cover
Contact Name
Anita Nurgufriani
Contact Email
jurnalbahasatsb@gmail.com
Phone
+6285338894705
Journal Mail Official
jurnalbahasatsb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa No. 1 Palibelo, Bima, NTB 84173
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880316     EISSN : 26850133     DOI : https://doi.org/10.37630/jpb
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Jurnal ini merupakan wadah bagi pegiat pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Redaksi menerima artikel dan laporan penelitian mengenai inovasi dan perkembangan dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, seperti: Pendidikan bahasa Indonesia; Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA); Pengajaran dan pembelajaran; Bahasa dalam pendidikan; Linguistik; Pengembangan kurikulum bahasa; Tes bahasa; Sastra dalam dunia pendidikan dan pengajarannya.
Articles 237 Documents
Eufemisme dalam Berita Politik pada Portal Jambi Ekspres Online Tahun 2025 Selviani Selviani; Agus Setyonegoro; Deri Rachmad Pratama
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4183

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan eufemisme sebagai strategi wacana politik dalam pemberitaan Portal Jambi Ekspres online tahun 2025 dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Eriyanto (2001). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data penelitian berupa satuan kebahasaan yang mengandung eufemisme dalam 15 berita politik periode Juli–September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima jenis eufemisme, yaitu deskriptif, metaforis, litotes, teknis, dan idiomatis, masing-maasing berjumlah tiga data 20%. Pada tingkat teks eufemisme berfungsi menghaluskan dan membingkai peristiwa politik melalui pilihan leksikal yang netral dan simbolik. Pada tingkat praktik wacana, penggunaan eufemisme menunjukkan pertimbangan redaksional dalam membangun representasi politik. Pada tingkat praktik sosial, eufemisme merefleksikan relasi kekuasaan dan dinamika ideologis dalam ruang politik lokal. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan sarana konstruksi realitas sosial politik.
Mantra Kariau Senja di Desa Sungai Durait Tengah Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara Dewi Dewi; Akhmad Humaidi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4187

Abstract

Mantra, sebagai salah satu bentuk sastra lisan, merupakan warisan budaya Indonesia yang menyimpan signifikansi historis, sosial, dan spiritual. Tradisi Mantra Kariau Senja di Desa Sungai Durait Tengah menghadapi tantangan pelestarian dan kurangnya kajian mendalam. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis makna denotasi, konotasi, serta mitos yang terefleksi dalam mantra tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data berupa 5 mantra, yaitu saudara empat, kariau malam, kariau senja, kaki tunggal, dan kambang barangkai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra ini adalah sistem tanda yang kompleks. Makna denotasi, sebagai makna literal dan harfiah menjadi dasar pemahaman. Lapisan konotasi, yang muncul dari asosiasi budaya, memperkaya makna tersebut hingga membentuk mitos. Mitos ini berfungsi sebagai pesan ideologis yang merefleksikan nilai budaya dan kepercayaan masyarakat Banjar setempat. Mantra Kariau Senja tidak hanya berfungsi sebagai alat ritual, tetapi juga sebagai media yang merefleksikan pandangan dunia dan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat penggunanya.
Bentuk Bahasa Sindiran dalam Tuturan Sehari-hari Masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro Kabupaten Kuantan Singingi Popy Aprilia Ningsih; Andiopenta Purba; Deri Rachmad Pratama
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4233

Abstract

Kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu yang tinggal di Desa Pulau Aro, Kabupaten Kuantan Singingi, sering menggunakan bahasa kiasan. Dalam situasi sosial tertentu, bahasa kiasan sering digunakan untuk menyindir. Tulisan ini membahas tentang bentuk bahasa sindiran yang dituturkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro. Adapun tujuan tulisan ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai bentuk sindiran yang ditemukan dalam tuturan orang Melayu Riau di Desa Pulau Aro. Selain itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna dan fungsi serta konteks penggunaan dari setiap bentuk sindiran yang ditemukan dalam interaksi sosial di masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data wawancara tak terstruktur. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung bahasa sindiran. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bahasa sindiran dalam tuturan masyarakat Melayu Riau di Desa Pulau Aro terdiri atas lima bentuk yaitu ironi, sinisme, sarkasme, satire, dan antifrasis, sedangkan bentuk innuendo tidak ditemukan dalam data. Setiap bentuk sindiran memiliki makna konotatif yang berbeda dan berfungsi sebagai sarana kritik sosial, teguran, nasihat, serta penilaian terhadap perilaku seseorang tanpa menyampaikan secara langsung.
Gaya Bahasa Perbandingan dan Fungsinya dalam Novel 3726 MDPL Karya Nurwina Sari Rahmad Alif Aditya; Akhyaruddin Akhyaruddin; Rahmawati Rahmawati
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4263

