sangat diperlukan. Agar negosiasi tersebut berjalan efektif maka diperlukan adanya strategi. Dalam hal bernegosiasi, diperlukan strategi yang dapat dilakukan oleh seorang pengusaha untuk mencapai kesepakatan dengan klien. Tulisan ini menjelaskan tentang bagaimana seorang pembisnis dapat bernegosiasi dengan komunikasi dalam menerapkan prinsip win-win solution agar mencapai kesepakatan bersama tanpa adanya konflik. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan desain deskriptif menggunakan studi kepustakaan yaitu melalui literatur review dimana peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber yang kemudian dikumpulkan, dianalis dan ditarik sebuah kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan dalam mencapai kesepakatan bisnis, strategi negosiasi dalam bisnis memainkan peranan yang penting. strategi yang dapat dilakukan oleh pengusaha dalam proses negosiasi yaitu dengan strategi komunikasi agar bisa mencapai bisnis dengan mnerapkan win-win solution yang mendapatkan hasil kespakatan yang sama-sama saling menguntung.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Asi Pada  Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Meurebo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Eka Santi; Fithriany Fithriany; Fitriani Fitriani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembang optimal. Meskipun cakupan ASI eksklusif global telah mencapai 48%, masih dibutuhkan upaya untuk mencapai target 70% pada tahun 2030. Di Indonesia, cakupan ASI eksklusif meningkat menjadi 68% pada tahun 2023, namun hanya 27% bayi yangmenerima ASI dalam satu jam pertama kelahiran. Di Provinsi Aceh, apaian mencapai 67,81%, dan khususnya di wilayah Puskesmas Meureubo mencapai 80%. Meski demikian, masih dijumapi ibu menyusui, terutama primipara, yang mengalami kesulitan produksi ASI akibat stress dan kecemasan. Tujuan Penelitian: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh tehadap produksi ASI pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Meurebo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025. Metode Penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan adalah desain observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 52 orang ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas Meurebo. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: Ada hubungan status gizi dengan produksi ASI pada ibu post partum dengan p-Value 0,047 (р<0,05). Tidak ada hubungan paritas dengan produksi ASI pada ibu post partum dengan p-Value = 0,357 (р>0,05). Ada hubungan frekuensi menyusui dengan produksi ASI pada ibu post partum dengan p-Value = 0,001 (р<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh status gizi dan frekuensi menyusui terhadap Produksi ASI. Namun tidak ada pengaruh paritas terhadap Produksi ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Meurebo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025. Saran: Diharapkan bagi petugas kesehatan setempat untuk dapat memberikan edukasi dan konseling kepada ibu post partum mengenai pentingnya pemberian ASI pada bayi serta mengajarkan kepada ibu menyusui tentang cara agar ASI dapat keluar dengan lancar.