cover
Contact Name
Anita Nurgufriani
Contact Email
jurnalbahasatsb@gmail.com
Phone
+6285338894705
Journal Mail Official
jurnalbahasatsb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa No. 1 Palibelo, Bima, NTB 84173
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880316     EISSN : 26850133     DOI : https://doi.org/10.37630/jpb
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Jurnal ini merupakan wadah bagi pegiat pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Redaksi menerima artikel dan laporan penelitian mengenai inovasi dan perkembangan dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, seperti: Pendidikan bahasa Indonesia; Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA); Pengajaran dan pembelajaran; Bahasa dalam pendidikan; Linguistik; Pengembangan kurikulum bahasa; Tes bahasa; Sastra dalam dunia pendidikan dan pengajarannya.
Articles 224 Documents
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap Budaya Belajar dan Pelestarian Kearifan Lokal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fenny Anita; Hadrizal Hadrizal
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3691

Abstract

Kemunculan kecerdasan buatan (AI) telah memberikan perubahan nyata pada pola dan budaya belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh AI terhadap budaya belajar serta keberlanjutan nilai kearifan lokal mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Abdurrab. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap delapan mahasiswa yang rutin menggunakan AI dalam proses akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI membantu mahasiswa memahami materi, mencari referensi, dan meningkatkan kapasitas belajar mandiri. Namun, AI tidak menggantikan interaksi sosial; justru menjadi pemicu diskusi dan brainstorming dalam kerja kelompok. Nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, tanggung jawab pribadi, etika akademik, dan kesederhanaan masih terlihat, meskipun mulai beradaptasi dalam ruang digital. Mahasiswa tetap melakukan pengecekan ulang, penyuntingan bahasa, serta mencantumkan sitasi sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam penggunaan AI. Secara keseluruhan, AI tidak mengikis kearifan lokal, tetapi dapat memperkaya proses pembelajaran jika digunakan secara proporsional dan kritis. Hal ini menunjukkan munculnya budaya belajar hibrida dengan menggabungkan teknologi dengan nilai-nilai budaya Indonesia. Karena itu, literasi digital berbasis budaya perlu diperkuat agar AI dimanfaatkan secara etis, reflektif, dan tetap berpijak pada identitas akademik mahasiswa.
Analisis Wacana Multimodal dalam Website Universitas PGRI Wiranegara Erni Suswati; M. Bayu Firmansyah; Ilmiyatur Rosidah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3704

Abstract

Penelitian ini menganalisis wacana multimodal pada situs web Universitas PGRI Wiranegara dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan teori multimodal Kress dan van Leeuwen. Data diperoleh melalui dokumentasi, tangkapan layar, dan observasi visual dari halaman utama situs uniwara.ac.id. Hasil menunjukkan bahwa teks, gambar, warna, ikon, dan tata letak bekerja secara terpadu membentuk pesan representatif dan ideologis. teks menyampaikan informasi akademik, warna biru dan ikon mencitrakan profesionalisme dan keterbukaan, sedangkan tata letak mendukung navigasi yang efisien. temuan ini menegaskan bahwa multimodalitas dalam website berperan strategis dalam membingkai identitas, nilai kelembagaan, serta citra institusi pendidikan di era digital.
Enhancing Listening Ability with TEDx Talks Yugi Diraga Prawiyata; Ade Miftahul Jannah; Alifah Zuhroh; Nadin Qyrana Azzahra Alvin
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3710

Abstract

Listening is a crucial skill in English language learning, yet many first-semester English Education students face challenges in comprehending main ideas, understanding details, and adapting to various accents. This study aims to investigate the effectiveness of TEDx Talks as a supplementary medium to enhance students’ listening skills, engagement, and autonomous learning. A descriptive quantitative approach was employed, involving 17 students who participated in an online survey using a 14-item Likert-scale questionnaire. The questionnaire measured students’ perceptions of comprehension, vocabulary acquisition, recognition of idiomatic expressions, and confidence in listening. The results show that the majority of students responded positively to TEDx Talks, reporting improvements in understanding main ideas, expanding vocabulary, recognizing intonation patterns, and increasing motivation for independent learning. However, some students still experienced difficulties with specific details and unfamiliar accents. These findings suggest that TEDx Talks can serve as an effective supplementary resource to provide authentic, context-rich input, support receptive skill development, and foster learner autonomy. Integrating TEDx Talks into listening courses can therefore enhance both comprehension and motivation, contributing to more effective English language instruction for students at the early stages of proficiency.
Enhancing Students’ Narrative Writing Skills Through Mind Mapping Technique at Grade XI-3 SMA Marino Sihombing; Dumaris E. Silalahi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3733