Abstract

Penelitian ini didorong oleh tingginya antusiasme pembaca terhadap karya fiksi masa kini 3726 MDPL, yang secara intensif mendayagunakan majas perbandingan guna mengartikulasikan gejolak emosi dan konflik internal para karakternya. Fokus utama riset ini yakni memaparkan klasifikasi gaya bahasa perbandingan sekaligus menguraikan peranan estetisnya di dalam teks fiksi tersebut. Penelitian ini dirancang dengan metode kualitatif deskriptif, menjadikan novel 3726 MDPL karangan Nurwina Sari sebagai sasaran analisis. Proses penjaringan data mengandalkan metode pembacaan cermat dan pencatatan, yang dilanjutkan dengan tahapan pengolahan meliputi reduksi, penyajian data, serta perumusan simpulan. Keabsahan temuan diverifikasi melalui pendekatan triangulasi teori. Merujuk pada perspektif teoretis Al-Ma'ruf (2010), analisis mengungkap eksistensi lima ragam kiasan perbandingan dari total 53 satuan data. Distribusi data tersebut mencakup metafora (24 temuan), personifikasi (20 temuan), simile (7 temuan), serta metonimia dan depersonifikasi (masing-masing 1 temuan), sedangkan alegori, sinekdoke, maupun eponim tidak terdeteksi. Penggunaan majas didominasi secara signifikan oleh metafora dan personifikasi. Secara fungsional, pengarang memaksimalkan nilai estetika gaya bahasa tersebut untuk memproyeksikan tekanan mental dan beban akademik tokoh secara simbolik, sembari memberikan nyawa pada elemen lanskap alam di sepanjang alur cerita.
Metaphor in Song Lyrics: Implications for English Language Education Sugianti Somba; Anggita Citra Paramitha
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4293

Abstract

Language serves as a primary medium for expressing ideas, emotions, and experiences, particularly in literary forms such as song lyrics. Metaphor, as a central element of figurative language, plays a crucial role not only in meaning construction but also in supporting language learning. This study aims to identify the types of metaphors and interpret their meanings in the song lyrics of Mandy Moore’s So Real album, as well as to examine their implications for English language education. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through documentation and observation of 13 songs in the album. The findings reveal 28 metaphorical expressions categorized into structural, ontological, and orientational metaphors, with ontological metaphors especially those conceptualizing emotions as containers being the most dominant (35.71%). These results indicate that abstract emotions are systematically represented through concrete domains. Pedagogically, the findings suggest that metaphorical expressions in song lyrics can be effectively integrated into language teaching to enhance learners’ interpretative skills, enrich vocabulary acquisition, and facilitate the understanding of abstract meanings. Furthermore, the use of songs as authentic materials can promote student engagement, critical thinking, and cultural awareness, thereby supporting the development of communicative and cognitive competence in English.
Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Satua Bali I Wayan Sujana; Sang Ayu Putu Diah Oktayanti; I Gusti Ayu Andini Prameswari; Ni Komang Tania Kartriana Dewi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam satua Bali serta mengkaji relevansinya sebagai media pendidikan anak. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan literature review. Data diperoleh melalui studi pustaka dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan satua Bali dan pendidikan karakter. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa satua Bali mengandung berbagai nilai pendidikan karakter, seperti kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, disiplin, religius, peduli sosial, empati, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui tokoh, alur cerita, konflik, dan amanat sehingga mudah dipahami dan diinternalisasi oleh anak. Selain itu, satua Bali memiliki relevansi yang tinggi sebagai media pendidikan karakter karena mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan dekat dengan budaya lokal. Pemanfaatan satua Bali melalui media modern seperti podcast dan video animasi juga terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa serta mendukung pembentukan karakter di era digital. Dengan demikian, satua Bali dapat dijadikan media edukatif yang tidak hanya berperan dalam pembentukan karakter anak, tetapi juga dalam pelestarian budaya lokal.
Menulis sebagai Proses Kognitif Reflektif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Mustainah Mustainah; Nurul Amaliah; Arsetia Megaputri; Anita Candra Dewi
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses menulis sebagai bentuk berpikir reflektif dalam perspektif pembelajaran mendalam, serta mengeksplorasi bagaimana hal tersebut dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka, yaitu melalui analisis terhadap berbagai literatur yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menulis adalah aktivitas berpikir yang rumit dan membutuhkan beberapa langkah seperti merencanakan, mengatur ide, menerjemahkan pikiran menjadi tulisan, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Dalam pembelajaran yang mendalam, menulis tidak hanya menjadi hasil dari kemampuan berbahasa, tetapi juga alat untuk memahami lebih baik, berpikir kritis, kreatif, dan merefleksikan apa yang dipelajari. Menulis secara terpadu dengan proses pembelajaran yang mendalam mendorong siswa untuk lebih aktif terlibat, memahami konsep dengan lebih baik, serta mampu merefleksikan dan menghubungkan pengetahuan dengan situasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendekatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar menulis yang lebih bermakna dan berkelanjutan.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 13 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 13 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 10 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 10 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 8 No. 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 8 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 7 No. 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 7 No. 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA More Issue