Abstract

Writing skill is a crucial component of English language learning; however, it remains one of the most challenging skills for many senior high school students, particularly in narrative writing. In the current classroom context, students of grade XI-3 SMA experience specific difficulties in generating ideas, developing coherent story plots, and organizing events logically. Many students struggle to construct complete narrative structures, including clear orientation, complication, and resolution, which often results in fragmented and incoherent texts. Common problems include poor event sequencing, limited vocabulary, weak paragraphs, and low cohesion. These difficulties are closely related to instructional practices that emphasize the final written product rather than the writing process. Students are frequently asked to write narrative texts without sufficient guidance on planning, organizing, and developing ideas systematically. Consequently, students feel confused, unmotivated, and anxious, which negatively affects their writing performance. This situation indicates the urgent need for an effective instructional technique. Mind Mapping was selected to address these issues because it helps students brainstorm ideas, organize story elements, and maintain narrative coherence. This Classroom Action Research involving 34 students showed improved writing achievement, with mean scores increasing from 65.21 to 82.46 and more students reaching Good and Very Good categories overall.
The Semantic Shift of War: A Comparative Analysis of Political Discourse on the Gaza Conflict across News, Speech, and Social Media Sutarman Sutarman; Zainudin Abdussamad
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3764

Abstract

This study investigates the rapid semantic shifts of political terminology within the context of the 2025 Israel-Gaza conflict. Grounded in the cognitive-functional frameworks of Blank and Traugott and Dasher, the research analyzes how lexical meaning is constructed and altered across three distinct registers: international news media (Al Jazeera), diplomatic speech (UN Secretariat), and institutional social media (UN Human Rights). Using a qualitative descriptive approach, 15 key lexicons were analyzed to identify patterns of semantic change, including broadening, narrowing, and pejoration. The findings reveal three divergent trajectories of meaning: (1) Institutional Specialization in diplomatic speech, where general ethical terms like accountability are narrowed into performative legal demands; (2) Pragmatic Broadening in news media, where technical terms like ceasefire expand to encompass complex humanitarian narratives; and (3) Emotive Intensification on social media, where descriptive phrases undergo hyperbolic shifts to mobilize digital publics. The study concludes that political conflict acts as a catalyst for semantic change, driven by the opposing forces of institutional need for legal precision and the media’s drive for affective impact. These results support the view that semantic change is fundamentally discourse-driven and highly sensitive to the communicative affordances of the platform.
The Effect of the Clustering Technique on Students’ Writing Ability in Descriptive Texts Miranda Kristin Lumban Tungkup; Vercelly Hot Taruli Manik; Sarah Priscilla Silitonga; Esra Delima Hutabarat; Dumaris Silalahi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3791

Abstract

One of the critical skills that one must have when learning English as a Foreign Language (EFL) at the junior high school level is writing descriptive texts. Nevertheless, it is still observed that a significant number of seventh-grade students have problems with the development and structuring of ideas in a coherent way when composing descriptive texts. The research was intended to examine how the clustering technique influences the writing skills of students in the descriptive texts. The study adopted a quantitative methodology, and it was designed as a quasi-experimental one. The sample was all the students of SMP Swasta Cinta Rakyat 3 Pematangsiantar in the seventh grade in the 2025/2026 academic year (two classes were used as a sample). The experimental group was given as Class VII-C (30 students) which was taught through clustering technique and Class VII-D(30 students) as the control group which was taught through a conventional teaching technique. The items were pre-tested and post-tested and a t-test was conducted to analyze the data. The findings indicated that the experimental group improved significantly, and the mean score rose to 80.10 compared to 63.73, whereas the mean score increased to 71.53 compared to 39.06 in the control group. The t-value (4.86) was above the t -table value (1.665) at the 0.05 level of significance, which meant that there was a statistically significant difference between the two groups. The results of these studies show that the clustering method is useful in increasing the success of junior high school students in writing descriptive texts in EFL classrooms.
Analisis Penggunaan Diksi dalam Konteks Ujaran Kebencian pada Komentar Akun Instagram @arya.m.sinulingga Oktavia Rahmadani; Roma Kyo Kae Saniro; Aisya Andesti; Attahira Kholifah; Fikri Ahmad Trasuni; Muhammad Adib Alfikri; Muhammad Ikhsan; Muhammad Rifki Ilahi; Pujayeti Putri; Muhammad Shohibul Wafa; Aviv Musthopa A
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan diksi yang mengarah pada ujaran kebencian dalam komentar warganet pada unggahan Instagram akun Arya Sinulingga yang berkaitan dengan isu persepakbolaan nasional. Fenomena komentar bernada kasar, sarkastis, dan merendahkan sering muncul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kinerja pengurus sepak bola Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis pilihan kata dalam komentar untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ujaran kebencian serta kesesuaiannya dengan etika berbahasa dalam perspektif kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warganet cenderung menggunakan diksi yang tidak santun, provokatif, bahkan menjatuhkan martabat individu tanpa memperhatikan nilai persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana tercantum dalam nilai kewarganegaraan. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan bahasa yang santun, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, terutama dalam konteks ruang diskusi publik mengenai olahraga nasional.
Integrasi Nilai Kearifan Lokal Nggusu Waru dalam Kepemimpinan Akademik: Studi Analisis Deskriptif pada Dosen di Bima, Nusa Tenggara Barat Syarifuddin Syarifuddin; Syihabuddin Syihabuddin; Mahardhika Zifana; Khusnul Khatimah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3877

Abstract

Kepemimpinan di perguruan tinggi tidak hanya menuntut kompetensi manajerial dan akademik, tetapi juga integritas moral yang kuat. Di Bima, NTB, terdapat falsafah kepemimpinan lokal Nggusu Waru yang relevan untuk diinternalisasi oleh dosen di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat implementasi nilai-nilai Nggusu Waru dalam diri dosen di Bima. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 32 responden dosen dari berbagai institusi di Bima. Instrumen mengukur 8 dimensi Nggusu Waru yaitu Dou Ma Dei Ro Paja Ilmu, Dou Ma Dahu Di Ruma, Dou Ma Taho Ruku Ro Rawi, Dou Ma Taho Londo Ro Mai, Dou Ma Dodo Tando Tambari Kontu, Dou Ma Mbeca Wombo, Dou Ma Sabua Nggahi Labo Rawi, dan Dou Ma Disa Kai Ma Poda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai Nggusu Waru dalam diri dosen berada pada kategori Sangat Tinggi (ST) dengan rata-rata 4,47. Dimensi skor tertinggi adalah Dou Ma Sabua Nggahi Labo Rawi dengan 4,69, sedangkan dimensi terendah adalah Dou Ma Dei Ro Paja Ilmu dengan 4,17 yang berada pada kategori Tinggi (T). Temuan ini mengindikasikan bahwa profil dosen di Bima memiliki basis integritas dan etika yang sangat kokoh, namun memerlukan penguatan strategis dalam produktivitas publikasi ilmiah sebagai manifestasi nilai keilmuan.
Gaya Bahasa dalam Parno Adat Pernikahan di Desa Koto Dian Kecamatan Hamparan Rawang Wika Tri Andesti; Ade Kusmana; Nurfadilah Nurfadilah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3924

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya bahasa kiasan dalam parno adat pernikahan di Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Pendekatan yang digunakan ialah stilistika dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa naskah parno adat pernikahan dalam bentuk tertulis dan tuturan lisan yang direkam saat prosesi pernikahan. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara dengan penutur adat serta tokoh masyarakat. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan pengecekan ulang temuan bersama pemangku adat. Hasil penelitian menunjukkan 39 data gaya bahasa kiasan yang mencakup 10 jenis, yaitu simile, metafora, alegori, personifikasi, alusi, epitet, sinekdoke, metonimia, antonomasia, dan pronomasia. Gaya bahasa kiasan digunakan untuk memperindah tuturan dan menyampaikan pesan adat secara simbolik. Unsur alam banyak dimanfaatkan sebagai lambang keharmonisan, tanggung jawab, dan keseimbangan dalam kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, parno adat pernikahan memiliki kekhasan bahasa yang sarat makna budaya serta berpotensi mendukung pelestarian sastra lisan dan pembelajaran muatan lokal.
A Survey on Chemistry Students’ Ability to Summarize Articles in English Kalila Yasmin; Taufik Aldi Dzamir Rabbani; Wahyunengsih Wahyunengsih
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3927

Abstract

English is widely used as the main language of scientific communication, making the ability to read and summarize English scientific articles essential for chemistry students. However, many students experience difficulties in identifying main ideas, paraphrasing information, and understanding scientific vocabulary. This study aims to investigate chemistry students’ ability to summarize English scientific articles, including the strategies used, the role of vocabulary mastery, and the challenges encountered. An explanatory sequential mixed-methods design was employed. Quantitative data were collected through vocabulary and summarizing tests, while qualitative data were obtained from classroom observations and interviews. The participants were undergraduate chemistry students with varying levels of English proficiency. The results indicate that students showed improvement in vocabulary use and summary writing after participating in multimedia-based English for Science instruction. In addition, bilingual scaffolding helped students better understand scientific texts and increased their confidence in using English. Overall, this study suggests that context-based English for Science instruction can support students’ academic reading and summarizing skills.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 13 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 13 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 10 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 10 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 8 No. 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 8 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 7 No. 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 7 No. 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA More Issue